Saturday, July 21, 2012

Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Dosen di PTN di lingkungan Kemdikbud

Pengumuman Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Dosen di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dapat diunduh pada lampiran di bawah ini.
Pengumuman lebih lanjut direncanakan akan diumumkan awal Agustus 2012.

Friday, July 20, 2012

Untukmu Calon Istriku

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatu……..
 Untukmu, calon istriku……….
Tangan ini mulai menulis apa yang telah dirangkai oleh hati ini didalam kalbu
Aku mulai bertanya-tanya..
Adakah aku sudah seharusnya mulai mencari sebagian diriku yang hilang.
Bukanlah niat ini disertai oleh nafsu
Tetapi atas keinginan seorang muslim mencari sebahagian agamanya
Sering kali aku mendengar ungkapan “ KAU TERCIPTA UNTUKKU”
Aku awalnya kurang mengerti apa sebenarnya arti kalimat ini
Karena diselubungi jahiliyah.
Rahmat dan hidayah ALLAH yang diberikan kepada diriku,kini aku mengerti
Bahwa pada satu hari nanti aku harus mengambil satu tanggung jawab
Yang memang diciptakan khas untuk diriku …..
Yaitu dirimu………
Aku mulai mempersiapkan diri dari segi fisik ,spiritual dan juga intelektual
Untuk bertemu denganmu
Aku menginginkan pertemuan kita yang pertama ,aku kelihatan ‘sempurna’ dihadapanmu
Walau hakikatnya masih banyak kelemahan diri ini
Aku coba mempelajari arti dan hakikat tanggung jawab
Yang harus aku emban ketika dipertemukan denganmu
Aku coba membatasi pembicaraanku dengan gadis lain
Yang hanya dalam lingkaran urusan penting
Karena aku risau ,aku menceritakan rahasia diriku kepadanya.
Karena seharusnya engkaulah yang harus mengetahuinya
Karena dirimu adalah sebagian dariku
Dan ianya adalah hak bagimu untuk mengetahui segala lahir bhatin diriku ini
Apabila diriku memakai kopiah,aku digelar ustadz
Diriku diselubungi jubah,digelar syeikh
Lidahku mengajak manusia kea rah makruf digelar da’i
Bukan itu yang aku minta
Karena aku hanya mengharapkan keridhoan ALLAH
Yang aku takuti,diriku mulai didekati oleh wanita karena perawakanku dan perwatakanku
Baik yang indah berhijab atau yang ketat bert-shirt, semuanya singgah disisiku
Aku risau imanku akan lemah
Diriku tidak dapat menahan dari fitnah ini
Rasulullah S.A.W pernah bersabda “ Aku tidak meninggalkan setelahku fitnah yang lebih bahaya untuk seorang laki-laki melainkan wanita”
Aku khawatir amalanku bukan sepenuhnya untuk Rabb ku
Tetapi untuk makhluknya.
Aku memerlukan dirimu untuk menghindari fitnah ini
Aku khawatir kurangnya ikhlas dalam ibadahku menyebabkan diriku dicampakkan ke neraka, meninggalkan kau seorang diri di syurga
Aku merasa bersalah kepada diriku karena khawatir cinta yang hak dirimu akan aku curahkan kepada wanita lain.
Aku Sukar untuk mencari dirimu
Karena dirimu bagaikan permata bernilai di antara ribuan kaca menyilau
Tetapi aku yakin jika namamu yang ditulis di Luh Mahfuz untuk diriku, niscaya rasa cinta itu akan ALLAH tanamkan dalam diri kita
Tugas pertamaku bukan mencari dirimu, Tetapi mensholehkan diriku
Sukar untuk mencari sholeha dirimu andai solehku tidak sebanding dengan kesholehanmu
Janji ALLAH pasti kupegang dalam misi mencari dirimu
“wanita yang baik adalah untuk lelaki yang baik pula”
Jiwa remaja ku ini mulai mencari cinta,
Matang kian menjelma dan kehadiran wanita amat terasa untuk berada disisi
Setiap kali aku merasakannya, aku mengenang dirimu
Disana engkau setia menunggu diriku tetapi disini aku curang kepadamu andai aku bermain dengan cinta fatamorgana
Sampaikan doamu kepada diriku agar aku dapat menahan gelora kejantananku
Disamping aku mengajukan sendiri doa diperlindungi diri
Bukan harta,rupa dan keturunan yang aku pandang dalam mencari dirimu
Cukuplah agama sebagai pengikat kasih antara kita.
Saat dimana aku bakal melamarmu,akan kulihat wajahmu sekilas agar tercipta keserasian diantara kita karena itu pesan Nabi kita.
Tidak perlu alis mata seakan alis mata unta,wajah bersih seakan putih telur ataupun bibir merah delima tetapi cukup Cuma akidah sekuat akar,ibadah sebagai makanan dan akhlak seindah budi
Kahwinilah istri karena empat perkara
Keturunan,harta,rupa dan agama
Dan kau memilih agama ,engkau tidak akan menyesal
Jika aku dipertemukan dengan dirimu,
Akan ku jaga perasaan kasih ini
Agar tidak tercurahsebelum masanya
Akan ku jadikan syara’ sebagai pendinding diri kita
Akan ku jadikan akad nikah itu sebagai cap Halal untuk mendapatkanmu
Biarlah kita mengikuti nenek moyang kita
Nabi ADAM a.s dan siti hawa yang menikah sebelum disatukan agar kita dapat menikmati perkawinan yang menjanjikan ketenangan jiwa.ketentraman hati dan kedamaian batin
Doakan diriku ini agar tidak berputus asa dan sesat dalam misi mencari dirimu
Karena aku memerlukan dirimu untuk melengkapkan sebagian agamaku

Tuesday, July 17, 2012

Jangan Saling Mencaci Sesama Mahluk

Dari Abu Hurairah r.a meriwayatkan bahawa satu ketika seorang lelaki sedang mencaci Abu Bakar r.a sedangkan Nabi s.a.w  sedang duduk di hadapannya. Orang itu terus mencacinya sedangkan Abu Bakar r.a dan Nabi s.a.w terus bersabar mendengarnya. Lantas Nabi s.a.w tersenyum. Apabila orang itu mencacinya dengan keterlaluan, lantas Abu Bakar r.a menjawab akan caciannya. Mendengarkan akan jawaban itu, Nabi s.a.w begitu marah, bangun, lalu meninggalkannya.
Abu Bakar r.a menyusul Nabi s.a.w dibelakangnya dan berkata: Ya Rasulullah s.a.w,  apabila orang itu terus mencaciku engkau masih tetap duduk dan apabila aku menjawabnya, tuan nampaknya marah dan bangun?
Nabi s.a.w menjawab: Semasa kamu diam dan bersabar mendengarnya, seorang malaikat bersama denganmu yang mana sedang menjawab caci maki orang itu bagi pihakmu, tetapi apabila kamu menjawabnya semula, malaikat itu meninggalkanmu, dan syaitan telah datang di antara kamu, dan aku tidak mahu duduk bersama dengan syaitan; oleh kerana itu aku meninggalkan kamu.
(Hadith Riwayat Ahmad)

Monday, July 16, 2012

Donwload Disertasi, Tesis, Skripsi Gratis Cuy

Pada umumnya, seorang mahasiswa, baik mahasiswa tingkat Pasca Sarjana (S3 dan S2) dan Sarjana (S1) menjelang akhir studinya diwajibkan untuk menyusun tugas akhir, yaitu Disertasi (kandidat Doktor), Tesis (kandidat Magister) dan Skripsi (kandidat Sarjana), di mana hal tersebut sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar kesarjanaan (Doktor, Magister, dan Sarjana).
Dalam penyusunan Disertasi, Tesis, dan Skripsi adakalanya seorang mahasiswa membutuhkan referensi atau contoh (contoh Disertasi, contoh Tesis, dan contoh Skripsi) untuk memudahkannya dalam penyusunan Disertasi, Tesis dan Skripsi. Oleh karena begitu banyaknya mahasiswa yang membutuhkan referensi atau contoh (contoh Disertasi, contoh Tesis, dan Contoh Skripsi), maka saya membuat sebuah blog, yang menyediakan berbagai contoh karya ilmiah, yaitu contoh Disertasi, contoh Tesis, contoh Skripsi, contoh KTI (Karya Tulis Ilmiah), jurnal, dan SNA (Seminar Nasional Akuntansi). Jika anda membutuhkan contoh Disertasi, contoh Tesis, contoh Skripsi, contoh KTI, jurnal, dan SNA, sebagai referensi untuk penyusunan tugas akhir, silahkan hubungi saya GRATISSSS.
Selain penyediaan referensi (contoh Disertasi, contoh Tesis, contoh Skripsi dan contoh KTI), saya juga menyediakan jasa konsultasi/ bimbingan dan pembuatan Disertasi, Tesis Skripsi dan Karya Tulis Ilmiah (KTI). Jika anda membutuhkan jasa ini, silahkan hubungi saya dinomor : 085223981987 Semoga informasi ini bermanfaat dan dapat membantu anda.
Kalau konsultasi sama pembimbing dari kampus mahal, ini gratis cuy. Saya siap menjadi pembimbing independent Anda sampe Disertasi, Tesis, Skripsi selesai DI JAMIN HALAL tidak menerima AMPLOPP !!

Abstrak Tesis


ABSTRAK
Pengaruh Sistem Informasi Manajemen Akademik dan Inovasi Pembelajaran terhadap Kualitas Layanan Pembelajaran
(Studi pada SD Negeri di Wilayah UPTD Pendidikan Kecamatan Cisaga)
Ari Nugraha NIM. 82321011084

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kualitas layanan pembelajaran dalam mengelola pendidikan sehingga diperoleh layanan pembelajaran yang berkualitas. Untuk mengelola pendidikan dasar diperlukan suatu sistem pengelolaan dan inovasi yang baik. Oleh karena itu, sistem informasi manajemen akademik dan inovasi pembelajaran memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas layanan pembelajaran.
 Adapun rumusan masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah : (1) Bagaimana pengaruh sistem informasi manajemen akademik terhadap kualitas layanan pembelajaran di sekolah? (2)Bagaimana pengaruh inovasi pembelajaran terhadap kualitas layanan pembelajaran di sekolah? (3) Bagaimana pengaruh sistem informasi manajemen akademik dan inovasi pembelajaran secara bersama-sama terhadap kualitas layanan pembelajaran di sekolah? Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan  : (1) Pengaruh sistem informasi manajemen akademik terhadap kualitas layanan pembelajaran di sekolah; (2) Pengaruh inovasi pembelajaran terhadap kualitas layanan pembelajaran di sekolah; (3) Pengaruh sistem informasi manajemen akademik dan inovasi pembelajaran secara bersama-sama terhadap kualitas layanan pembelajaran di sekolah.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptifanalitik dan verifikatif yang bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai realitas dan fakta-fakta dari sifat populasi penelitian ini secara detail dan teliti.Mengingat jenis dan sifat penelitian ini adalah eksplanatori non eksperimental, maka dalam pelaksanaannya dilakukan melalui metode survei. Desain penelitian yang digunakan yaitu desain korelasional. Sedangkan data variabel penelitian dijaring dengan menggunakan alat pengumpul data tertentu yaitu kuesioner. Untuk menganalisisnya menggunakan analisis data uji statistik korelasional dan regresi berganda dan pengolahan data dibantu menggunakan SPSS  16.00. for window.
Hasil penelitian ini diperoleh simpulan untuk menjawab rumusan masalah yaitu bahwa: (1) SIM akademik berpengaruh positif terhadap kualitas layanan pembelajaran di SD Negeri UPTD Pendidikan Kecamatan Cisaga, ini berarti semakin meningkatSIM akademik maka akan semakin meningkat pula kualitas layanan pembelajaran. (2) Inovasi pembelajaran berpengaruh positif terhadap kualitas layanan pembelajaran di SD Negeri UPTD Pendidikan Kecamatan Cisaga, ini berarti semakin meningkat inovasi pembelajaranmaka akan semakin meningkat pula kualitas layanan pembelajaran.(3)  SIM akademik daninovasi pembelajaran berpengaruh positif terhadap kualitas layanan pembelajaran di SD Negeri UPTD Pendidikan Kecamatan Cisaga, ini berarti semakin meningkat SIM akademikdan inovasi pembelajaran maka akan semakin meningkat pula kualitas layanan pembelajaran.

Surat Lamaran Ke Kampus


Ciamis,   Juli 2012

Perihal           : Lamaran Pekerjaan 
Lampiran       : 5 (lembar)

Yth.     Bapak Rektor
           Universitas Galuh

Dengan Hormat
Didorong oleh keinginan untuk dapat berperan serta dalam kemajuan pendidikan serta peningkatan kualitas sumberdaya manusia Indonesia, maka saya:
              
Nama                                    :  Ari Nugraha, S.Pd.,M.Pd.
Jenis Kelamin                      :  Laki-laki
Tempat & Tanggal Lahir      :  Ciamis, 24 April 1987
Agama                                  :  Islam
Status Pernikahan               :  Singel
E-mail                                   :  ari.nugraha.cisaga@gmail.com
Alamat Rumah                     :  Jln. Raya Ciamis-Banjar No. 159 RT/RW. 04/09 Dusun  Cimanggu, Kec. Cisaga 46386
Telephone                             :  085223981987

Mengajukan lamaran pekerjaan sebagai tenaga pendidik/ karyawan. Sebagai bahan pertimbangan bersama ini saya lampirkan:

  1. Curriculum Vitae (CV)
  2. Foto copy Ijazah Pascasarjana (S2) (Terakreditasi)
  3. Foto copy Transkrip Nilai (S2) (Terakreditasi)
  4. Foto copy Ijazah Sarjana (S1) (Terakreditasi)
  5. Foto copy Ijazah Akta IV Sarjana (S1) (Terakreditasi)
  6. Foto copy Transkrip Nilai (S1) (Terakreditasi)

Jika saya diterima bekerja di Universitas Galuh, saya berjanji akan bekerja dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati. Besar harapan saya untuk dapat bergabung dan bekerja di Istitusi yang Bapak pimpin. Demikian surat lamaran ini saya buat dengan sebenar-benarnya. Besar harapan saya untuk dapat diterima bekerja di tempat ini.

                                                                                                                      Hormat saya,
                                                                                             



                                                                                                             Ari Nugraha, S.Pd.,M.Pd.

Tembusan :
  1. Ketua Yayasan Universitas Galuh
  2. Dekan FKIP Universitas Galuh
  3. Presiden Timor Leste

Sunday, July 15, 2012

Ikhlas Mengundang Kemudahan

Jika Ikhlas Sudah Menjadi kebiasaan, jangan heran kalu hidup menjadi penuh kedamaian dan kasih sayang, juga penuh kedamaian dan kasih sayang, juga kemudahan dan berbagai kejaiban.

Dengan tersenyum, seorang pria yang tinggal di sebuah kompleks perumahan di Jakarta merelakan dan mengikhlaskan perasaanya begitu mendengar kabar sebuah mobilnya telah hilang dicuri. Dampaknya, ia justru mendapatkan ganti dua buahh mobil dan semuanya baru!

Dengan keikhlasan pemiliknya, sebuah rumah di Depok, Jawa Barat, yang disantroni kelompok pencuri selamat dari aksi penjarahan. Para pencuri tidak mengambil satupun barang yang ada di dalam rumah meski mereka sudah melihat bahkan memegangnya!

 Seorang karyawati putus asa karena mendapatkan dua kali surat peringatan akibat target penjualan perusahaannya di Bekasi, Jawa Barat, sebesar Rp 1,5 milyar tidak pernah terkejar. Setelah ia ikhlaskan hatinya, keajaiban pun datang. Hingga setahun kemudian, ia berhasil memberi pemasukan ke perusahaan sebesar Rp. 80 milyar. Ia tak jadi dipecat dan justru dihadiahi berbagai bonus, seperti sebuah rumah, dua kali berangkat umrah, dan melanjutkan sekolah ke S2!

Ketiga kisah tersebut tidaklah mengada-ada. Semuanya merupakan kisah nyata yang dialami orang-orang yang telah menerapkan ’i|mu’ ikhlas dalam kehidupannya, ilmu yang sesungguhnya sudah diajarkan secara turun temurun oleh nenek moyang kita. Tentu kita tidak asing dengan saran seorang teman atau saudara ketika kita tertimpa masalah dengan melontarkan kalimat, “Sudah|ah, ikhlaskan saja .... ”

Kalau mau digali, sebenarnya kalimat itu bermakna sangat dalam. "Ketika masalah mendatangi kita dan kita bersedia mengikhlaskan perasaan kita terhadap masalah tersebut, maka Tuhan akan memberikan solusi untuk kita,". Dan kalau Tuhan memberikan solusi,  maka solusinya bisa datang secara tidak terduga, atau dengan kata Iain, ajaib. Inilah yang terjadi dalam ketiga contoh kasus di awal tulisan ini.

Jalan keluar atau kemudahan tersebut memang sudah dijaminkan oleh Tuhan yang Dia tuangkan di sebuah surat dalam Alquran yang kira-kira berbunyi,“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya." (QS. 65:2-4)

Ikhlas sendiri,  memiliki arti keterampilan menyerahkan segala urusan kehidupan kepada Tuhan berlandaskan keyakinan dan kepasrahan atas kekuatan-Nya. Seperti saat kita mau menumpang pesawat terbang karena kita yakin bahwa sang pilot (yang tidak pernah kita lihat) akan mengantarkan kita selamat sampai ke tujuan. Sayang, di zaman yang serba cepat dan penuh kompetisi ini, keterampilan tersebut sudah terpinggirkan. Akibatnya, selain semakin banyaknya manusia stres, krisis demi krisis terus terjadi.

KEAJAIBAN IKHLAS ITU ILMIAH
Bagi kita, bangsa Indonesia, ikhlas bukanlah merupakan hal yang baru.  ini karena ikhlas sudah merupakan fitrah manusia sejak dilahirkan di dunia. Dan nenek moyang kita tahu itu sehingga muncullah ajaran-ajaran untuk selalu ikhlas. R.M.P. Sosrokartono, kakak kandung RA Kartini, misalnya, terkenal dengan salah satu ajarannya, trimah mawi pasrah (menerima dengan pasrah), yang mencakup “ikhlas terhadap apa yang terjadi, menerima apa yang dijalani, dan pasrah terhadap apa yang akan ada."

Kalau benar-benar kita amati, selain ikhlas, keajaiban atau kejadian yang sulit dipercaya, juga bukan hal yang aneh. Sebetulnya kita sering atau pernah mengalami. Dan jika diperhatikan, keajaiban tersebut biasanya terjadi saat kita sudah menyerah kepada keadaan. Ini karena ketika kita menyerah, biasanya kita memasrahkan semuanya kepada Tuhan dan ikhlas apa pun yang terjadi. "Maka, saat itulah Tuhan memberikan solusinya secara tidak diduga-duga seperti yang Dia janjikan,"

Sesungguhnya, ikhlas dan keajaiban itu adalah sebuah mekanisme alamiah yang ilmiah. llmu Fisika Kuantum menjelaskan bahwa semua benda di alam semesta ini, baik yang tampak mau-pun yang tidak, bahan bakunya sama, berupa vibrasi energi yang memiliki kecerdasan dan kesadaran yang hidup yang disebut quanta. Kalau dilihat melalui mikroskop nuklir, benda-benda padat yang ada di sekeliling kita sama sekali tidak terlihat padat, tapi hanya berupa rongga berisi getaran quanta.

Salah satu hukum Fisika Kuantum juga menyebutkan bahwa tingkah laku partikel yang berubah-ubah dari benda padat menjadi getaran vibrasi dan sebaliknya itu sangat tergantung dari niat penelitinya. Ini bisa berarti bahwa semua benda yang Anda Iihat merupakan susunan energi quanta yang tercipta oleh kerja pikiran dan perasaan kita sendiri.

Hal itu sesuai dengan hukum semesta, Law ofAttraction, yang menyebutkan, setiap energi akan menarik energi yang sejenis. Dan karena pikiran dan perasaan itu bahan dasarnya adalah juga quanta, maka keduanya akan menarik apa yang kita pikirkan atau rasakan.

Ini pula yang terjadi ketika seseorang sedang mengikhlaskan perasaan nya terhadap masalah yang tengah dihadapinya. Ia sedang menyelaraskan pikiran dan perasaannya dengan kehendak Ilahi di level kuantum untuk menarik apa yang ia inginkan tersebut. “Maka, solusi yang kemudian hadir itu sebenarnya karena ‘kita undang’, bukan tanpa sebab apalagi ajaib,"

“keajaiban" itu akan hadir kalau kita mampu menciptakan kondisi ikhlas di hati kita dengan cara mengakses zona ikhlas yang ada di dalamnya. Zona ikhlas ini adalah wilayah di dalam hati yang bersifat kuantum yang diyakini para ilmuwan sebagai sumber , segala hal yang dibutuhkan umat manusia. Dalam ilmu pengetahuan, zona ini disebut dengan berbagai nama, seperti Zero Point Field, The Field, Divine Matrix, atau Unified Field.
Di dalam Matrix Ilahi itu tersimpan blue print semua ciptaan dalam bentuk ‘benih’ segala kemungkinan yang belum mewujud — baik maupun yang buruk, tergantung pikiran, perasaan, atau niat kita. Jadi, Zona Ikhlas inilah yang perlu kita akses dan olah dengan pikiran, perasaan, dan doa-doa yang positif untuk membuat perubahan di dalam kehidupan.

MENGAKSES ZONA IKHLAS

Untuk memasuki Kona Ikhlas, Brainwave management atau pengaturan gelombang otak agar mendapatkan gelombang yang sesuai dengan gelombang di Zona Ikhlas tersebut. Bila direkam dengan alat perekam gelombang otak, EEG (elektroensefalogram), otak terlihat memancarkan gelombang sesuai kondisi jiwa seseorang. Gelombang tersebut dibagi menjadi:


1.Beta (14—i0oHz): kita berada dalam kondisi sadar penuh, konsentrasi, otak didominasi logika.
2.Alpha (8-13,9Hz): kondlsl relaks, lstlrahat, nyaman, medltatli bahagla.
3.Theta (4—;9Hz): kondlsl medltatif yang leblh dalam, khusyuk, domlnasl lntuisl.
4.Delta (o,1—3,9Hz): kondlsl tldur lelap tanpa mimpl, tldak sadar; tidak merasakan punya badan.

Dari keempat gelombang otak tersbut, Alpha dan Theta merupakan plntu masuk ke bawah sadar (dunia kuantum) di mana Zona Ikhlas Itu terletak. Untuk mencapal gelombang Alpha dan Theta, maka otak perlu diistirahatkan dengan cara relaksasl atau meditasi. Caranya, dengan menstimulir panca Indra kita.
-  Untuk Indra peraba, bisa dilakukan pemijatan,
-  Untuk Indra penglihatan kita melakukannya dengan melihat dan menikmati keindahan.
-  Untuk Indra pengecapan, bisa dilakukan dengan berpuasa,
-  Untuk Indra penciuman bisa di lakukan dengan aromaterapi,
-  Untuk Indra pendengaran, kita blsa melakukannya dengan mendengarkan Irama alam atau metode terapi musik.

Begitu kita merasakan relaks, nyaman, dan perasaamperasaan  positif Iainnya, Itu artinya otak kita. sedang dipenuhi gelombang Alpha. Inilah saat yang tepat bagi kita untuk membersihkan pikiran dan perasaan  negatif, trauma atau memori yang tersimpan di bawah sadar dan menggantikannya dengan semua hal yang positif sehingga tercapailah kondisi ikhlas itu.

Tanda-tanda keikhlasan Itu adalah kalau kita sudah mampu mengubah perasaan negative tersebut menjadl perasaan nyaman, damai, cinta, syukur dan bahagia.

Semoga Bisa Bermanfaat Bagi saya dan Sahabat Sekalian
Postingan ini saya kutip dari Buku Quantum Ikhlas “ERBE SENTANU”

Thursday, July 12, 2012

Tesis Pengaruh SIM Akademik dan Inovasi Pembelajaran terhadap Kualitas Layanan Pembelajaran


BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang Penelitian
Persaingan yang semakin ketat di antara sekolah-sekolah di Kabupaten Ciamis mendorong sekolah untuk memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya, termasuk penyediaan informasi bagi stakeholder. Teknologi Informasi dapat mengotomatisasi proses pengelolaan informasi dari mulai memasukkan informasi, menyimpan, dan memperbaruinya setiap saat sehingga setiap orang bisa mendapatkan informasi terbaru dan melakukan analisis dengan mudah. Oleh karena itu proses penyampaian pesan, informasi, maupun pengetahuan dapat lebih cepat, mudah dan up to date. Konsep ini memiliki nuansa bagaimana dunia pendidikan berusaha menggunakan perangkat komputer yang dapat diaplikasikan sebagai sarana komunikasi untuk mengefisiensikan kinerja dunia pendidikan.
Pada era ini setiap bidang menuntut sumber daya manusia berkualitas yang memiliki kemampuan inovasi dan kinerja yang efisien. Untuk memenuhi tuntutan ini perbaikan dan pengembangan inovasi di setiap sekolah secara berkesinambungan perlu dilakukan sejalan dengan dinamika perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta dinamika perubahan masyarakat itu sendiri. Peningkatan mutu sumber daya manusia merupakan kebutuhan mendesak yang perlu diprioritaskan oleh pemerintah dalam menghadapi era globalisasi di mana perkembangan teknologi dan informasi yang begitu cepat. Berbagai upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan sudah dilakukan oleh pemerintah dan sekolah. Salah satu caranya yaitu dengan meningkatkan mutu pendidik, sarana prasarana, sumber belajar dan kualitas layanan. Dengan demikian tentunya sekolah akan membawa dampak positif bagi layanan pendidikan, yaitu meningkatkan dan menjamin mutu dari lulusan atau layanan yang dihasilkan sehingga pada akhirnya akan meningkatkan tingkat kepuasan konsumen terhadap layanan yang diberikan sekolah.
Karakter mutu layanan lebih sulit didefinisikan dibandingkan dengan mutu fisik. Mutu layanan terkait secara langsung dengan tingkah laku para karyawan. Rendahnya mutu layanan seringkali bersumber dari ketidakpedulian, kurangnya sopan santun, kurangnya latihan, maupun perhatian karyawan terhadap pelanggan. Menurut Salis (2008:15), “TQM memerlukan perubahan budaya yang mencakup perubahan perilaku dan metode bekerja”. Berpegang pada konsep ini maka mutu layanan suatu sekolah ditentukan oleh sejauhmana pelanggan-pelanggan baik internal maupun eksternal itu merasa puas terhadap layanan yang diberikan oleh sekolah itu. Ada pengelompokan layanan pendidikan, yaitu yang pertama kelompok layanan manajemen seperti guru dan tenaga kependidikan yang lebih banyak berkepentingan dengan layanan ini. Kedua kelompok layanan pembelajaran seperti  peserta didik, dan yang ketiga kelompok layanan pengembangan diri seperti orang tua, masyarakat dan lulusan.
Seperti disebutkan  di atas bahwa program peningkatan kualitas layanan harus berorientasi kepada kebutuhan/ harapan pelanggan, maka layanan suatu lembaga pendidikan haruslah memperhatikan kebutuhan dan harapan masing-masing pelanggan. Adapun faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kualitas layanan pembelajaran di sekolah antara lain sistem informasi manajemen akademik. Informasi merupakan satu-satunya sumber yang dibutuhkan seorang pimpinan lembaga pendidikan. Informasi dapat diolah dari sumber lain yang dipengaruhi oleh organisasi yang sangat kompleks dan perangkat komputer yang dimiliki. Informasi dapat memperkuat kinerja lembaga pendidikan, layaknya kinerja usaha lembaga bisnis. Informasi yang diolah dengan menggunakan komputer dapat digunakan oleh seorang pimpinan organisasi atau perseorangan dengan keahlian yang dimiliki sebagai sarana komunikasi dan pemecahan masalah, serta informasi yang sangat berharga dalam proses pengambilan keputusan. Informasi dapat digali melalui sumber-sumber yang tersedia, seperti sumber daya manusia, material, alat, biaya, serta data yang akan diolah.
Disebutkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP) bahwa pengelolaan oleh satuan pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah diharuskan menerapkan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) yang ditunjukkan dengan kemandirian, kemitraan, partisipasi, keterbukaan, dan akuntabilitas (pasal 49 ayat 1). Hal tersebut menjadi tolak ukur baik tidaknya pengelolaan satuan pendidikan. Pengelolaan satuan pendidikan sesuai standar nasional menjadi salah satu penentu tercapainya pendidikan yang berkualitas. Beberapa hal yang melatarbelakangi keberadaan sistem informasi dalam dunia pendidikan termasuk di sekolah adalah sebagai berikut. Pertama, cepatnya pengaruh globalisasi dalam era infomasi. Kemajuan teknologi komunikasi dan informasi telah membuat seluruh dunia bagaikan “desa global tanpa batas”. Dengan berkembangnya teknologi komunikasi dan informasi sangat mempengaruhi segala aspek termasuk juga pendidikan. Tingkat kompetitor yang semakin meningkat, membutuhkan keberadaan informasi yang serba cepat, benar, akurat dan lengkap. Informasi juga digunakan untuk menarik suatu kesimpulan, mengatur strategi agar dapat memenangkan persaingan. Hal ini diperkuat oleh Gates (1999:3) “…..dengan melihat dalam tingkat persaingan yang ketat di era global kemampuan untuk mengumpulkan, mengatur dan memanfaatkan informasi sangat menentukan kita menang “win” atau “lose” dalam persaingan”.
Kedua, Teknologi Informasi (TI) juga merupakan solusi dan katalis perubahan reformasi manajemen pendidikan. Tuban et al (2002:4) mengisyaratkan bahwa TI merupakan suatu katalis dari perubahan dasar dalam struktur, operasi dan manajemen organisasi. Selain itu untuk menjawab “mengapa begitu pentingnya sistem informasi dalam dunia pendidikan khususnya administrasi sekolah?”. Salah satu jawabannya mengangkat pernyataan dalam Castetter (1996:417) bahwa satu diantara banyak  alasan mengapa sistem sekolah secara terus menerus membutuhkan TI adalah yang paling sering ilmu pengetahuan, teknik-teknik, alat-alat dan proses yang membantu untuk pengembangan individual, kelompok dan pengetahuan sistem untuk melaksanakan pekerjaan dengan lebih efisien dan efektif.
Ketiga, kekuatan hukum undang-undang SISDIKNAS (Sistem Pendidikan Nasional) UU RI No. 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional butir C yang menyatakan bahwa:
Sistem Pendidikan Nasional harus mampu menjamin pemerataan kesempatan pendidikan, peningkatan mutu serta relevansi dan efisiensi manajemen pendidikan untuk menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal, nasional dan global sehingga perlu dilakukan pembaharuan pendidikan secara terencana, terarah dan berkesinambungan.
Selain itu menurut keputusan Menteri Nasional yang mengacu pada Kepmendiknas No. 044/U/2002 dalam rincian tugas dewan/ komite sekolah mengenai bidang pengendalian kualitas pelayanan pendidikan dan bidang jaringan kerja sama dan Sistem Informasi. Hal ini mengacu pada Propenas 2005-2010 menyatakan bahwa pembangunan nasional adalah usaha peningkatan kualitas manusia dan masyarakat Indonesia yang dilakukan secara berkelanjutan berlandaskan kemampuan nasional, dengan memanfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta memperhatikan tantangan perkembangan global. Pelaksanaannya mengacu pada kepribadian bangsa dan nilai luhur universal ditujukan mewujudkan kehidupan bangsa yang berdaulat, berkeadilan, sejahtera, maju, mandiri dan kukuh kekuatan moral dan etikanya. Dengan demikian, membangun kesejahteraan rakyat dan ketahanan budaya merupakan agenda pembangunan yang penting dan strategis. Hal tersebut merupakan indikator bahwa keberadaan Sistem Informasi sangat dibutuhkan di dunia pendidikan dan berperan besar dalam andil peningkatan kualitas layanan pendidikan di Indonesia.
Selain itu pentingnya Teknologi Informasi (TI) dalam dunia pendidikan adalah membantu dalam pengambilan keputusan yang benar, akurat dan cepat untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta meningkatkan mutu pembelajaran. Keberadaan TI sebagai fasilitator semakin trend dan berkembang menjadi suatu kebutuhan umum dalam setiap aktivitas yang ada. Hal ini ditekankan juga oleh Turban et al (1002:4) ‘IT has become the major facilitator of business activities in the world today’ . Dalam hal ini Turban melihat bahwa TI telah menjadi fasilitator yang dominan dalam berbagai aktivitas bisnis di dunia. Posisi informasi ini dijadikan sebagai asset yang menguntungkan. Semakin banyaknya informasi, maka kita semakin bergantung pada pekerjaan yang berkenaan dengan informasi.
Keberhasilan pendidikan di sekolah juga sangat ditentukan oleh  faktor lain yang mempengaruhi kualitas layanan pembelajaran adalah inovasi pembelajaran. Di mana peran guru sangat menentukan dalam usaha peningkatan hasil belajar pendidikan formal. Untuk itu guru sebagai agen pembelajaran dituntut untuk mampu menyelengarakan proses pembelajaran dengan sebaik-baiknya. Guru mempunyai fungsi dan peran yang sangat strategis dalam pembangunan dibidang pendidikan, maka perlu dikembangkan kreativitas guru melalui inovasi-inovasi baru dalam pembelajaran. Dalam  kaitan ini suatu inovasi harus berlangsung di sekolah guna memperoleh hasil yang terbaik dalam mendidik siswa karena ujung tombak keberhasilan pendidikan adalah guru.
Karena dianggap penting, gagasan tentang inovasi pembelajaran disosialisasikan melalui berbagai forum kepada para guru. Namun respon yang mereka berikan kurang menggembirakan. Padahal, dalam era global merupakan keharusan bagi guru untuk secara terus-menerus melakukan inovasi pembelajaran. Globalisasi telah melahirkan persaingan dalam berbagai bidang, termasuk bidang ketenagakerjaan. Kondisi ini menuntut kualitas SDM yang tinggi, sementara mutu pendidikan kita rendah. Oleh karena itu, tidak ada pilihan bagi guru kecuali melakukan inovasi pembelajaran. Gagasan tentang bagaimana anak belajar dan bagaimana pembelajaran harus dilaksanakan telah dikemukakan oleh para ahli. Namun, ada banyak varian tentang hal itu, tergantung pada paham yang mereka anut. Dihadapkan pada keadaan seperti itu, guru harus menemukan pembelajaran inovatif.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, pasal 28 menyatakan bahwa: “Pendidik harus memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi sebagai agen pembelajaran, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional”. Kualifikasi akademik merupakan tingkat pendidikan minimal yang harus dipenuhi oleh seorang pendidik yang dibutuhkan dengan ijazah/ setifikat keahlian yang relevan sesuai kebutuhan perundang-undangan yang berlaku.
Dalam keyataan dilapangan, menunjukan kualitas layanan pembelajaran belum memuaskan, yang diindikasikan dengan layanan pembelajaran hanya saat pelaksanaan proses pembelajaran, belum berurusan dengan administrasi dan bimbingan siswa yang memanfaatkan system informasi manajemen akademik. Kualitas layanan pembelajaran belum mengarah kepada kecepatan yang harus dilakukan oleh guru, sehingga menghasilkan image dan persuasif negative pada siswa serta menimbulkan kekecewaan bagi setiap pelanggan pendidikan.
Kesenjangan yang terjadi pada lembaga pendidikan dapat membuat lembaga pendidikan tidak mampu memberikan layanan yang berkualitas kepada para pelanggannya. Menurut Zeithaml dalam Dudu Nurzaman (2010 : 14) setidaknya ada 5 kesenjangan yang dapat membuat lembaga pendidikan tidak mampu memberikan layanan berkualitas kepada pelanggannya, yaitu : 1) Kesenjangan antara harapan pelanggan dan persepsi manajemen lembaga pendidikan. Kesenjangan tersebut terbentuk akibat pihak manajemen lembaga pendidikan salah memahami apa yang menjadi harapan pelanggan lembaga pendidikan; 2) Kesenjangan antara persepsi pihak manajemen lembaga pendidikan atas harapan pelanggan dan spesifikasi mutu layanan. Kesenjangan terjadi akibat kesalahan dalam menerjemahkan persepsi pihak ke dalam bentuk tolak ukur kualitas layanan; 3) Kesenjangan antara spesifikasi kualitas layanan dan pemberian layanan kepada pelanggan. Kesenjangan tersebut lebih di akibatkan oleh ketidakmampuan sumber daya manusia lembaga pendidikan untuk memenuhi standar kualitas layanan yang ditetapkan; 4) Kesenjangan antara pemberian layanan kepada pelanggan dan komunikasi eksternal lembaga pendidikan. Kesenjangan ini tercipta karena lembaga pendidikan tidak mampu memenuhi janjinya yang dikomunikasikan secara eksternal melalui berbagai bentuk promosi; 5) Kesenjangan antara harapan pelanggan dan kenyataan layanan yang diterima. Kesenjangan tersebut sebagai akibat tidak terpenuhinya harapan.
Sejauh ini kualitas layanan pembelajaran di SD Negeri di wilayah UPTD Pendidikan Kecamatan Cisaga, menurut kepala UPTD Pendidikan diprediksi sedang diupayakan melalui berbagai hal positif, termasuk di dalamnya melalui SIM Akademik dan Inovasi Pembelajaran. Namun demikian proses dan hasilnya belum diketahui secara pasti. Oleh karena itu, penulis akan berusaha mengungkapnya melalui penelitian yang berjudul : Pengaruh Sistem Informasi Manajemen Akademik dan Inovasi Pembelajaran terhadap Kualitas Layanan Pembelajaran (Study Pada SD Negeri di Wilayah UPTD Pendidikan Kecamatan Cisaga).
Selanjutnya Hubungi Penulis di 085223981987