Thursday, March 6, 2014

Resep Cara Membuat Keripik Singkong Balado Pedas


Keripik Singkong Balado Pedas

Resep Keripik Singkong Balado Pedas - Keripik singkong dapat anda sajikan di tengah-tengah keluarga saat bersantai. Namun juga mungkin dapat anda manfaatkan untuk di jual dan dijadikan sebagai lahan usaha di toko makanan ringan milik anda. Berikut adalah resep keripik singkong pedas.

Bahan dan Bumbu :
  1. 1 kg singkong
  2. 1 sdm kapur sirih
  3. 300 ml air matang
  4. 5 sdm garam untuk rendaman
  5. 5 siung bawang putih, haluskan untuk rendaman
  6. 2 sdm gula pasir untuk bumbu
  7. minyak untuk menggoreng
Haluskan :
  1. 8 butir bawang merah
  2. 150 gram cabai merah keriting
  3. 1½ sdt garam
CARA MEMBUAT KERIPIK BALADO PEDAS :
  1. Singkong dikupas dan dicuci bersih lalu iris tipis dengan menggunakan alat pengiris untuk membuat keripik atau pisau, tetapi usahakan ukuran irisan sama tipis atau tidak tebal sebelah.
  2. Campur air dengan air kapur sirih, beri bawang putih dan garam yang sudah dihaluskan, aduk rata. Rendam irisan singkong ke dalamnya hingga 30 menit, angkat dan tiriskan.
  3. Panaskan minyak, goreng singkong hingga matang dan kering, angkat dan tiriskan keripik singkong hingga dingin dan tidak berminyak.
  4. Panaskan minyak, tumis bumbu halus, aduk-aduk. Tuang gula pasir, aduk hingga rata. Setelah bumbu mengering, kecilkan/ matikan api lalu masukkan keripik singkong, aduk hingga rata Angkat, tiriskan dan diamkan hingga dingin lalu sajikan.

Tips membuat keripik singkong yang renyah :
  1. Pilih singkong yang masih segar, berukuran besar dan isinya berwarna putih tidak ungu.
  2. Keringkan singkong yang sudah direndam hingga benar-benar kering dan jangan terkena sinar matahari langsung.
  3. Siapkan dua penggorengan. Penggorengan pertama dengan panas sedang (untuk menggoreng setengah matang), dan yang kedua dengan suhu panas maksimal (untuk menggoreng sampai matang).
  4. Penggunaan bumbu balado pedasnya dapat disesuaikan dengan selera, atau dapat dipadukan dengan tambahan bumbu, seperti daun salam, cabai merah besar atau air asam jawa. Selain rasa bumbu balado, keripik singkong juga biasa dibuat dengan bumbu asin atau keju.

Tips membuat keripik singkong yang empuk :
  1. Singkong atau ubi kayu yang masih fresh tidak lebih dari satu hari setelah dicabut dari akarnya.
  2. Iris singkong jangan terlalu tipis, rendam singkong dengan air panas. Campurkan soda kue (1sdt/1liter air) lalu diamkan air hingga dingin.
  3. Goreng dengan api besar dengan perbandingan minyak dan singkong adalah 3:1.
  4. Jika setelah dicampur bumbu, singkong menjadi lembek itu berarti bumbu terlalu berair atau belum kering saat ditumis.
  5. Agar keripik singkong dapat renyah kembali, dengan cara di goreng lagi dengan api besar namun beresiko mengurangi rasa atau bisa dengan oven agar tidak merubah rasa (disarankan menggunakan oven kompor).

Wednesday, March 5, 2014

SOAL-SOAL TRY OUT SMK BESERTA KUNCI JAWABANNYA

Berikut ini adalah kumpulan soal-soal try-out UN SMK beserta kunci jawaban yang bisa saya sharingkan :
MATEMATIKA
1. Soal Try-out Matematika Kelas X SMK. Silahkan Download DISINI.
2. Soal Try-out Matematika Kelas XI SMK Kelompok Teknologi. Silahkan Download DISINI.
3. Soal Try-out Matematika Kelas XII SMK Kelompok Teknologi. Silahkan Download DISINI.
4. Soal Try-out Matematika Kelas XI SMK Kelompok Pariwisata. Silahkan Download DISINI.
5. Soal Try-out Matematika Kelas XII SMK Kelompok Pariwisata. Silahkan Download DISINI.
6. Soal Try-out Matematika Kelas XI SMK Kel. Bisnis Manajemen. Silahkan Download DISINI.
7. Soal Try-out Matematika Kelas XII SMK Kel. Bisnis Manajemen. Silahkan Download DISINI.

BAHASA INGGRIS
1. Soal Try-out Bahasa Inggris Kelas X. Silahkan Download DISINI.
2. Soal Try-out Bahasa Inggris Kelas XI. Silahkan Download DISINI.
3. Soal Try-out Bahasa Inggris Kelas XII. Silahkan Download DISINI

BAHASA INDONESIA
1. Soal Try-out Bahasa Indonesia Kelas X. Silahkan Download DISINI.
2. Soal Try-out Bahasa Indonesia Kelas XI. Silahkan Download DISINI.
3. Soal Try-out Bahasa Indonesia Kelas XII. Silahkan Download DISINI.

KUNCI JAWABAN. Silahkan Download DISINI.

Semoga sedikit apa yang saya sharingkan pada malam hari ini, semoga dapat memberikan manfaat bagi para guru dan siswa. Saya menyadari bahwa tulisan saya ini masih banyak kekurangannya. Oleh karena itu, saya selalu melakukan perbaikan dan terus belajar. Tak ada gading yang tak retak, semua manusia pasti ada kekurangannya. Hanya Allah SWT yang sempurna.

Tuesday, March 4, 2014

Laporan Praktik Ilmu Resep Kelas XII SMK AL HUSNA CISAGA

DAFTAR  ISI
LEMBAR  PENGESAHAN
KATA  PENGANTAR………………………………………………… i
DAFTAR  ISI……………………………………………………………. ii
LATAR  BELAKANG…………………………………………………. iii
a.  Maksud……………………………………………………….. iv
b.  Tujuan………………………………………………………… v
RESEP  1  DAN  2……………………………………………………. 1 – 11
RESEP  3  DAN  4……………………………………………………. 12 – 23
RESEP  5  DAN  6……………………………………………………. 24 – 37
RESEP  7  DAN  8……………………………………………………. 38 – 49
RESEP  9  DAN  10………………………………………………….. 50 – 63
RESEP  11  DAN  12………………………………………………… 64 – 75
RESEP  13  DAN  14……………………………………………….. 76 – 89
RESEP  15  DAN  16………………………………………………. 90 – 105
PENUTUP
a. Kesimpulan  dan  Saran………………………………. 106
LAMPIRAN
a.  Foto  sediaan……………………………………………. 107 – 109
b.  Etiket……………………………………………………….. 110 – 112
c.  Salinan  resep…………………………………………… 113
d.  Biodata……………………………………………………. 114 – 118

KATA  PENGANTAR
       Dengan  memanjatkan  puji  dan  syukur  atas  kehadirat  Tuhan  Yang  Maha  Esa,atas  segala  rahmat  dan  petunjuknya  sehingga  Laporan  Praktikum  Ilmu  Resep  dapat  diselesaikan.
Kami  menyadari  bahwa  di dalam  laporan  yang  kami  buat  masih  banyak  terdapat  kekurangan  dan  kesalahan  dan  masih  perlu  untuk  diperbaiki  dan  ditingkatkan.
Kami  berharap  laporan  yang  kami  buat  dapat  memberikan  manfaat bagi  kita  semua,adapun  kekurangan  yang  terdapat  di  dalam  laporan  ini  kami  meminta  maaf  yang  sebesar-besarnya

LATAR  BELAKANG
            Bidang  farmasi  berada  dalam  lingkup  dunia  kesehatan  yang  berkaitan  erat  dengan  produk  dan  pelayanan  produk  untuk  kesehatan  khususnya  dibidang  penyediaan  obat-obatan.Obat   adalah  bahan  atau  campuran  bahan  yang  dimaksudkan  untuk  dipergunakan  dalam  menetapkan  diagnosa, mencegah ,mengurangi,menyembuhkan  penyakit  atau  gejala  penyakit,luka  atau  kelainan  badaniah  atau  rohaniah  pada  manusia  atau  hewan  untuk  memperelok  badan .
Obat  dibuat  dalam  berbagai  bentuk  (sediaan)  seperti  serbuk  dan  kapsul.Serbuk  adalah  campuran  kering  bahan  obat  atau  zat  kimia  yang  dihaluskan  dan  ditujukan  untuk  pemakaian  bagian  dalam  (oral)    atau  pemakaian  luar  (topical)l.Adapun  yang  dimaksud  sediaan  kapsul  yaitu  sediaan  padat  yang  terdiri  dari  obat  dalam  cangkang  keras  atau  lunak  yang  dapat  larut  yang  pada  umumnya  cangkang  terbuat  dari  gelatin  tetapi  dapat  juga  terbuat  dari  pati  atau  bahan  lain  yang  sesuai.
A.  MAKSUD
1. Mengetahui  cara  meracik  obat dengan  berbagai  khasiat  atau  kegunaan
2. Mengetahui  cara  meracik  obat  dalam  bentuk  sediaan  serbuk  (puyer)  dan  kapsul
B. TUJUAN
1. Untuk  meracik  obat  dengan  berbagai  campuran  bahan  yang  telah  di  tentukan
2. Untuk  meracik  obat  dengan  berbagai  khasiat  yang  terdapat  di  dalamnya.

LAPORAN PRAKTIKUM
(RESEP 1 DAN 2)
BAB  I
  PENDAHULUAN
A.   LATAR  BELAKANG
       Ilmu  resep  adalah  ilmu  yang  mempelajari  tentang  cara  penyediaan  obat-obatan  menjadi  bentuk  tertentu  sehingga  siap  untuk  digunakan  sebagai  obat.Ilmu  resep  juga  dapat  dikatakan  sebagai  seni  untuk  meracik  obat.
Ilmu  resep  mempelajari  cara  penyediaan  obat  baik  dalam  bentuk  serbuk  (puyer,bedak),sediaan  semi  padat  (salep,balsem),maupun  larutan  baik  untuk  pemakaian  dalam  (oral) maupun  pemakaian  luar.
Pada  pembelajaran  kali  ini  kami  akan  meracik  bahan  obat  dalam  bentuk  sediaan  serbuk  bagi  (puyer).Serbuk  adalah  campuran  kering  bahan  obat  atau  zat  kimia  yang  dihaluskan  dan  ditujukan  untuk  pemakaian  oral  atau  pemakaian  luar.
B.   MAKSUD  DAN  TUJUAN
1.   MAKSUD
a.   Resep  1
Mengetahui  cara  meracik  obat  yang  berkhasiat  sebagai  Analgetkum  (menghilangkan  rasa  nyeri)  dan  Antipiretikum  (menurunkan  suhu  badan)  dalam  bentuk  sediaan  serbuk.
b.   Resep  2
Mengetahui  cara  meracik  obat  yang  berkhasiat  sebagai  sumber  vitamin  B12  dan  bahan  obat  yang  berkhasiat  sebagai  zat  tambahan  dalam  bentuk  sediaan  serbuk  (puyer).
2.   TUJUAN
a.  Resep  1
Untuk  meracik  obat  yang  terdiri  dari  bahan  Parasetamol  dan  Laktosa  dalam  bentuk  sediaan  serbuk  (puyer)  yang  berkhasiat  sebagai  Analgetikum  (menghilangkan  rasa  nyeri)  dan  Antipiretikum  (menurunkan  suhu  badan).
b.  Resep  2
Untuk  meracik  obat  yang  terdiri  dari  bahan  Riboflavinum  dan  Saccharum  lactis  yang  berkhasiat  sebagai  sumber  vitamin  B12.
                                                  BAB  II
                                     TINJAUAN  PUSTAKA
1.   RESEP  1
a.  PARASETAMOL  (diuraikan  dalam  FI  ed  IV)
Nama  resmi                           : Parasetamolum
Nama  lain                              : Asetaminofen,Parasetamol,N  Astetil     empat,Aminofenol
Pemerian                                : Serbuk  hablur,berwarna  putih,tidak  berbau,rasa  sedikit  pahit
Khasiat                                    : Analgetikum  dan  Antipiretikum
Penyimpanan                       : Dalam  wadah  tertutup  rapat,tidak  tembus  cahaya.
b.  LAKTOSA  (diuraikan  dalam  FI  ed  IV)
Nama  resmi              : Lactosum
Nama  lain                 : Laktosa,Melkzuiker,Saccharum  lactis,Gula  susu
Pemerian                   : Serbuk  atau  massa  hablur,keras,putih  atau  putih  krem
Khasiat                       : Zat  tambahan
Penyimpanan             : Dalam  wadah  tertutup  baik
2.   RESEP  2
a.  VITAMIN  B 12  (diuraikan  dalam  FI  ed  IV)
Nama  resmi               : Riboflavinum
Nama  lain                  : Vitamin  B 12,Riboflavin
Pemerian                     : Serbuk  hablur,kuning  hingga  jingga,bau  lemah  larutannya  jernih  netral.
Khasiat                        : Sumber  vitamin  B12
Penyimpanan              : Dalam  wadah  tertutup  baik
b.  LAKTOSA  (diuraikan  dalam  FI  ed  IV)
Nama  resmi              : Lactosum
Nama  lain                 : Laktosa,Melkzuiker,Saccharum  lactis,Gula  susu
Pemerian                : Serbuk  atau  massa  hablur,keras,putih  atau  putih  krem
Khasiat                       : Zat  tambahan
Penyimpanan             : Dalam  wadah  tertutup  baik
                                           BAB  III
METODE  KERJA
       A.  ALAT
Alat  yang  digunakan
1.  Lumpang  dan  stamfer          1  pasang
2.  Ayakan  100                              1  buah
3.  Timbangan                               1  buah
4.  Pengorek                                  1  buah
5.  Sendok  tanduk                                   1  buah
B.  BAHAN
Bahan  yang  digunakan
1.  Resep  1
a.  Parasetamol
b.  Laktosa
c.  Kertas  perkamen
2.  Resep  2
a.  Riboflavinum
b.  Laktosa
c.  Kertas  perkamen
C.  PERHITUNGAN  BAHAN
1.  Resep  1
a.  Parasetamol           : 1,5 g Í 1000 =  1500  mg
b.  Laktosa                    : 1 g Í 1000    = 1000  mg
2.  Resep  2
a.  Vitamin  B12           : 0,1 g Í1000  = 100  mg
b.  Gula  Susu             : 1,5 g Í1000 = 1500  mg
D.  CARA  KERJA
1.  RESEP  1
1. Ditimbang  Lactosum  1 g,dimasukkan  kedalam  lumpang  digerus  hingga  halus
2.  Ditimbang  Parasetamol  1,5 g,dimasukkan  kedalam  lumpang  sedikit  demi  sedikit  sambil  digerus  sampai  homogen.ditambahkan  sisa  laktosa  digerus  hingga  halus  dan  homogen
3. Dikeluarkan  dari  lumpang, diayak  dengan  ayakan  100,dimasukkan  kembali  ke  dalam  lumpang,digerus  hingga  homogen.Dikeluarkan  dari  lumpang
4.   Diambil  kertas  perkamen  sebanyak  6  lembar ,dilipat  salah  satu  sisinya,diatur  secara  berhimpit.
5.   Campuran  dibagi  sama  banyak  dan  dibungkus
7.   Dimasukkan  kedalam  zak  obat,diberi  etiket  putih  dan  aturan  pakai.
2.  RESEP  2
1.  Ditimbang  Gula  Susu  1,5 g,dimasukkan  dalam  lumpang  digerus  hingga  halus .
2. Ditimbang  Vitamin  B12  0,1 g, dimasukkan   kedalam  lumpang  sedikit  demi  sedikit  sambil  digerus  sampai  homogeny,ditambahkan  sisa  Laktosa  digerus  hingga  halus  dan  homogen
3.   Dikeluarkan  dari  lumpang,diayak  dengan  ayakan  100,dimasukkan  kembali  ke  lumpang,digerus  hingga  homogen.Dikeluarkan  dari  lumpang
4    Diambil  kertas  perkamen  sebanyak  6  lembar , dilipat  salah  satu  sisinya,diatur  secara  berhimpit
5.   Campuran  dibagi  sama  banyak  dan  dibungkus
6.   Dimasukkan  dalam  zak  obat,diberi  etiket  putih.
                                                  BAB  IV
                                             PEMBAHASAN
Ilmu  resep  merupakan  ilmu  yang  mempelajari  tentang  cara  meracik/membuat  obat,yang  bahannya  diperoleh  dari  alam  baik  sintesis  maupun  semi  sintesis  yang  berkhasiat  sebagai  obat.Bentuk  obat  berbagai  macam  mulai  dari  serbuk,syrup,emulsi  dan  lain-lain.Begitupun  pada  praktikum  lalu  kami  melakukan  praktek  resep  yang  meracik  obat  dalam  bentuk  sediaan  serbuk  bagi (puyer) yaitu  resep 1 dan 2.
Resep  1  merupakan  resep  dalam  bentuk  sediaan  serbuk  (puyer)  yang  terdiri  dari  dua  bahan   yaitu  Parasetamol  dan  Melkzuiker.Pada  resep  ini  Parasetamol  berkhasiat  sebagai  Analgetikum  (menghilangkan  rasa  nyeri)  dan  Antipiretikum  (menurunkan  suhu  badan),adapun  khasiat  Melkzuiker  yaitu  hanya  sebagai  zat  tambahan.Agar  bahan  Parasetamol  dan  Melkzuiker  tidak  rusak,maka  sebaiknya  disimpan  dalam  wadah  tertutup  rapat,dan  tidak  tembus  cahaya.
Resep 2  merupakan  resep yang  diracik  dalam  bentuk  sediaan  serbuk  (puyer)  yang  terdiri  dari  dua  bahan  yaitu  Riboflavin  dan  Gula  susu.Pada  resep  ini  Riboflavin  merupakan  bahan  obat  yang  berkhasiat  utama  sebagai  sumber  vitamin  B 12  dan  Adapun  khasiat  dari  Gula  Susu  hanya  sebagai  zat  tambahan.Agar  bahan  Riboflavin  dan  Gula  Susu  tidak  rusak  maka  sebaiknya  disimpan  dalam  wadah  tertutup  baik.

    BAB  V
   PENUTUP
A.  KESIMPULAN
1.  Resep 1,merupakan  resep  obat  yang  diracik/dibuat  dalam  bentuk  sediaan  serbuk  bagi (puyer)  yang  berkhasiat  sebagai Analgetikum  (menghilangkan  rasa  nyeri)  dan  Antipiretikum  (menurunkan  suhu  badan).
2.  Resep 2,merupakan  resep  obat  yang  diracik  dalam  bentuk  sediaan  serbuk  bagi  yang  berkhasiat  sebagai  sumber  Vitamin  B12.
B.  SARAN
1.  Sebaiknya  pengawas  lebih  memperhatikan  atau  lebih  membimbing  para  siswa  pada  saat  praktikum  dimulai.
2.  Sebaiknya  bahan  obat  yang  habis  atau  akan  habis  dilengkapi.
3.    Sebaiknya  siswa  lebih  teliti  dan  hati-hati  dalam  mengambil  bahan  obat.
           
   DAFTAR  PUSTAKA
 1. Depkes  RI,Farmakope  Indonesia  edisi  keempat, Dirjen  POM,Jakarta  1995.
2.  Anonim,Penuntun Praktikum  Ilmu  Resep ,SMK  farmasi  Yasari Parepare  Juli  2012.
LAPORAN PRAKTIKUM
(RESEP V DAN VI)
BAB  I
PENDAHULUAN

A.   LATAR  BELAKANG
           Ilmu  resep  adalah  ilmu  yang  mempelajari  tentang  cara  penyediaan  obat-obatan  menjadi  bentuk  tertentu  sehingga  siap  untuk  digunakan  sebagai  obat.Ilmu  resep  juga  dapat  dikatakan  sebagai  seni  untuk  meracik  obat.
Ilmu  resep  mempelajari  cara  penyediaan  obat  baik  dalam  bentuk  serbuk  (puyer,bedak),sediaan  semi  padat  (salep,balsem),maupun  larutan  baik  untuk  pemakaian  dalam  (oral) maupun  pemakaian  luar.
Pada  pembelajaran  kali  ini  kami  akan  meracik  bahan  obat  dalam  bentuk  sediaan  serbuk  bagi  (puyer).Serbuk  adalah  campuran  kering  bahan  obat  atau  zat  kimia  yang  dihaluskan  dan  ditujukan  untuk  pemakaian  oral  atau  pemakaian  luar.
B.   MAKSUD  DAN  TUJUAN
   1.   MAKSUD
a.   Resep  V
Mengetahui  cara  meracik  obat  yang  berkhasiat  sebagai  simpatolitikum, spasmolitikum,Hipnotik  dan  sedatif  dalam  bentuk  sediaan  puyer.
b.   Resep  VI
Mengetahui  cara  meracik  obat  Antibiotikum,Adrenoglukokortikoid,Analgetikum  dan  Antipiretikum  dalam  bentuk  sediaan  puyer.
2.   TUJUAN
a.  Resep  V
Untuk  meracik  obat  yang  terdiri  dari  bahan  belladon  ekstrak,papaverin  hidroklorida,Luminal  dan  laktosum  dalam  bentuk  sediaan  puyer  yang  berkhasiat  sebagai  simpatolitikum  dan  spasmolitikum.
b.  Resep  VI
Untuk  meracik  obat  yang  terdiri  dari  bahan  Eritromisin,Prednison  dan  antalgin  dalam  bentuk  sediaan  puyer  yang  berkhasiat  sebagai  Antibiotikum,Adrenoglukokortikoid,Analgetikum  dan  Antipiretikum.
BAB  II
TINJAUAN  PUSTAKA
1.   RESEP  V
a.  BELLADON  EKSTRAK
Nama  resmi               : Belladonnae  Extractum
Nama  lain                  : Belladon  ekstrak,ekstrak  belladon.
Pemerian                    : Kental
Khasiat                        : Sebagai  simpatolitikum
Penyimpanan            : Dalam  wadah  tertutup  rapat,pada  suhu  tidak  lebih  dari  300.
b.  PAPAVERIN  HCL
Nama  resmi              : Papaverini  Hydrochloridum
Nama  lain                 : Papaverin  Hidroklorida
Pemerian                   : Hablur  putih  atau  serbuk  hablur  putih,tidak  berbau  dan  rasa  agak  pahit.
Khasiat                : Spasmolitikum  (mengurangi  kejang  pada  usus).
Penyimpanan         : Dalam  wadah  tertutup  rapat,tidak  tembus  cahaya.

c.  Sacchrum Lactis
Nama  resmi                        : Lactosum
Nama  lain                  : Laktosa,melkzuiker,sacchrum lactis,gula susu
Pemerian                    : Serbuk  atau  massa  hablur,keras,putih  kream,tidak  berbau  dan  rasa  sedikit  manis, stabil  di udara  tetapi  mudah  menyerap  bau.
Khasiat                              : Zat  tambahan
Penyimpanan                    : Dalam  wadah  tertutup  baik.
d.  Fenobabital
Nama  resmi           : Phenobarbitalum
Nama  lain              : Luminal,Gardenal,Fenobabital
Pemerian                : Hablur  kecil  atau  serbuk  hablur  putih,berkilat  dan  tidak  berbau.
Khasiat                   : Hipnotik  dan  sedative
Penyimpanan         : Dalam  wadah  tertutup  baik
2.   RESEP  VI
a.  Erythromycin
Nama  resmi                      : Erhythromycinum
Nama  lain                         : Eritromisin
Pemerian                          : Serbuk  hablur  putih  atau  agak  kuning,tidak  berbau  atau  praktis.
Khasiat                               : Antibiotikum
Penyimpanan                    : Dalam  wadah  tertutup  rapat
b.  Prednison
Nama  resmi                       : Prednisonum
Nama  lain                          : Prednison
Pemerian                            : Serbuk  hablur  putih  atau  praktis  putih dan  tidak  berbau.
Khasiat                               : Adrenoglukokortikoid
Penyimpanan                    : Dalam  wadah  tertutup  baik
 c.  Antalgin
Nama  resmi                       : Methampyronum
Nama  lain                          : Antalgin,Metampiron.
Pemerian                            : Serbuk  hablur,putih  atau  putih  kekuningan
Khasiat                               : Analgetikum  dan  Antipiretikum
Penyimpanan                    : Dalam  wadah  tertutup  baik.
 BAB III
METODE  KERJA
 A.  ALAT
1.  Lumpang  dan  stamfer
2.  Ayakan
3.  Timbangan
4.  Pengorek
5.  Sendok  tanduk
B.  BAHAN
1.  Resep  V
a.  Belladon  Ekstak
b.  Papaverin  Hidroklorida
c.  Fenobarbital
d.  Sacchrum  lactis
e.  Kertas  perkamen
f.  Zak  obat  dan  etiket  putih
2.  Resep  VI
a.  Erythrocin  dulcet
b.  Prednison  tablet
c.  Antalgin
d.  Kertas  perkamen
e.  Zak  obat  dan  etiket  putih
C.  PERHITUNGAN  BAHAN
1.  Resep  V
a.  Belladon  Ekstrak  : 0,01 Í10  = 0,1 g
b.  Papaverin  HCL     : 0,02 Í10  = 0,2 g
c.  Fenobarbital           : 0,015 Í10  = 0,15 g
d.  SL                             : 2 g
2.  Resep  VI
a.  Erythrocin  dulcet  : 100 mg Í 12 = 1.200  mg
b.  Prednison tablet    : ½ Í12       =  6 tablet
c.  Antalgin                   : 100 mg Í 12 = 1.200 mg
D.  CARA  KERJA
1.  RESEP  V
1. Ditimbang  Lactosum  2 g
2. Ditimbang  Ekstak  Belladon  0,1 g, dimasukkan ke dalam  lumpang  tambahkan  etanol  70 % 1-2  tetes,dimasukkan  Lactosum  sedikit  gerus  hingga  kering  dan  homogen.
3. Ditimbang  Papaverin  Hcl  0,2 g digerus ke dalam  lumpang  hingga  halus  dan  homogen.
4. Ditimbang  Fenobarbital  0,15 g,digerus  dalam  lumpang  hingga  halus  dan  homogen.
5. Dikeluarkan  dari  lumpang  dan  diayak,di homogenkan  kembali  kedalam  lumpang.
6. Dibagi  menjadi  10  bungkus.
7. Dimasukkan  dalam  zak  obat  dan  diberi  etiket  putih  dan  tanda  ne  iteratur (Ni).
 2.  RESEP  VI
1.  Diambil  Prednison  tablet  sebanyak  6  tablet  di  gerus  ke dalam  lumping.
2. Ditimbang  Erythrocin  dulcet  sebanyak  1.200  mg,dimasukkan  kedalam  lumping  sedikit  demi  sedikit  digerus  sampai  halus  dan  homogen.
3.  Ditimbang  Antalgin  sebanyak  1.200  mg,dimasukkan  kedalam  lumping  sedikit  demi  sedikit  gerus  sampai  halus  dan  homogen.
4.   Dikeluarkan  dari  lumpang  dan  diayak.
5.   Dihomogenkan  kembali  didalam  lumpang.
6.   Dibagi  menjadi  12  bungkus.
7.   Diberi  etiket  putih  dan  ne  iteratur.
    BAB  IV
                                             PEMBAHASAN
Ilmu  resep  merupakan  ilmu  yang  mempelajari  tentang  cara  meracik/membuat  obat,yang  bahannya  diperoleh  dari  alam  baik  sintesis  maupun  semi  sintesis  yang  berkhasiat  sebagai  obat.Bentuk  obat  berbagai  macam  mulai  dari  serbuk,syrup,emulsi  dan  lain-lain.Begitupun  pada  praktikum  lalu  kami  melakukan  praktek  resep  yang  meracik  obat  dalam  bentuk  sediaan  serbuk  bagi (puyer) yaitu  resep 5 dan 6.
Resep  5  merupakan  resep  yang  terdiri  dari  Belladon  ekstak,Papaverin  hidroklorida,Laktosum dan Fenobarbital  yang  berkhasiat  sebagai  simpatolitikum,spasmolitikum (mengurangi  kejang  pada  usus),Hipnotik  dan  sedatif (obat  penenang).Pada  resep  ini  Laktosa  hanya  berkhasiat  sebagai  zat  tambahan .
Resep 6 merupakan  resep  yang  terdiri  dari  tiga  bahan  yaitu  Erythromisin,Prednison, dan  Antalgin yang  mempunyai  khasiat  sebagai  Antibiotikum,Adrenoglukokortikoid,Analgetikum  dan  Antipiretikum.Obat  ini  dibuat  dalam  bentuk  sediaan  puyer.
                      BAB  V
                   PENUTUP
A.  KESIMPULAN
1.  Resep 5,merupakan  resep  obat  yang  diracik/dibuat  dalam  bentuk  sediaan  serbuk  bagi (puyer)  yang  berkhasiat  sebagai simpatolitikum,spasmolitikum,hipnotik dan sedatif.
2.  Resep 6,merupakan  resep  obat  yang  diracik  dalam  bentuk  sediaan  serbuk  bagi  yang  berkhasiat  sebagai  antibiotikum,prednison,analgetikum  dan  antipiretikum.
B.  SARAN
1.  Sebaiknya  pengawas  lebih  memperhatikan  atau  lebih  membimbing  para  siswa  pada  saat  praktikum  dimulai.
2.  Sebaiknya  bahan  obat  yang  habis  atau  akan  habis  dilengkapi.
               DAFTAR  PUSTAKA
 1. Depkes  RI,Farmakope  Indonesia  edisi  keempat, Dirjen  POM,Jakarta  1995.
2.  Buku  penuntun  cetakan  pertama,Parepare  Juli  2012.