Showing posts with label PRAMUKA. Show all posts
Showing posts with label PRAMUKA. Show all posts

Wednesday, December 12, 2018

CARA PENGUJIAN SKU PRAMUKA

A. SKU dan TKU
  • SKU sebagai alat pendidikan, merupakan rangsangan dan dorongan bagi para Pramuka untuk memperoleh kecakapan-kecakapan yang berguna baginya, untuk berusaha mencapai kemajuan, dan untuk memenuhi persyaratan sebagai anggota Gerakan Pramuka.
  • SKU disusun menurut pembagian golongan usia Pramuka yaitu golongan Siaga, golongan Penggalang, golongan Penegak dan golongan Pandega.
  • SKU untuk golongan Siaga terdiri dari 3 tingkat, yaitu :
  1. Tingkat Siaga Mula.
  2. Tingkat Siaga Bantu
  3. Tingkat Siaga Tata.
  • SKU untuk golongan penggalang terdiri dari 3 tingkat, yaitu :
  1. Tingkat Penggalang Ramu
  2. Tingkat Penggalang Rakit
  3. Tingkat Penggalang Terap.
  • SKU untuk golongan Penegak, terdiri dari 2 tingkat, yaitu :
  1. Tingkat Penegak Bantara
  2. Tingkat Penegak Laksana.
  • SKU untuk golongan Pandega, terdiri dari 1 tingkat saja, yaitu Tingkat Pandega.
  • TKU dimiliki Peserta Didik dengan jalan melalui bentuk ujian-ujian yang dilakukan secara perseorangan.
B. SKK dan TKK
  • SKK adalah syarat kecakapan khusus berupa kecakapan, kepandaian, kemahiran, ketangkasan, keterampilan, dan kemampuan dibidang tertentu, yang lain dari kemampuan umum yang ditentukan dalam SKU.
  • SKK dipilih seorang Pramuka sesuai dengan bakat dan minatnya.
  • TKK sebagai alat pendidikan, merupakan rangsangan dan dorongan bagi para Pramuka untuk memperoleh kecakapan, dan keterampilan yang berguna bagi kehidupan dan penghidupannya sesuai dengan bakat dan keinginannya sehingga dapat mendorong semangat  menjadi wiraswastawan  di masa mendatang.
  • TKK didapatkan setelah meyelesaikan ujian-ujian SKK yang bersangkutan.
  • TKK dikelompokkan menjadi 5 bidang:
  1. Bidang Agama, Mental, Moral, Spiritual, Pembentukan Pribadi dan Watak. Warna dasar TKK KUNING.
  2. Bidang Patriotisme dan Seni Budaya, warna dasar TKK MERAH.
  3. Bidang Keterampilan dan Teknik Pembangunan, warna dasar TKK HIJAU.
  4. Bidang Ketangkasan dan Kesehatan, warna dasar TKK PUTIH.
  5. Bidang sosial, Perikemanusiaan, Gotong royong, Ketertiban Masyarakat, Perdamaian Dunia dan Lingkungan Hidup, warna dasar TKK BIRU.
  • TKK dibedakan atas tingkatan-tingkatan sebagai berikut :
1. Siaga
Hanya satu tingkat, berbentuk segitiga (puncaknya dibawah) dengan panjang sisi 3 cm. dan tinggi 2 cm.
2. Pramuka Penggalang, Penegak  dan  Pandega terdapat 3  tingkatan :
a. Tingkat Purwa; berbentuk lingkaran dengan garis tengah 2,5 cm dan dikelilingi bingkai 2 mm.
b. Tingkat Madya; berbentuk bujur sangkar dengan ukuran sisi 2,5 cm, dikelilingi bingkai 2 mm.
c. Tingkat Utama; berbentuk segi lima beraturan dengan ukuran sisi masing-masing 2 cm dikelilingi bingkai 2 mm.
  • Komponen yang membedakan tingkatan pada TKK Penggalang, Penegak dan Pandega adalah sebagai berikut.
  1. Warna bingkai TKK Penggalang MERAH.
  2. Warna bingkai TKK Penegak/Pandega KUNING.
  • TKK yang dimiliki seorang Pramuka harus terjamin bahwa kecakapan yang dimilikinya dapat  dipertanggungjawabkan.
C. SPG/TPG
  • Seorang yang telah menyelesaikan SPG disebut sebagai Pramuka Garuda adalah  seorang Pramuka yang dapat menjadi teladan dan berhak menyandang Tanda Pramuka Garuda (TPG).
  • SPG/TPG disediakan sesuai dengan golongan usia.
  • Komponen yang membedakan TPG Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega lahwarna dasar TPG.
  1. TPG Siaga warna dasar HIJAU.
  2. TPG Penggalang warna dasar MERAH
  3. TPG Penegak warna dasar KUNING
  4. TPG Pandega warna dasar COKLAT.
  • Syarat menempuh Pramuka Garuda pada golongannya :
  1. SPG Siaga dapat ditempuh oleh  Pramuka Siaga Tata.
  2. SPG Penggalang dapat ditempuh oleh Pramuka Penggalang Terap.
  3. SPG Penegak dapat ditempuh oleh Pramuka Penegak Laksana.
  4. Pandega dapat ditempuh oleh Pramuka Pandega yang ang memiliki syarat-syarat tertentu.
  • Pemegang TPG berkewajiban :
  1. menjaga nama baik  pribadi dan meningkatkan kemampuananya agar tetap dapat menjadi teladan, baik bagi Pramuka maupun bagi anak-anak dan pemuda lainnya; dan
  2. mendorong, membantu dan menggiatkan teman-teman Pramuka lainnya untuk memenuhi syarat-syarat Pramuka Garuda.
Penguji SKU, SKK, dan SPG
  • Penguji
1. Penguji SKU adalah Pembina Pramuka/Pembantu Pembina Pramuka yang langsung membina Pramuka yang diuji.
2. Penguji SKK adalah TIM yang terdiri dari 2 orang yaitu :
a. Pembina Pramuka/Pembantu Pembina yang langsung membina Pramuka yang diuji.
b. Seorang yang dianggap ahli dalam bidang kecakapan ditempuh oleh Pramuka yang bersangkutan. Penguji  ahli dapat  berasal dari dalam maupun dari luar Gerakan Pramuka.
3. Penguji SPG adalah :
a. TIM yang diangkat oleh Ketua Kwartir, yang terdiri dari  Pembina Satuannya. Pembina Gugusdepan, Andalan,  orangtua dan Tokoh Masyarakat setempat.
b. Khusus untuk Gugudepan di luar negeri Tim Penguji dapat diangkat oleh Ketua Majelis Pembimbing Gugusdepan.
  • Tugas pembina Pramuka .
  1. Pembina Pramuka harus membantu memberi motivasi, mendorong, agar Pramuka tidak terlalu lama berada dalam tingkat yang diperolehnya masing-masing mereka harus segera menyelesaikan SKU berikutnya.
  2. Pembina Pramuka selalu mendorong supaya pramuka pemilik TKK selalu membina diri sehingga kecakapannya tetap bermutu, dan memotivasi terus menerus agar mereka memiliki TKK – TKK yang lain.
  3. Pembina Pramuka berkewajiban untuk dapat memberi keterangan tertulis yang sesungguhnya tentang diri peserta didik, utamanya bagi mereka yang dicalonkan sebagai Pramuka  Garuda.
Cara Menguji SKU dan SKK
  • Ujian dilaksanakan secara perorangan, satu demi satu, tidak secara berkelompok.  Seandainya terdapat mata ujian yang dilakukan secara berkelompok, misalnya baris-berbaris, dan berkebun, penilaian tetap dijalankan perorangan.
  • Mata ujian ditentukan oleh peserta didik yang diuji (tidak harus berurutan), dan dilaksanakan dalam bentuk praktek  secara praktis.
  • Waktu ujian ditentukan sesuai dengan kesepakatan antara pembina/pembantu pembina dengan yang diuji.
  • Penguji hendaknya berusaha agar proses ujian itu juga dirasakan oleh peserta didik sebagai proses pendidikan yang menyenangkan dan dapat meningkatkan pengetahuan dan pengalamannya.
  • Penguji hendaknya memperhatikan batas-batas kemampuan mental, pisik dan intelegensia,  emosi dan jiwa sosial  Pramuka yang diuji.
  • Penguji hendaknya  memperhatikan ikhtiar, ketekunan, dan kesungguhan yang sudah dijalankan oleh yang teruji.
  • Penguji membubuhkan paraf/tanda tangannya pada daftar mata ujian (SKU) milik Pramuka yang diuji setelah ujian tersebut dinyatakan lulus.
Cara menguji SPG.
  • Penilaian atas calon Pramuka Garuda dilakukan perorangan.
  • Di dalam memberikan penilaian seorang calon Pramuka Garuda, Tim penilai wajib memperhatikan :
  1. Keadaan lingkungan setempat.
  2. Keadaan dan sifat calon Pramuka Garuda.
  3. Keterangan tertulis dari pihak-pihak yang  mempunyai sangkut paut dengan kegiatan calon Pramuka Garuda.
  • Penilaian dilakukan dengan cara :
  1. Wawancara langsung.
  2. Pengamatan langsung.
  3. Meneliti dari hasil laporan atas calon Pramuka Garuda baik yang    tertulis maupun lisan.
Penyematan dan Pemakaian TKU, TKK, TPG
  • Penyematan TKU, TKK maupun TPG dilakukan pada upacara resmi.
  • Ketentuan dan tempat Pemakaian TKU, TKK, TPG.
  • TKU untuk Pramuka Siaga dan Pramuka Penggalang ditempatkan pada lengan baju sebelah kiri,  sedang TKU untuk Pramuka Penegak dan Pandega disematkan di pundak kiri dan kanan.
  • TKK baik untuk Pramuka Siaga, Penggalang, Penegak/Pandega ditempel di lengan baju sebelah kanan, maksimal 5 buah, sedang TKK-TKK yang didapat  lainnya ditempel pada tetampan (sejenis selendang yang digunakan khusus untuk penempelan TKK).
  • TPG dari logam digantungkan dimuka dada dengan pita berwarna merah putih, dipakai pada upacara resmi.
  • Pada kegiatan sehari-hari TPG dari kain ditempelkan di dada sebelah kanan, di atas saku, di atas bintang tahunan, tigor, tiska, dan lain-lain.

Monday, August 15, 2016

Kegiatan Pramuka

Ekstrakurikuler apa yang kalian ikuti semasa sekolah? Atau ekstrakurikuler apa yang menjadi favoritmu di sekolah? Atau, ekstrakurikuler apa yang paling kamu benci selama sekolah? Beberapa sekolah menetapkan salah satu ekstrakurikuler yang dijadikan ekstrakurikuler yang wajib. Kebanyakan dari ekstrakurikuler wajib itu adalah ekstrakurikuler Pramuka.
pramuka
Kegiatan Pramuka – Pramuka.or.id
Hayo, siapa yang suka banget sama ekstrakurikuler yang menantang satu ini? Atau ada yang benci banget sama Pramuka? Mungkin karena Pramuka adalah ekstrakurikuler yang buat kamu capek dan harus buat kamu hidup apa adanya. Tapi, sadar atau tidak sadar, Pramuka mempunyai manfaat khusus buat kamu loh.
Berikut beberapa manfaat ikut Pramuka:

1. Kemandirian

Pernah ikut kemah? Pastinya kalau ekstrakurikuler Pramuka akan mengadakan yang namanya kemah. Kemah ini bukan seperti yang biasa kita lakukan saat liburan. Kalian harus mandiri. Memanfaatkan segala sesuatu yang ada dan tidak boleh hidup ketergantungan seperti di rumah. Harus bisa hidup apa adanya tanpa bantuan teknologi. Tidak ada laptop, tidak ada ponsel, bahkan beberapa kemah melarang penggunaan listrik meskipun itu haya sebatas lampu. Kalian harus bisa masak sendiri untuk makan, mencuci piring dan baju sendiri. Tidak ada yang instan.

2. Gotong Royong dan Kebersamaan

Pada saat kemah, pastinya kita tidak hanya sendirian. Pasti dalam satu tenda diisi oleh begitu banyak orang. Kalian tentunya harus saling membantu untuk bertahan hidup saat kemah kini. Misalnya seperti dari awal kemah. Kita memasang tenda bersama. Kita juga harus berbagi tempat tidur bersama. Kita juga harus saling membantu misalnya dalam mencuci piring. Atau bahkan misalnya ada teman kita yang sakit, kita harus merawatnya.

3. Menekan Keegoisan

Dengan hidup bersama-sama dalam satu tenda, kita tidak bisa egois. Kita harus menghormati dan hidup bersama-sama dengan baik. Harus berbagi dan menolong satu sama lain.

4. Kedisiplinan

Di dalam Pramuka juga, kita pasti mendengar yang namanya apel. Apel di sini bukan jenis buah. Apel di sini merupakan sebutan untuk upacara dalam Pramuka. Kita harus mengikuti apel dengan khidmat tanpa mengeluh.

5. Kecintaan Terhadap Alam

Kita hidup mandiri. Kita akan dituntut untuk dapat menghargai alam. Dalam Pramuka, kita lebih sering melakukannya di luar lapangan. Kita juga dituntut untuk menjaga alam sehingga menumbuhkan rasa cinta kepada alam.

6. Bertahan Hidup di Saat Genting

Kita belajar begitu banyak sandi. Kita juga belajar kode-kode lain dalam Pramuka, serta kita juga akan diajari berbagai simpul. Hal itu ditujukan untuk kita bertahan hidup dalam keadaan genting.

7. Cinta Kepada YME

Sebelum melakukan kegiatan, kita diharuskan berdoa. Saat apel dan mengakhiri apel juga kita akan diwajibkan berdoa.
Gimana? Banyak juga ya manfaatnya, namun masih banyak lagi manfaat lainnya. Selamat hidup sukses. Semoga bermanfaat.

MANFAAT MENGIKUTI KEGIATAN PRAMUKA

Gerakan Pramuka sebagai Organisasi Pendidikan nonformal merupakan organisasi yang terkonsep dengan baik, memberikan manfaat menyeluruh dan vital sesuai dengan fungsi dari kepramukaan yang bermanfaat secara langsung dan tak langsung kepada peserta didik, anggota dewasa pramuka dan bagi negara. Tidak usah lagi diragukan peran pramuka saat ini benar benar menjadi kebutuhan bagi Negara. 
Manfaat ikut bergabung bersama pramuka, dan manfaat manfaat lain yang di dapatkan dengan bergabung bersama pramuka juga tidak kalah pentingnya, sebab pramuka mencapai aspek yang cukup lengkap mulai dari pendidikan formal sekolah hingga pendidikan nonformal luar sekolah yang sangat tidak terbatas dari segi manfaat. Setiap Pramuka mengenal lebih banyak, mendapat lebih banyak ilmu teoritis dan empiris yang sangat penting sebagai salah satu pusat perubahan dan stok kepemimpinan di masa depan. 
Beberapa deskripsi berikut menggambarkan bagaimana pentingya mengikuti kegiatan kepramukaan dan bergabung bersama organisasi gerakan pramuka :
  • Kepramukaan mencakup materi di sekolah, di pramuka juga belajar tentang pendidikan keagamaan, pendidikan teknologi, pendidikan jasmani dan kesehatan, pendidikan tentang alam, sosial dan lain sebagainya. Bahkan secara langsung dipraktekan oleh setiap anggota pramuka sesuai dengan tingkatan dari pramuka itu sendiri.
  • Melalui kepramukaan, kegiatan eksplorasi bakat lebih terasa. pramuka menghargai setiap bakat dan kreatitas untuk dikembangkan, dan pramuka adalah wadah yang selalu siap sedia memberikan upgrading pada bidang kreativitas pada berbagai event di pramuka seperti pelatihan broadcasting, photography, internet, dan berbagai kerajinan tangan lainya.
  • Pramuka diajak menjadi penemu karya, berfikir untuk menjadikan bahan yang kurang bermanfaat menjadi lebih bermanfaat. Setiap pramuka diajak berfikir inovatif menciptakan teknologi tepat guna pada tingkatan khusus
  • Rasa kekeluargaan lebih terasa dan sangat kokoh terbangun di Pramuka, hangatnya salam pramuka yang bergema di bumi perkemahan pramuka menjadi salah satu simbol bahwa pramuka dengan mudahnya menyatu dengan mentoleransi perbedaan agama, suku dan kebudayaan yang ada.
  • Gerakan Pramuka adalah organisasi nasionalisme, mengenal dan bergabung dengan pramuka berarti berkesempatan berkenalan dengan Indonesia melalui event nasional pada berbagai tingkatan, Hanya pramuka yang berprestasi yang mendapatkan kesempatatan.
  • Pramuka sudah terbiasa dengan kebiasaan baik, mulai dari tradisi musyawarah untuk menemukan solusi hingga tertempa menghadapi berbagai problema yang sulit untuk dipecahkan. Pramuka yang baik sudah tidak diragukan lagi menjadi calon pemimpin.
  • Pramuka memiliki cara beradaptasi yang baik dengan berbagai komponen dan golongan masyarakat. Dengan pendidikan yang ada, pramuka akan menjadi orang-orang yang disenangi di mana saja, bahkan menjadi orang dengan kehadiran yang ditunggu untuk perubahan.
  • Kegiatan pramuka secara umum adalah kegiatan pesta untuk kebersamaan, kegiatan bakti untuk pengabdian, kegiatan kompetisi untuk mengasah kemampuan, kegiatan pelatihan untuk meningkatkan taraf pemahaman, kegiatan cross culture understanding untuk melatih nilai nasionalisme keberagaman, dan kegiatan wisata untuk merasakan indahnya alam dan memberi kesadaran menjaga alam sekitar.
Demikian beberapa hal yang menjadi manfaat mengikuti kegiatan kepramukaan, semoga bermanfaat. Jangan segan bergabung bersama pramuka, scout today leader tomorrow.

Thursday, July 21, 2016

PROPOSAL KEGIATAN MATA CAKAP PANGKALAN SMK AL HUSNA CISAGA



PROPOSAL KEGIATAN
MATA CAKAP PRAMUKA PENEGAK
GUGUS DEPAN 12-099 DAN 12-100
TAHUN 2016

A.     Dasar Pemikiran
            Gerakan Pramuka adalah pendidikan kepramukaan bagi kaum muda guna menumbuhkan tunas bangasa agar menjadi generasi yang lebih baik, sanggup bertanggung jawab dan mampu membina dan membangun sebagai penerus generasi selanjutnya. Dalam mencapai tujuannya, antara lain dalam upaya menanamkan dan menumbuhkan budi pekerti luhur dengan cara memantapkan mental, moral, fisik, pengetahuan, ketrampilan dan pengalaman melalui berbagai kegiatan.
Untuk hal tersebut perlu memberikan pembekalan pengetahuan dan keterampilan bagi para anggota Pramuka pasukan demang lebar daun dan raden ratna cendara puridalam upaya pembentukan watak dan mental menjadi manusia yang berkepribadian dan berjiwa Pancasila. Kegiatan tersebut selain merupakan upaya pembinaan anggota Amabalan, juga merupakan program kerja tahunan yang telah ditetapkan melalui musyawarah ambalan.

B.     Jenis Kegiatan
            Kegiatan yang akan diadakan adalah MATA CAKAP Pramuka Penegak Gugus depan 12-099 dan 12-100 Pangkalan SMK Al Husna Cisaga Tahun 2016.

C.      Maksud dan Tujuan
●       Maksud
Pedoman penyelenggaraan ini dimaksudkan untuk memberikan pedoman bagi Dewan Ambalan dalam menyelenggarakan dan melaksanakan kegiatan orientasi/ pengenalan bagi Pramuka Penggalang yang telah habis masa usianya dan atau pemuda yang telah berusia 16 tahun sebagai calon Penegak di Wilayah Kerja Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Ciamis.
●       Tujuan
Tujuan diselenggarakannya Mata Cakap adalah untuk memperkenalkan kepenegakan serta memberikan motivasi kepada para tamu Penegak agar mempunyai keinginan untuk memasuki Ambalan penegak  menjadi anggota Pramuka Penegak. Pedoman penyelenggaran ini beryujuan untuk mengatur dan memberikan arah serta untuk meningkatkan penyelenggaraan kegiatan orientasi/ pengenalan bagi calon anggota Penegak dan Ambalan yang berada di Wilayah Kerja Kwartir Cabang Gerakan pramauka Kabupaten Ciamis.

D.     Dasar
1.      Keputusan Presiden RI Nomor : 238 Tahun 1961 jo. Nomor : 34 Tahun 1999 tentang Anggaran Dasar Gerakan Pramuka.
2.      Keputusan Kwarnas Gerakan Pramuka nomor : 107 Tahun 1999 tentang Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka.
3.      Keputusan Kwarnas Gerakan Pramuka Nomor : 080 Tahun 1988 tentang Pola dan Mekanisme Pembinaan Pramuka Penegak dan Pandega.
4.      Keputusan Kwarnas Gerakan Pramuka Nomor : 022 Tahun 1991 tentang Petunjuk Penyelenggaraan Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pandega.
5.      Hasil Loka Karya PLPK dan pertemuan Pemangku Adat tanggal 2-4 juni 2001 di Ciamis.

E.      Panitia dan Peserta Kegiatan
1.      Panitia
Panitia kegiatan ini ialah seluruh anggota pramuka Penegak (Bantara) Gugus depan 12-099 dan 12-100 Pangkalan SMK Al Husna Cisaga Tahun 2016 (terlampir).
2.      Peserta
Peserta kegiatan yang akan mengikuti kegiatan MATA CAKAP Pramuka Penegak Gugus depan 12-099 dan 12-100 Pangkalan SMK Al Husna Cisaga Tahun 2016 adalah anggota dari kelas X (terlampir).

F.      Ruang Lingkup
Pedoman Penyelenggaraan ini meliputi :
  1. Pengertian, Tujuan dan Target
  2. Fungsi dan Kedudukan
  3. Penyelenggara dan Pelaksana
  4. Mekanisme Kegiatan
  5. Kurikulum Kegiatan
  6. Etika Kegiatan
  7. Penutup
G.     Target
1.      Target utama kegiatan Mata Cakap adalah tumbuhnya minat peserta untuk menjadi anggota Ambalan Penegak secara suka dan rela.
2.      Menumbuh kembangkan kualitas dan kuantitas Gerakan Pramuka di Gugus Depan / Ambalan.

H.    Fungsi
Kegiatan Mata Cakap berfungsi :
1.      Sebagai sarana promosi bagi Gugus Depan untuk memperkenalkan Ambalan Penegak kepada tamu Penegak.
2.      Sebagai masa orientasi tamu Penegak yang memasuki Ambalan yang berdangukutan.
3.      Sebagai sarana untuk menempuh masa tamu bagi calon Penegak.
4.      Sebagai arena latihan kepemimpinan diri bagi Anggota Ambalan.
5.      Sebagai kesempatan awal untuk membangun hubungan antara anggota Ambalan dengan tamunya, antara tamu yang satu dengan tamu yang lain.

I.       Kedudukan
Penyelenggaraan Mata Cakap berkedudukan :
1.      Diselenggrakan oleh Dewan Ambalan
2.      Kepala Sekolah selaku Ketua Mabigus sebagai pemegang kebijakan di sekolah tempat pangkalan Gugus Depan merupakan fasilitator dalam penyelenggaraan Mata Cakap.
3.      Organisasi lain yang ada pada Gugus Depan yang bersangkutan berkedudukan sebagai mitra untuk kelancaran penyelenggaraan Mata Cakap.

J.        Mekanisme Kegiatan
1.      Kegiatan Pendahuluan
Kegiatan Mata Cakap diawali dengan uapacara pembukaan secara resmi dan dilanjutkan dengan upacara penerimaan tamu Ambalan yang disesuaikan dengan Adat Ambalan yang bersangkutan.
2.      Kegiatan inti, meliputi :
●       Pengenalan Gugus Depan
●       Pengenalan Kepenegakan
●       Pengenalan Ambalan
  1. Kegiatan Penutup : Penerimaan Anggota Keluaraga Ambalan.
Kegiatan Mata Cakap diakhiri dengan upacara penutupan sekaligus penerimaan tamu menjadi calon anggota Ambalan sesuai dengan Adat Amabalan.

K.     Seragam Peserta
Peserta Kegiatan Mata Cakap diharuskan menggunakan seragam Pramuka Penggalang lengkap sesuai asal pangkalan masing-masing dan bagi tamu yang berasal dari luar anggota Pramuka berpakaian bebas tapi sopan.

L.      Tata Tertib Peserta
1.      Bagi pangkalan yang dengan alasan tertentu tidak bisa melaksanakan kegiatan Mata Cakap secara terpisah, peserta putera tidak boleh mendatangi peserta puteri atau sebaliknya tanpa izin panitia penyelenggara.
2.      Peserta tidak boleh meningglkan lokasi kegiatan selama kegiatan berlangsung tanpa izin panitia penyelenggara.
3.      Peserta tidak membawa benda yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.
4.      Peserta dilarang melakukan hal-hal yang tidak terpuji.
5.      Peserta harus berada dilokasi 5 menit sebelum acara dimulai.
6.      Setiap peserta wajib memelihara lingkungan dan hubungan dengan masyarakat.
7.      Semua peserta wajib mentaati tata tertib yang berlaku dan bagi yang melanggar peraturan tersebut dapat dikenakan sanksi berupa pemberitahuan, petunjuk/nasihat, peringatan sampai diberhentikan dari semua kegiatan.

M.   Bentuk Kegiatan
1.      Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk perkemahan secara kontinue (dari pembukaan sampai penutupan dilaksanakan secara terus menerus).
2.      Pelaksanaan dengan sistem satuan terpisah dilaksanakan secara optimal.

N.     Materi Kegiatan
1.      Materi Kegiatan meliputi :
●       Pokok-pokok Gudep
●       Pokok-pokok Kepenegakan
●       Pokok-pokok Ambalan
2.      Materi kegiatan seperti termaksud, hanya bersifat pengenalan yang memungkinkan peserta memperoleh gambaran dunia Penegak dan merasa tertarik menjadi anggota.

O.        Penyajian Materi Kegiatan
1.      Penyajian materi kegiatan yang disajikan bersifat kreatif, rekreatif dan edukatif dalam suasana kekeluargaan.
2.      Materi-materi seperti yang termaksud pada ayat 1 pasal 19disajikan dalam 2 (dua) pendekatan, yaitu :
●       Formal sebagai sesi terjadwal
●       Melekat pada acara-acara dari awal sampai akhir (hiden kurikulum)

P.     Waktu Kegiatan
1)            Mata Cakap dilaksanakan pada awal tahun pelajaran yaitu tanggal 21-23 Juli 2016.
2)            Mata Cakap dilaksanakan selama 3 hari  dengan jadwal umum terlampir.

Q.     Anggaran Biaya
Untuk menyukseskan kegiatan ini diperlukan biaya. Adapun rincian biaya tersebut (terlampir).

R.     Jadwal Kegiatan
Adapun rincian jadwal kegiatan tersebut (terlampir).

S.      Penutup
Demikianlah proposal MATA CAKAP ini kami buat. Besar harapan kami atas bantuan dan partisipasi Bapak/ Ibu Guru guna menyukseskan kegiatan ini. Baik bantuan moril maupun materil sangat kami harapkan demi suksesnya kegiatan yang telah kami susun ini. Tidak lupa kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantu baik secara langsung maupun tidak langsung dalam proses persiapan maupun dalam proses penyelenggaraan nanti. Hal-hal yang berkenaan dengan pedoman Masa Ta’aruf Calon Anggota Keluarga Ambalan Penegak (Mata Cakap) yang belum diatur dalam Pedoman Penyelenggaraan ini akan diatur kemudian.


Ditetapkan di             : Cisaga
Pada Tanggal             :      Juli 2016
                                                           

            Ketua Pelaksana,                                                                   Sekretaris,



            Ari Nugraha, M.Pd.                                                          Devi Fitriani, SE




Mengetahui / Menyetujui,
Kepala SMK Al Husna Cisaga
Selaku Ka. Mabigus



Muni Muriani, S.Pd.




Lampiran :
SUSUNAN PANITIA MATA CAKAP 2016
PANGKALAN SMK AL HUSNA CISAGA

1.      Penasehat                  : Pembina Yayasan
                                                : Ir. H. Nono Suparno
2.      Penanggung Jawab   : Kepala Sekolah
: Muni Muriani, S.Pd.
3.      Ketua                          : Wakasek Bid. Kesiswaan
: Ari Nugraha, S.Pd.,M.Pd.
4.      Sekretaris                   : Devi Fitriani, SE.
5.      Bendahara                : Mega Yuniarti, S.Farm.,Apt.
6.      Seksi-seksi                  :
a.       Seksi Acara                : Dewi Dimayanti, S.Si.
: Iis Kusmiati
: Siti Aisyatul Ummah
b.      Seksi Konsumsi         : Yeni Setiani, S.Kep.
: Heni Sustiani, S.Pd.
c.       Seksi Keamanan        : Sigit Purnomo, S.Pd.
: Abdul Rosyid, S.Pd.I
d.      Seksi Kebersihan       : Rahmatulloh, S.Farm
: Sri Asrianti, S.Pd.
e.       Seksi Humas              : Ati Maria, ST
: Ratih Rismawati
f.        Seksi Peralatan          : Dede Ridwan, A.Md.,Farm.
: Ananda Rikardo Pamungkas
g.       Seksi P3K                   : Metha Yunizar, S.Kep
: Nunung Koswara, S. Tr. Keb.
h.      Seksi Dokumentasi    : Sa’adah, S.Pd.
i.         Seksi Kerohanian      : Ike Mauliantina, S.Pd.I
7.      Pemateri                     : 1. Muni Muriani, S.Pd.
: 2. Ari Nugraha, S.Pd.,M.Pd.
: 3. Dede Ridwan, A.Md.Farm
: 4. Sigit Purnomo, S.Pd.
: 5. Rahmatulloh, S.Farm
Lampiran :

SUSUNAN ACARA KEGIATAN MATA CAKAP
PANGKALAN SMK AL HUSNA CISAGA

No
Hari, Tanggal, Jam
Nama Materi/ Kegiatan
Pemateri
Ket.
1
Kamis, 21 Juli 2016
06.30-07.00
07.00-07.30
07.30-08.00
08.00-09.00
09.00-10.00
10.00-10.30
10.30-11.30
11.30-12.30

Chek in Peserta
Persiapan Upacara
Upacara Pembukaan
Pengenalan Kepramukaan
Permainan Kepramukaan
Sholat Dhuha dan tadarus
Sejarah Kepramukaan
ISOMA

Sangga kerja
Sangga kerja
Sangga kerja
Mabigus
Dewi Dimayanti, S.Si
Sangga kerja
Ari Nugraha, M.Pd.
Sangga kerja

2
Jumat, 22 Juli 2016
06.30-07.00
07.00-08.00
08.00-09.00
09.00-10.00
10.00-11.00
11.00-11.30

Chek in Peserta
Pengenalan Ambalan SMK
Permainan Kepramukaan
Baris berbaris
Ceramah Keagamaan
ISOMA

Sangga kerja
Pradana & Pradani
Dewi Dimayanti, S.Si
Dede Ridwan, A.Md
Ust. Asep Rosyid
Setiap insan

3
Sabtu, 23 Juli 2016
06.30-07.00
07.00-08.00
08.00-10.00
11.00-12.00
12.00-12.30
12.30-13.00

Chek in Peserta
Senam Pagi
Permainan Bola Voli & Futsal
Kreasi Seni
ISOMA
Upacara Penutupan

Sangga kerja
Dede Ridwan
Sigit Purnomo, S.Pd.
Ike Mauliantina,S.Pd
Setiap insan
Sangga kerja