Wednesday, September 9, 2020

MATERI BAHASA INDONESIA KELAS X BAB TEKS ANEKDOT

 Pengertian teks anekdot

Teks anekdot merupakan teks singkat yang berisi tentang kritikan mengenai politik, sosial, ekonomi atau hal lainnya yang dibalut dengan guyonan atau humor.

Teks anekdot sering dijumpai dalam bentuk percakapan atau dialog atau gambar cerita. Pada umumnya teks anekdot bermaksud untuk menghibur pembacanya dengan guyonan sekaligus sindiran untuk pihak-pihak tertentu. Oleh karena itu, teks anekdot juga memiliki pesan moral yang ditujukan kepada pembacanya.

Ciri-Ciri

Teks anekdot merupakan teks yang unik dibandingkan dengan teks lainnya. Oleh karena itu, teks anekdot memiliki ciri-ciri tersendiri diantara lain:

  1. Teks yang mendekati perumpamaan.
  2. Menampilkan karakter yang sering dilihat.
  3. Memiliki sifat humor.
  4. Mengandung kritikan.
  5. Mengandung pesan moral.

Struktur

Seperti halnya dengan beberapa teks lainnya, teks anekdot juga memiliki struktur tertentu. Pada umumnya, teks anekdot memiliki lima elemen dasar yang harus ada di dalam teksnya yaitu abstrakorientasikrisisreaksi dan koda.

Abstrak

Bagian abstrak merupakan pengantar yang berisi gambaran secara umum mengenai teks yang ditulis. Tujuannya adalah agar pembaca dapat membayangkan terlebih dahulu apa yang nantinya terkandung dalam teks tersebut.

Orientasi

Setelah pembaca memiliki gambaran mengenai teks yang akan disampaikan, pembaca akan disajikan sebuah peristiwa atau lebih yang akan menjadi permasalahan utama. Pada umumnya, bagian orientasi juga terselip humor agar peristiwa tersebut tidak ditanggapi terlalu serius.

Krisis

Peristiwa yang disampaikan pada bagian orientasi akan memiliki permasalahan. Puncak dari permasalahan tersebut akan diceritakan di bagian krisis.

Reaksi

Permasalahan yang terjadi akan diselesaikan pada bagian reaksi. Terkadang, solusi yang digunakan terkesan unik dan menghibur. Selain itu, kritikan juga tak jarang diselipkan pada bagian reaksi.

Koda

Bagian terakhir dari teks anekdot adalah koda.

Cewek Materialistis

contoh pengertian anekdot

Abstraksi

Jam istirahat makan siang hampir usai, untuk mengisi waktu kosong yang sebentar itu, Jono, Rian dan Agung mengobrol sambil membuka situs dewasa yang tentunya menampilkan gambar-gambar wanita cantik dan seksi.

Orientasi

Namun, seakan tak terpengaruh dengan teman-temannya, Aldi malah tetap bekerja di depan komputernya, teman-temannya pun menggodanya.

Krisis

“Al, jangan sibuk kerja terus, sini banyak pemandangan indah lho, cewek cantik dan seksi”. Mendengar ajakan Jono itu, Aldi hanya menjawab “ogah, aku ga suka”.

Reaksi

Teman-temannya pun bingung, Agung berkata, “mana mungkin ada pria yang ga suka cewek cantik” Aldi tetap pada pendiriannya, “Iya, aku ga suka soalnya cewek cantik dan seksi tidak baik untuk mata.” Teman-temannya pun semakin bingung,

Koda

Aldi menambahkan, “tidak baik untuk mata pencaharian karena kebanyakan cewek yang cantik dan seksi itu materialistis.”

MATERI BAHASA INDONESIA KELAS XI BAB TEKS CERAMAH

Pengertian Teks Ceramah

Teks ceramah adalah teks yang berisi pemberitahuan, penyampaian suatu informasi baik pengetahuan maupun informasi umum lainnya untuk disampaikan di depan orang banyak oleh pakar atau orang yang menguasai bidangnya baik secara langsung maupun melalui media elektronik & digital.

Penjelasan di atas sejalan dengan pernyataan Tim Kemdikbud (2017, hlm. 78) yang mengungkapkan bahwa ceramah adalah pembicaraan di depan umum yang berisi penyampaian suatu informasi, pengetahuan, dan sebagainya.

Penceramah biasanya adalah orang-orang yang menguasai bidang informasi yang disampaikan. Ceramah diperuntukkan untuk didengarkan oleh banyak orang. Medianya bisa dibicarakan langsung di kelas atau aula. atau melalui sarana komunikasi seperti televisi, radio, internet dan media informasi lainnya.

Pembelajaran di sekolah kebanyakan disampaikan melalui ceramah. Begitu juga dengan kuliah (pendidikan tinggi), kebanyakan Dosen akan menyampaikan materi lewat metode ceramah. Meskipun, hari ini metode pembelajaran yang digunakan biasanya sudah lebih variatif dan tidak hanya ceramah.

Terkadang ceramah tampak atau terasa seperti pidato ataupun khotbah, untuk mengetahui perbedaannya, simak penjelasan di bawah ini.

Perbedaan Ceramah, Pidato & Khotbah

Pidato merupakan pembicaraan di depan umum yang lebih cenderung bersifat persuasif, yakni ingin mengajak pendengar mengubah persepsi, sikap atau tindakannya. Pidato juga dapat lebih sering digunakan untuk menumbuhkan motivasi dan mendapatkan dukungan dari pendengarnya.

Sementara itu, Khotbah adalah pembicaraan di depan umum yang berisi penyampaian pengetahuan mengenai keagamaan dan praktik beribadah, hingga ajakan-ajakan untuk memperkuat keimanan pendengarnya.

Ceramah bersifat lebih umum, ceramah menyampaikan suatu pengetahuan, informasi, atau isu tertentu yang umum (mencakup semua bidang) dan disampaikan oleh pakar atau orang-orang ahli dalam bidangnya.

Struktur Teks Ceramah

Seperti teks lainnya, teks ceramah memiliki struktur yang membangun teks ini melalui beberapa bagian pembangunnya. Bagian-bagian pembangun struktur teks ceramah meliputi: pembuka/pendahuluan, isi, penutup. Berikut adalah struktur teks ceramah yang dikemukakan oleh Tim Kemdikbud (2017, hlm. 92).

  1. Pembuka (Tesis)
    Berisi pengenalan isu, masalah, pengetahuan hingga pandangan penceramah mengenai topik yang akan dibahas. Bagian ini sama dengan tesis dalam teks eksposisi.
  2. Isi (Rangkaian argumen)
    Berupa rangkaian argumen-argumen penceramah yang berkaitan dengan topik yang dibicarakan pada pembuka atau tesis. Bagian ini biasanya mengemukakan pula berbagai fakta dan data yang memperkuat argumen-argumen penceramah.
  3. Penutup (Penegasan kembali)
    Merupakan penegasan kembali mengenai apa yang disampaikan dalam ceramah. Hal ini bertujuan untuk memastikan ceramah tidak memberikan pemahaman yang keliru dari yang dimaksudkan, hingga agar diingat oleh pendengarnya. Selain itu, agar ceramah terkenang dan pendengarnya terpengaruh untuk melakukan sesuatu, bagian ini juga biasa diisi oleh rekomendasi atau saran mengenai topik yang disampaikan.

Kaidah Kebahasaan Teks Ceramah

Teks ceramah juga memiliki karakteristik dan ciri khas kebahasaan tersendiri yang cenderung beda dengan teks lain. Berikut adalah beberapa kaidah kebahasaan dari teks ceramah.

  1. Banyak memakai kata ganti orang pertama (tunggal) dan kata ganti orang kedua jamak sebagai sapaan. Kata ganti pertama contohnya adalah: sayaakukami (mengatasnamakan kelompok). Sementara kata kedua jamak adalah: anak-anak, hadirin, bapak-bapakibu-ibu, kalian, saudara-saudara.
  2. Banyak menggunakan kata teknis atau peristilahan yang sesuai dengan topik yang dibahas. Misalnya jika topik yang di bahas adalah kebahasaan atau sastra, istilah-istilah yang muncul meliputi: prosa, puisi, etika berbahasa, sarkasme, majas, kesantunan berbahasa.
  3. Menggunakan kata-kata yang menunjukan hubungan sebab akibat atau argumentasi. Contohnya adalah: dengan demikian, akibatnya, oleh karena itu, maka, sebab, karena.
  4. Banyak memakai kata kerja mental, misalnya: memprihatinkan, memperkirakan, mengagumkan, diharapkan, berasumsi, menyimpulkan, berpendapat.
  5. Menggunakan kata-kata persuasif, seperti: diharapkan, sebaiknya, hendaklah, perlu, harus.

Selain daftar di atas, teks ceramah juga banyak menggunakan kalimat majemuk bertingkat. Penjelasan mengenai kalimat majemuk bertingkat dalat dilihat artikel di bawah ini:

Ciri Teks Ceramah

Adapun ciri-ciri teks ceramah dipaparkan pada daftar di bawah ini.

  1. Ada sesuatu yang dijelaskan atau diinformasikan untuk memperluas pengetahuan para pendengar.
  2. Disampaikan oleh seseorang yang memiliki keahlian atau dianggap pakar dalam bidang atau disiplin ilmu yang diceramahkan.
  3. Terdapat ajakan atau persuasi untuk mengubah sikap atau melakukan tindakan terhadap materi yang dibicarakan.
  4. Berisi argumen yang menguatkan topik yang dibicarakan.
  5. Memiliki fakta dan data yang memperkuat argumen dalam teks.
  6. Terdapat komunikasi dua atau banyak arah antara pembicara dan pendengar, yaitu berupa dialog, tanya jawab, kolom komentar tanggapan video (jika daring), dsb.

Langkah Menulis Teks Ceramah

Langkah-langkah penyusunan teks ceramah menurut Tim Kemdikbud (2017, hlm. 96) adalah sebagai berikut ini.

1. Menentukan Topik

Menentukan topik tentunya menjadi hal pertama yang harus ditentukan. Tentunya, terkadang topik ceramah juga dapat didapatkan dengan tidak sengaja misalnya saat kita membaca teks berita dan mendapatkan kabar yang sedang hangat dibicarakan. Namun, topik tersebut harus tetap ditentukan dan diolah melalui langkah selanjutnya, tidak hanya asal mengambil tren terbaru saja.

Topik yang diambil dapat meliputi: keterampilan, keahlian, pengalaman pribadi, hobi, pelajaran, pendapat pribadi, minat khalayak, biografi tokoh terkenal, dsb.

2. Merumuskan Tujuan Ceramah

Selanjutnya, tujuan adalah hal yang harus diperhatikan ketika sudah menemukan topik yang akan dibawakan. Untuk apa kita memberikan ceramah? Apakah untuk berbagi ilmu? Mengajak pendengar untuk melakukan sesuatu? Dsb. Namun, dalam gambaran luasnya, tujuan ceramah meliputi:

  1. Tujuan umum, yang meliputi: ceramah informatif, ceramah persuasif, ceramah rekreatif (hiburan)
  2. Tujuan khusus, yang merupakan rincian dari tujuan umum, tujuan ini meliputi: kebahasaan Indonesia untuk tujuan umum pelajaran, cara melukis untuk tujuan umum keahlian atau hobi, biografi Soekarno untuk tujuan umum biografi tokoh.

3. Menyusun Kerangka Ceramah

Kerangka teks ceramah adalah rencana yang memuat pokok-pokok bahasan struktur teks ceramah. Setiap bagian struktur yaitu: pembuka, isi, dan penutup dibuat kalimat pokok atau ide pokoknya terlebih dahulu tanpa penjelasan detail.

Pembuatan kerangka teks ceramah yang baik harus memperhatikan:

  1. Ketiga struktur harus dibuat: pembuka, isi, dan penutup
  2. Maksud ceramah harus diungkapkan dengan jelas
  3. Pastikan setiap bagian kerangka hanya memiliki satu gagasan pokok
  4. Bagian setiap kerangka harus tersusun secara logis
  5. Menyusun Ceramah berdasarkan Kerangka

4. Menyusun Ceramah Berdasarkan Kerangka

Setelah kerangka telah selesai dibuat, maka kembangkan setiap kalimat pokok menjadi paragraf-paragraf yang diberi kalimat penjelas, baik secara deduktif (kalimat pokok di awal paragraf) maupun induktif (kalimat pokok di akhir paragraf).

Bersamaan dengan itu, penulisan teks ceramah juga harus dibarengi dengan penghayatan terhadap bahan-bahan yang akan disampaikan. Caranya adalah sebagai berikut:

  1. Mengkaji bahan secara kritis
  2. Meninjau kelayakan materi terhadap khalayak ramai atau pendengar ceramah
  3. Meninjau kembali berbagai bahan yang kemungkinan mendapatkan pro kontra
  4. Menyusun sistematika bahan teks ceramah
  5. Menguasai materi ceramah berdasarkan jalan pikiran yang logis

Menyunting Teks Ceramah

Setelah menyelesaikan ceramah, tahap selanjutnya adalah untuk menyunting teks tersebut. Penyuntingan bertujuan untuk menyempurnakan atau untuk mengurangi kekeliruan-kekeliruan yang mungkin terjadi dalam suatu teks. Oleh karena itu, seorang penyunting setidaknya harus:

  1. Mengetahui bagaimana cara penulisan teks yang baik,
  2. Benar-benar memahami topik yang akan dibahas dalam teks tersebut, serta memahami aturan-aturan kebahasaan, seperti masalah ejaan dan tanda baca.

Kegiatan penyuntingan dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut.

  1. Mengonstruksi, menyusun, atau menulis teks ceramah yang akan disunting.
  2. Penyediaan bahan-bahan pemandu penyuntingan, seperti pedoman Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) dan kamus. Keduanya dapat ditemukan secara daring. Selain itu, bahan-bahan tersebut harus disesuaikan dengan teks yang akan disunting (dalam kesempatan ini: teks ceramah).
  3. Memperhatikan bahan suntingan secara cermat, baik itu berkenaan dengan cara penyajian isi maupun kaidah ke
  4. Memperbaiki kesalahan yang terdapat dalam bahan suntingan secara benar dengan berpedoman pada sumber-sumber yang dapat dipercaya (PUEBI dan KBBI).

Contoh Teks Ceramah

Tentang Sekolah Jepang

Pembuka

Pernahkah kamu pergi ke Jepang? Jepang termasuk negara kecil di Asia yang sudah maju. Banyak hal yang perlu diketahui tentang Jepang. Masyarakat negara ini mampu mempertahankan tradisi yang berkembang di masyarakatnya.

Isi

Anak-anak Jepang membersihkan sekolah mereka setiap hari, selama seperempat jam dengan para guru. Itulah yang menyebabkan munculnya generasi Jepang yang sederhana dan suka pada kebersihan.

Para siswa belajar menjaga kebersihan karena dalam mengatasi kebersihan merupakan bagian dari etika Jepang. Siswa Jepang, dari tahun pertama hingga tahun keenam sekolah dasar harus belajar etika dalam berurusan dengan masyarakat.

Pekerja kebersihan di Jepang sering disebut sebagai “insinyur kesehatan” dan mendapatkan gaji setara dengan Rp50 Juta per bulan. Untuk merekrut mereka dilakukan melalui tes tertulis dan wawancara.

Jepang tidak memiliki sumber daya alam yang melimpah seperti Indonesia. Mereka sering terkena gempa bumi, tetapi itu tidak mencegah Jepang menjadi negara dengan kekuatan ekonomi terbesar kedua di dunia. Rakyat Jepang mengatasi kekurangan sumber daya alam dengan mengoptimalkan sumber daya lainnya, yaitu sumber daya manusia.

Jika kamu pergi ke sebuah restoran prasmanan di Jepang maka kamu akan melihat orang-orang yang hanya makan sebanyak yang mereka butuhkan. Dengan begitu, tidak ada sisa-sisa makanan. Selain itu, dari restoran tidak ada limbah apa pun.

Penegasan Ulang

Masyarakat Jepang sangat menghargai waktu. Mereka selalu menepati waktu. Bahkan, tingkat keterlambatan kereta di Jepang hanya sekitar 7 detik per tahun. Budaya mereka dalam menghargai nilai waktu sangat dijaga sehingga mereka sangat tepat waktu, dengan perhitungan menit dan detik.

Referensi

  1. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Buku Siswa Bahasa Indonesia SMA/MA/SMK/MAN Kelas XI. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Saturday, September 5, 2020

PTS BAHASA INDONESIA SEMESTER GASAL TAHUN 2020

PENILAIAN TENGAH SEMESTER GASAL TAHUN 2020

SILAHKAN KLIK LINK DI BAWAH INI

👉👉 DI SINI AJA KLIKNYA 👈👈

JANGAN LUPA LIKE DAN SUBSCRIBE VIDEONYA BAGI YANG BELUM

DONWLOAD BUKU SEKOLAH ELEKTRONIK DI MASA PANDEMI COVID-19

 Materi ini diambil dari buku sekolah elektronik kemudian dibagi-bagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan jumlah babnya. Untuk menggunakannya silahkan pilih salah satu link di bawah kemudian klik untuk melihat buku dan bisa juga berbagi dengan cara copy link dan share di media sosial.

-- -- --

Materi Belajar Kelas 7

Bahasa Indonesia : https://bit.ly/31MUyI9

Bahasa Inggris : https://bit.ly/2YP4eja

IPA : https://bit.ly/32FaHhJ

IPS : https://bit.ly/3jytXo9

Matematika : https://bit.ly/2QGoW0o

Penjas : https://bit.ly/2DctSH2

PKn : https://bit.ly/31GaDPu

Prakarya : https://bit.ly/2QGMFxr

Seni Budaya : https://bit.ly/2EQk7P8

-- -- --

Materi Belajar Kelas 8

Bahasa Indonesia : https://bit.ly/3gH0Mxd

Bahasa Inggris : https://bit.ly/34RxgT9

IPA : https://bit.ly/3gR4tRf

IPS : https://bit.ly/2DdWG21

Matematika : https://bit.ly/3lxqpUT

Penjas : https://bit.ly/31HiV9L

PKn : https://bit.ly/3lCnPx4

Prakarya : https://bit.ly/31IlgS7

Seni Budaya : https://bit.ly/2ES1VVj

-- -- --

Materi Belajar Kelas 9

Akidah Akhlak : https://bit.ly/3lACTv2

Al-Qur`an Hadis : https://bit.ly/2DdhTZO

Bahasa Indonesia : https://bit.ly/34PQSY0

Bahasa Inggris : https://bit.ly/34Qa1cm

Fikih : https://bit.ly/3baQp3u

IPA : https://bit.ly/2Dir0bQ

IPS : https://bit.ly/3baySbT

Matematika : https://bit.ly/2EKgWc6

Pai : https://bit.ly/3luRXud

Penjas : https://bit.ly/3lyn1cq

PKn : https://bit.ly/3hIpWwU

Prakarya : https://bit.ly/3bjcwoz

Seni Budaya : https://bit.ly/34RsSn8

SKI : https://bit.ly/2QC5IsN

-- -- --

Materi Belajar Kelas 10

Bahasa Indonesia : https://bit.ly/2EOzoQN

Bahasa Inggris : https://bit.ly/3lzaq8I

Biologi : https://bit.ly/3lz11y8

Ekonomi : https://bit.ly/2G5r8fG

Fikih : https://bit.ly/32E4Mtp

Fisika : https://bit.ly/2DbMM0I

Gegrafi : https://bit.ly/3lz1DDW

Kimia : https://bit.ly/32xXKpS

Matematika : https://bit.ly/34O8Dqj

Pai : https://bit.ly/32FOoIJ

Penjas : https://bit.ly/3hJxYW6

PKn : https://bit.ly/31HnO2X

Prakarya : https://bit.ly/2GfKf77

Sejarah : https://bit.ly/2EvY00V

Sejarah Indonesia : https://bit.ly/3jz5M9b

Seni Budaya : https://bit.ly/2ExGFEV

SKI : https://bit.ly/3gFTIRC

Sosiologi : https://bit.ly/2EOA6gV

-- -- --

Materi Belajar Kelas 11

Bahasa Indonesia : https://bit.ly/34PhvfI

Bahasa Inggris : https://bit.ly/3lItAcy

Biologi : https://bit.ly/32zVazS

Ekonomi : https://bit.ly/2YR0DB8

Fikih : https://bit.ly/2EJoP1s

Fisika : https://bit.ly/3jtyVlT

Gegrafi : https://bit.ly/3gIqkKt

Kimia : https://bit.ly/2YQ0eiy

Matematika : https://bit.ly/2YKKL3a

Pai : https://bit.ly/3lz5px2

Penjas : https://bit.ly/2QEEBgx

PKn : https://bit.ly/3jsEGjH

Prakarya : https://bit.ly/2ETGVxt

Sejarah : https://bit.ly/2YPDzTl

Sejarah Indonesia : https://bit.ly/2YMq2vK

Seni Budaya : https://bit.ly/2ERZDpb

SKI : https://bit.ly/32IbQVI

Sosiologi : https://bit.ly/32I7wFZ

-- -- --

Materi Belajar Kelas 12

Bahasa Indonesia : https://bit.ly/3gL6fmJ

Bahasa Inggris : https://bit.ly/3luJh6W

Biologi : https://bit.ly/3gMPcRc

Ekonomi : https://bit.ly/2YP39b6

Fisika : https://bit.ly/31I3Pkw

Gegrafi : https://bit.ly/32ENL2f

Kimia : https://bit.ly/34New7l

Matematika : https://bit.ly/32GxtFX

Pai : https://bit.ly/32Gcnrl

Penjas : https://bit.ly/3lG5mQf

PKn : https://bit.ly/2QF4hda

Prakarya : https://bit.ly/2YQm3yl

Sejarah : https://bit.ly/31IkDIf

Sejarah Indonesia : https://bit.ly/3lwZ2Kt

Seni Budaya : https://bit.ly/32GcAL9

SKI : https://bit.ly/31Gacok

Sosiologi : https://bit.ly/34NwAOM

Saturday, August 29, 2020

DONWLOAD RPP SATU LEMBAR GRATIS FULL

Bapak ibuk guru yang kami sayangi, silahkan download sepuasnya RPP dan semua perangkat PBM dibawah ini

Donwload Disini Aja 👉👉 Kelas X

Donwload Disini Aja 👉👉 Kelas XI

Semoga bermanfaat dan bisa berguna bagi Bapak/Ibu.

Saturday, August 22, 2020

MATERI AJAR BERBENTUK POWER POINT UNTUK SEMUA MAPEL SMP/MTs/SMA/SMK/MA

Silahkan Bapak/Ibu atau Teman-teman yang membutuhkan tambahan bahan ajar berbentuk PPT (Power Point) bisa mengunduh disini.

👉👉👉  Donwload Disini Aja

Terima kasih, semoga bermanfaat dan mohon maaf apabila masih ada kekurangan.

Tuesday, August 4, 2020

MATERI TEKS EKSPLANASI KELAS XI

Materi Teks Eksplanasi

Materi  teks eksplanasi ini belum ditemukan dalam buku-buku teks yang mengacu pada kurikulum sebelumnya. Disamping itu, ketersediaan referensi tentang materi ini di internet juga ternyata masih sangat minim. Keadaan ini berbading terbalik dengan fakta dari mesin pencari google yang mencatat bahwa permintaan informasi dengan kata kunci “teks eksplanasi” lumayan tinggi. Artinya, ada banyak orang diluar sana yang sedang membutuhkan pembahasan yang berkaitan dengan teks ini.

Suatu kejadian baik kejadian alam maupun kejadian seosial yang terjadi di sekitar kita, selalu memiliki hubungan sebab akibat dan memiliki proses. Suatu kejadian yang terjadi di sekitar kita, tidak hanya untuk kita amati dan rasakan saja, tetapi juga untuk kita pelajari. Kita dapat mempelajari kejadian tersebut, misalnya dari segi mengapa dan bagaimana bisa terjadi.

Pengertian Teks Eksplanasi Menurut Para Ahli

Eksplanasi berasal dari bahasa asing (Inggris) yang berarti tindakan menerangkan atau menjelaskan dan keterangan, pernyataan atau fakta yang menjelaskan (The Contemporary English-Indonesian Dictionary: 651). Pengertian Teks Eksplanasi (Explanation Text) adalah sebuah teks yang berisi tentang proses-proses yang berhubungan dengan fenomena-fenomena alam, sosial, ilmu pengetahuan, budaya, dan lainnya.

  • Sedangkan MENURUT Restuti (2013:85)

mengatakan bahwa pengertian teks eksplanasi adalah teks yang menerangkan atau menjelaskan mengenai proses atau fenomena alam maupun sosial.

  • Dan Menurut (Mahsun, 2013: 189) :

Teks ini disusun dengan struktur yang terdiri atas bagian-bagian yang memperlihatkan pernyataan umum (pembukaan), deretan penjelasan (isi), dan interpretasi/penutup. Bagian pernyataan umum berisi informasi singkat tentang apa yang dibicarakan. Bagian deretan penjelas berisi urutan uraian atau penjelasan tentang peristiwa yang terjadi. Sementara itu, bagian interpretasi berisi pendapat singkat penulis tentang peristiwa yang terjadi. Bagian ini merupakan penutup teks eksplanasi yang boleh ada atau tidak ada.

Tujuan Teks Eksplanasi

Tujuan penulisan teks eksplanasi adalah untuk menjelaskan proses terciptanya sesuatu yang terjadi secara alamiahm, atau proses bekerjanya fenomena alam maupun sosial.

Struktur Teks Eksplanasi

Teks eksplanasi memiliki struktur yang terdiri dari pernyataan umum, dilanjutkan dengan urutan sebab akibat dan diakhiri dengan interpretasi. Untuk leboh memahami lagi mengenai struktur tersebut silahkan simak uraian berikut ini.

  1. Pernyataan Umum, Berisi tentang penjelasan umum tentang fenomena yang akan dibahas, bisa berupa pengenalan fenomena tersebut atau penjelasannya. Penjelasan umum yang dituliskan dalam teks ini berupa gambaran secara umum tentang apa, mengapa, dan bagaimana proses peristiwa alam tersebut bisa terjadi.

  1. Deretan Penjelas,Berisi tentang penjelasan proses mengapa fenomena tersebut bisa terjadi atau tercipta dan bisa terdiri lebih dari satu paragraf. Deretan penjelas mendeskripsikan dan merincikan penyebab dan akibat dari sebuah bencana alam yang terjadi.

  1. Interpretasi (Opsional), Teks penutup yang bersifat pilihan; bukan keharusan. Teks penutup yang dimaksud adalah, teks yang merupakan intisari atau kesimpulan dari pernyataan umum dan deretan penjelas. Opsionalnya dapat berupa tanggapan maupun mengambil kesimpulan atas pernyataan yang ada dalam teks tersebut (Mahsun, 2013)

Skematik Eksplanasi

  1. General Statement, Berisi satu statemen umum tentang suatu topik, yang akan dijelaskan proses keberadaannya keberadaannya, proses terjadinya terjadinya, proses terbentuknya, dsb. Harus bersifat ringkas, menarik, dan jelas, yang mampu membangkitkan minat pembaca untuk membaca detailnya.
  2. Sequence of explanations, Berisikan tentang detail penjelasan proses keberadaan, proses terjadinya. Sangat relatif untuk menjawab pertanyaan how, yang jawabannya berupa statemen atau declarative sentence. Penggunaan sequence markers sangat dimungkinkan mengingat proses perlu dijelaskan bertahap, pertama, kedua, ketiga, dsb. atau pertama, berikutnya, terakhir.
  3. Closing,Berisikan kesimpulan atau statemen tentang topik/proses yang dijelaskan.

Menulis teks eksplanasi merupakan sebuah komponen yang dibelajarakan dalam suatu kegiatan belajara mengajar. Kegiatan menulis teks ini merupakan kegiatan dari hasil pengamatan siswa mengenai teks tersebut. Hasil akhir dari sebuah pembelajaran adalah menulis hasil observasi siswa mengenai teks  ini, baik isi, struktur, maupun kebahasaan yang terdapat dalam teks eksplanasi.

Ciri ciri Teks Eksplanasi

Teks eksplanasi memiliki 3 ciri-ciri yang dapat memudahkan kita untuk membedakan antara teks eksplanasi dengan teks yang lainnya, berikut akan penjelasan ketiga ciri-ciri teks eksplanasi.

  1. Strukturnya terdiri dari pernyataan umum, urutan sebab akibat dan interpretasi seperti yang telah dijelaskan diatas tadi.
  2. Memuat informasi berdasarkan fakta “faktual”.
  3. Faktualnya itu memuat informasi yang bersifat ilmiah atau keilmuan seperti sains dan yang lainnya.

Kaidah Kebahasan Teks Eksplanasi

Teks eksplanasi pada umumnya memiliki ciri bahasa sebagai berikut:

  1. Fokus pada hal umum “generic” bukan partisipan manusia (nonhuman participants) misalnya gempa bumi, banjir, hujan dan udara.
  2. Dimungkinkan menggunakan istilah ilmiah.
  3. Lebih banyak menggunakan kata kerja material dan relasional “kata kerja aktif”.
  4. Menggunakan konjungsi waktu dan kausul misalnya jika, bila, sehingga, sebelum, pertama dan kemudian.
  5. Menggunakan kalimat pasif.
  6. Eksplanasi ditulis untuk membuat justifikasi bahwa sesuatu yang diterangkan secara kausal itu benar adanya.

Contoh Teks Eksplanasi Fenomena Sosial

Contoh-Teks-Eksplanasi-Fenomena-Sosial

Pengamen Jalanan

            Semakin menjamurnya pengamen jalanan saat ini terutama di kota – kota besar seolah menimbulkan masalah tersendiri. Ada yang menanggapinya secara positif namun lebih banyak lagi yang menanggapinya secara negative. Pengamen jalanan adalah penari, penyanyi, atau pemain music yang mengadakan pertunjukkan di jalanan dengan cara berpindah – pindah dari satu kendaraan ke kendaraan lain. Pengamen jalanan lekat dengan simbol anak jalanan yang digambarkan dekil, kotor, nakal, kriminal, dsb. Buruknya pandangan masyarakat terhadap pengamen jalanan menimbulkan problema tersendiri yang patut untuk dibahas.

Stigma negatif masyarakat terhadap keberadaan pengamen sudah berlangsung sejak lama. Banyak faktor yang menyebabkan hal ini terjadi. Faktor tersebut antara lain , karena sebagian besar masyarakat menganggap buruk profesi ini. Masyarakat berasumsi bahwa semua pengamen jalanan tidak berpendidikan dak akrab dengan dunia hitam kriminal, dan masih banyak lainnya. Faktor – factor diatas hanya segelintir dari beragam alasan yang muncul di masyarakat terkait tanggapan negative mereka terhadap pengamen jalanan.

Banyak hal yang melatarbelakangi orang – orang untuk turun ke jalan dan mengamen. Ada yang dikarenakan himpitn ekonomi sehingga mengharuskan mereka untuk turun ke jalan demi sesuap nasi. Ada juga yang dilatarbelakangi alas an untuk menyalurkan hobi dan minat mereka. Lazim ditemui para mahasiswa yang menjadi pengamen karena minat dan hobi mereka adalah bernyanyi dan bermain musik.

Masyarakat di kota – kota besar yang menggunakan moda transportasi pribadi maupun publik mungkin sudah terbiasa dengan hilir mudik pengamen jalanan yang menyatu dengan para pedagang asongan, pengemis, gelandangan, dll. Tanggapan masyarakat awam tentang pengamen jalanan beragam, ada yang mengaku cukup terhibur dan senang terhadap keberadaan mereka. Lebih banyak lagi yang merasa terganggu dan tidak nyaman terhadap mereka. Cita pengamen diperburuk lagi dengan banyaknya kasus kriminal yang melibatkan pengamen jalanan sebagai pelakunya.

Pengamen jalanan tidak boleh kita pandang hanya dengan sebelah mata. Ada beberapa artis papan atas Indonesia hingga dunia yang merintis karirnya dari jalanan. Dalam negeri ada Charlie Van Houten, yang dulu tergabung dalam salah satu band ternama di Indonesia, ST 12.   Ia mengaku memulai karirnya mengamen dari satu stasiun kereta ke stasiun lainnya. Ada juga Tegar, Aris ‘Idol’, dll. Di luar negeri, ada grup band termahsyur di zamannya yaitu bahkan melegenda hingga sekarang band kenamaan The Beatles. Ada juga Ed Sheeran yang dahulunya merupakan pengamen jalanan di sekitaran arena O2 di London, Inggris. Ia telah diakui sebagai musisi yang hebat, ditambah banyaknya penghargaan yang telah diraihnya termasuk yang paling bergengsi dalam industry music dunia “Grammy Awards”. Artis – artis di atas menjadi bukti nyata bahwa pengamen jalanan tidak boleh dipandang sebelah mata.

Menanggapi keberadaan pengamen jalanan haruslah dilihat dari dua sisi. Pola penyelesaian masalah ini harus dilakukan di seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah juga harus memegang peran untuk mengedukasi dan membimbing para pengamen jalanan agar menjadi pribadi – pribadi yang lebih baik kedepannya. Kita sebagai masyarakat harus bersikap bijaksana. Seperti pepatah yang mengungkapkan “jangan hanya menilai buku dari sampulnya”, mungkin sudah saatnya kita menggunakan pepatah ini dalam menanggapi keberadaan pengamen jalanan di sekitar kita.


Kerangka Teks Eksplanasi Fenomena Sosial ( Pengamen Jalanan )

·         Topik   : Pengamen jalanan yang dipandang negatif oleh masyarakat

·         Tujuan : Untuk mengetahui penyebab dan alasan munculnya pandangan dan pendapat negatif oleh masyarakat terhadap pengamen jalanan

·         Tema   : Stigma Negatif Seniman Jalanan

·         Kerangka Isi Teks Eksplanasi :

o    Pengertian pengamen jalanan

o    Faktor – faktor penyebab pengamen dipandang negatif oleh masyarakat

o    Ragam latar belakang pengamen jalanan

o    Pendapat masyarakat terhadap pengamen

o    Artis – artis papan atas yang pernah berprofesi sebagai pengamen jalanan

o    Pola penyelasaian stigma negatif terhadap pengamen jalanan

Struktus teks eksplanasi Pengamen Jalanan :

·         Pernyataan umum = Paragraf 1

·         Deretan Penjelasan (isi) = Paragraf 2, 3, 4, dan 5

·         Interpretasi (Penutup) = Paragraf 6

Contoh Teks Eksplanasi Bencana Alam Beserta Strukturnya

Contoh-Teks-Eksplanasi-Bencana-Alam-Beserta-Strukturnya

 

Gempa Bumi

            Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi karena pergerakan lapisan batu bumi yang berasal dari dasar atau bawah permukaan bumi. Peristiwa alam itu sering terjadi di daerah yang berada dekat dengan gunung berapi dan juga di daerah yang dikelilingi lautan luas.

            Gempa bumi terjadi karena pergeseran lapisan bawah bumi dan letusan gunung yang dahsyat. Selain itu,  gempa bumi terjadi begitu cepat dengan dampak yang begitu hebat. Oleh karena itu, akibat yang ditimbulkan sangat luar biasa. Getaran gempa bumi sangat kuat dan merambat ke segala arah sehingga dapat menghancurkan bangunan dan menimbulkan korban jiwa.

 Berdasarkan penyebab terjadinya, gempa bumi dapat digolongkan menjadi dua, yaitu gempa tektonik dan gempa vulkanik. Gempa tektonik tejadi karena lapisan kerak bumi menjadi genting atau lunak sehingga mengalami pergerakan. Teori “Tektonik Plate” berisi penjelasan bahwa bumi kita ini terdiri atas beberapa lapisan batuan. Sebagian besar daerah lapisan kerak ini akan hanyut dan mengapung di lapisan, seperti halnya salju.

Lapisan ini bergerak sangat perlahan sehingga terpecah-pecah dan bertabrakan  satu dengan yang lainnya. Itulah sebabnya mengapa gempa bumi terjadi. Sementara itu, gempa bumi vulkanik terjadi karena adanya letusan gunung berapi yang sangat dahsyat. Gempa vulkanik ini lebih jarang terjadi jika dibandingkan dengan gempa tektonik.

Gempa dapat terjadi kapan saja, tanpa mengenal musim. Meskipun demikian, konsentrasi gempa cenderung terjadi di tempat-tempat tertentu saja, seperti pada batas Plat Pasifik. Tempat ini dikenal dengan lingkaran api karena banyaknya gunung berapi.

Struktur Teks Eksplanasi

Setelah membaca teks “Gempa Bumi” itu, kamu tentu menemukan bagian-bagian yang berupa pernyataan umum (pembukaan), deretan penjelasan (isi), dan interpretasi/penutup (tidak harus ada). Bagian-bagian itu menjadi bangunan teks, eksplanasi seperti yang tampak pada bagan berikut.

·         Pernyataan Umum

1)            Berisi satu statemen umum tentang suatu topik, yang akan dijelaskan proses keberadaannya, proses terjadinya, proses keberadaannya, proses terjadinya, proses terbentuknya, dsb.

2)            Harus bersifat ringkas, menarik, dan jelas, yang mampu membangkitkan minat pembaca untuk membaca detailnya.

1.  Deret Penjelas

ü  Berisikan tentang detail penjelasan proses keberadaan, proses terjadinya.

ü  Sangat relatif untuk menjawab pertanyaan ‘bagaimana’, yang jawabannya berupa statemen atau yang jawabannya berupa pernyataan

ü  Dimungkinkan mengingat proses perlu dijelaskan bertahap, pertama, kedua, ketiga, dsb. atau pertama, berikutnya, terakhir.

·         Penutup/Interpretasi

Berisikan kesimpulan atau pernyataan tentang topik/proses yang dijelaskan dari contoh teks eksplanasi diatas.

Contoh Mengidentifikasi struktur teks eksplanasi Gempa Bumi

Pernyataan Umum

Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi karena pergerakan lapisan batu bumi yang berasal dari dasar atau bawah permukaan bumi. Peristiwa alam itu sering terjadi di daerah yang berada dekat dengan gunung berapi dan juga di daerah yang dikelilingi lautan luas.

Gempa bumi terjadi karena pergeseran lapisan bawah bumi dan letusan gunung yang dahsyat. Selain itu,  gempa bumi terjadi begitu cepat dengan dampak yang begitu hebat. Oleh karena itu, akibat yang ditimbulkan sangat luar biasa. Getaran gempa bumi sangat kuat dan merambat ke segala arah sehingga dapat menghancurkan bangunan dan menimbulkan korban jiwa.

Deret Penjelas

Berdasarkan penyebab terjadinya, gempa bumi dapat digolongkan menjadi dua, yaitu gempa tektonik dan gempa vulkanik. Gempa tektonik tejadi karena lapisan kerak bumi menjadi genting atau lunak sehingga mengalami pergerakan. Teori “Tektonik Plate” berisi penjelasan bahwa bumi kita ini terdiri atas beberapa lapisan batuan. Sebagian besar daerah lapisan kerak ini akan hanyut dan mengapung di lapisan, seperti halnya salju. Lapisan ini bergerak sangat perlahan sehingga terpecah-pecah dan bertabrakan  satu dengan yang lainnya. Itulah sebabnya mengapa gempa bumi terjadi. Sementara itu, gempa bumi vulkanik terjadi karena adanya letusan gunung berapi yang sangat dahsyat. Gempa vulkanik ini lebih jarang terjadi jika dibandingkan dengan gempa tektonik.

Interpretasi

Gempa dapat terjadi kapan saja, tanpa mengenal musim. Meskipun demikian, konsentrasi gempa cenderung terjadi di tempat-tempat tertentu saja, seperti pada batas Plat Pasifik. Tempat ini dikenal dengan lingkaran api karena banyaknya gunung berapi.

Ciri Bahasa Teks Eksplanasi

Setelah mengidentifikasi struktur teks eksplanasi ‘Gempa Bumi’ kalian akan belajar tentang ciri bahasa teks Eksplanasi. Ciri bahasa teks eksplanasi adalah sebagai berikut.

1.      Fokus pada hal umum (generic), bukan partisipan manusia (nonhuman participants), misalnya gempa bumi, banjir, hujan, dan udara.

2.      Dimungkinkan menggunakan istilah ilmiah

3.      Menggunakan konjungsi waktu atau klausal, misalnya jika, bila, sehingga, sebelum, pertama dan kemudian.

4.      Bahasanya ringkas menarik dan jelas

Contoh mengidentifikasi ciri bahasa teks “Gempa Bumi”

Gempa Bumi

Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi karena pergerakan lapisan batu bumi yang berasal dari dasar atau bawah permukaan bumi. Peristiwa alam itu sering terjadi di daerah yang berada dekat dengan gunung berapi dan juga di daerah yang dikelilingi lautan luas.

Gempa bumi terjadi karena pergeseran lapisan bawah bumi dan letusan gunung yang dahsyat. Selain itu,  gempa bumi terjadi begitu cepat dengan dampak yang begitu hebat. Oleh karena itu, akibat yang ditimbulkan sangat luar biasa. Getaran gempa bumi sangat kuat dan merambat ke segala arah sehingga dapat menghancurkan bangunan dan menimbulkan korban jiwa.

Berdasarkan penyebab terjadinya, gempa bumi dapat digolongkan menjadi dua, yaitu gempa tektonik dan gempa vulkanik. Gempa tektonik tejadi karena lapisan kerak bumi menjadi genting atau lunak sehingga mengalami pergerakan. Teori “Tektonik Plate” berisi penjelasan bahwa bumi kita ini terdiri atas beberapa lapisan batuan. Sebagian besar daerah lapisan kerak ini akan hanyut dan mengapung di lapisan, seperti halnya salju.

Lapisan ini bergerak sangat perlahan sehingga terpecah-pecah dan bertabrakan  satu dengan yang lainnya. Itulah sebabnya mengapa gempa bumi terjadi. Sementara itu, gempa bumi vulkanik terjadi karena adanya letusan gunung berapi yang sangat dahsyat. Gempa vulkanik ini lebih jarang terjadi jika dibandingkan dengan gempa tektonik.

Gempa dapat terjadi kapan saja, tanpa mengenal musim. Meskipun demikian, konsentrasi gempa cenderung terjadi di tempat-tempat tertentu saja, seperti pada batas Plat Pasifik. Tempat ini dikenal dengan lingkaran api karena banyaknya gunung berapi.

Keterangan:

Identifikasi ciri bahasa teks tersebut sesuai dengan penanda warna pada setiap masing-masing opsi kebahasaaan.

1.      Fokus pada hal umum (generic), bukan partisipan manusia (nonhuman participants), misalnya gempa bumi, banjir, hujan, dan udara.

2.      Dimungkinkan menggunakan istilah ilmiah.

3.      Menggunakan konjungsi waktu atau klausal, misalnya jika, bila, sehingga, sebelum, pertama dan kemudian.

4.      Bahasanya ringkas menarik dan jelas.

Tujuan Teks Eksplanasi

Eksplanasi digunakan untuk memperhitungkan mengapa sesuatu menjadi seperti itu. Eksplanasi lebih merupakan proses-proses daripada tentang sesuatu.

Contoh: Tujuan dari teks eksplanasi Gempa Bumi adalah untuk menjelaskan proses/fenomena terjadinya gempa bumi.

Contoh Teks Eksplanasi Pengangguran 2

Contoh-Teks-Eksplanasi-Fenomena-Sosial-Pengangguran

Fenomena Sosial “Pengangguran”

Pengangguran merupakan salah satu fenomena sosial yang berkaitan dengan aspek ketenagakerjaan yang menjadi masalah di masyarakat. Seperti sebuah penyakit, yang secara kronik menyerang segi kehidupan bermasyarakat. Sudah banyak formula penanganan yang diambil, namun permasalahan ini belum juga tuntas. Bukan hanya di Indonesia, permasalahan pengangguran ini ditemukana di hampir semua negara. Setiap pemerintahan di dunia, menjadikan masalah pengangguran menjadi agenda utama.

Secara umum, banyak yang mengartikan bahwa pengangguran ialah orang dewasa yang tidak bekerja, sedang mencari pekerjaan atau tidak memiliki pekerjaan secara formal dan tidak mendapatkan penghasilan. Selain itu, Badan Pusat Statistik “BPS” secara spesifik memberikan definsi mengenai pengangguran yakni orang-orang yang bekerja kurang dari 1 jam setiap minggu.

Ada beberapa faktor yang sangat mendasar yang menjadi penyebab terjadinya pengangguran. Pengangguran biasanya terjadi karena adanya kesenjangan antara pencari kerja dan kesempatan kerja. Pengangguran juga dapat sebabkan oleh adanya perubahan struktural dalam perekonomian. Perubahan ini menimbulkan kebutuhan terhadap tenaga kerja dengan jenis atau tingkat keterampilan yang berbeda. Sehingga kualifikasi yang dimiliki oleh pencari kerja tidak sesuai dengan tuntutan yang ada. Dan yang sering juga terjadi ialah pengangguran yang disebabkan oleh pemutusan hubungan kerja terhadap karyawan dan buruh.

Akibat terjadinya pengangguran yaitu menimbulkan berbagai persoalan ekonomi dan sosial bagi yang mengalaminya. Orang yang tidak memiliki mata pencaharian juga tidak mendapat penghasilan dan yang tidak berpenghasilan tidak dapat membelanjakan uang untuk membeli barang kebutuhan hidup. Bila jumlah pengangguran banyak pasti, akan timbul kekacauan sosial, jumlah gelandangan meningkat pesat, selanjutnya berpotensi menimbulkan kriminal.

Dari seluruh uraian diatas, maka sudah jelas bahwa pengangguran ialah masalah besar yang harus segera dicarikan solusi. Langkah nyata yang dapat ditempuh ialah dengan memperabiki kondisi lapangan kerja. Dengan semakin baiknya kondisi lapangan kerja, kekerasan sosial akibat pengangguran bisa dikurangi atau diatasi.

Dan disamping itu, memperbaiki komposisi lulusan sarjana yang dihasilkan dan disesuaikan dengan kebutuhan pasar tenaga kerja. Langkah yang lebih baik lagi ialah jika kita mampu memberikan keterampilan yang memadai untuk mereka usia kerja sehingga dapat menciptakan lapangan kerja sendiri. Semua langkah ini harus segera kita ambila agar masalah pengangguran segera terselesaikan.

Contoh Teks Eksplanasi Fenomena Sosial 3

Contoh-Teks-Eksplanasi-Fenomena-Sosial-Permukiman-Kumuh

Permukiman Kumuh

            Kota dianggap sebagai lading pekerjaan bagi para penduduk di pedesaan. Tingginya populasi penduduk di Indonesia terutama di kota – kota metropolitan menimbulkan beberapa masalah terutama dalam bidang social dan ekonomi. Tingginya harga sepetak tanah di tempat rantauan memaksa mereka para urban untuk mendirikan di tempat – tempat yang tidak layak yang pada akhirnya menimbulkan permukiman kumuh. Permukiman kumuh merupakan kawasan permukiman (tempat tinggal / hunian) yang tidak layak huni biasanya didirikan secara illegal atau tidak sesuai dengan izin yang berlaku.

Banyak factor yang menimbulkan adanya permukiman kumuh. Derasnya arus urbanisasi yang sulit diredam menjadi factor kunci. Banyaknya pabrik dan perusahaan yang berada di kota menjadi daya pikat tersendiri bagi penduduk desa. Namun karena kurangnya bekal baik dari segi pendidikan maupun pengalaman mengakibatkan mereka berakhir menjadi pengagguran. Dan pada akhirnya mendirikan permukiman penduduk tidak layak huni. Angka kemiskinan yang tinggi mengakibatkan mereka tidak sanggup untuk membeli bahan bangunan dan bidang tanah. Jangankan membeli sebidang tanah pun untuk makan mereka kekurangan.

Dampak yang ditimbulkan dari timbulnya permukiman kumuh antara lain : mengurangi keindahan dari kota tersebut, tempat yang menjadi permukiman kumuh akan terlihat tidak tertib dan tidak rapi, munculnya kelompok – kelompok masyarakat yang dapat berbuat criminal kapan saja dan dimana saja, meningkatkan angka kemiskinan di Indonesia, dan masih banyak dampak buruk lainnya yang akan timbul.

Permukiman kumuh atau biasa juga disebut permukiman liar biasanya terletak di bantaran kali / sungai. Pola permukiman memanjang menjadi yang paling popular dalam pelaksanannya. Hal ini disebabkan kecenderungan manusia untuk membangun rumah yang dekat dengan sumber air. Hal ini juga mengakibatkan fungsi sungai akan terganggu dan menyebabkan masalah lainnya akan muncul. Tak hanya di bantaran sungai, namun juga ada di tengah perkotaan biasanya mengelompok di kontrakan – kontrakan kecil.

Pola penyelesaian yang dilakukan haruslah terstruktur dan terencana. Pemerintah perlu mengambil tindakan serius terhadap hal ini karena fungsi tata kota akan tidak terlaksana dengan baik, bila permukiman kumuh tetap dibiarkan begitu saja. Pembangunan rusun – rusun seperti yang telah dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau biasa dipanggil ‘Ahok’. Ia telah membangun rusun – rusun di tempat – tempat dekat denag permukiman kumuh dengan fasilitas lumayan baik dan dengan biaya yang murah.

Dalam pencegahan untuk para urban agar tidak pindah ke kota adalah dengan memberikan binaan dan bimbingan bahwa sesungguhnya mereka dapat bahagia dan sejahtera di kampung sendiri. Penyuluhan – penyuluhan pertanian diperlukan agar para penduduk desa yang mayoritas bermata pencaharian sebagai petani menjadi betah dan nyaman tinggal di desa.


Kerangka Teks Eksplanasi Fenomena Sosial ( Permukiman Kumuh )

·         Topik   : Banyaknya permukiman kumuh di kota – kota besar

·         Tujuan : Untuk mengetahui penyebab dan alasan banyaknya permukiman kumuh di  kota – kota besar

·         Tema   : Balada Permukiman Kumuh

·         Kerangka Isi Teks Eksplanasi :

o    Pengertian Permukiman kumuh

o    Faktor – faktor timbulnya permukiman kumuh

o    Dampak yang ditimbulkan permukiman kumuh

o    Pola permukiman kumuh

o    Pola penyelasaian permukiman kumuh


Struktus teks eksplanasi Permukiman Kumuh :

·         Pernyataan umum = Paragraf 1

·         Deretan Penjelasan (isi) = Paragraf 2, 3, dan 4

·         Interpretasi (Penutup) = Paragraf 5

Contoh Teks Eksplanasi Tentang Tsunami Dan Strukturnya

Contoh-Teks-Eksplanasi-Tentang-Tsunami-Dan-Strukturnya

Tsunami Aceh

Pada tanggal 26 Desember 2004 terjadi bencana alam dahsyat di Aceh yang menggemparkan dunia, yaitu bencana tsun ami. Tsunami adalah serangkaian gelombang laut dengan kecepatan tinggi. Tsunami berasal dari bahasa Jepang yaitu “tsu” yang berarti pelabuhan dan “nami” yang berarti gelombang.

Tsunami terjadi akibat dari gangguan yang bersifat tiba-tiba dari dasar laut. Gangguan itu bisa berupa letusan gunung berapi, pergeseran lempeng bumi, dan jatuhnya meteor. Karena gangguan tersebutlah, permukaan dasar laut bergerak naik turun sehingga air mencari keseimbangan dan terjadilah tsunami.

Sebelum terjadinya tsunami biasanya ditandai dengan air surut secara tiba-tiba, adanya gempa, dan banyaknya ikan di pantai. Tsunami mengakibatkan kehancuran, baik untuk manusia maupun alam. Seperti memakan banyak korban, hilangnya harta benda, menghancurkan bangunan, dan merusak alam. Ada beberapa cara yang digunakan untuk memperkecil kemungkinan terjadinya tsunami, yaitu dengan menanam bakau dan membangun tembok penahan tsunami di garis pantai.

Tsunami dapat datang di pantai mana saja dan kapan saja. Sebagian besar tsunami merugikan manusia. Namun ada pula gelombang yang tidak besar sehingga tidak begitu merugikan. Karena tsunami dapat datang kapan saja, kita harus selalu waspada, terutama bagi yang tinggal di dekat pantai. Apabila terdapat tanda-tanda terjadinya gempa, segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi dan aman.


Penjelasan dan Struktur Teks Eksplanasi Tentang Tsunami

Pernyataan Umum:

Tsunami adalah serangkaian gelombang yang terbentuk karena gempa bumi atau letusan gunung berapi di bawah laut atau didaratan dekat pantai.Gelombangnya yang besar dapat menyebabkan banjir dan kerusakan saat menghantam pantai

Deretan Penjelasan:

Tsunami tercipta saat permukaan dasar laut bergerak naik turun (pergeseran lempeng di dasar laut) di sepanjang patahan selama gempa terjadi.

Tsunami juga dapat tercipta karena meletusnya gunung berapi yang menyebabkan pergerakan air di laut atau perairan sekitarnya sangat tinggi.

Gelombang tsunami yang terjadi di laut melaju lebih cepat daripada gelombang normal. Gelombang tersebut menyebar ke segala arah dengan ketinggian mencapai 30-50 meter dan kecepatan sekitar 800 km/jam.

Ketika gelombang tsunami memasuki air dangkal, kecepatannya akan menurun dan ketinggiannya akan bertambah. Ketinggian gelombang itu bergantung pada bentuk pantai dan kedalamannya.

Interpretasi:

Tidak semua gempa bumi dan gunung meletus dapat menyebabkan tsunami. Tsunami dapat menyebabkan kerusakan yang besar bagi manusia. Kerusakan yang paling besar terjadi ketika gelombang tsunami itu mengenai pemukiman manusia sehingga menyeret apa saja yang dilaluinya.