- Seorang penyair mengatakan bahwa cinta pertama seorang
gadis adalah kepada ayahnya, hal tersebut tidaklah berlebihan mengingat
peran ayah yang begitu besar bagi keluarganya. Sosok ayah yang baik yang
melindungi serta mengayomi keluarganya dapat menginspirasi anak-anaknya
untuk melakukan hal yang serupa, khususnya bagi anak perempuan bahwa
sosok seperti ayahnyalah yang kelak menjadi idolanya ketika dia
memutuskan untuk mencari pendamping hidup bagi dirinya.
Para ayah di mana pun Anda berada saat ini, tugas Anda menjadi ayah adalah sebuah amanah agung yang telah dipercayakan oleh Tuhan kepada Anda untuk menjaga, merawat, dan membesarkan anak-anak yang dititipkan sementara kepada Anda. Anak-anak perempuan Anda adalah sangat unik, mereka dibekali dengan perasaan lembut yang tidak dimiliki oleh anak-anak putra Anda, sehingga cara mendidik mereka pun berbeda, jangan pernah menyakiti atau bahkan menghancurkan perasaan mereka yang lembut itu.
Sebagai seorang pria terkadang memang sulit untuk memahami perasaan wanita, bahkan ketika Anda berusaha untuk memahami perasaan anak perempuan Anda, tidak semua ayah mampu melakukan hal ini. Jika semua upaya yang telah Anda lakukan nampaknya tidak membuahkan hasil untuk mendidik anak perempuan Anda, mungkin daripada banyaknya kata-kata atau perintah yang telah Anda buat bagi mereka, sekaranglah waktunya Anda memberikan teladan melalui tindakan nyata Anda. 1. Mengasihi sepenuh hati istri Anda
Mengasihi sepenuh hati istri Anda dan memperlakukannya dengan penuh rasa hormat, cara ini sangat ampuh untuk menyentuh ke dalam relung hati terdalam putri Anda. Ketika seorang anak perempuan melihat ayahnya memperlakukan ibunya dengan penuh kasih, maka tak ada alasan lain bagi dirinya untuk menolak saran-saran dari Anda, karena putri Anda akan sangat menghargai dan menghormati Anda, mempercayai Anda bahwa saran-saran dari Anda pastilah benar dan itu demi kebaikan mereka juga.2. Memperlakukan orang lain dengan penuh rasa hormat dan sopan
Ketika bertamu atau bertemu dengan orang lain perlihatkan rasa respek Anda dan berlakulah secara sopan di hadapan putri Anda. Lakukanlah secara spontan dan tanpa dibuat-buat dan perkenalkanlah putri Anda kepada mereka, pujilah dia dan bangkitkan rasa percaya dirinya ketika berhadapan dengan orang lain.3. Menghindari kata-kata kasar
Ketika di dalam rumah atau di tempat umum hindarilah menggunakan kata-kata kasar. Ketika Anda marah atau memiliki masalah dengan istri Anda di rumah berusahalah untuk tidak mengucapkan kata-kata kasar atau makian kepada istri Anda, atau ketika Anda memarahi anak-anak Anda karena mereka melakukan sebuah kesalahan. Kesabaran Anda sedang diuji, ketika Anda para ayah mampu mengatasi emosi Anda, anak-anak Anda akan melihat bahwa ayahnya adalah seorang yang sabar dan bijaksana dalam mengatasi setiap permasalahan, Anda akan semakin dihormati oleh mereka bukan ditakuti.4. Tidak membeda-bedakan
Janganlah pernah bersikap pilih kasih terhadap anak-anak Anda, perlakukan anak perempuan Anda sederajat dengan anak putra Anda. Tidak ada perbedaan tugas dan tanggung jawab di dalam rumah, perlakukalah semuanya dengan adil.5. Membantu mengerjakan tugas istri Anda
Bagi seorang pria tidak ada salahnya mengerjakan tugas-tugas seorang wanita, seperti: mengendong bayi, memasak, mencuci pakaian, mensetrika baju, menjemur pakaian, menjahit, dan sebagainya. Seorang pria yang bersedia mengerjakan tugas-tugas seorang wanita bukan berarti pria tersebut bersikap feminim, tetapi lebih kepada perhatian serta rasa respek Anda kepada pasangan dan anak perempuan Anda. Tidak banyak pria yang mampu melakukan hal ini, maka jika Anda ingin menjadi seorang "pahlawan" di mata anak perempuan serta istri Anda, Anda tidak perlu sungkan atau ragu-ragu lagi mengerjakan tugas-tugas mereka tersebut.6. Anak perempuan merasa dicintai dan dihargai apabila ditolong
Terkadang anak perempuan Anda ingin bersikap manja kepada Anda, sebagai seorang pria janganlah menunjukkan kegalakan Anda atau ketegasan Anda kepadanya. Ketika dia mengalami kesulitan dalam mengerjakan sebuah tugas, tolonglah dia untuk mengerjakannya, karena kelembutan hatinya anak perempuan akan merasa lebih dicintai serta dihargai apabila Anda bersedia untuk menolongnya dengan tulus. Bantulah mereka untuk selalu merasa nyaman serta merasa dilindungi bila berada di dekat Anda.
Dalam mendidik anak-anak dalam masa pertumbuhannya, seringkali teladan lebih ampuh digunakan daripada banyaknya kata-kata atau perintah yang diucapkan. Berusahalah dengan sungguh-sungguh untuk menjadi ayah yang baik dan berdedikasi, Anda tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi terhadap anak-anak Anda kelak, namun percayalah bahwa teladan-teladan baik Anda tidak akan pernah mereka lupakan sampai selama-lamanya.
Semua pasti setuju & meyakini bahwa pendidikan merupakan gerakan untuk membangkitkan bangsa & negara supaya mampu berdiri tegak, kokoh, maju dan terpandang dalam pergaulan di dunia internasional. Untuk membangun bangsa tentunya harus memiliki sumber manusia yang produktif, bermutu, disiplin dan bermartabat (human dignity). My Chanel : https://www.youtube.com/c/AriTeacherBahasa atau Join me in Facebook http://facebook.com/shinobi.ari.csg atau Follow me in twitter: @AriTeacher24
Showing posts with label FAMILI. Show all posts
Showing posts with label FAMILI. Show all posts
Wednesday, November 16, 2016
MENJADI AYAH YANG HEBAT
Wednesday, September 17, 2014
JENIS PERAN AYAH DI RUMAH
Ayah adalah bagian yang tak terpisahkan dalam keluarga. Keluarga bukan hanya urusan para Ibu, sementara urusan Ayah adalah mencari nafkah. Pembagian peran yang kaku antara Ayah dan Ibu tidak memadai dan bukan zamannya lagi. Baik Ayah maupun Ibu, semuanya menjalani peran-multi di dalam keluarga.
Mengenai peran Ayah, ada 4 peran Ayah di dalam keluarga sebagaimana yang dinyatakan oleh Najeela Shihab. Peran itu adalah:
1. Player
Sebagai player, Ayah menjadi teman bermain bagi anak-anaknya. Permainan membuat anak merasa nyaman dan menjadi sarana membangun ikatan. Semakin sering Ayah bermain dengan anak, biasanya semakin berkualitas mental anak.
Sebagai player, Ayah menjadi teman bermain bagi anak-anaknya. Permainan membuat anak merasa nyaman dan menjadi sarana membangun ikatan. Semakin sering Ayah bermain dengan anak, biasanya semakin berkualitas mental anak.
2. Teacher
Seorang ayah yang baik juga harus bisa berperan sebagai guru. Guru itu berarti sumber pengetahuan bagi anak. Peran penting Ayah sebagai guru bukan hanya untuk mentransfer pengetahuan, tetapi juga untuk memelihara rasa keingintahuan anak.
Seorang ayah yang baik juga harus bisa berperan sebagai guru. Guru itu berarti sumber pengetahuan bagi anak. Peran penting Ayah sebagai guru bukan hanya untuk mentransfer pengetahuan, tetapi juga untuk memelihara rasa keingintahuan anak.
Bidang-bidang yang biasanya dikuasai Ayah dan lebih baik dari Ibu adalah pelajaran ABCD (Ally, Boundaries, Challenge, Dreams).
3. Protector
Setiap Ayah pasti memiliki naluri untuk melindungi anaknya sejak lahir. Tapi fungsi Ayah sebagai pelindung bukan hanya itu. Justru, yang terpenting adalah mengajarkan anak-anak untuk melindungi dirinya sendiri karena orangtua tak mungkin bersama mereka setiap waktu.
Setiap Ayah pasti memiliki naluri untuk melindungi anaknya sejak lahir. Tapi fungsi Ayah sebagai pelindung bukan hanya itu. Justru, yang terpenting adalah mengajarkan anak-anak untuk melindungi dirinya sendiri karena orangtua tak mungkin bersama mereka setiap waktu.
Sebagai pelindung, Ayah perlu menjadi Spy, dalam arti berusaha mengenali dunia anak: mengetahui apa kesukaannya, apa yang dibencinya, teman-teman dekatnya, dan dunia yang ditekuni anak. Semakin Ayah mengetahui dunia anak, semakin mudah menjalin komunikasi dan koneksi dengan mereka. Sebaliknya, semakin Ayah tak mengetahui dan asing dengan dunia yang sedang disenangi anak, semakin jauh hubuan Ayah-Anak.
4. Partner
Sebagai partner, fungsi Ayah bukanlah mendukung Ibu dalam pengasuhan anak, tetapi equal partner. Artinya, Ayah memiliki hak dan tanggung jawab yang sama dengan Ibu.
Sebagai partner, fungsi Ayah bukanlah mendukung Ibu dalam pengasuhan anak, tetapi equal partner. Artinya, Ayah memiliki hak dan tanggung jawab yang sama dengan Ibu.
Sebagai partner, Ayah tidak boleh hanya berharap dan bergantung pada Ibu, tetapi juga terlibat aktif. Ayah juga memiliki hak untuk bermain bersama anak, tak hanya berfungsi sebagai “bad cop” untuk menakut-nakuti anak.
Karena Ayah dan Ibu adalah partner, maka peraturan rumah tangga pun perlu disepakati dan tidak boleh berseberangan. Ayah dan Ibu perlu punya suara sama. Jika Ayah mengatakan tidak, Ibu juga mengatakan yang sama. Demikian sebaliknya.
Sumber: Mommies Daily
Wednesday, June 11, 2014
BERBAGI TUGAS BERSAMA SETELAH MENIKAH
Memiliki rumah sendiri pastinya menjadi impian banyak pasangan yang telah melangsungkan pernikahan. Setelah rumah pribadi telah dimiliki, sanggupkah Anda menjadikan rumah impian tersebut terjaga kebersihannya. Banyak pasangan muda yang belum berniat memakai jasa asisten rumah tangga sebelum mereka mendapatkan anak. Jika dulu Anda dan pasangan terbiasa tinggal di rumah orang tua yang memiliki segala fasilitas berikut asisten rumah tangga, kini Anda dan pasangan harus melakukan semuanya berdua.
Salah satu hal yang sebaiknya kurang tepat dilakukan ialah memintanya untuk membantu membersihkan rumah yang Anda tinggali bersama. Permasalahnya bukan siapa meminta bantuan siapa. Tapi lebih kepada siapa dapat mnegerjakan apa. Selain itu, dengan cara meminta maka pasangan akan berpikir kalau tugas membereskan rumah sebenarnya adalah kewajiban Anda untuk menyelesaikannya, dan ia akan beranggapan bahwa tugasnya hanya membantu Anda saja saat dibutuhkan. Padahal, berbagai tugas rumah, seperti mengepel, menyapu, merapikan halaman, membersihkan kamar mandi, mencuci pakaian, membetulkan lampu & AC, mengelap perabotan rumah, membereskan halaman, yang intinya membuat keadaan rumah menjadi bersih kini bukan lagi menjadi urusan wanita saja. Para wanita kini bukan lagi diam dan menetap di rumah, tapi kini sudah berkembang menjadi penopang kehidupan, baik itu kehidupannya sendiri maupun kehidupan mereka berdua sebagai keluarga. Kini menjadi seorang working women adalah pilihan para wanita di masa seperti ini. Meskipun istri juga memiliki karir di luar rumah, namun Anda memang tidak ingin menjadikan orang yang paling Anda sayangi itu hanya sebagai tukang bersih-bersih rumah kan?
Sebelum rumah impian dihadirkan, bagaimana jika Anda dan pasangan mulai membenahi hal-hal kecil dengan cara berdiskusi untuk menghindari konflik yang mungkin saja bisa berkepanjangan. Berikut beberapa tips yang dapat membantu Anda sebelum pekerjaan kantor dan tugas di rumah memenuhi pikiran Anda.
Tanggung Jawab
Membagi chores atau tugas rumah tangga bisa menjadi hal yang sulit untuk dilakukan. Seorang teman, yang baru saja memiliki rumah sempat bercerita bahwa ia tidak suka melakukan berbagai pekerjaan rumah, dengan berbagai alasan kerap ia menjauhi tugas yang telah menjadi tanggung jawabnya. Sebaliknya sang suami justru senang sekali berbenah.
Sekarang Anda telah tinggal di bawah satu atap, janji sehidup semati baik susah maupun senang hendaknya dijalani dalam kehidupan sehari-hari. Bukan terbatas pada hal besar saja, mulailah dari hal kecil seperti membagi tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas rumah.
Buat Daftar Tugas
Utarakan keinginan akan tugas apa yang ingin Anda kerjakan dan yang tidak. Buatlah tabel atau daftar pekerjaan yang harus diselesaikan sebelum Anda berdua pergi bekerja. Jangan mengosongkan daftar yang belum terisi, putuskan dengan segera tugas apa yang menjadi prioritas, tanggung jawab Anda dan lakukan dengan sepenuh hati. Pasangan Anda tidak menuntut kesempurnaan kok, yang ia butuhkan hanya teman yang dapat kompak membantunya menyelesaikan semua tugas di rumah.
Jam Biologis
Setiap manusia pastinya memiliki kebiasaan dalam keseharian. Misalnya saja waktu tidur dan bangun tidur. Walau telah mengikat janji bersama, perbedaan jam biologis antara Anda dan pasangan adalah berbeda. Mungkin saja, Anda terbiasa bangun pagi dan pasangan bangun sedikit lebih siang atau sebaliknya. Kompromi sangat penting dalam hal ini, gunakan waktu tersebut untuk mulai merapikan rumah. Pelajari waktu terbaik untuk Anda menyelesaikan berbagai tugas rumah dan tugas kantor di pagi hari merupakan hal yang sangat baik. Waktu yang tersedia pun dapat dipakai semaksimal mungkin.
Review
Melihat lagi ke belakang untuk mengubah keadaan menjadi lebih baik di masa mendatang merupakan salah satu cara dalam membina hubungan yang baik. Setelah seminggu beraktifitas ada baiknya Anda dan pasangan mulai meninjau ulang segala hal yang telah terjadi. Dan mulailah mengatur ulang akan apa yang akan terjadi di minggu berikutnya, misalnya saja pasangan diharuskan meeting pada hari senin dan jumat yang mengharuskannya pulang lebih lambat dari seharusnya. Maka daftar yang telah dibuat dapat dirubah sesuai dengan jadwal yang telah Anda dan pasangan tentukan. Be flexible.
Hargai & Hindari
Jika hal di atas masih belum dilaksanakan oleh pasangan, jangan pernah membentaknya. Karena ada beberapa pekerjaan yang terkadang tidak “manly”, Anda tetap harus menghargainya, ini merupakan hal lain yang mesti diantisipasi, walau begitu tetap mencoba untuk mendiskusikannya, agar dapat secara bersama menyelesaikan tugas di rumah. Jangan juga mencoba untuk menyalahkannya hanya karena ia malas membersihkan garasi, misalnya. Diskusikan secara perlahan, apa yang menjadi tanggung jawab selama Anda tinggal berumah tangga.
Kini Anda dan pasangan berada dalam satu atap rumah tangga. Membiasakan suatu hal yang tidak pernah dilakukan mungkin saja terasa berat. Namun, jika Anda mengerjakannya secara bersama dengan rasa saling menghargai, niscaya pekerjaan berat terasa lebih ringan dan cepat terselesaikan. Hal ini juga berlaku jika Anda tinggal di rumah mertua, mengerjakan tugas rumah bukan dilakukan atas dasar ketidakenakan, dalam arti, karena tinggal di rumah mertua maka Anda “setidaknya” berbenah. Secara tidak langsung ini juga melatih Anda sesaat sebelum memiliki rumah baru hanya bersama dengan pasangan.
(sumber:weddingku)
Pra Nikah: 9 Tips Dalam Mengatur Persiapan Pernikahan
Pernikahan merupakan suatu momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh semua orang selian itu juga pernikahan adalah acara sakral atau suci sehingga untuk pelaksanaanya kita semua ingin tampil sempurna, untuk menciptakan kesempurnaan pernikahan tersebut kita sering dipusingkan oleh berbagai hal megenai persiapan pernikahan sehingga menimbulkan kekhawatiran seperti rasa takut, stres, dan mendadak ragu kerap yang dialami calon pengantin menjelang pernikahan/perkawinannya. Untuk itu ada baiknya kita mencoba mengatur diri kita dengan baik dan tetap tenang agar persiapan pernikahan berjalan sesuai rencana, berikut 9 tips dalam mengatur persiapan pernikahan :
- Buat daftar
Tuliskan semua tekanan yang mengimpit dan ketakutan-ketakutan yang Anda hadapi dalam persiapan pernikahan dan menjelang wedding day. Di samping daftar itu, tuliskan alasan dari ketakutan Anda. Jika Anda merasa tidak bisa mengatasinya sendiri, mintalah saran dari keluarga atau teman dekat. Atau diskusikan ketakutan dan kehawatiran Anda kepada pasangan sehingga Anda tidak merasa sendirian dan selalu ada yang siap membantu Anda. - Rileks
Ketegangan Anda dalam persiapan pernikahan sudah cukup tinggi. Emosi mulai tak terkendali. Anda jadi mudah tersinggung. Kesalahan kecil bisa memicu kemarahan. Cobalah rileks misalnya melakukan meditasi sambil mendengarkan musik bernuansa alam, seperti kicauan burung dan desiran ombak. Bayangkan Anda berada di suatu tempat yang pernah Anda kunjungi dan bangkitkan rasa senang Anda pada tempat itu. - Siapkan mental
Dalam persiapan pernikahan kita perlu membangun keberanian yang cukup besar untuk memulai kehidupan bersama dengan orang lain. Maka itu, persiapan mental perlu dilakukan Anda berdua. Caranya, dengan bersikap jujur dan terbuka. Ungkapkan kelemahan dan kelebihan masing-masing. Jika ada sesuatu yang masih mengganjal dalam hibungan Anda dan si dia, segera selesaikan. Belajarlah untuk menghargai kebersamaan dan “keberduaan”. Percayalah, semakin mengenal pasangan, Anda akan makin yakin menjalani hidup baru bersamanya. - Saling menghargai
Tingkatkan toleransi dan tekanlah ego Anda. Jangan membesar-besarkan masalah. Hargai pendapat orang lain (termasuk pendapat keluarga masing-masing). Banyak pasangan yang menjelang nikah berselisih paham, hanya karena perbedaan pendapat tentang persiapan pernikahan yang sebenarnya tidak perlu dipermasalahkan. Ingat, bukan penyelenggaraan pernikahan yang penting, melainkan pernikahan itu sendiri. - Komunikasi tanpa putus
Anda dan dia sebaiknya menjadi tim yang kompak di depan keluarga Anda berdua. Kadang yang bikin perempuan stres adalah sikap pasangan yang seakan tidak peduli. Makanya, ajak pasangan terlibat dalam persiapan pernikahan (wedding planner/organizer). Sering-seringlah berdiskusi soal persiapan pernikahan. Beri dia tanggung jawab sehingga dia merasa dibutuhkan. - Agenda harian
Tuliskan di agenda Anda apa saja yang telah dikerjakan pada hari itu pada saat menjelang tidur. Buatlah rencana apa yang akan dikerjakan keesokan harinya. Dengan menulis seperti ini, Anda dapat mengevaluasi kegiatan Anda. Hal ini membuat Anda lebih tenang karena telah melakukan banyak hal dalam management persiapan pernikahan. - Libatkan keluarga
Agar Anda tidak stres sendiri, mintalah bantuan keluarga. Bentuklah kepanitiaan. Berikan tanggung jawab cukup besar pada orang kepercayaan Anda untuk mengurus persiapan pernikahan. Atau, kalau tidak mau repot, manfaatkan saja jasa wedding organizer, wedding planner, wedding service, penyelenggara paket pernikahan dan sebagainya. - Manjakan diri
Persiapkan tubuh Anda untuk memasuki dunia pernikahan. Istirahat yang cukup dan konsumsi makanan yang sehat agar tubuh Anda fit di hari-H. Manjakan diri Anda. Biasanya, stres langsung hilang begitu Anda mendapat partner yang tepat untuk bergembira. - Enjoy saja
Jadikan pengalaman menjadi pengantin yang sekali seumur hidup itu seperti menghadapi kejutan bahagia yang tak terduga. Jangan menjadikan hari pernikahan seperti menghadapi ujian atau pun saat-saat yang terasa mengerikan hanya karena cemas akan prosesi acara pernikahan akan berjalan lancar atau tidak, serta kehidupan setelah pernikahan. Nikmati saja setiap moment penting yang terjadi dalam hidup Anda. Dan pada hari-H, tersenyumlah dan jangan memikirkan kekurangan yang Anda lihat. Bergembiralah karena hari itu adalah hari terpenting dalam hidup Anda.
(berbagai sumber)
Bersama paketpernikahanjakarta.com kita siap membantu dan mendiskusikan bagaimana solusi dalam mengatur persiapan pernikahan, teknis acara, paket pernikahan anda, hubungi kami DISINI
Tulisan Terkait Pra Nikah: 9 Tips Dalam Mengatur Persiapan Pernikahan
Tips Atasi Konflik dengan Calon Mertua Jelang Pernikahan
Konflik jelang pernikahan merupakan hal yang umum. Salah satu yang sering terjadi adalah konflik dengan ...Mari Berbagi Tugas Bersama Pasangan
Memiliki rumah sendiri pastinya menjadi impian banyak pasangan yang telah melangsungkan pernikahan. Setelah rumah pribadi ...9 Tips Pesta Pernikahan Dengan Budget Minim
Pesta pernikahan merupakan hari yang ditunggu-tunggu oleh setiap orang, dengan berbagai harapan dan impian pesta ...Wedding Photographer : Tips Menjadi Fotografer Pernikahan
Wedding Photographer. Menjadi Wedding Photographer harus memiliki pengalaman di lapangan misalnya, harus tahu persis kapan saat-saat yang tepat ...Pidato Pernikahan | Merancang Pidato Untuk Kesempurnaan Pernikahan
Pidato Pernikahan Pidato pernikahan merupakan salah satu bagian dari prosesi pernikahan karena pernikahan adalah momen ...
Monday, June 9, 2014
TIPS BERCINTA DI MALAM PERTAMA
Setelah menggelar pesta pernikahan yang menguras banyak tenaga, para pengantin baru mungkin merasa sangat lelah dan ingin segera tidur pada malam harinya. Tapi, malam pertama merupakan suatu yang sangat dinantikan bagi pasangan baru.
Lalu seperti apakah yang diinginkan oleh seorang wanita pada malam pertama mereka? Sejumlahjurus dan tips pernah dimuat Solopos.com, namun Idiva, Rabu (8/1/2014), memaparkam gamblang situasi yang diinginkan wanita saat kali pertama mereka melakukan sesi bercinta dengan pasangan.
Mau tahu? Inilah idaman wanita di malam pertama:
Ingin Lebih RomantisSetelah disibukkan dengan acara pernikahan, kebanyakan wanita cenderung merasa lelah dan mungkin hanya ingin tidur bersama pasangannya. Oleh karena itulah wanita ingin diperlakukan secara istimewa oleh pasangan. Bersikap romantis adalah suatu yang sangat diinginkan wanita dari pasangannya.
Tak Ingin Terburu-buruMalam pengantin merupakan waktu di mana Anda bebas melakukan hubungan seksual tanpa perlu memikirkan masalah lainnya. Hampir semua pihak maklum bahwa sang pengantin sedang pesta belah durian.
Itu juga berarti, wanita akan menganggap ia telah menikah, itu artinya ia tak ingin terburu-buru melakukannya. Mereka akan merasa malam pertama akan terasa istimewa jika hal itu dilakukan secara santai.
Itu juga berarti, wanita akan menganggap ia telah menikah, itu artinya ia tak ingin terburu-buru melakukannya. Mereka akan merasa malam pertama akan terasa istimewa jika hal itu dilakukan secara santai.
Ingin DimanjakanSetelah berjam-jam menghabiskan waktu dengan tamu yang hadir dalam resepsi pernikahan, wanita ingin sedikit dimanjakan oleh orang baru dalam hidupnya. Sebuah pijatan kecil yang sederhana mampu membuat keajaiban kecil di malam pertama pernikahan.
Ciuman SempurnaCiuman dapat mengungkapkan banyak hal yang ada di kepala. Oleh karena itu ciuman harus dilakukan secara sempurna. Wanita ingin dicium dengan cara yang paling spontan. Kecerobohan dalam berciuman dapat merusak malam pertama.
ForeplayMalam pertama bukanlah sesuatu yang dilakukan dengan tergesa-gesa. Jadi wanita tak menginginkan dengan cara itu. Wanita tentu ingin mengawali aktivitas seksual dengan foreplayyang memadai.
Ia biasanya cenderung bingung akan melakukan apa. Jadi, sebelum melakukan sesi bercinta, wanita ingin mendapatkan foreplay dari untuk membangkitkan gairahnya.
Ia biasanya cenderung bingung akan melakukan apa. Jadi, sebelum melakukan sesi bercinta, wanita ingin mendapatkan foreplay dari untuk membangkitkan gairahnya.
OrgasmeBagi wanita, malam pertama terasa kurang lengkap jika belum merasakan orgasme. Wanita biasanya memakan waktu yang lama untuk mencapai klimaks. Wanita ingin agar pasangannya membantu mendapatkan kepuasannya pada malam pertama pernikahan mereka.
Saturday, May 31, 2014
DOA SEBELUM MELAKUKAN HUBUNGAN SUAMI ISTERI
Do’a dan Tata Tertib Bersetubuh
DOA SEBELUM BERSETUBUH
بِسْــــمِ اللهِ اَللّهُـــمَّ جَانِبْـنَا الشَّيْــطَانَ وَ جَانِبِ الشَّيْــطَانَ مَا رَزَقْتَـنَا
“BISMILLAAHI ALLAAHUMMA JAANIBNA SYSYAITHAANA WAJAANIBI SYSYAITHAANA MAA RAZAQTANAA”
Artinya : Dengan menyebut nama Allah, ya Allah jauhkanlah kami dari campur tangan syaitan dan jauhkan pula syaitan dari apa-apa yang Engkau karuniakan kepada kami
DOA KETIKA KELUAR AIR MANI
اَللّهُـــمَّ اجْعَــلْ نُطْفَتَــنَا ذُرّ ِيَّةً طَيِّــبَةً
“ALLAAHUMMAJ’AL NUTHFATANA DZURRIYYATAN THOYYIBAH”
Artinya : Ya Allah jadikanlah nuthfah kami ini menjadi keturunan yang baik (shalih)
DOA SESUDAH BERSETUBUH
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ خَلَقَ مِنَ المْـَــاءِ بَشَـــرًا
“ALHAMDU LILLAAHI LLADZII KHALAQA MINAL MAA I BASYARAA”
Artinya : Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan air mani ini menjadi manusia (keturunan)
TALAFUDZ BINIYAT QOBLA GUSLI
نَوَيْتُ غُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ عَنْ جَمِيْعِ الْبَدَنِيْ لِخُرُجِ الْمَنِيِّ مِنَ الْجِنَابَةِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالى
“NAWAITU GHUSLA LIRAF’IL HADTSIL AKBARI ‘AN JAMII’IL BADANII LIKHURUJIL MANIYYI MINAL JINAABATI FARDHON LILLAAHI TA’AALA”
Artinya : Aku berniat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari seluruh tubuhku karena keluar mani dari jinabat fardhu karena Allah Ta’ala.
Oleh Ismail Mundzir
Monday, May 5, 2014
Menjadi Anak yang Soleha Sesuai dengan Harapan Orangtua
Anakku, Tak terhingga jumlah kata dari doa yg kami panjatkan kpd-Nya utk kalian…
Kami meminta kpd Allah agar kalian sehat, kuat, cerdas, sholeh, berhasil, bahagia dan dicintai Allah…
Di tengah rasa hawatir kami yg dalam, kami berdoa, rasanya tdk ada sedetikpun waktu kami yg terbebas dari rasa khawatir kami thd hidup kalian… Yang bisa kami lakukan sepanjang hayat kami hanya berdoa & berusaha menjadi orang tua terbaik utk kalian…
Anakku,
Sering kami mengenang hidup masa lalu kami yg trs kami bandingkan dg hidup kalian skrg,
bukan kami tidak percaya thd kasih sayang Allah,
tapi kenyataannya kami selalu khawatir….
Anakku…
Tolong, tentramkan jiwa kami dg akhlaq mulia kalian,
buat hati kami bangga dg ibadah & iman kalian, bikin hati kami gembira dg ilmu & amal sholeh kalian…. Ringankan mata & pendengaran kami dg pergaulan indah & sholeh kalian…
Anakku..
Bila kami dipanggil Allah nanti, rawatlah jenazah kami dg keikhlashan spt kami merawat kalian ketika kalian bayi dulu….
Setelah kami di makamkan…
Anugrahkan hadiah besar utk kami dalam bentuk kekhusyuan ibadah kalian…
Yaa Allah…
kabulkanlah harapan2 & angan kami ini….
Kami serahkan anak2 kami pd Mu utk Engkau bawa mereka ke dalam ruang ridho Mu….
Kabulkan doa kami yaa Allah…
Aamiin
Ya Robbal Aalaamiin.
DOA ORANG TUA PADA ANAKNYA
Assalamu'alaikum wr.wb.
Semua orang pasti meyakini bahwa dibalik semua kesuksesan yang kita dapat tidak lepas dari doa orang tua kita , untuk itu hendaklah kita selalu mendoakan beliau agar diberikan kesehatan kesalamatan di dunia dan di akhirat .
Banyak hadist atau Firman Allah dalam al-Qur'an tentang doa orang tua terhadap anaknya.
Doa orang tua terhadap anaknya akan selalu terkabul karena mereka berdoa dengan ketulusan hati setiap saat mereka selalu mendoakan kita agar kita diberi kekuatan , ketegaran , rizky dan menjadi anak yang sholeh untuk itulah kita tidak akan bisa membalas semua jasa-jasa orang tua kita beliau tidak mengharapkan apa-apa dari kita
" Tiga doa yang mustajab yang tidak bisa diragukan lagi adalah doa orang tua,doa orang yang berpergian (musafir) dan doa orang yang teraniaya (HR-Abu daud)
Doa orang tua terhadap anaknya akan selalu terkabul karena mereka berdoa dengan ketulusan hati setiap saat mereka selalu mendoakan kita agar kita diberi kekuatan , ketegaran , rizky dan menjadi anak yang sholeh untuk itulah kita tidak akan bisa membalas semua jasa-jasa orang tua kita beliau tidak mengharapkan apa-apa dari kita
" Tiga doa yang mustajab yang tidak bisa diragukan lagi adalah doa orang tua,doa orang yang berpergian (musafir) dan doa orang yang teraniaya (HR-Abu daud)
jangan durhaka terhadap orang tua, karena sekali lagi doa lisan yang orang tua ucapkan untuk anaknya memang bisa terkabul bahkan doa yang jelek sekalipun. Dan itu dalam kenyataan pasti sudah terbukti juga. Kewajiban kita sebagai anak memang harus menjadi anak yang berbakti dan taat jangan sampai menyakiti hati orang tua kita, andai kita menyakiti hati orang tua harusnya segera minta maaf.
Di balik kesuksesan kita ada doa dari orang tua
Di balik kesuksesan kita ada doa dari orang tua
kita bisa belajar dari pengalaman hidup dan semua itu bisa kita ambil hikmahnya, memang manusia diberi cobaan, dan rintangan hidup agar dapat berfikir dan berhati-hati dalam menapak hidup ini dan tumbuh menjadi anak yang mandiri dalam artian anak itu akan bias membedakan mana yang jelak dan mana yang buruk makanya orang tua selalu senantiasa berdoa untuk anaknya
Jadi kesimpulannya kita semua memang harus menjadi orang yang berbakti kepada orang tua'kita semua berada di dunia ini karena kehendak Allah dan perantaranya adalah orang tua/ibu yang telah melahirkan kita' dan dibalik keberhasilan kita pasti ada doa dari orang tua kita. Apabila kita berhasil dan sukses tapi kita tidak menjadi anak yang taat pasti ada balasannya juga. Firman Allah,''Ya Tuhanku jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan sholat. Ya Tuhan kami perkenankanlah doaku.'' (QS.Ibrahim: 40). Jangan sampai kita semua menjadi anak yang durhaka karena doa orang tua untuk anaknya akan selalu dikabulkan. Dengan berbakti kepada orang tua, pasti orang tua akan selalu mendoakan kita dengan doa yang terbaik agar selalu ditunjukkan ke jalan yang lurus/jalan Allah. Mari kita selalu menjadi anak yang taat dan berbakti kepada orang tua dengan membuktikan secara nyata (membalas budi orang tua), lisan juga dan selalu mendoakan mereka (orang tua kita).
Thursday, March 20, 2014
SUAMI IMAM YANG BAIK BAGI SEORANG ISTRI
BIDUK rumah tangga bak bahtera yang berlayar di tengah lautan. Lautan tentu tak selamanya tenang dan nyaman, kadang kala harus menghadapi badai, ombak, angin kencang, atau cuaca yang tidak bersahabat. Itulah mengapa dalam Islam suami dinobatkan sebagai kepala rumah tangga atau pemimpin (imam) bagi keluarganya.
Bahkan tanggung jawab seorang imam keluarga tidak saja terbatas di dunia semata, tetapi berlanjut hingga ke akhirat. Di sini para suami sangat penting mengetahui bagaimana menjadi imam yang baik bagi keluarganya.
Lebih dari Istri
Lebih di sini tiada lain adalah lebih dalam segala sifat positif. Seperti lebih ikhlas, lebih sabar, lebih dewasa, dan lebih yang lainnya. Kompetisi dalam hal ini sangat-sangat positif. Seperti kompetisi antara Abu Bakar dan Umar dalam hal amal shaleh.
Hal ini tiada lain karena seorang suami telah menjadi tumpuan, harapan, dan masa depan istri serta anak-anaknya. Suami adalah kekayaan paling nyata bagi seorang istri. Selain itu, masa depan suami juga ditentukan oleh baik tidaknya keluarga yang dipimpinnya.
Oleh karena itu, tidak patut seorang suami tidak menghargai, tidak menghormati dan tidak memuliakan istrinya. Suami harus mampu memuliakan istrinya, menasehati sekaligus membimbingnnya agar tidak keliru dalam kehidupan.
Namun demikian, ada cara yang mesti ditaati oleh para suami dalam menasehati, membimbing atau pun membina istrinya. Hal ini karena wanita adalah sosok perasa, mungkin ada yang sangat sensitif, sehingga perlu seni dan kehati-hatian dalam membimbing mereka.
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Nasehatilah para wanita dengan baik, sesungguhnya wanita diciptakan dari tulang rusuk (laki-laki) sebelah kanan, dan tulang rusuk yang paling bengkok adalah bagian atasnya, maka seandainya engkau berusaha meluruskannya, niscaya dia akan patah dan kalau engkau biarkan, ia akan tetap bengkok. Nasehatilah para wanita dengan baik.” (HR. Bukhari Muslim).
Bijaksana
Kebijaksanaan seorang suami itu hanya bisa diwujudkan manakala dirinya memang lebih dari istri. Dengan kata lain, seorang suami harus lebih peduli, lebih peka, dan lebih memahami mana yang terbaik bagi istri dan keluarganya sesuai dengan tuntunan syari’ah-Nya.
Kebijaksanaan akan menjadikan suami lebih tepat dalam mengambil keputusan, lebih arif dalam perkataan dan lebih hati-hati dalam menjaga perasaan istri, sehingga tidak mudah terbawa emosi manakala dirinya melihat ada kekurangan atau pun kesalahan dari sang istri.
Hal ini tidak lain karena dibalik kekurangan atau sesuatu yang dianggap kurang dari istri pasti tetap ada sisi lain yang menjadi keunggulan seorang istri. Itulah mengapa Rasulullah mengingatkan para suami agar tidak terjebak emosi dan buta mata hati ketika melihat kesalahan atau kekurangan seorang istri.
Beliau bersabda, “Tidaklah seorang mukmin marah kepada wanita yang beriman, jika dia membenci darinya satu sifat, dia akan menyukainya karena sifatnya yang lain.” (HR. Muslim).
Maka dari itu, sudah seharsunya bagi suami untuk mengingat-ingat kebaikan dan kelebihan istrinya. Menimbang-nimbang apa yang tidak disukainya dengan hal yang disukai. Dengan begitu, Insya Allah, dia akan menemukan kebaikan yang sangat besar. Dan, kebaikan besar tidak akan dimiliki kecuali oleh pemimpin yang bijaksana.
Menjamin Kehalalan Nafkah
Selain mencari nafkah, satu kewajiban yang tidak boleh dianggap ringan oleh seorang suami adalah menjamin kehalalan nafkah yang diperoleh dan dikonsumsi atau digunakan istri dan keluarga. Di sini peran suami sebagai seorang pemimpin sangat menentukan masa depan kehidupan keluarganya dunia-akhirat.
Allah Ta’ala berfirman;
وَعلَى الْمَوْلُودِ لَهُ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ
“Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang ma’ruf.” (QS. Al-Baqarah [2]: 233). Ma’ruf dalam ayat tersebut bermakna cukup, tidak berlebihan apalagi kekurangan.
Namun demikian, apabila ternyata takdir belum memberikan kelapangan rizki sehingga harus hidup dalam keadaan kekurangan, maka seorang suami harus tetap sabar dan tawakkal sembari terus berusaha memperbaiki kondisi ekonominya dengan cara yang halal.
Jangan sampai, karena dorongan membahagiakan keluarga, seorang suami nekat melakukan perbuatan curang, sehingga harta yang diperoleh dan makanan yang dikonsumsi istri dan keluarganya adalah makanan yang haram. Cara seperti ini tentu tidak bijaksana dan bisa berakibat fatal dunia-akhirat.
Oleh karena itu, setiap suami wajib hukumnya mengetahui apa yang halal dan apa yang haram. Jangan sampai karena alasan ekonomi dan kebutuhan keluarga, seorang suami mengabaikan aturan halal-haram yang sesungguhnya sangat berpengaruh bagi kehidupan diri dan keluarganya.
Bersama Bangun Keteguhan
Suami yang bisa menjadi imam yang baik adalah suami yang senantiasa mengajak istri dan keluarganya memiliki keteguhan hati, sehingga lahirlah sifat qana’ah, sabar, dan tawakkal. Sifat seperti itu sangat diperlukan agar dalam mengarungi biduk rumah tangga, keluarga tetap utuh terjaga dan mampu menghadapi segala situasi dengan penuh iman dan ketakwaan.
Demikianlah yang telah ditauladankan oleh Nabi Ibrahim Alayhissalam. Bagaimana beliau menanamkan keteguhan hati yang sangat kuat kepada Siti Hajar, sehingga tidak ada yang diharapkan kecuali hanya pertolongan Allah Ta’ala.
Dengan keteguhan hati, seorang istri akan tabah menghadapi ujian dan pandai mendidik buah hati. Selain itu, seorang istri atau ibu yang memiliki keteguhan hati, ia akan mampu menularkan sifat mulianya itu kepada anak-anaknya. Itulah yang terjadi pada Nabi Ismail Alayhissalam. Sekalipun lama ditinggal sang ayah, Ismail kecil tetap tumbuh menjadi pemuda yang sabar dan penuh ketakwaan.
Oleh karena itu, jadilah imam yang baik bagi keluarga, dengan senantiasa mengarahkan istri pada ketaatan, memberikan nafkah yang halal, serta mendidiknya untuk memiliki keteguhan hati. Insya Allah, keberkahan dan kebahagiaan akan senantiasa menghampiri perjalanan rumah tangga. Bahkan bukan tidak mungkin, akan lahir anak-anak yang kelak dapat mengantarkan ayah dan ibunya ke dalam surga, amin.
Tuesday, November 12, 2013
Nasihat Pernikahan Untuk Sahabat yang Sudah atau Akan Menikah
Aqad
nikah bukan hanya disaksikan oleh para keluarga, tapi juga para
malaikat. Aqad mulia yang bukan hanya didoakan oleh keluarga dan
sahabat, tapi juga mudah-mudahan di doakan para malaikat.
Pernikahan adalah tanda-tanda kekuasaan Allah SWT.Didalam Al Qur’an Allah SWT berfirman :
Dan diantara tanda-tanda (kebesaranNya) adalah Dia menciptakan
pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cendrung dan
merasa tentram kepadanya, dan Dia menjadikan diantaramu rasa kasih
sayang dan sayang …. (QS. Ar-Ruum: 21).
Pernikahan tanda-tanda kebesaran Allah SWT , karena Allah SWT telah menciptakan pada diri kita al-ghorizah an-nau’
(naluri kasih sayang), naluri yang membuat manusia lestari, seorang
suami mencintai istrinya dan sebaliknya, seorang ibu menyayangi anaknya
dan sebaliknya.
Saudaraku….
Sedikit nasehat untuk pernikahan kalian…. Ingatlah pilar penting pernikahan yang Insya Allah akan membuat pernikah menjadi sakinah mawaddah warahmah: ibadah, tho’ah (ketaatan), shuhbah (persahabatan), dan dakwah.
Pertama, pernikahan adalah ibadah. Ini adalah prinsip penting. Inilah yang dinyatakan oleh Rasulullah saw : pernikahan itu adalah sunnahku, barang siapa yang membenci sunnahku, bukan bagian dari ku….
Karena itu pernikahan bukanlah didasarkan kepada sekedar materi,
kecantikan, atau hawa nafsu. Pernikahan yang seperti ini akan langgeng
selama didasarkan ketaatan kepada Allah SWT .
Karena
itu, tetap sayangilah pasangan hidupmu meskipun mungkin materinya
sedikit atau berkurang , atau kecantikan sudah mulai memudar….
Kedua, pernikahan haruslah didasarkan kepada ketaatan.
Karena itu dalam pernikahan yang harus kita jadikan standar baik dan
buruk adalah hukum syara’. Masing-masing harus mengetahui hak dan
kewajibannya berdasarkan hukum syara’.
Ingatlah, suami adalah pemimpin rumah tangga. Ar-rijaalu qowwamuuna ‘ala an-nisaa (QS. An-nisa : 34). Laki-laki adalah pemimpin dalam rumah tangga. Dalam tafsir al Jalalain dijelaskan ‘musallathuna ‘ala an-nisaa yuaddibunahunna’ (Allah memberikan kekuasaan kepada laki-laki terhadap wanita untuk mendidik istri-istrinya’).
Jadi
kepemimpinan itu adalah tanggung jawab, bukan jalan penindasan.
Menjadi pemimpin artinya menjadi pelindung dan pembawa jalan kebaikan.
Rasulullah
SAW menyatakan Imam itu bagaikan penggembala. Penggembala tentu tidak
akan membiarkan gembalaannya kelaparan, terancam nyawanya, dan dia
tidak akan pernah menjerumuskan gembalaannya ke jurang yang dalam.
Begitu jugalah suami.
Adalah tugas suami untuk mencari nafkah, melindungi keluarganya, dan mendidik keluarganya. Allah swt berfirman : wahai orang beriman jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka..
Sifat
utama yang harus dimiliki pemimpin adalah kesabaran. Sebab, membangun
rumah tangga akan penuh tantangan , cobaan. Hal itu akan mudah dihadapi
secara bersama-sama dengan kesabaran.
Sementara tugas utama istri adalah ummun wa robbatul bait (ibu dan pengatur rumah tangga). Sifat utama yang harus dimiliki istri adalah ketaatan.
Ketiga, pernikahan adalah hubungan persahabatan (ash-shuhbah). Bukan hubungan antara majikan dan buruh. Persahabatan haruslah didasarkan pada mahabbah
(rasa cinta). Karena itu tumbuhkan dan peliharalah rasa cinta antara
kalian berdua… Rasulullah menggambarkan hal itu dengan menyatakan kalau
kalian mencintai saudaramu katakanlah uhibbuka fillah (aku
mencintaimu di jalan Allah SWT), apalagi ke istri kita…. Tidak ada
salahnya kalau setiap saat kita mengatakan kepada istrinya : aku
mencintaimu karena Allah SWT. Rasulullah saw juga untuk memupuk rasa
cinta memanggil istrinya dengan sebutan yang penuh dengan pujian humaira (yang pipinya kemerah-merahan).
Persahabatan
berarti bagaikan satu tubuh, yang saling menanggung bersama kebahagian
demikian juga kesusahan. Persahabatan juga berarti saling memperkuat
seperti bangunan kata Rasulullah saw yang saling memperkuat.
Persahabatan
juga berarti harus diisi dengan saling menasehati. Menyadari
kekurangan masing-masing. Kekurangan bukanlah untuk memperlemah
persahabatan tapi justru untuk memperkuat. Ingatlah yang baik-baik dari
pasangan hidupmu kata Rasulullah kalau kita sedang marah.
Terakhir, jadikanlah pernikahan ini sebagai upaya membangun markaz dakwah yang akan melahirkan generasi rabbani yang
melanjutkan perjuangan umat Islam. Melahirkan generasi yang mencintai
agamanya dan memperjuangkan agamanya. Estafeta perjuangan ini harus
tetap berjalan.
Ingatlah dengan menolong agama Allah dalam dakwahnya Allah akan menolong kita… Intanshurullaha yansurkum wayutsabbit aqdamakum . Pernikahan seharusnya akan memperkuat dakwah bukan malah memperlemah…
Terakhir saya ingin menyampaikan pesan Rasulullah kepada laki-laki: Sebaik-baik
laki-laki adalah yang paling baik kepada keluarganya.. ‘Aku’ kata
Rasulullah saw, adalah yang paling baik kepada keluargaku.
Sementara Rasulullah saw juga berpesan kepada para wanita tentang sebaik-baik wanita : Sebaik-baik
wanita adalah yang jika kalian (para suami) melihatnya akan
menyenangkan hatimu, apabila diperintahkan dia taat, apabila kamu tidak
ada di sampingmu dia akan menjaga dirinya dan hartamu…
Sumber: http://percepatanjodoh.blogspot.com/
Monday, October 21, 2013
10 SIFAT BIDADARI DUNIA
Di Antara Ke-Sepuluh Sifat itu .Adalah :
1 : Iman kepada ALLOH Azza Wa Jalla :Iman yang menjadikan Pengawasan
ALLOH lebih dekat kepada diri-nya dari urat leher.Dia selalu mengingat
ALLOH pada saat sendiri ataupun bersama,pada saat Rahasia dan terbuka
,pada saat Sulit dan Mudah. . .
Alloh Azza Wa Jalla.Berfirman :Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh,
baik laki-laki maupunperempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya
akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan
Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa
yang telah mereka kerjakan. (QS.An Nahl :97)
2 : Berdiam Diri di Rumah dan tidak Bertabaruj (Bersolek untuk Orang
Lain)Hal ini di tetapkan karena para perusak Iman menginginkan wanita
keluar dari rumah "Khususnya" di negara yang berdiri di atas Syari'at
Islam "Qur'an dan Sunnah"Para perusak itu menginginkan agar WANITA
Bertabaruj (Bersolek untuk Orang Lain) dan membuang rasa
malu-nya,sehingga dia berperilaku sebagai wanita'' pada masa Jahiliyah
.Mereka mengikut sertakan "baca : WANITA" di segala bidang kerja.
ALLOH Azza Wa Jalla .Berfirman :dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan
janganlah kamu berhias danbertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah
yang dahulu dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah
dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa
dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu
sebersih-bersihnya.(QS.Al Ahzab :33)
3 : Menundukan Pandangan dan Menjaga Diri-nya.
ALLOH Azza Wa Jalla.Berfirman :Katakanlah kepada wanita yang beriman:
"Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah
mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari
padanya. (QS.An Nuur :31)Yakni pada kebimbangan dan Syhwat ,dia
menundukan pandangan dan tidak melihat kepada laki'' yang bukan Mahrom'a
. . .
4 : Menjaga Lisan-nya dari GHIBAH (Menggunjing) dan Namimah (Adu Domba).
ALLOH Azza Wa Jalla .Berfirman :Hai orang-orang yang beriman, jauhilah
kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka
itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah
menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka
memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa
jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha
Penerima Taubat lagi Maha Penyayang. (QS.Al Hujuraat :12)
Dan perkara yang paling banyak "merajalela" yang terjadi di kalangan
Wanita"Naudzubillah" adalah :Menggunjing,Mencibir dan Mencela Orang
lain,Khususnyakepada sesama kaum wanita . . .
5 : Menjaga Pendengaran-nya dari Nyanyian,Ucapan Kotor dan
Sejenis-nya.Haramnya Lagu & NyanyianTermasuk dalam Madzhab
Hanafi,Maliki,Syafi'i dan Hambali.
Rasulullah Sallallahu 'alaihi Wasallam.Bersabda :Niscaya Akan muncul di
suatu Jaman kaum dari Umatku yang menghalalkan Zina,Sutera,Khamr dan
Alat-alat Musik (HR.Bukhari)
ALLOH Azza Wa Jalla .Berfirman :Dan di antara manusia (ada) orang yang
mempergunakan perkataan yang tidakberguna untuk menyesatkan (manusia)
dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu
olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan.
(QS.Luqman :6)
6 : Menghormati Suami ,Menunaikan Hak-nya, Berusaha Membuat-nya Tentram dan Mentaatinya dalam Ketaatan kepada ALLOH . . .
Rasulullah Sallallahu 'alaihi Wasallam.Bersabda :Apabila seorang Wanita
Menunaikan Sholat 5 waktu,Berpuasa di Bulan Puasa,Taat kepada Suaminya
Niscaya dia masuk Syurga Tuhan-nya (HR.Ahmad :1664)
7 : Hemat dalam Kehidupan ,Tidak Boros dalam Makanan,Pakaian dan tempat
tinggal.Wanita MUSLIMAH hendaknya Menginfakan Kelebihan Hartanya di
Jalan ALLOH,dimana ALLOH menyimpan pahalanya di Sisi-Nya. . .
ALLOH Azza Wa Jalla .Berfirman :Sesungguhnya pemboros-pemboros itu
adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar
kepada Tuhannya. (QS.Al Israa' :27)
8 : Tidak Menyerupai Laki-LakiWanita MUSLIMAH berusaha tidak meniru
laki-laki dalam cara apapun,yang menjadi kekhususan bagi Laki-laki .
Jangan mengubah Ciptaan ALLOH .dimana telah ALLOH ciptakan di atasnya..
Rasulullah Sallallahu 'alaihi Wasallam.Bersabda :ALLOH telah melaknat Para WANITA yang menyurupai Laki-Laki (HR.Bukhari)
dalam Hadits lain:ALLOH telah melaknat Washilah dan Mustaushilah
(HR.Bukhari)Yang pertama adalah Wanita yang telah menyambung Rambutnya
dan wanita yang meminta akan hal itu . .
ALLOH telah melaknat Namishah dan Mutanammisha (HR.Bukhari)Wanita yang
telah Mencukur Alisnya dan Menipiskan-nya ..Semoga ALLOH melimpahkan
taufiq dan Hidayah-nya untuk Mereka "WANITA" . . .
9 : Berusaha Menjaga Sholat-Sholat,Puasa-Puasa dan Sedekah-Sedekah Sunnah.
ALLOH Azza Wa Jalla .Berfirman :Allah tidak membebani seseorang
melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari
kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan)
yang dikerjakannya. (QS.Al Baqarah :286)
Karena Wanita memiliki Kesibukan di rumah ,khususnya terhadap
Anak-anaknya..akan tetapi dia tidak melupakan bagiannya,terutama
AL-QUR'AN danDZIKIR...
10 : Hendak-nya dia menjadi seorang Da'i di kalangan Para Wanita,menyeru kepada kebaikan dan melarang dari Kemungkaran :
Karena pada umumnya laki-laki tidak bisa berdakwa di kalngan kaum
wanita.ia tidak bisa mengatasi masalah'' mereka dan tidak bisa
Berkhalwat (Berduaan) denagn mereka..
Saya memohon Taufiq dan Hidayah-Nya untuk Diriku dan SemuaKaum MUSLIMIN
agar menjadikan Wanita "Istri-Istri" dan Anak-anak kita ,Orang-orang
yang Shalih dan Qurratu A'yun (Penyejuk Hati) bagi kita . .
.Wallahu'alam Bishawab..
HAK BERSAMA SUAMI ISTRI
1. Suami istri, hendaknya saling menumbuhkan suasana mawaddah dan rahmah. (Ar-Rum: 21)
2. Hendaknya saling mempercayai dan memahami sifat masing-masing pasangannya.
(An-Nisa’: 19 - Al- Hujuraat: 10)
(An-Nisa’: 19 - Al- Hujuraat: 10)
3. Hendaknya menghiasi dengan pergaulan yang harmonis. (An-Nisa’:19)
4. Hendaknya saling menasehati dalam kebaikan. (Muttafaqun Alaih)
SUAMI KEPADA ISTRI
1. Suami hendaknya menyadari bahwa istri adalah suatu ujian dalam menjalankan agama. (At-aubah: 24)
2. Seorang istri bisa menjadi musuh bagi suami dalam mentaati Allah dan Rasul-Nya.
(At-Taghabun: 14)
3. Hendaknya senantiasa berdo’a kepada Allah meminta istri yang sholehah. (AI-Furqan: 74)
4. Diantara kewajiban suami terhadap istri, ialah: Membayar mahar, Memberi nafkah (makan, pakaian,
tempat tinggal), Menggaulinya dengan baik, Berlaku adil jika beristri lebih dari satu.
(AI-Ghazali)
1. Suami hendaknya menyadari bahwa istri adalah suatu ujian dalam menjalankan agama. (At-aubah: 24)
2. Seorang istri bisa menjadi musuh bagi suami dalam mentaati Allah dan Rasul-Nya.
(At-Taghabun: 14)
3. Hendaknya senantiasa berdo’a kepada Allah meminta istri yang sholehah. (AI-Furqan: 74)
4. Diantara kewajiban suami terhadap istri, ialah: Membayar mahar, Memberi nafkah (makan, pakaian,
tempat tinggal), Menggaulinya dengan baik, Berlaku adil jika beristri lebih dari satu.
(AI-Ghazali)
5. Jika istri berbuat ‘Nusyuz’, maka dianjurkan melakukan tindakan berikut ini secara berurutan:
(a) Memberi nasehat,
(b) Pisah kamar,
(c)Memukul dengan pukulan yang tidak menyakitkan.
(An-Nisa’: 34) …
‘Nusyuz’ adalah: Kedurhakaan istri kepada suami dalam hal ketaatan kepada Allah.
(a) Memberi nasehat,
(b) Pisah kamar,
(c)Memukul dengan pukulan yang tidak menyakitkan.
(An-Nisa’: 34) …
‘Nusyuz’ adalah: Kedurhakaan istri kepada suami dalam hal ketaatan kepada Allah.
6. Orang mukmin yang paling sempurna imannya ialah, yang paling baik akhlaknya dan paling ramah
terhadap istrinya/keluarganya.(Tirmudzi)
terhadap istrinya/keluarganya.(Tirmudzi)
7. Suami tidak boleh kikir dalam menafkahkan hartanya untuk istri dan anaknya.(Ath-Thalaq: 7)
8. Suami dilarang berlaku kasar terhadap istrinya. (Tirmidzi)
9. Suami hendaklah jangan selalu mentaati istri dalam kehidupan rumah tangga. Sebaiknya terkadang
menyelisihi mereka. Dalam menyelisihi mereka, ada keberkahan. (Baihaqi, Umar bin Khattab ra., Hasan
Bashri)
menyelisihi mereka. Dalam menyelisihi mereka, ada keberkahan. (Baihaqi, Umar bin Khattab ra., Hasan
Bashri)
10.Suami hendaknya bersabar dalam menghadapi sikap buruk istrinya. (Abu Ya’la)
11.Suami wajib menggauli istrinya dengan cara yang baik. Dengan penuh kasih sayang, tanpa kasar dan
zhalim.(An-Nisa’: 19)
zhalim.(An-Nisa’: 19)
12.Suami wajib memberi makan istrinya apa yang ia makan,memberinya pakaian, tidak memukul wajahnya,
tidak menghinanya, dan tidak berpisah ranjang kecuali dalam rumah sendiri. (Abu Dawud).
tidak menghinanya, dan tidak berpisah ranjang kecuali dalam rumah sendiri. (Abu Dawud).
13.Suami wajib selalu memberikan pengertian, bimbingan agama kepada istrinya, dan menyuruhnya untuk
selalu taat kepada Allah dan Rasul-Nya. (AI-Ahzab: 34, At-Tahrim : 6,Muttafaqun Alaih)
selalu taat kepada Allah dan Rasul-Nya. (AI-Ahzab: 34, At-Tahrim : 6,Muttafaqun Alaih)
14.Suami wajib mengajarkan istrinya ilmu-ilmu yang berkaitan denganwanita (hukum-hukum haidh,
istihadhah, dll.). (AI-Ghazali)
istihadhah, dll.). (AI-Ghazali)
15.Suami wajib berlaku adil dan bijaksana terhadap istri. (An-Nisa’: 3)
16.Suami tidak boleh membuka aib istri kepada siapapun. (Nasa’i)
17.Apabila istri tidak mentaati suami(durhaka kepada suami), maka suami wajib mendidiknya dan
membawanya kepada ketaatan, walaupun secara paksa. (AIGhazali)
membawanya kepada ketaatan, walaupun secara paksa. (AIGhazali)
18.Jika suami hendak meninggal dunia, maka dianjurkan berwasiat terlebih dahulu kepada istrinya. (AI-
Baqarah: ?40)
Baqarah: ?40)
ISTRI KEPADA SUAMI
1. Hendaknya istri menyadari clan menerima dengan ikhlas bahwa kaum laki-Iaki adalah pemimpin kaum
wanita. (An-Nisa’: 34)
wanita. (An-Nisa’: 34)
2. Hendaknya istri menyadari bahwa hak (kedudukan) suami setingkat lebih tinggi daripada istri. (Al-
Baqarah: 228)
Baqarah: 228)
3. Istri wajib mentaati suaminya selama bukan kemaksiatan. (An-Nisa’:39)
4. Diantara kewajiban istri terhadap suaminya, ialah:
a. Menyerahkan dirinya,
b. Mentaati suami,
c. Tidak keluar rumah, kecuali dengan ijinnya,
d. Tinggal di tempat kediaman yang disediakan suami,
e. Menggauli suami dengan baik. (Al-Ghazali)
a. Menyerahkan dirinya,
b. Mentaati suami,
c. Tidak keluar rumah, kecuali dengan ijinnya,
d. Tinggal di tempat kediaman yang disediakan suami,
e. Menggauli suami dengan baik. (Al-Ghazali)
5. Istri hendaknya selalu memenuhi hajat biologis suaminya, walaupun sedang dalam kesibukan. (Nasa’ i,
Muttafaqun Alaih)
Muttafaqun Alaih)
6. Apabila seorang suami mengajak istrinya ke tempat tidur untuk menggaulinya, lalu sang istri
menolaknya, maka penduduk langit akan melaknatnya sehingga suami meridhainya. (Muslim)
menolaknya, maka penduduk langit akan melaknatnya sehingga suami meridhainya. (Muslim)
7. Istri hendaknya mendahulukan hak suami atas orang tuanya. Allah swt. mengampuni dosa-dosa seorang
Istri yang mendahulukan hak suaminya daripada hak orang tuanya. (Tirmidzi)
Istri yang mendahulukan hak suaminya daripada hak orang tuanya. (Tirmidzi)
8. Yang sangat penting bagi istri adalah ridha suami. Istri yang meninggal dunia dalam keridhaan
suaminya akan masuk surga. (Ibnu Majah, TIrmidzi)
suaminya akan masuk surga. (Ibnu Majah, TIrmidzi)
9. Kepentingan istri mentaati suaminya, telah disabdakan oleh Nabi saw.: “Seandainya dibolehkan sujud
sesama manusia, maka aku akan perintahkan istri bersujud kepada suaminya. .. (Timidzi)
sesama manusia, maka aku akan perintahkan istri bersujud kepada suaminya. .. (Timidzi)
10.Istri wajib menjaga harta suaminya dengan sebaik-baiknya. (Thabrani)
11.Istri hendaknya senantiasa membuat dirinya selalu menarik di hadapan suami(Thabrani)
12.Istri wajib menjaga kehormatan suaminya baik di hadapannya atau di belakangnya (saat suami tidak di
rumah). (An-Nisa’: 34)
rumah). (An-Nisa’: 34)
13.Ada empat cobaan berat dalam pernikahan, yaitu:
(1) Banyak anak
(2) Sedikit harta
(3) Tetangga yang buruk
(4) lstri yang berkhianat.
(Hasan Al-Bashri)
(1) Banyak anak
(2) Sedikit harta
(3) Tetangga yang buruk
(4) lstri yang berkhianat.
(Hasan Al-Bashri)
14.Wanita Mukmin hanya dibolehkan berkabung atas kematian suaminya selama empat bulan sepuluh hari.
(Muttafaqun Alaih)
(Muttafaqun Alaih)
15.Wanita dan laki-laki mukmin, wajib menundukkan pandangan mereka dan menjaga kemaluannya. (An-Nur:
30-31)
30-31)
ISTRI SHOLEHAH
1. Apabila’ seorang istri, menjaga shalat lima waktu, berpuasa pada bulan Ramddhan, memelihara
kemaluannya, dan mentaati suaminya, niscaya Allah swt. akan memasukkannya ke dalam surga. (Ibnu
Hibban)
kemaluannya, dan mentaati suaminya, niscaya Allah swt. akan memasukkannya ke dalam surga. (Ibnu
Hibban)
2. Istri sholehah itu lebih sering berada di dalam rumahnya, dan sangat jarang ke luar rumah. (Al-
Ahzab : 33)
Ahzab : 33)
3. Istri sebaiknya melaksanakan shalat lima waktu di dalam rumahnya. Sehingga terjaga dari fitnah.
Shalatnya seorang wanita di rumahnya lebih utama daripada shalat di masjid, dan shalatnya wanita di
kamarnya lebih utama daripada shalat di dalam rumahnya. (lbnu Hibban)
Shalatnya seorang wanita di rumahnya lebih utama daripada shalat di masjid, dan shalatnya wanita di
kamarnya lebih utama daripada shalat di dalam rumahnya. (lbnu Hibban)
4. Hendaknya menjadikan istri-istri Rasulullah saw. sebagai tauladan utama.
Semoga catatan ini dapat memberikan manfaat dan wawasan “indahnya berumah tangga” dalam Islam….
Amiin..
Amiin..
Subscribe to:
Posts (Atom)
