Wednesday, August 9, 2017

OBAT TRADISIONAL PENURUN PANAS PADA ANAK

Pilek adalah gejala yang timbul karena Influenza atau yang juga biasa lebih dikenal dengan nama Flu dan merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus RNA dari famili orthomyxoviridae. Pilek bukan hanya menyerang manusia tetapi juga binatang.


Obat Tradisonal Penurun Panas, Batuk, Pilek
Termometer sebagai alat untuk mengecek suhu tubuh
Batuk bukanlah suatu penyakit. Batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh di saluran pernapasan dan merupakan gejala suatu penyakit atau reaksi tubuh terhadap iritasi di tenggorokan karena adanya lendir, makanan, debu, asap dan sebagainya. Batuk terjadi karena rangsangan tertentu, misalnya debu di reseptor batuk (hidung, saluran pernapasan, bahkan telinga). Kemudian reseptor akan mengalirkan lewat syaraf ke pusat batuk yang berada di otak. Di sini akan memberi sinyal kepada otot-otot tubuh untuk mengeluarkan benda asing tadi, hingga terjadilah batuk.

Demam adalah suatu keadaan saat suhu badan melebihi 370C yang disebabkan oleh penyakit atau peradangan. Anak yang memiliki suhu tinggi karena suhu tinggi berkepanjangan dapat menyebabkan sawan. Demam yang melebihi 3 hari mungkin merupakan malaria atau penyakit yang disebabkan oleh nyamuk lainnya.

Obat Tradisonal Penurun Panas, Batuk, Dan Pilek

Parut bawang merah, tambahkan minyak telon, lalu balurkan pada punggung sampai bagian pantat sambil sedikit diurut. Juga pusar dan ubun-ubun. Untuk ramuan minum: air kelapa satu cangkir ditambah 1 sendok teh madu, aduk, lalu kukus. Setelah dingin, berikan pada anak sebanyak 3 sendok teh setiap 2 jam sekali. Ramuan ini diberikan untuk bayi 8 bulan ke atas. Bila usia anak di bawah 8 bulan, cukup dengan pemberian ASI atau ibunya yang minum ramuan tersebut.

Pada anak yang agak besar, gunakan ramuan minum berupa air kunyit dan madu. Setengah sampai satu ruas jari kunyit yang sudah bersih dibakar, dikerik kulitnya, diparut, lalu diberi air matang 1/2 cangkir, peras, kemudian diendapkan. Campur bagian air kunyit yang tanpa endapan dengan kocokan 1 butir kuning telur dan 1 sendok makan madu, kemudian disuapkan pada anak. Ramuan ini bisa untuk penurun panas seperti pada sakit cacar air, flu, atau apa saja.

Perut kembung

Parut bawang merah dan tambahkan minyak telon. Kemudian tapelkan bawang yang sudah diparut tersebut di bagian pusar. Bisa juga, gunakan daun jarak pagar yang dihangatkan. Olesi dengan minyak kelapa, pilin-pilin, lalu tempelkan pada pusar si kecil.

Diare

Sediakan 1/2 jari kunyit yang sudah bersih dibakar, dipotong-potong, 7 pucuk daun jambu biji, air 2 gelas, dan garam 1/4 sendok teh, rebus dengan api kecil. Minum airnya, 1 sendok teh satu jam sekali. Untuk mengusir gas, maka pusarnya ditapeli dengan parutan bawang merah yang sudah diberi minyak telon. Untuk anak yang sudah agak besar, boleh juga dengan mengunyah halus pucuk daun jambu klutuk yang sudah bersih ditambah garam lalu ditelan.

Muntah-muntah

Muntah bisa disebabkan perut mual atau kembung. Sediakan 1/2 sendok teh ketumbar, 3 butir kapulaga, 5 butir adas hitam, dan air setengah gelas. Kemudian direbus. Setelah dingin, berikan ke anak sedikit-sedikit, sesering mungkin atau 2 jam sekali.

Boleh juga dibuatkan air beras kencur. Caranya, cuci 1 sendok makan beras dan direndam sebentar. Sangrai beras tersebut sampai berwarna kecokelatan, lalu ditumbuk halus bersama dengan 1 ruas jari kencur, 1 ruas jari kunyit, dan 1/4 sendok teh adas manis. Setelah itu diseduh dengan air panas, tambahkan gula merah, sedikit garam, dan asam jawa. Saring, lalu diminumkan pada anak agar tubuhnya hangat.


Sumber : Dari berbagai sumber

Monday, August 7, 2017

Pengertian Biografi, Macam-Macam Biografi, dan Struktur teks Biografi

Pengertian Biografi, Macam-Macam Biografi, dan Struktur teks Biografi . Materi Biografi sendiri merupakan materi yang sudah kita dapatkan sejak duduk di bangku SMP, kemudian berlanjut lagi ke bangku SMA. Jadi bagi kalian yang masih SMP atau SMA harus membaca materi ini.

Oke langsung saja kita bahas ya materi kita hari ini..

Pernah mendengar atau melihat sebuah teks atau bacaan yang isinya menceritakan seorang tokoh sukses? Jika sudah berarti Anda sudah pernah bersinggungan dengan teks Biografi, jika belum pernah membaca tidak apa baca dulu materi ini.

Dalam biografi tokoh yang diceritakan biasanya orang yang memiliki pengaruh positif di masyarakat. Umumnya menceritakan orang-orang sukses seperti Bill Gates pendiri Microsoft, Steve Jobs pendiri Apple, dan tokoh sukses lainnya.

Namun tidak jarang juga saya temui biografi yang menceritakan tokoh yang tidak terlalu terkenal, tapi memiliki dampak atau pengaruh positif yang besar terutama bagi lingkungan sekitarnya.


Pengertian Biografi

Pengertian Biografi

Daru uraian singkat diatas tadi, definisi Biografi kurang lebihnya seperti ini:
Biografi adalah teks atau bacaan yang menceritakan kehidupan seorang tokoh yang sukses dan memiliki pengaruh atau dampak positif di lingkungannya.
Biografi sendiri yang sering kita temui ada 2 yaitu biografi pendek, dan biografi panjang. Biografi pendek biasanya hanya menceritakan tokoh secara singkat, sedangkan biografi panjang biasanya dalam bentuk buku yang menceritakan tokoh dengan jelas dan rinci.

Nah itu dia gambaran singkat namun padat dari pengertian Biografi, oke lanjut......
(baca juga Pengertian teks anekdot beserta strukturnya)


Macam-Macam Biografi

Biografi dibedakan menjadi 4 macam, yaitu :

  • Berdasarkan sisi penulis
  • Berdasarkan isinya
  • Berdasarkan persoalan yang dibahas
  • Berdasarkan penerbitnya
Kita akan membahasnya satu persatu.
1. Biografi berdasarkan sisi penulisnya
Dibedakan menjadi 2 yaitu autobiografi dan biografi yang ditulis orang lain.
  • Autobiografi yaitu biografi yang ditulis sendiri oleh tokoh atau orangnya
  • Biografi yang ditulis orang lain yaitu biografi yang ditulis oleh orang lain dengan izin dari tokoh yang hendak diceritakan.
2. Biografi berdasarkan isinya
Dibedakan menjadi 2 yaitu:
  • Biografi perjalanan hidup, berisi mengenai perjalanan hidup suatu tokoh yang ditulis secara lengkap ataupun singkat.
  • Biografi perjalanan karir, berisi mengenai perjalanan karir seorang tokoh dari awal hingga mencapai kesuksesan.
3. Biografi berdasarkan persoalan yang dibahas
Dibedakan menjadi 3 yaitu:
  • Biografi politik, yaitu biografi yang isinya menceritakan tentang tokoh-tokoh yang berkecimpung pada dunia politik.
  • Biografi Jurnalistik atau sastra, yaitu biografi yang ditulis oleh seseorang yang sebelumnya melalui tahapan seperti wawancara, riset dan lainnya.
  • Intelektual Biografi, yaitu biografi yang dituliskan sesuai dengan gaya penulisan ilmiah.
4. Biografi berdasarkan penerbitnya
Dibedakan menjadi 2 yaitu:
  • Buku Sendiri, yaitu biografi yang seluruh biayanya ditanggung pribadi oleh si pembuat biografi tersebut.
  • Buku Subdisi, yaitu biografi yang pembuatannya dibiayai oleh sponsor baik itu biaya penulisan, percetakan, dan biaya lainnya ditanggung oleh pihak sponsor.
Nah itu tadi Macam-Macam Biografi. Oke lanjut lagi.......
Struktur Teks Biografi
Pada umumnya, teks Biografi tersusun dari beberapa bagian yaitu:
  • Orientasi, yaitu bagian yang berisi pengenalan tokoh dan gambaran awal dari tokoh yang diceritakan.
  • Peristiwa atau Masalah, yaitu bagian yang berisi tentang berbagai permasalahan yang dihadapi oleh tokoh dan berisi hal-hal menarik, mengesankan, mengagumkan dan mengharukan dari tokoh tersebut. Bagian ini disebut juga bagian inti dari biografi.
  • Reorientasi, yaitu bagian akhir dari biografi yang biasanya berisi tentang qoute dari si tokoh tersebut. Biasanya berisi kata-kata motivasi bagi kita untuk tidak mudah menyerah dan mencontoh kisah hidup dari suatu tokoh.

PENGERTIAN TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI

A. DEFINISI/PENGERTIAN TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI

Observasi : Pengamatan
Teks Laporan Hasil Observasi adalah teks yang menjelaskan informasi mengenai sesuatu, baik itu hewan, tumbuhan, alam, fenomena sosial, hasil karya manusia, dan/atau fenomena alam sesuai fakta dengan klasifikasi kelas dan subkelas yang ada di dalamnya berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan.

Masih belum paham ?

Singkatnya, teks LHO adalah sebuah teks yang akan memaparkan hasil observasi secara sistematik dan objektif berdasarkan kenyataan/fakta yang ada.
Teks jenis ini juga mendeskripsikan mengenai bentuk, ciri, dan/atau sifat umum suatu objek. Objek tersebut dapat berupa manusia, benda, hewan, tumbuhan, atau berbagai peristiwa yang terjadi di dunia ini.

B. APA TUJUAN TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI ?


Tujuan teks LHO adalah untuk menyampaikan informasi tentang klasifikasi mengenai jenis-jenis sesuatu secara apa adanya sesuai kriteria tertentu sebagai hasil pengamatan (secara sistematis dan objektif) serta untuk memecahkan suatu persoalan berupa hipotesis hasil pengamatan.

Adapun tujuan lainnya yaitu :
  • Untuk mengatasi suatu persoalan.
  • Untuk menemukan teknik atau cara terbaru.
  • Untuk mengambil keputusan yang lebih efektif.
  • Untuk melakukan pengawasan dan/atau perbaikan.
  • Untuk mengetahui perkembangan suatu permasalahan.

C. APA FUNGSI DARI TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI ?

  1. Melaporkan tanggung jawab sebuah tugas dan kegiatan pengamatan.
  2. Sebagai sumber informasi terpercaya.
  3. Menjelaskan dasar penyusunan kebijaksanaan, keputusan dan/atau pemecahan masalah dalam pengamatan.
  4. Sarana untuk pendokumentasian.

D. APA BEDANYA ANTARA TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI DENGAN TEKS DESKRIPSI ?

Keduanya memang sama-sama menyampaikan informasi sesuai fakta, tapi letak perbedaannya ada pada sifatnya yaitu :
  • Teks Laporan Hasil Observasi  : bersifat universal yang di dalamnya ada klasifikasi dan fakta deskripsi.
  • Teks Deskripsi : bersifat unik dan individual yang di dalamnya ada deskripsi spesifik.

E. STRUKTUR TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI DAN PENJELASANNYA


#1. Pernyataan Umum/Klasifikasi 

Berisi tentang informasi/pengertian mengenai sesuatu yang dibahas atau hasil pengamatan yang telah dilakukan.

Bagian ini dapat diartikan juga sebagai pembuka karangan secara umum dengan menjelaskan penggolongan/klasifikasi tentang objek yang hendak dilaporkan, seperti : benda, tumbuhan, lingkungan, organisme, hewan, fenomena sosial, fenomena alam, dan lain sebagainya.

Pada bagian ini objek akan diklasifikasi berdasarkan atas persamaan dan/atau perbedaannya. Kemudian kriteria tersebut digunakan untuk membedakan kelas, subkelas dan rincian yang lebih mendetail lagi.

#2. Paragraf yang terdiri dari anggota/aspek yang dilaporkan

Pada bagian ini, berisi penjelasan secara rinci mengenai informasi yang akan disampaikan berdasarkan hasil pengamatan.
Pada bagian ini, akan diuraikan klasifikasi atau penggolongan secara runtut dari kelas yang besar hingga menjadi kelas yang kecil (subkelas). Misalnya penggolongan diikuti rincian dari aspek perilaku, genetik, lingkungan, fungsi, peran, fisik, atau kepribadiannya.

F. CIRI-CIRI TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI

  1. Ditulis secara lengkap dan sempurna.
  2. Bersifat objektif, global dan/atau universal.
  3. Objek yang akan dibicarakan/dibahas adalah objek tunggal.
  4. Ditulis berdasarkan fakta sesuai dengan pengamatan yang telah dilakukan.
  5. Informasi teks merupakan hasil penelitian terkini yang sudah terbukti kebenarannya.
  6. Tidak mengandung prasangka/dugaan/pemihakan yang menyimpang atau tidak tepat.
  7. Saling berkaitan dengan hubungan berjenjang antara kelas dan subkelas yang terdapat di dalamnya.
  8. Tidak adanya bagian penutup dari penulis. Penulis hanya melaporkan apa yang dilihat dan diketahuinya berdasarkan hasil analisis serta observasinya.
  9. Menitikberatkan pada pengelompokkan segala sesuatu ke dalam jenis-jenis dengan ciri atau keadaannya secara umum.
  10. Disajikan secara menarik, baik dalam hal kata, bahasa jelas, isinya berbobot maupun susunannya logis.
  11. Teks Laporan Hasil Observasi menggambarkan sesuatu secara umum dan sesuai fakta, tanpa adanya opini penulis.
  12. Teks deskripsi menggambarkan secara khusus (unik dan individual) dan menggunakan sudut pandang penulis.

G. CIRI/KAIDAH KEBAHASAAN TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI

#1. Menggunakan frasa nomina yang diikuti penjenis dan pendeskripsi.

#2. Menggunakan verba relasional, seperti : ialah, merupakan, adalah, yaitu, digolongkan, termasuk, meliputi, terdiri atas, disebut, dan lain-lain (digunakan untuk menyatakan definisi pada istilah teknis atau istilah yang digunakan secara khusus pada bidang tertentu).

#3. Menggunakan verba aktif alam untuk menjelaskan perilaku, seperti : bertelur, membuat, hidup, makan, tidur, dan sebagainya.

#4. Menggunakan kata penghubung yang menyatakan :
  • Tambahan : dan, serta
  • Perbedaan : berbeda dengan
  • Persamaan : sebagaimana, seperti halnya, demikian halnya, hal demikian, sebagai, hal yang sama
  • Pertentangan : sedangkan, tetapi, namun, melainkan, sementara itu, padahal berbanding terbalik
  • Pilihan : atau
#5. Menggunakan paragraf dengan kalimat utama untuk menyusun informasi utama, diikuti rincian aspek yang hendak dilaporkan dalam beberapa paragraf.

#6. Menggunakan kata keilmuwan atau teknis, seperti : herbivora, degeneratif, osteoporosis, mutualisme, parasitisme, pembuluh vena, leukimia, syndrom, phobia, dan lain-lain.

H. SIFAT TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI

  • Bersifat Informatif.
  • Bersifat Komunikatif.
  • Bersifat Objektif.

I. SYARAT/KRITERIA TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI YANG IDEAL, BAIK DAN BENAR

  • Memiliki susunan struktur teks yang urut dan lengkap.
  • Dalam struktur teks tidak memiliki kesimpulan/penutup.
  • Di dalam teks tidak ada opini dari penulis.
  • Teks menjelaskan sebuah informasi yang benar adanya (sesuai fakta).

J. LANGKAH MEMPRODUKSI/MENYUSUN TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI

  1. Membuat judul laporan sesuai dengan pengamatan yang telah dilakukan.
  2. Membuat kerangka teks dengan menitikberatkan pembuatan gagasan utama sesuai dengan hasil pengamatan.
  3. Menyusun teks berdasarkan gagasan utama yang telah dibuat, diawali dengan paragraf pernyataan umum lalu ke bagian isi (anggota/aspek yang dilaporkan). Jadi, setelah membuat klasifikasi secara umum, langkah selanjutnya adalah menjabarkan klasifikasi tersebut berdasarkan hasil pengamatan (jika belum maksud, sobat bisa lihat contoh teks LHO di bawah)
  4. Meneliti kembali hasil penulisan teks, jika terdapat kalimat janggal atau terdapat kesalahan penulisan, segera perbaiki kembali.