Thursday, March 24, 2022

LK 2 Modul 5 : Lembar Kerja Refleksi Modul Bidang Studi/Jurnal Harian

 

Nama Mahasiswa          : Ari Nugraha

Nomor Peserta PPG       : 201503280480

Mapel                          : Bahasa Indonesia

Instansi                       : SMK Al Husna Cisaga

LPTK                            : Universitas Muhammadiyan Prof.Dr.Hamka

Judul Modul

Modul 5 Keterampilan Berbahasa Produktif

Judul Kegiatan Belajar (KB)

1.    Keterampilan Berbicara

2.    Pembelajaran Keterampilan Berbicara

3.    Keterampilan Menulis

4.    Pembelajaran Keterampilan Menulis

No

Uraian

Respon/Jawaban

1

Uraikan hasil diskusi bersama teman dan dosen mengenai pemecahan masalah dalam memahami materi yang mengalami kesulitan

Latar Belakang :

·         Negosisasi itu selalu ada di kehidupan sehari hari.

·         Karena  SMK menggunakan kurikulum industri yang berkaitan dengan kegiatan negosiasi.

·         Karena kurang pengetahuan penunjang keterampilan berbicara pada umumnya

Permasalahan :

Kadang anak mengalami kesulitan dalam bernegosiasi. Sehingga dalam tawar – menawar tidak bisa berjalan dengan baik

·         Tidak adanya rasa percaya diri dan memiliki rasa takut dalam mengeluarkan pendapat

·         Kurangnya pembendaharaan kata dalam berbicara

·         Siswa tidak memiliki kemampuan mengajukan negosiasi secara lisan

·         Ssiwa tidak memahami hakikat negosiasi

·         Ketepatan mimik, gestur, dan intonasi yang belum baik

·         Kurangnya siswa bersosialisasi dan beradaptasi dengan lingkungan yang baru (dalam prakteknya di masyarakat)

·         Kurang menguasai struktur negosiasi.

·         Tidak punya referensi dalam negosiasi.

Solusi

Setelah menemukan permasalahan siswa mengenai Negosiasi, maka hal yang dilakukan pendidik adalah :

·         Guru menyampaikan penguasaan taktik dalam mencapai  win – win solution di negosiasi.

·         Penekanan dalam penggunaan kalimat persuasi.

·         Banyak berlatih sebelum memulai praktek.

·         Observasi lapangan terlebih dahulu sebelum melakukan negosiasi.

·         Siswa langsung turun ke lapangan untuk berkomunikasi langsung dengan masyarakat.

·         Melatih siswa dalam berbicara dalam tataran yang sopan dan santun.

·         Belajar dari medsos cara bernegosiasi yang baik. (youtube dan google)

Hasil Analisis Kelompok :

Adanya peningkatan kemampuan siswa dalam Menyampaikan pengajuan, penawaran, persetujuan, dan penutup dalam teks negosiasi berkaitan dengan bidang pekerjaan secara lisan maupun tulis dengan pendekatan Project Based Learning. (PJBL)

 

2

Uraikan hasil diskusi bersama teman dan dosen mengenai miskonsepsi di modul ini

1.  Mengapa tawar-menar siswa SMK rendah? Pada kegiatan materi Negosiasi

2.  Negosiasi harus ada 2 pihak atau lebih

3.  Ada perbedaan pendapat atau persengkataan

4.  Hakikat negosiasi tawar-menawar

5.  Hidup penuh dengan negosiasi, beda berembuk, musyawarah

3

Hambatan yang dialami pada pembelajaran analisis materi pembelajaran berbasis masalah di modul ini

1.    Mahasiswa sering mengalami hambatan dalam memahami isi modul yang terlalu banyak.

2.    Banyak definisi dan istilah yang harus dipelajari dengan waktu yang singkat

4

Hal yang akan dilakukan untuk sukses di pembelajaran modul berikutnya

1.    Berdoa dan terus jaga kondisi badan supaya sehat

2.    Menyiapkan bahan materi untuk kasus yang ada di sekolah

3.    Menyampaikan permasalahan yang ada disekolah untuk didiskusikan

 

LK 2 Modul 4 : Lembar Kerja Refleksi Modul Bidang Studi/Jurnal Harian

 

Nama Mahasiswa          : Ari Nugraha

Nomor Peserta PPG       : 201503280480

Mapel                          : Bahasa Indonesia

Instansi                       : SMK Al Husna Cisaga

Judul Modul

Modul 4 Keterampilan Berbahasa Reseptif

Judul Kegiatan Belajar (KB)

1.    Dasar dan Prinsip Keterampilan Menyimak

2.    Prinsip-Prinsip Pembelajaran Keterampilan Menyimak

3.    Dasar dan Prinsip Keterampilan Membaca

4.    Pembelajaran Keterampilan Membaca di Sekolah

No

Uraian

Respon/Jawaban

1

Uraikan hasil diskusi bersama teman dan dosen mengenai pemecahan masalah dalam memahami materi yang mengalami kesulitan

PERMASALAHAN

·         Siswa kurang motivasi

·         Siswa malas berliterasi

·         Siswa tidak mampu mengidentifikasi informasi teks eksplanasi

·         Siswa tidak mampu mengidentifikasi informasi berbasis masalah

·         Proses pembelajaran kurang menyenangkan

PENERAPAN HOTS PADA TEKS EKSPLANASI

●        Pemberian motivasi kepada siswa.

●        Gunakan metode PBL atau PJBL

●        Siswa diajak mereview materi pembelajaran Teks Eksplanasi melalui contoh-contoh video/teks eksplanasi

●        Siswa berdiskusi saling bertukar pikiran menganalisis, mengidentifikasi,  dan menginterpretasikan video/teks.

●        Siswa diarahkan menemukan sebuah permasalahan, yang bisa dikaitkan pada keadaan sekitar mereka

●        Siswa berdiskusi menemukan solusi-solusi.

●        Siswa mengimplementasikan dalam teks baru atau ke kehidupan mereka

●        Siswa bersama guru mengevaluasi dan merefleksi kegiatan

 

2

Uraikan hasil diskusi bersama teman dan dosen mengenai miskonsepsi di modul ini

1.   Menentukan  metode dan strategi yang dapat digunakan dalam pembelajaran membaca di sekolah.

2.   Jenis-jenis membaca

3.   Membedakan antara menyimak terapeutik, kritis dan apresiatif

3

Hambatan yang dialami pada pembelajaran analisis materi pembelajaran berbasis masalah di modul ini

1.    Mahasiswa sering mengalami hambatan dalam memahami isi modul yang terlalu banyak.

4

Hal yang akan dilakukan untuk sukses di pembelajaran modul berikutnya

Berdoa dan terus jaga kondisi badan supaya sehat

 

LK 2 Modul 3: Lembar Kerja Refleksi Modul Bidang Studi/Jurnal Harian

 

Nama Mahasiswa          : Ari Nugraha

Nomor Peserta PPG       : 201503280480

Mapel                           : Bahasa Indonesia

Judul Modul

Modul 3 Kesastraan

Judul Kegiatan Belajar (KB)

1.    Genre Puisi dalam Pembelajaran Sastra Kurikulum 2013

2.    Genre Prosa dalam Pembelajaran Sastra Kurikulum 2013 Wacana

3.    Genre Drama dalam Pembelajaran Sastra Kurikulum 2013

4.    Perangkat Pembelajaran Sastra Kurikulum 2013

No

Uraian

Respon/Jawaban

1

Uraikan hasil diskusi bersama teman dan dosen mengenai pemecahan masalah dalam memahami materi yang mengalami kesulitan

Unsur pembangun puisi terdiri dari unsur fisik dan unsur batin. Unsur fisik adalah unsur yang secara fisik tampak dapat dilihat, seperti rima, gaya bahasa, imaji, diksi, struktur, dan perwajahan. Rima, gaya bahasa, imaji, dan diksi tampak melalui kata atau frase yang digunakan dalam puisi. Perwajahan puisi tampak melalui bentuk penyajian puisi. Unsur batin adalah unsur yang ada dalam batin puisi, yaitu berupa tema, feeling (perasaan), nada, dan amanat.

Prosa fiksi sering juga disebut cerita rekaan atau cerita khayalan, artinya cerita yang tidak sungguh-sungguh terjadi atau bersifat imajinatif. Prosa fiksi menampilkan permasalahan manusia. Meskipun begitu, sebuah prosa fiksi haruslah tetap merupakan bangunan struktur yang koheren dan tetap mempunyai tujuan estetik.

Drama merupakan salah satu genre sastra dengan kekhasan pada unsur dialog. Drama sebagai karya sastra yang berupa dialog-dialog dan memungkinkan untuk dipertunjukkan sebagai tontonan. Meskipun memiliki kemungkinan untuk dipertunjukkan, tetapi drama tidak selalu dipentaskan.

 

2

Uraikan hasil diskusi bersama teman dan dosen mengenai miskonsepsi di modul ini

1.    Menyusun langkah pembelajaran

2.    Mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

3.    Mengembangkan penilaian pembelajaran

4.    Menentukan materi pembelajaran pada sastra yang relevan

3

Hambatan yang dialami pada pembelajaran analisis materi pembelajaran berbasis masalah di modul ini

1.    Mahasiswa sering mengalami hambatan dalam memahami isi modul yang terlalu banyak.

4

Hal yang akan dilakukan untuk sukses di pembelajaran modul berikutnya

Berdoa dan terus jaga kondisi badan supaya sehat

 

LK 2 Modul 2: Lembar Kerja Refleksi Modul Bidang Studi/Jurnal Harian

 

Nama Mahasiswa          : Ari Nugraha

Nomor Peserta PPG       : 201503280480

Mapel                          : Bahasa Indonesia

Judul Modul

Modul 2 Semantik dan Wacana

Judul Kegiatan Belajar (KB)

1.   Hubungan Bentuk dan Makna

2.   Eufimisme

3.   Wacana

4.    Pragmatik

No

Uraian

Respon/Jawaban

1

Uraikan hasil diskusi bersama teman dan dosen mengenai pemecahan masalah dalam memahami materi yang mengalami kesulitan

Pertanyaan saat diskusi :

Pragmatik, pada prinsip kesantunan: orang dalam berbicara secara santun maksudnya tidak langsung pada intinya, tapi disertai kalimat pembuka & bahasa akrab yang santun.

Eufemisme : yaitu bermakna berbicara dengan menggunakan perkataan yang halus dan sopan sehingga memberikan kesan yang baik.

Di bab tersebut apakah ada persamaan & perbedaannya, mengingat sama-sama disampaikan secara santun.

Dari beliau menyampaikan hampir sama, tapi tergantung mau menggunakan secara kontekstual atau dengan bahasa sehari-hari. Karena bahasa itu saling terkait antara bahasa satu dengan yang lain. Jadi tergantung materinya mau menggunakan apa & tergantung tempat masing-masing.

Sinonim

Gambaran persamaan kalimat

Puisi ditulis Iza, Iza menulis puis. Memiliki makna yang sama dalam kalimat aktif maupun pasif.

Teori transformasi setiap kalimat memiliki perubahan. Yang menulis puisi ini adalah Iza. Puisi ini karya Iza.

Yang saya tanggapi tadi mengenai mengapa kata kiasan yang kita sampaikan tidak dapat dipahami orang lain.

1.    Konsep pemikiran penutur tidak sama pendengar.

2.    Tidak memiliki kedekatan dengan penutur/siswa.

3.    Siswa tidak memiliki referensi pada apa yang saya sampaikan.

 

2

Uraikan hasil diskusi bersama teman dan dosen mengenai miskonsepsi di modul ini

1.    Pada materi eufimisme dan disfimisme

2.    Dalam materi eufimisme yang mempunyai konsep hampir sama pada materi pragmatik di bagian prinsip kesopanan.

3

Hambatan yang dialami pada pembelajaran analisis materi pembelajaran berbasis masalah di modul ini

1.    Mahasiswa sering mengalami hambatan dalam memahami isi modul yang terlalu banyak.

4

Hal yang akan dilakukan untuk sukses di pembelajaran modul berikutnya

Berdoa dan terus jaga kondisi badan supaya sehat