- Scan terlebih dahulu blanko kosong anda dan simpan dalam bentuk pdf. Tidak recomended disimpan dalam bentuk jpg karna nantinya akan menyusahkan.
- Convert file pdf yang udah discan ke format Ms. word. Saya biasanya convert gratis di sini http://pdftoword.com/
- Buka file yang udah jadi word, hasil conversi ini seperti insert picture ke dalam ms. word, tapi tidak masalah, coba anda print file word ini dan cocokkan ukurannya dengan blanko asli, sama atau tidak. Hasilnya sudah pasti sama.
- Sekarang tinggal buat isian di titik-titik blanko dengan cara insert TEXT BOXT. Tempatkan posisi sesuai dengan yang anda tentukan.
- Kalo udah jadi semua hapus tu picture, jadi sekarang tinggal tulisan-tulisan yang ada dalam TEXT BOX. Sekarang udah bisa anda coba print di blanko kosong.
Semua pasti setuju & meyakini bahwa pendidikan merupakan gerakan untuk membangkitkan bangsa & negara supaya mampu berdiri tegak, kokoh, maju dan terpandang dalam pergaulan di dunia internasional. Untuk membangun bangsa tentunya harus memiliki sumber manusia yang produktif, bermutu, disiplin dan bermartabat (human dignity). My Chanel : https://www.youtube.com/c/AriTeacherBahasa atau Join me in Facebook http://facebook.com/shinobi.ari.csg atau Follow me in twitter: @AriTeacher24
Monday, June 4, 2018
CARA MENGISI BLANKO KOSONG IJASAH DENGAN KOMPUTER
Terkadang kita di hadapkan kerjaan
harus bisa isi tulisan kosong di blanko tertentu. Bisa kertas
sertifikat, ijazah, kwitansi, dll. Nah, biar tulisan bisa di print
dengan tepat pada tempat bergaris / tempat yang di tentukan, simak
caranya dibawah ini :
Kalender Pendidikan 2018/2019
Mengingat pentingnya pedoman tersebut, maka kali ini akan kami sampaikan
beberapa dokumen penting terkait penyusunan kalender pendidikan
2018/2019, antara lain :
1. Peraturan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tentang Pedoman Penyusunan Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2018/2019 nomor : 421/06729
2. Uraian Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2018/2019,
3. Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2018/2019 untuk SD/ MI/ SDLB, SMP/ MTs/ SMPLB, SMA/ MA/ SMK semester 1 (gasal) dan semester 2 (genap) untuk 6 hari sekolah
4. Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2018/2019 untuk SD/ MI/ SDLB, SMP/ MTs/ SMPLB, SMA/ MA/ SMK semester 1 (gasal) dan semester 2 (genap) untuk 5 hari sekolah
5. Perhitungan Hari Efektif Belajar, Hari-Hari Pertama Masuk Satuan Pendidikan, Kegiatan Tengah Semester, Mengikuti Upacara, Libur Umu, Dan Libur Bulanan Ramadhan/Hari Raya Idul Fitri Penyerahan Buku Laporan Hasil Belajar (BLHB), Libur Akhir Semester Tahun Pelajaran 2018/2019 Untuk SD/ MI/ SDLB, SMP/ MTs/ SMPLB, SMA/ MA/ SMK.
1. Peraturan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tentang Pedoman Penyusunan Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2018/2019 nomor : 421/06729
2. Uraian Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2018/2019,
3. Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2018/2019 untuk SD/ MI/ SDLB, SMP/ MTs/ SMPLB, SMA/ MA/ SMK semester 1 (gasal) dan semester 2 (genap) untuk 6 hari sekolah
4. Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2018/2019 untuk SD/ MI/ SDLB, SMP/ MTs/ SMPLB, SMA/ MA/ SMK semester 1 (gasal) dan semester 2 (genap) untuk 5 hari sekolah
5. Perhitungan Hari Efektif Belajar, Hari-Hari Pertama Masuk Satuan Pendidikan, Kegiatan Tengah Semester, Mengikuti Upacara, Libur Umu, Dan Libur Bulanan Ramadhan/Hari Raya Idul Fitri Penyerahan Buku Laporan Hasil Belajar (BLHB), Libur Akhir Semester Tahun Pelajaran 2018/2019 Untuk SD/ MI/ SDLB, SMP/ MTs/ SMPLB, SMA/ MA/ SMK.
Dari beberapa daftar dokumen yang telah kami sebutkan di atas, kiranya
sudah sangat cukup untuk digunakan sebagai dasar dalam penysunan
kalender pendidikan 2018/2019. Oya, beberapa dokumen yang kami lampirkan
ini merupakan dokumen yang ada di provinsi jawa tengah (Jateng). Untuk
provinsi lain, seperti DKI Jakarta, Jawa Barat (Jabar), dan Jawa Timur
dapat menyesuaikan. Atau mungkin dapat mengunjungi web resmi dari dinas
pendidikan terkait.
Beberapa dokumen penting terkait penyusunan kalender pendidikan yang telah kami sampaikan di atas, secara rinci akan kita bahas satu persatu. Jadi, kita akan paham satu persatu tentang proses penyusunan kalender pendidikan.
1. Peraturan Kepala Dinas Provinsi tentang Kalender Pendidikan 2018/2019
Secara tersurat, peraturan dari dinas provinsi jawa tengah tentang tentang kaldik 2018/2019 tertuang dalam peraturan nomor : 421/06729. Peraturan tersebut secara lengkap dapat anda lihat dan anda download pada akhir artikel.
2. Dasar Penyusunan Kalender Pendidikan 2018/2019
Ada beberapa peraturan dan Undang-Undang yang menjadi dasar dalam penyusunan kalender pendidikan 2018/2019, antara lain :
a. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1950 tentang Pembentukan Provinsi Jawa Tengah
b. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
c. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
d. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
e. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan
f. Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik
g. Peraturan Presiden Nomor 57 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter
h. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 4 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Pendidikan
i. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 9 Tahun 2012 tentang Bahasa, Sastra, dan Aksara Jawa;
j. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 9 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah
k. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi
l. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan Untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah
m. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan
n. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan;
o. Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 17 Tahun 2017 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru
p. Peraturan dan Undang-Undang lain secara lengkap dapat dilihat pada akhir artikel.
3. Uraian Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2018/2019
Beberapa kegiatan yang ada di tahun pelajaran 2018/2019 tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Perbedaan terletak pada kegiatan akhir tahun pelajaran, yaitu kegiatan penerimaan raport 2018/2019 dan libur puasa/ lebaran idul fitri. Berikut ini rincian uraian kegiatannya.
| No | Tanggal, Bulan, Tahun | Uraian Kegiatan |
|---|---|---|
| 1 | 16 Juli 2018 | Hari Pertama Masuk Sekolah |
| 2 | 16 - 18 Juli 2018 | Kegiatan MPLS |
| 3 | 17 Agustus 2018 | Mengikuti Upacara HUT Kemerdekaan RI |
| 4 | 22 Agustus 2018 | Libur Umum (Hari Raya Idul Adha 1439 H) |
| 5 | 11 September 2018 | Libur Umum (Tahun Baru Hijriyah/1 Muharam 1440 H) |
| 6 | 17 - 25 September 2018 | Penilaian/Ulangan Tengah Semester Gasal |
| 7 | 26 - 29 September 2018 | Kegiatan Jeda Semester Gasal |
| 8 | 1 Oktober 2018 | Mengikuti Upacara Hari Kesaktian Pancasila |
| 9 | 28 Oktober 2018 | Mengikuti Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda |
| 10 | 10 November 2018 | Mengikuti Upacara Peringatan Hari Pahlawan |
| 11 | 20 November 2018 | Libur Umum (Peringatan Maulid Nabi SAW 1439 H) |
| 12 | 30 Nov – 8 Des 2018 | Ulangan Akhir Semester Gasal SD dan SMP |
| 13 | 28 Nov – 8 Des2018 | Ulangan Akhir Semester Gasal SMA dan SMK |
| 14 | 10 - 13 Desember 2018 | Ulangan Susulan dan Persiapan Penyerahan Buku Laporan Hasil Belajar Semester Gasal |
| 15 | 14 Desember 2018 | Penyerahan Buku Laporan Hasil Belajar (BLHP) Semester Gasal untuk 5 hari sekolah |
| 16 | 15 Desember 2018 | Penyerahan Buku Laporan Hasil Belajar (BLHP) Semester Gasal untuk 6 hari sekolah |
| 17 | 17 - 31 Desember 2018 | Libur Akhir Semester |
| 18 | 24 Desember 2018 | Cuti Bersama Libur Umum (Hari Raya Natal) |
| 19 | 25 Desember 2018 | Libur Umum (Hari Raya Natal) |
| 20 | 1 Januari 2019 | Libur Umum (Tahun Baru Masehi 2019) |
| 21 | 2 Januari 2019 | Hari Pertama Masuk Semester Genap |
| 22 | 5 Februari 2019 | Libur Umum (Tahun Baru Imlek 2569) |
| 23 | 4 - 11Maret 2019 | Ulangan Tengah Semester Genap |
| 24 | 7 Maret 2019 | Libur Umum (Hari Raya Nyepi). |
| 25 | 12 -14 Maret 2019 | Kegiatan Jeda Semester Genap |
| 26 | Selanjutnya | Lihat Lampiran Akhir Artikel |
4. Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2018/2019
Kalender pendidikan tahun ini terbagi menjadi 2, yaitu kalender pendidikan untuk sekolah yang menerapkan 6 hari sekolah, dan kalender pendidikan untuk 5 hari sekolah. Perbedaan dari kedua kalender tersebut terletak pada jumlah harinya. Seperti kita ketahui, jika sekolah menerapkan 5 hari sekolah, maka di hari sabtu dan minggu libur. Dalam kalender ini juga terbagi menjadi 2 semester, yaitu semester gasal dan genap.
5. Perhitungan Hari Efektif
Hari efektif yaitu jumlah hari efektif yang dapat digunakan dalam pembelajaran. Cara menghitung hari efektif adalah jumlah hari dalam satu bulan/tahun dikurangi hari libur, ulangan semester gasal dan genap, dan beberapa hari lain (kebijakan sekolah).
Bagi yang masih bingung terkait kalender pendidikan 2018/2019, berikut ini kami lampirkan Peraturan Dinas Provinsi Jawa Tengah tentang kalender Pendidikan 2018/2019.
Kalender pendidikan tahun ini terbagi menjadi 2, yaitu kalender pendidikan untuk sekolah yang menerapkan 6 hari sekolah, dan kalender pendidikan untuk 5 hari sekolah. Perbedaan dari kedua kalender tersebut terletak pada jumlah harinya. Seperti kita ketahui, jika sekolah menerapkan 5 hari sekolah, maka di hari sabtu dan minggu libur. Dalam kalender ini juga terbagi menjadi 2 semester, yaitu semester gasal dan genap.
5. Perhitungan Hari Efektif
Hari efektif yaitu jumlah hari efektif yang dapat digunakan dalam pembelajaran. Cara menghitung hari efektif adalah jumlah hari dalam satu bulan/tahun dikurangi hari libur, ulangan semester gasal dan genap, dan beberapa hari lain (kebijakan sekolah).
Bagi yang masih bingung terkait kalender pendidikan 2018/2019, berikut ini kami lampirkan Peraturan Dinas Provinsi Jawa Tengah tentang kalender Pendidikan 2018/2019.
Thursday, May 24, 2018
PILIHAN MENU BERBUKA YANG SEHAT DAN NIKMAT
Kurma
Ini adalah menu yang wajib ada saat berbuka puasa. Saat hendak membatalkan puasa, sebaiknya Anda tidak mengkonsumsi makanan berat terlebih dahulu. Konsumsilah makanan ringan dan manis, seperti kurma. Mengapa harus kurma? Karena kurma menyimpan banyak manfaat positif untuk kesehatan tubuh, seperti mengatasi anemia.Karena kurma mengandung zat besi yang cukup tinggi, maka secara tidak langsung buah ini dapat menjadi suplemen alami bagi penderita anemia. Di samping itu, kurma juga mengandung gula alami yang dapat mengembalikan energi Anda yang hilang selama berpuasa.
Takjil

Sama seperti kurma, takjil adalah menu yang biasa dikonsumsi untuk membatalkan puasa sebelum Anda mulai menyantap makanan berat. Namun, untuk membuat takjil menjadi menu buka puasa yang sehat sebaiknya Anda memasak takjil sendiri. Takjil buatan sendiri tentu lebih higienis serta bebas pewarna dan perasa makanan buatan yang berbahaya untuk kesehatan tubuh. Beberapa contoh takjil yang sehat adalah sop buah dengan madu, salad buah segar, dan agar-agar.
Ikan Bakar

Menu yang satu ini aman untuk pelaku diet yang sedang berpuasa. Pasalnya, ikan adalah lauk yang sangat rendah lemak. Untuk mengolah ikan bakar menjadi menu makanan yang sehat untuk berbuka puasa, Anda bisa menggunakan ikan mas, gurami, kakap, atau dorang.
Agar hidangan ini menjadi lebih sehat, sebaiknya Anda tidak membakarnya dengan mentega. Sebagai pengganti mentega, gunakan olive oil. Sementara itu, untuk membumbui ikan Anda dapat menggunakan cabe, jeruk nipis, merica, dan sedikit kecap manis. Selain itu, jangan membakar ikan hingga gosong. Karena daging ikan yang gosong dapat menyebabkan risiko kanker jadi meningkat.
Aneka Sup

Makanan hangat dapat menenangkan perut yang bermasalah setelah berpuasa sehari penuh. Selain itu, sup juga lebih sehat dibandingkan makanan yang digoreng. Nah, sup apa saja yang dianggap sehat untuk dijadikan menu buka puasa? Sup ayam dapat menjadi alternatif makanan sehat yang bisa disajikan saat buka puasa. Ayam akan menyediakan asupan protein yang nantinya akan diolah tubuh menjadi energi. Selain sup ayam, Anda juga bisa membuat sup yang berisi aneka sayuran, seperti chinese food yang bernama capcay kuah. Di dalam capcay kuah ini terdapat aneka sayuran, seperti wortel, kembang kol, dan sawi. Sementara itu, Anda juga dapat menambahkan lauk, seperti ayam, baso sapi, dan jamur, ke dalam capcay kuah ini.
Karedok atau Pecel
Bisa dibilang bahwa karedok atau pecel adalah salad ala Indonesia. Karedok memang memiliki kesamaan dengan pecel. Kedua makanan ini berisi aneka sayuran yang disiram dengan bumbu kacang. Hanya saja karedok berasal dari Jawa Barat dan pecel berasal dari Jawa Timur. Anda tentu sudah tahu mengapa kedua makanan ini dianggap sebagai menu buka puasa yang sehat, bukan?Ya, keduanya sama-sama dibuat dengan sayuran yang kaya serat, vitamin, dan nutrisi. Selain itu, baik karedok atau pecel sama-sama bisa dikonsumsi dengan nasi. Namun, jika Anda ingin menyajikan menu makanan ini saat buka puasa sebaiknya tidak terlalu pedas agar Anda dan keluarga tidak sakit perut.
Nasi Merah atau Kentang Rebus
Bagaimana dengan sumber karbohidrat saat berpuasa? Anda bisa mendapatkan sumber karbohidrat kompleks yang baik untuk tubuh dari nasi merah atau kentang rebus. Pasalnya, kandungan kalori dalam nasi merah atau kentang rebus tidak sebanyak nasi putih.Oleh karena itu, kedua jenis makanan ini sering dikonsumsi oleh pelaku diet yang ingin menurunkan berat badan. Meskipun Anda tidak sedang menurunkan berat badan, Anda tetap dapat mengkonsumsi nasi merah atau kentang rebus saat buka puasa.
Daging Panggang

Tak ada salahnya jika sesekali Anda ingin menyantap daging saat buka puasa. Namun, pastikan Anda sudah memangkas semua lemak dan kulit pada daging tersebut sebelum diolah. Untuk menu buka puasa sehat, sebaiknya pilihlah daging sapi tanpa lemak. Kemudian, olah daging tersebut dengan cara dipanggang seperti steak. Nah, bagaimana dengan bumbunya? Karena Anda ingin membuat daging panggang yang sehat, maka sebaiknya panggang daging dengan olive oil, bukan margarin atau mentega. Untuk bumbunya, Anda bisa mengandalkan air perasan lemon, merica, dan sedikit garam. Sementara itu, untuk membuat saus steaknya, gunakan tomat segar, saus sambal, dan sedikit air peras lemon.
Ayam Panggang/Rebus/Pepes

Ayam bisa diolah menjadi hidangan sup atau soto. Tak hanya itu saja, ayam juga bisa diolah dengan cara panggang, rebus, maupun dipepes dengan bumbu yang terbuat dari bahan-bahan segar. Sebisa mungkin hindari memasak ayam dengan cara digoreng, apalagi jika Anda menggunakan tambahan tepung untuk membuat ayam seperti yang dijual di restoran cepat saji.
Dalam rangka menyiapkan menu makanan yang sehat untuk buka puasa, Anda bisa mengolah ayam tersebut dengan cara-cara yang sudah disebutkan tadi. Buang kulit ayam karena bagian tersebut mengandung lemak yang tinggi.
Tumis Sayuran

Apa sayur kesukaan Anda? Apakah kangkung, sawi, tauge, atau bayam? Semua sayuran tersebut bisa ditumis dengan bumbu yang sederhana. Untuk menumis sayuran, Anda hanya memerlukan garam, merica, bawang merah, dan bawang putih. Gunakan olive oil saat menumis sayuran tersebut. Jika Anda penggemar rasa pedas, tambahkan sedikit potongan cabai kecil saat menumis sayuran ini. Tumis sayuran adalah menu makanan yang sangat sehat untuk disajikan pada saat buka puasa.
Oatmeal
Oatmeal adalah makanan yang praktis dan sehat untuk disajikan saat buka puasa. Di samping itu, makanan ini juga bisa disajikan untuk menu sahur. Oatmeal adalah makanan yang kaya serat. Apabila waktu buka puasa Anda sudah sangat dekat dengan waktu tarawih, Anda bisa menyantap oatmeal ini saat buka puasa.Oatmeal akan memberikan rasa kenyang yang lebih lama. Jadi, makanan ini bisa mengganjal perut Anda setelah sehari penuh berpuasa. Topping yang sehat untuk oatmeal adalah buah-buahan segar, madu, susu rendah lemak, dan granola.
Inilah sepuluh menu buka puasa yang sehat dari Bacaterus. Yuk, jangan malas untuk membuat menu makanan yang sehat meskipun Anda sedang menjalankan ibadah puasa. Pasalnya, kita juga harus tetap menjaga kesehatan agar kita kuat untuk berpuasa sebulan penuh.
Makna, Hukum, Hikmah dan Keutamaan Puasa Ramadhan
Pertama: Makna Puasa
Puasa (الصوم) maknanya secara bahasa adalah menahan (الإمساك).[1]
Adapun maknanya secara istilah adalah,
هو التعبد لله تعالى بالإمساك بنية: عن الأكل، والشرب، وسائر
المفطرات، من طلوع الفجر الثاني إلى غروب الشمس، من شخص مخصوص، بشروط
مخصوصة
“Ibadah kepada Allah ta’ala yang disertai niat, dengan menahan diri
dari makan, minum dan seluruh pembatal puasa, sejak terbit fajar kedua
sampai terbenam matahari, yang dilakukan oleh orang yang tertentu dengan
syarat-syarat yang tertentu.” [Ash-Shiyaamu fil Islam, hal. 8]
Penjelasan Ringkas Makna Puasa:
1) Puasa adalah ibadah kepada Allah ta’ala yang disertai niat, yaitu
niat karena Allah ta’ala dan niat jenis puasanya, apakah wajib, sunnah,
dan lain-lain.
2) Menahan diri dari makan, minum dan seluruh pembatal puasa, yaitu
tidak melakukan pembatal-pembatal puasa tersebut, sebagaimana akan
datang rinciannya insya Allah.
3) Sejak terbit fajar kedua sampai terbenam matahari, yaitu sejak masuk waktu sholat Shubuh sampai masuk waktu sholat Maghrib.
4) Yang dilakukan oleh orang yang tertentu, yaitu muslim, baligh,
berakal, mampu, muqim dan tidak memiliki penghalang-penghalang,
sebagaimana akan datang penjelasannya lebih detail insya Allah.
5) Syarat-syarat yang tertentu, yaitu syarat-syarat puasa menurut
syari’at yang insya Allah akan datang pembahasannya lebih terperinci.
Kedua: Hukum Puasa Ramadhan
Puasa Ramadhan adalah salah satu rukun Islam dan hukumnya wajib
berdasarkan dalil Al-Qur’an, As-Sunnah dan ijma’ (kesepakatan seluruh
ulama).[2] Allah ta’ala berfirman,
يأَيُّهَا الَّذِينَءَامَنُواْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ
كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ *
أَيَّامًا مَّعْدُودَاتٍ فَمَن كَانَ مِنكُم مَّرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ
فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ
طَعَامُ مِسْكِينٍ فَمَن تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَّهُ وَأَن
تَصُومُواْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ * شَهْرُ رَمَضَانَ
الَّذِى أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ
الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ
وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ
يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلاَ يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ
وَلِتُكْمِلُواْ الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُواْ اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ
وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa
sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,
(yaitu) dalam beberapa hari yang telah ditentukan. Maka siapa di antara
kamu yang sakit atau dalam perjalanan jauh (lalu ia berbuka), maka
(wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada
hari-hari yang lain. Dan bagi orang-orang yang berat menjalankannya
(orang tua dan orang sakit yang tidak diharapkan lagi kesembuhannya,
yang tidak mampu berpuasa, jika mereka tidak berpuasa) wajib membayar
fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin (untuk setiap satu hari
puasa yang ditinggalkan). Barangsiapa dengan kerelaan hati mengerjakan
kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik
bagimu jika kamu mengetahui.
(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadan, bulan yang
di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan
penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak
dan yang batil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di
negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada
bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia
berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang
ditinggalkannya itu pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki
kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah
kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas
petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.” [Al-Baqoroh: 183-185]
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ، شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلَهَ
إِلَّا اللهُ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ الله، وَإِقَامِ الصَّلَاةِ،
وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ، وَحَجِّ الْبَيْتِ
“Islam dibangun di atas lima rukun: Syahadat Laa ilaaha illallaah dan
Muhammad Rasulullah, menegakkan sholat, menunaikan zakat, berpuasa
Ramadhan dan berhaji ke baitullah.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Ibnu Umar radhiyallahu’anhuma, dan lafaz ini milik Muslim]
Adapun ijma’, maka para ulama kaum muslimin seluruhnya telah sepakat
atas wajibnya puasa Ramadhan, juga sepakat atas kafirnya orang yang
mengingkari atau menentang kewajibannya, kecuali orang bodoh yang baru
masuk Islam, maka ketika itu hendaklah ia diajari, apabila ia terus
mengingkari atau menentang maka ia kafir dan wajib dihukum mati oleh
pemerintah sebagai orang yang murtad, karena ia menolak satu kewajiban
yang ditetapkan dengan dalil Al-Qur’an, As-Sunnah dan ijma’, yang
termasuk kategori ma’lum min-addin bid-daruroh (sesuatu yang diketahui sebagai bagian dari agama secara pasti).[3]
Sekilas Sejarah Tahapan Diwajibkannya Puasa
Puasa disyari’atkan pada tahun ke-2 Hijriyah, dan Rasulullah
shallallahu’alaihi wa sallam berpuasa sebanyak sembilan kali Ramadhan,
adapun tahapan diwajibkannya:
Pertama: Diwajibkan pertama kali dalam
bentuk boleh memilih, apakah berpuasa atau memberi makan setiap satu
hari satu orang miskin, dan disertai motivasi untuk berpuasa.
Kedua: Diwajibkan berpuasa, dengan aturan
bahwa apabila orang yang berpuasa tertidur sebelum berbuka maka haram
atasnya berbuka sampai malam berikutnya.
Ketiga: Diwajibkan berpuasa, dimulai sejak terbit fajar kedua sampai terbenam matahari, inilah yang berlaku sampai hari kiamat.
Diantara hikmah pentahapan kewajibannya yang dimulai dari kebolehan
memilih apakah mau berpuasa atau memberi makan setiap satu hari satu
orang miskin adalah agar syari’at puasa lebih mudah diterima oleh jiwa
manusia, maka pada akhirnya puasa diwajibkan, dan bagi yang tidak mampu
boleh menggantinya dengan fidyah, yaitu memberi makan setiap satu hari yang ditinggalkan kepada satu orang miskin.[4] Insya Allah akan datang pembahasan tentang fidyah lebih detail.
Ketiga: Hikmah Puasa
Diantara hikmah dan manfaat ibadah puasa adalah:[5]
1) Puasa adalah sarana menggapai ketakwaan.
2) Puasa adalah sarana mensyukuri nikmat.
3) Puasa melatih diri untuk mengekang jiwa, melembutkan hati dan mengendalikan syahwat.
4) Puasa memfokuskan hati untuk berdzikir dan berfikir tentang keagungan dan kebesaran Allah.
5) Puasa menjadikan orang yang kaya semakin memahami besarnya nikmat Allah kepadanya
6) Puasa memunculkan sifat kasih sayang dan lemah lembut terhadap orang-orang miskin.
7) Puasa menyempitkan jalan peredaran setan dalam darah manusia.
8) Puasa melatih kesabaran dan meraih pahala kesabaran tersebut,
karena dalam puasa terdapat tiga macam kesabaran sekaligus, yaitu sabar
menghadapi kesulitan, sabar dalam menjalankan perintah Allah dan sabar
dalam menjauhi larangan-Nya.
9) Puasa sangat bermanfaat bagi kesehatan.
10) Hikmah puasa terbesar adalah penghambaan kepada Allah tabaraka wa
ta’ala dan peneladanan kepada Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam.
Keempat: Keutamaan Puasa
Diantara keutamaan ibadah puasa adalah:
1) Puasa adalah jalan meraih ketakwaan.
2) Puasa adalah sebab dosa-dosa diampuni, apabila dikerjakan berdasar
iman, ikhlas serta meneladani Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam.
3) Pahala puasa melimpah ruah, apabila dilakukan sesuai dengan adab-adabnya.
4) Puasa adalah perisai dari perbuatan yang haram.
5) Puasa adalah perisai dari api neraka.
6) Bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah dari aroma kasturi.
7) Meraih dua kebahagiaan dengan puasa, yaitu kebahagiaan ketika berbuka dan ketika berjumpa dengan Allah tabaraka wa ta’ala.
8) Masuk surga dari pintu khusus yang bernama Ar-Royyan.
9) Berpuasa dan membaca Al-Qur’an adalah dua amalan yang akan memberi syafa’at bagi pemiliknya di hari kiamat.
10) Doa orang yang berpuasa tidak akan ditolak.
Kelima: Dalil-dalil Keutamaan Puasa Ramadhan
Allah ta’ala berfirman,
يأَيُّهَا الَّذِينَءَامَنُواْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa
sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu
bertakwa.” [Al-Baqoroh: 183]
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا
تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ ، وَمَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا
وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Barangsiapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala,
akan diampuni dosanya yang telah lalu, dan barangsiapa sholat di malam lailatul qodr karena iman dan mengharapkan pahala, akan diampuni dosanya yang telah lalu.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu]
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam juga bersabda,
كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَف الْحَسَنَةُ عَشْرُ
أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ
إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ
وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِى لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ
فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ
عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ
“Setiap amalan anak Adam akan dilipatgandakan, satu kebaikan dibalas
sepuluh sampai tujuh ratus kali lipat. Allah ta’ala berfirman, ‘Kecuali
puasa, sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya,
sebab orang yang berpuasa itu telah meninggalkan syahwatnya dan
makanannya karena Aku’. Dan bagi orang yang berpuasa akan
mendapatkan dua kebahagiaan, yaitu kebahagiaan ketika ia berbuka dan
kebahagiaan ketika ia bertemu Rabb-Nya. Dan sungguh, bau mulut orang
yang berpuasa lebih harum dari aroma kasturi.” [HR. Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu]
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam juga bersabda,
قَالَ رَبُّنَا عَزَّ وَجَلَّ : الصِّيَامُ جُنَّةٌ يَسْتَجِنُّ بِهَا الْعَبْدُ مِنَ النَّارِ، وَهُوَ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ
“Rabb kita ‘azza wa jalla berfirman: Puasa adalah perisai, yang
dengannya seorang hamba membentengi diri dari api neraka, dan puasa itu
untuk-Ku, Aku-lah yang akan membalasnya.” [HR. Ahmad dari Jabir radhiyallahu’anhu, Shahihul Jaami’: 4308]
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam juga bersabda,
يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ
فَلْيَتَزَوَّجْ فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ
وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ
“Wahai para pemuda, barangsiapa diantara kalian yang telah mampu
hendaklah ia segera menikah, karena menikah itu akan lebih menundukkan
pandangan dan menjaga kemaluan. Barangsiapa belum mampu hendaklah ia
berpuasa, karena puasa itu akan menjadi perisai baginya.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu’anhu]
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam juga bersabda,
إِنَّ فِي الجَنَّةِ بَابًا يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ، يَدْخُلُ
مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَوْمَ القِيَامَةِ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ
غَيْرُهُمْ، يُقَالُ: أَيْنَ الصَّائِمُونَ؟ فَيَقُومُونَ لاَ يَدْخُلُ
مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ، فَإِذَا دَخَلُوا أُغْلِقَ فَلَمْ يَدْخُلْ
مِنْهُ أَحَدٌ
“Sungguh di surga ada sebuah pintu yang disebut Ar-Royyan,
yang akan dimasuki di hari kiamat oleh orang-orang yang berpuasa, tidak
ada seorang pun yang bisa masuk darinya selain mereka. Dikatakan (pada
hari kiamat): Mana orang-orang yang berpuasa? Maka mereka pun bangkit (untuk masuk surga melalui pintu Ar-Royyan),
tidak seorang pun yang bisa masuk darinya selain mereka, apabila mereka
telah masuk pintu tersebut ditutup, maka tidak seorang pun yang bisa
masuk darinya.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Sahl bin Sa’ad As-Saa’idi radhiyallahu’anhu]
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam juga bersabda,
الصِّيَامُ وَالْقُرْآنُ يَشْفَعَانِ لِلْعَبْدِ يَوْمَ
الْقِيَامَةِ، يَقُولُ الصِّيَامُ: أَيْ رَبِّ، مَنَعْتُهُ الطَّعَامَ
وَالشَّهَوَاتِ بِالنَّهَارِ، فَشَفِّعْنِي فِيهِ، وَيَقُولُ الْقُرْآنُ:
مَنَعْتُهُ النَّوْمَ بِاللَّيْلِ، فَشَفِّعْنِي فِيهِ، قَالَ:
فَيُشَفَّعَانِ
“Amalan puasa dan membaca Al-Qur’an akan memberi syafa’at bagi
seorang hamba di hari kiamat. Amalan puasa berkata: Wahai Rabb, aku
telah menahannya dari makan dan syahwat di siang hari, maka izinkanlah
aku memberi syafa’at kepadanya. Dan amalan membaca Al-Qur’an berkata:
Aku menahannya dari tidur di waktu malam, maka izinkanlah aku memberi
syafa’at kepadanya, maka keduanya pun diizinkan memberi syafa’at.” [HR. Ahmad dari Abdullah bin Amr radhiyallahu’anhuma, Shahihut Targhib: 1429]
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam juga bersabda,
ثَلَاثُ دَعَوَاتٍ لَا تُرَدُّ، دَعْوَةُ الْوَالِدِ، وَدَعْوَةُ الصَّائِمِ، وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ
“Ada tiga doa yang tidak akan ditolak: Doa orang tua, doa orang yang berpuasa, dan doa musafir.” [HR. Al-Baihaqi dari Anas bin Malik radhiyallahu’anhu, Ash-Shahihah: 1797]
وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم
—————————
[1] Lihat Lisaanul Arab, 12/350, sebagaimana dalam Ash-Shiyaamu fil Islam, hal. 6.
[2] Lihat Asy-Syarhul Mumti’, 6/298.
[3] Lihat Al-Mughni, 4/324, Maraatibul Ijma’, 70, At-Tamhid, 2/148, Al-Ijma’ libni Abdil Barr, hal. 126 dan Al-Ijma’ libnil Mundzir, hal. 52, sebagaimana dalam Ash-Shiyaamu fil Islam, hal. 51.
[4] Lihat Asy-Syarhul Mumti’, 6/298-299 dan Ash-Shiyaamu fil Islam, hal. 51-55.
[5] Diringkas secara makna disertai tambahan dari Kitab Ash-Shiyaamu fil Islam, hal. 27-30.
HIKMAH RAMADHAN
Puasa Ramadhan banyak dijadikan momen baik untuk memperbaiki
banyak hal. Mulai dari memperbaiki gaya hidup yang lebih sehat,
meningkatkan kualitas ibadah, hingga menjadi momentum bagi kita untuk
mengoreksi dan memperbaiki diri. Ya, hikmah Ramadhan mengajarkan kita
pada banyak hal, terutama dalam hal perbaikan diri. Berikut hal-hal yang
bisa kita ambil dari hikmah Ramadhan.
Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa begitu pentingnya kita memiliki hati yang bersih. Karena dari hati yang bersihlah muncul segalam macam perbuatan baik.
- Mengajarkan sikap lemah lembut
- Bersabar
- Mencintai orang miskin
- Memperbanyak doa
Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa begitu pentingnya kita memiliki hati yang bersih. Karena dari hati yang bersihlah muncul segalam macam perbuatan baik.
Wednesday, April 11, 2018
Menemukan Tema Puisi
Tema adalah ide dasar yang
mendasari sebuah tulisan, termasuk puisi. Tema puisi menjadi inti dari makna
atau pesan yang ingin disampaikan penyair dalam puisinya. Meskipun bahasa yang
digunakan dalam puisi cenderung bermakna konotatif, tetapi tema puisi salah
satunya dapat dirunut dengan menggunakan kata-kata kunci dalam puisi tersebut.
Tema puisi akan sangat menentukan penyair dalam memiih kata-kata yang digunakan
dalam puisinya.
Contoh 1
Sapardi Djoko Damono
Aku ingin mencintaimu dengan
sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
Sumber: Hujan Bulan Juni, Kumpulan
Puisi karya Sapardi Djoko Damono, 2001
Dalam puisi Aku Ingin karya Sapardi
Djoko Damono, tema puisinya adalah tentang cinta. Tema ini dapat dengan mudah
ditemukan karena pengulangan kalimat “Aku ingin mencintaimu dengan sederhana’
sebanyak dua kali.
Contoh 2
Sajak Anak Muda
W. S. Rendra
Kita adalah angkatan gagap
yang diperanakkan oleh angkatan takabur.
W. S. Rendra
Kita adalah angkatan gagap
yang diperanakkan oleh angkatan takabur.
Kita
kurang pendidikan resmi
di dalam hal keadilan,
karena tidak diajarkan berpolitik,
dan tidak diajar dasar ilmu hukum
di dalam hal keadilan,
karena tidak diajarkan berpolitik,
dan tidak diajar dasar ilmu hukum
Kita
melihat kabur pribadi orang,
karena tidak diajarkan kebatinan atau ilmu jiwa.
Kita tidak mengerti uraian pikiran lurus,
karena tidak diajar filsafat atau logika.
karena tidak diajarkan kebatinan atau ilmu jiwa.
Kita tidak mengerti uraian pikiran lurus,
karena tidak diajar filsafat atau logika.
Apakah
kita tidak dimaksud
untuk mengerti itu semua?
Apakah kita hanya dipersiapkan
untuk menjadi alat saja?
inilah gambaran rata-rata
pemuda tamatan SLA,
pemuda menjelang dewasa.
untuk mengerti itu semua?
Apakah kita hanya dipersiapkan
untuk menjadi alat saja?
inilah gambaran rata-rata
pemuda tamatan SLA,
pemuda menjelang dewasa.
Dasar
pendidikan kita adalah kepatuhan.
Bukan pertukaran pikiran.
Ilmu sekolah adalah ilmu hafalan,
dan bukan ilmu latihan menguraikan.
Bukan pertukaran pikiran.
Ilmu sekolah adalah ilmu hafalan,
dan bukan ilmu latihan menguraikan.
Dasar
keadilan di dalam pergaulan,
serta pengetahuan akan kelakuan manusia,
sebagai kelompok atau sebagai pribadi,
tidak dianggap sebagai ilmu yang perlu dikaji dan diuji.
serta pengetahuan akan kelakuan manusia,
sebagai kelompok atau sebagai pribadi,
tidak dianggap sebagai ilmu yang perlu dikaji dan diuji.
Kenyataan
di dunia menjadi remang-remang.
Gejala-gejala yang muncul lalu lalang,
tidak bisa kita hubung-hubungkan.
Gejala-gejala yang muncul lalu lalang,
tidak bisa kita hubung-hubungkan.
Kita
marah pada diri sendiri
Kita sebal terhadap masa depan.
Lalu akhirnya,
menikmati masa bodoh dan santai.
Kita sebal terhadap masa depan.
Lalu akhirnya,
menikmati masa bodoh dan santai.
Di
dalam kegagapan,
kita hanya bisa membeli dan memakai
tanpa bisa mencipta.
Kita tidak bisa memimpin,
tetapi hanya bisa berkuasa,
persis seperti bapak-bapak kita.
kita hanya bisa membeli dan memakai
tanpa bisa mencipta.
Kita tidak bisa memimpin,
tetapi hanya bisa berkuasa,
persis seperti bapak-bapak kita.
Pendidikan
negeri ini berkiblat ke Barat.
Di sana anak-anak memang disiapkan
Untuk menjadi alat dari industri.
Dan industri mereka berjalan tanpa berhenti.
Di sana anak-anak memang disiapkan
Untuk menjadi alat dari industri.
Dan industri mereka berjalan tanpa berhenti.
Tetapi
kita dipersiapkan menjadi alat apa?
Kita hanya menjadi alat birokrasi!
Dan birokrasi menjadi berlebihan
tanpa kegunaan -
menjadi benalu di dahan.
Kita hanya menjadi alat birokrasi!
Dan birokrasi menjadi berlebihan
tanpa kegunaan -
menjadi benalu di dahan.
Gelap.
Pandanganku gelap.
Pendidikan tidak memberi pencerahan.
Latihan-latihan tidak memberi pekerjaan
Pendidikan tidak memberi pencerahan.
Latihan-latihan tidak memberi pekerjaan
Gelap.
Keluh kesahku gelap.
Orang yang hidup di dalam pengangguran.
Apakah yang terjadi di sekitarku ini?
Karena tidak bisa kita tafsirkan,
lebih enak kita lari ke dalam puisi ganja.
Orang yang hidup di dalam pengangguran.
Apakah yang terjadi di sekitarku ini?
Karena tidak bisa kita tafsirkan,
lebih enak kita lari ke dalam puisi ganja.
Apakah
artinya tanda-tanda yang rumit ini?
Apakah ini? Apakah ini?
Apakah ini? Apakah ini?
Ah,
di dalam kemabukan,
wajah berdarah
akan terlihat sebagai bulan.
wajah berdarah
akan terlihat sebagai bulan.
Mengapa
harus kita terima hidup begini?
Seseorang berhak diberi ijazah dokter,
dianggap sebagai orang terpelajar,
tanpa diuji pengetahuannya akan keadilan.
Seseorang berhak diberi ijazah dokter,
dianggap sebagai orang terpelajar,
tanpa diuji pengetahuannya akan keadilan.
Dan
bila ada ada tirani merajalela,
ia diam tidak bicara,
kerjanya cuma menyuntik saja.
Bagaimana? Apakah kita akan terus diam saja.
ia diam tidak bicara,
kerjanya cuma menyuntik saja.
Bagaimana? Apakah kita akan terus diam saja.
Mahasiswa-mahasiswa
ilmu hukum
dianggap sebagi bendera-bendera upacara,
sementara hukum dikhianati berulang kali.
dianggap sebagi bendera-bendera upacara,
sementara hukum dikhianati berulang kali.
Mahasiswa-mahasiswa
ilmu ekonomi
dianggap bunga plastik,
sementara ada kebangkrutan dan banyak korupsi.
dianggap bunga plastik,
sementara ada kebangkrutan dan banyak korupsi.
Kita
berada di dalam pusaran tatawarna
yang ajaib dan tidak terbaca.
Kita berada di dalam penjara kabut yang memabukkan.
Tangan kita menggapai untuk mencari pegangan.
yang ajaib dan tidak terbaca.
Kita berada di dalam penjara kabut yang memabukkan.
Tangan kita menggapai untuk mencari pegangan.
Dan
bila luput,
kita memukul dan mencakar
ke arah udara
Kita adalah angkatan gagap.
Yang diperanakan oleh angkatan kurangajar.
kita memukul dan mencakar
ke arah udara
Kita adalah angkatan gagap.
Yang diperanakan oleh angkatan kurangajar.
Daya
hidup telah diganti oleh nafsu.
Pencerahan telah diganti oleh pembatasan.
Kita adalah angkatan yang berbahaya.
Pencerahan telah diganti oleh pembatasan.
Kita adalah angkatan yang berbahaya.
Pejambon,
Jakarta, 23 Juni 1977
Tema puisi Sajak Anak Muda karya W.S. Rendra adalah
pendidikan. Tema ini dapat ditemukan dari penggunaan kata-kata yang berkaitan
dengan ilmu pengetahuan seperti ilmu hukum, filsafat, logika; serta istilah
pendidikan seperti pendidikan, pengetahuan, sekolah, dan ujian.
Sumber:
Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan.2017. Bahasa
Indonesia Kelas X SMA/MA/SMK/MAK. Edisi Revisi Jakarta: Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan.
Monday, April 9, 2018
PENGERTIAN DRAMA DAN UNSUR-UNSURNYA
Drama sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu draomai yang berarti
berbuat, bertindak, dan sebagainya. Kata drama dapat diartikan sebagai
suatu perbuatan atau tindakan. Secara umum, pengertian drama merupakan
suatu karya sastra yang ditulis dalam bentuk dialog dan dengan maksud
dipertunjukkan oleh aktor. Pementasan naskah drama dapat dikenal dengan
istilah teater. Drama juga dapat dikatakan sebagai cerita yang diperagakan di panggung dan berdasarkan sebuah naskah.
Pada umumnya, drama memiliki 2 arti, yaitu drama dalam arti luas serta drama dalam arti sempit. Pengertian drama dalam arti luas adalah semua bentuk tontonan atau pertunjukkan yang mengandung cerita yang ditontonkan atau dipertunjukkan di depan khalayak umum. Sedangkan pengertian drama dalam arti sempit ialah sebuah kisah hidup manusia dalam masyarakat yang diproyeksikan di atas panggung.
Drama merupakan karangan yang menggambarkan suatu kehidupan serta watak manusia dalam berperilaku yang dipentaskan dalam beberapa babak.
Drama
sudah menjadi tontonan sejak zaman dahulu. Nenek moyang kita sudah
pernah memainkan drama sejak ribuan tahun yang lalu. Terdapat sebuah
bukti tertulis yang dapat dipertanggungjawabkan yang mengungkapkan bahwa
drama sudah ada pada abad kelima SM. Hal ini didasarkan pada temuan
naskah drama kuno di Yunani. Penulisnya yaitu Aeschylus yang hidup
antara tahun 525-456 SM. Isi ceritanya berupa persembahan kepada
dewa-dewa.
Di Indonesia, sejarah lahirnya drama ini juga tidak jauh berbeda dengan kelahiran drama di Yunani. Drama di Indonesia juga diawali dengan upacara keagamaan yang diselenggarakan pada zaman dahulu oleh para pemuka agama.
Berdasarkan dari sarana pementasannya, pembagian jenis drama antara lain:
Jenis drama berdasarkan ada atau tidaknya naskah drama. Pembagian jenis drama berdasarkan ada tidaknya naskah drama antara lain :
Itulah pengertian drama, sejarah drama, jenis-jenis drama, unsur-unsur drama, dan ciri-ciri teks drama.
Pada umumnya, drama memiliki 2 arti, yaitu drama dalam arti luas serta drama dalam arti sempit. Pengertian drama dalam arti luas adalah semua bentuk tontonan atau pertunjukkan yang mengandung cerita yang ditontonkan atau dipertunjukkan di depan khalayak umum. Sedangkan pengertian drama dalam arti sempit ialah sebuah kisah hidup manusia dalam masyarakat yang diproyeksikan di atas panggung.
Drama merupakan karangan yang menggambarkan suatu kehidupan serta watak manusia dalam berperilaku yang dipentaskan dalam beberapa babak.
Sejarah Drama
Drama
sudah menjadi tontonan sejak zaman dahulu. Nenek moyang kita sudah
pernah memainkan drama sejak ribuan tahun yang lalu. Terdapat sebuah
bukti tertulis yang dapat dipertanggungjawabkan yang mengungkapkan bahwa
drama sudah ada pada abad kelima SM. Hal ini didasarkan pada temuan
naskah drama kuno di Yunani. Penulisnya yaitu Aeschylus yang hidup
antara tahun 525-456 SM. Isi ceritanya berupa persembahan kepada
dewa-dewa.Di Indonesia, sejarah lahirnya drama ini juga tidak jauh berbeda dengan kelahiran drama di Yunani. Drama di Indonesia juga diawali dengan upacara keagamaan yang diselenggarakan pada zaman dahulu oleh para pemuka agama.
Jenis-Jenis Drama
Ada beberapa jenis drama tergantung dari dasar yang digunakannya. Dalam bentuk pembagian jenis drama, biasanya digunakan 3 dasar, yaitu : berdasarkan penyajian kisah drama, berdasarkan sarana, serta berdasarkan keberadaan naskah drama tersebut. Berdasarkan penyajian kisah, drama dapat dibedakan menjadi 8 jenis, antara lain:- Tragedi: drama yang bercerita tentang kesedihan.
- Komedi: drama yang bercerita tentang komedi yang penuh dengan kelucuan.
- Tragekomedi: perpaduan antara kisah drama tragedi dan komedi.
- Opera: drama yang dialognya dengan cara dinyanyikan dan diiringi musik.
- Melodrama: drama yang dialognya diucapkan dan dengan diiringi musik.
- Farce: drama yang menyerupai dagelan, namun tidak sepenuhnya drama tersebut dagelan.
- Tablo: jenis drama yang lebih mengutamakan gerak, para pemainnya tidak mengucapkan suatu dialog, namun dengan melakukan berbagai gerakan.
- Sendratari: gabungan antara seni drama serta seni tari.
Berdasarkan dari sarana pementasannya, pembagian jenis drama antara lain:
- Drama Panggung: drama yang sepenuhnya dimainkan dipanggung.
- Drama Radio: drama radio tidak seperti biasanya. Drama ini tidak dapat dilihat, tepai hanya dapat didengerkan oleh penikmatnya saja dengan melalui radio.
- Drama Televisi: hampir sama dengan drama panggung, namun drama televisi tidak dapat diraba.
- Drama Film: drama film menggunakan media layar lebar serta biasanya dipertunjukkan di bioskop.
- Drama Wayang: drama yang diiringi dengan pagelaran wayang.
- Drama Boneka: para tokoh drama tidak dimainkan oleh aktor manusia sungguhan, tetapi digambarkan dengan boneka yang dimainkan beberapa orang.
Jenis drama berdasarkan ada atau tidaknya naskah drama. Pembagian jenis drama berdasarkan ada tidaknya naskah drama antara lain :
- Drama Tradisional: yaitu drama yang tidak menggunakan naskah.
- Drama Modern: yaitu drama yang menggunakan naskah.
Unsur-Unsur Drama
Berikut unsur-unsur drama :- Tema merupakan ide pokok atau sebuah gagasan utama dalam cerita drama.
- Alur yaitu jalan cerita dari pertunjukkan drama dimulai pada babak pertama sampai babak terakhir.
- Tokoh drama terdiri atas tokoh utama dan tokoh pembantu. Tokoh utama disebut juga dengan primadona sedangkan peran pembantu disebut dengan figuran.
- Watak merupakan perilaku yang diperankan oleh si tokoh drama tersebut. Watak protagonis adalah salah satu jenis watak dan protagonis adalah berwatak baik. Sedangkan watak antagonis merupakan watak yang jahat.
- Latar adalah gambaran tempat, waktu, serta situasi yang terjadi dalam kisah drama yang berlangsung.
- Amanat drama merupakan pesan yang disampaikan dari pengarang cerita drama tersebut kepada penonton. Amanat drama dapat disampaikan dengan melalui peran para tokoh drama tersebut.
Ciri-Ciri Teks Drama
- Seluruh cerita drama berbentuk dialog, baik tokoh dan juga narator. Inilah ciri utama dalam naskah dialog, semua ucapan ditulis dalam bentuk teks.
- Dialog dalam drama tidak menggunakan tanda petik ("..."). Hal ini karena dialog drama bukan sebuah kalimat langsung. Oleh karena itu, naskah drama sendiri tidak menggunakan tanda petik.
- Naskah drama sendiri dilengkapi dengan sebuah petunjuk tertentu yang harus dilakukan pada tokoh yang pemeran bersangkutan. Petunjuk tersebut ditulis dalam tanda kurung atau dapa juga dengan menggunakan jenis huruf yang berbeda dengan huruf pada dialog.
- Naskah drama terletak diatas dialog atau disamping kiri dialog.
Itulah pengertian drama, sejarah drama, jenis-jenis drama, unsur-unsur drama, dan ciri-ciri teks drama.
Mengidentifikasi Unsur-Unsur Puisi
A. Mengidentifikasi Unsur-Unsur Puisi
Unsur-unsur instrinsik puisi meliputi
tema, amanat, setting atau latar, nada dan suasana, point of view (pusat pengisahan), majas, sajak,rima, dan pesan.
Unsur ekstrinsik sebuah puisi meliputi unsur-unsur dari luar yang mempengaruhi
isi karya sastra, seperti unsur psikologi, sosial, agama, sejarah, filsafat,
ideology, maupun politik.
Rima adalah pola persajakan atau
perulangan bunyi dalam tiap akhir larik puisi. Jenis-jenis rima secara umum
adalah:
1.
Rima
Rangkai : a-a-a-a
2.
Rima
Kembar : a-a-b-b
3.
Rima
Silang : a-b-a-b
4.
Rima
Peluk : a-b-b-a
5.
Rima
Patah : a-b-a-a, a-a-b-a, a-a-a-b
6.
Rima
Bebas : a-b-c-d
Majas merupakan gaya bahasa yang sering
digunakan dalam membangun sebuah puisi. Berikut ini merupakan macam-macam majas
yang sering digunakan dalam puisi.
- Hiperbola merupakan haya bahasa yang mengandung makna berlebih-lebihan atau mebesar-besarkan sesuatu. Hal ini betujuan untuk member penekanan pada suatu pernyataan atau situasi, memperhebat, atau meningkatkan kesan dan pengaruhnya.
- Personifikasi atau penginsanan merupakan gaya bahasa yang menggunakan sifat-sifat insani untuk benda atau barang yang tidak bernyawa.
- Perumpamaan merupakan perbandingan dua hal yang sebenarnya berlainan, tetapi sengaja dianggap sama. Perbandingan ini secara eksplisif menggunakan kata seperti, bagai, ibarat, umpama, bak, dan laksana.
- Metonimia merupakan gaya bahasa menggunakan nama ciri atau nama hal yang ditautkan dengan segala sesuatu sebagai pengganti.
- Litotes adalah gaya bahasa yang mengandung pernyataan yang dikecil-kecilkan, dikurangi dari kenyataan yang sebenarnya, dengan tujuan untuk merendahkan diri.
- Metafora adalah perbandingan yang implisit, tanpa kata pembanding seperti, atau bagai diantara dua hal yang berbeda.
- Pleonasme adalah gaya bahasa yang menggunakan kata-kata mubazir.
- Ironi adalah bahasa yang berupa sindiran halus berupa pernyataan yang maknanya bertentangan dengan makna sebenarnya.
B.
Mengungkapkan Isi atau Makna Puisi
Memahami puisi tentu sangat berbeda
dengan memahami prosa. Dalam mengapresiasi isi puisi Anda perlu memahami
beberapa unsur. Unsur-unsur yang perlu Anda pahami yaitu makna, tema, dan pesan
dalam puisi. Unsur-unsur ini dapat Anda pahami seperti uaraian berikut.
1.
Arti atau Makna
Puisi
Makna atau isi
puisi dapat dipahami dengan baik jika Anda mengerti akta-kata yang terkandung
dalam puisi. Anda harus menafsirkan arti setiap kata dalam puisi. Kata-kata
dalam puisi sering bermakna konotasi. Berikut ini beberapa langkah untuk
memahami makna puisi.
a.
Menemukan
kata kunci dalam setiap baris atau larik karena kata-kata tersebut merupakan
inti baris tersebut.
Contoh:
Di
Bukit
Karya
: Mansur Samin
Berdiri di puncak karang tinggi.
menatap huma yang sudah runtuh
suasana tambah sukar kiranya kini
hidupmanusia telah pasrah pada haluan
waktu.
Suling nelayan dari muara sana
makin asing membangkitkan kenangan lama
Jaring, pukat, dan gudang tinggal
berbeda
pasar dan kesibukan telah berpindah ke
muara utara
kini dan hari silam nasibmulah itu,
desaku
hidup tak henti sengketa, selalu perang
saudara.
Kata-kata atau pernyataan kunci dalam
setiap sebagai berikut.
1)
Bait
ke-1:
menatapi huma yang sudah runtuh =
memandang lading yang gersang
suasana tambah sukar kiranya kini = hidup semakin susah
suasana tambah sukar kiranya kini = hidup semakin susah
2)
Bait
ke-2:
suling nelayan dari muara sana = para
nelayan mencari ikan di laut
makin asing membangkit kenangan lama = mengingat kenangan lama
makin asing membangkit kenangan lama = mengingat kenangan lama
3)
Bait
ke-3:
pasar dan kesibukan telah berpindah ke
muara laut = kesibukan pasar ikan telah berubah sepi kini dan hari silam
nasibmulah itu, desaku = suasana masa lalu tinggal
kenangan hidup tak henti sengketa,
selalu perang saudara = hidup penuh persaingan dan perselisihan
b.
Menguraikan
bait puisi ke dalam bentuk prosa atau paraprase.
Contoh:
Di Bukit
(Aku) Berdiri di puncak karang tinggi.
(Aku) menatap huma yang sudah runtuh
(gersang)
(Saat itu) suasana (kehidupan)
(ber)tambah sukar kiranya kini
(Ke)hidup(an) manusia telah
(di)pasrah(kan) pada haluan (perjalanan) waktu.
(Tiba-tiba terdengar) Suling nelayan
dari muara sana
(Suara itu se)makin asing (sehingga)
membangkitkan kenangan lama
Jaring, pukat, dan gudang (sekarang)
tinggal berbeda
(Suasana) pasar (ikan) dan kesibukan
(pedangang) telah berpindah ke muara utara
kini dan hari silam nasibmulah
(keadaannnya telah berubah) itu, (itulah keadaan) desaku (saat ini)
(Ke)hidup(an desa) tak henti (dari
per)sengketa(an), selalu (terjadi) perang saudara.
c.
Menafsirkan
makna kata
Contoh:
Kata sulit dalam puisi tersebut sebagai
berikut.
1)
Bait
ke-1 adalah huma yang sudah runtuh = padang yang telah gersang (tidak ada
tumbuhan lagi). Kata haluan waktu = menunggu waktu.
2)
Bait
ke-2 makin asing = biasa terdengar.
3)
Bait
ke-3 hari silam =waktu yang lalu, perang saudara =saling berselisih.
d.
Mengaitkan
isi puisi dengan kehidupan nyata.
Contoh:
Puisi tersebut menceritakan perubahan
kehidupan desa sebagai desa nelayan yang dahulu kehidupannya aman, tenteram,
dan kehidupan pasar ikan yang ramai. Karena kesuliatan hidup dan kemajuan
zaman, suasana kehidupan desa nelanya tersebut berubah total. Persaingan hidup
semakin keras. Bahkan, sering terjadi perselisihan karena mempertahankan hidup.
2.
Tema Puisi
Pada dasarnya
tema atau topik puisi merupakan pokok permasalahan dalam puisi. Tema merupakan
wujud permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Tema puisi ada bermacam-macam.
Misalnya, tema keagamaan, kenegaraan,kehidupan alam, lingkungan hidup,
kemanusiaan, kisah kehidupan manusia, perjuangan, atau kritik social.
Tema puisi
bersifat khusus, berorientasi pada penyair, objektif atau semua pembaca harus
mempunyai penafsiran yang sama, dan lugas atau tidak bermakna kias. Dengan
demikian, pembaca puisi pun perlu memahami latar belakang penyair agar tidak
salah menafsirkan tema puisi.
Contoh:
Tema puisi “Di Bukit” adalah keadaan dan suasana kehidupan desa yang sudah berubah, yaitu gersang, tidak rukun, dan hidup menjadi sulit.
Tema puisi “Di Bukit” adalah keadaan dan suasana kehidupan desa yang sudah berubah, yaitu gersang, tidak rukun, dan hidup menjadi sulit.
3.
Pesan Puisi
Pesan atau amanat merupakan kesan yang
ditangkap pembaca setelah membaca puisi. Cara menyimpulkan amanat puisi
berkaitan dengan cara pandang pembaca terhadap suatu hal. Meskipun ditentukan
berdasarkan cara pandang pembaca, amanat tidak dapat lepas dari tema dan isi
puisi yang dikemukakan penyair. Pembaca akan menemukan pesan atau amanat
setelah membaca puisi.
Contoh:
Amanat
dalam puisi “Di Bukit” adalah orang desa yang tidak mempedulikan orang lain dan
tidak rukun untuk mempertahankan hidup yang semakin sulit.
Anda perlu tahu, ada beberapa jenis
puisi baru yang harus diketahui. Menurut isinya, puisi baru dibedakan menjadi
tujuh jenis.
1.
Balada
Balada merupakan puisi yang berisi kisah
atau cerita.
2.
Himne
Himne merupakan puisi yang berisi pujian
untuk Tuhan, tanah air, atau pahlawan.
3.
Ode
Ode merupakan puisi yang berisi sanjungan untuk orang yang berjasa.
Ode merupakan puisi yang berisi sanjungan untuk orang yang berjasa.
4.
Epigram
Epigram merupakan puisi yang berisi tuntutan atau ajaran hidup.
Epigram merupakan puisi yang berisi tuntutan atau ajaran hidup.
5.
Romance
Romance merupakan puisi yang berisi
luapan perasaan cinta kasih.
6.
Elegi
Elegi merupakan puisi yang berisi ratapan tangis atau kesedihan.
Elegi merupakan puisi yang berisi ratapan tangis atau kesedihan.
7.
Satire
Satire merupakan puisi yang berisi sindiran atau kritikan.
Satire merupakan puisi yang berisi sindiran atau kritikan.
4. Parafrase
Puisi
Yang
dimaksud parafrase adalah mengubah puisi menjadi bentuk sastra lain (prosa).
Hal itu berarti bahwa puisi yang tunduk pada aturan-aturan puisi diubah menjadi
prosa yang tunduk pada aturan-aturan prosa tanpa mengubah isi puisi tersebut.
Lebih mudahnya parafrase puisi adalah memprosakan puisi. Perlu diketahui bahwa
parafrase merupakan metode memahami puisi, bukan metode membuat karya sastra.
Dengan demikian, memparafrasekan puisi tetap dalam kerangka upaya memahami
puisi. Ada dua metode parafrase puisi, yaitu
- Parafrase terikat, yaitu mengubah puisi menjadi prosa dengan cara menambahkan sejumlah kata pada puisi sehingga kalimat-kalimat puisi mudah dipahami. Seluruh kata dalam puisi masih tetap digunakan dalam parafrase tersebut.
- Parafrase bebas, yaitu mengubah puisi menjadi prosa dengan kata-kata sendiri. Kata-kata yang terdapat dalam puisi dapat digunakan, dapat pula tidak digunakan. Setelah kita membaca puisi tersebut kita menafsirkan secara keseluruhan, kemudian menceritakan kembali dengan kata-kata sendiri.
Contoh:
Perhatikan puisi Chairil Anwar
berikut ini
HAMPA :kepada Sri
Sepi di luar. Sepi menekan-mendesak.
Lurus kaku pohonan.
Tak bergerak
Sampai ke puncak.
Sepi memagut,
Tak satu kuasa
melepas-renggut
Segala menanti.
Menanti. Menanti. Sepi.
Tambah ini menanti
jadi mencekik
Memberat-mencekung
punda
Sampai binasa
segala. Belum apa-apa
Udara bertuba. Setan
bertempik
Ini sepi terus ada.
Dan menanti.
Dengan teknik parafrase, puisi ini
kita tambah beberapa kata agar lebih mudah dipahami.
Bentuk
parafrase puisi :
HAMPA
:kepada Sri
(keadaan
amat) Sepi di luar (sana).
(Keadaan)
Sepi (itu) menekan-(dan) mendesak.
Lurus
kaku pohon(-pohon)an (disana).
(pohonan
itu) Tak bergerak
Sampai
ke puncak (nya). Sepi (itu) memagut(ku),
Tak
satu kuasa (pun dapat) melepas-(dan me)renggut(nya dariku)
Segala(nya
hanya) menanti. Menanti. (dan) Menanti (lagi).(menanti dalam) Sepi.
(di)
Tambah (lagi dengan keadaan saat) ini (,) menanti jadi mencekik (malah)
Memberat(kan
dan)-mencekung (kan) punda (kku)
Sampai
binasa segala(-galanya). (itu pun) Belum apa-apa
(bahkan)
Udara (pun telah) bertuba. Setan (pun) bertempik (sorak)
Ini
(,) (peraan) sepi (ini) terus (saja) ada. Dan (aku masih tetap) menanti.
Teknik
parafrase ini hanya diperlukan bagi puisi-puisi yang sangat minim kata-katanya.
Bila suatu puisi telah tersusun kata-kata yang mudah dipahami, maka tidak
diperlukan lagi membuat parafrase.
Subscribe to:
Posts (Atom)




