Monday, October 21, 2019

MATERI TEKS EDITORIAL

Pengertian Teks Editorial

Teks editorial adalah sebuah artikel dalam surat kabar yang merupakan pendapat atau pandangan redaksi terhadap suatu peristiwa yang aktual atau sedang menjadi perbincangan hangat pada saat surat kabar itu diterbitkan. Isu atau masalah aktual itu dapat berupa masalah politik, sosial, maupun masalah ekonomi yang berkaitan dengan politik. Contoh isu yang diangkat misalnya tentang kenaikan bbm, reshuffle kabinet, kebijakan impor dll. Teks editorial biasanya akan muncul secara rutin di koran atau majalah.

Teks editorial merupakan opini atau pendapat yang ditulis oleh redaksi sebuah media terhadap isu aktual di masyarakat. Opini yang diulis oleh redaksi tersebut dianggap sebagai pandangan resmi suatu penerbit atau media terhadap suatu isu aktual.
Meskipun teks editorial adalah opini atau pendapat, namun dalam penulisannya tidak bisa sembarangan. Penulisan pendapat atau opini harus dilengkapi dengan fakta, bukti dan argumentasi yang logis.

Pengertian Teks Editorial Menurut Para Ahli

  • Menurut Dja’far H Assegaf dalam bukunya “jurnalistik masa kini” yang dikutip dari Lyle Spencer dalam “editoril writing”, tajuk rencana merupakan pernyataan mengenai fakta dan opini secara singkat, logis, menarik ditinjau dari segi penulisan dan bertujuan untuk mempengaruhi pendapat atau memberikan interpretasi terhadap suatu berita yang menonjol sebegitu rupa sehingga bagi kebanyakan pembaca surat kabar akan menyimak pentingnya arti berita yang ditajukkan tadi (Dja’far H. Assegaff : 1991).

Tujuan Teks Editorial

Setidaknya terdapat 2 tujuan utama dari teks editorial:
  1. Teks editorial bertujuan mengajak pembaca untuk ikut berpikir tentang isu aktual yang sedang hangat dibicarakan atau sedang terjadi di kehidupan sekitar.
  2. Teks editorial bertujuan untuk memberikan opini atau pandangan redaksi kepada pembaca terhadap isu yang sedang berkembang.

Manfaat Teks Editorial

  • Memberikan informasi kepada pembaca
  • Bermanfaat untuk merangsang pemikiran pembaca
  • Teks editorial terkadang mampu menggerakkan pembaca untuk bertindak.

Fungsi Teks Editorial

Teks editorial memiliki beberapa fungsi diantaranya, sebagai berikut:
  • Fungsi tajuk rencana umumnya menjelaskan berita dan akibatnya pada masyarakat.
  • Memberi latar belakang dari kaitan berita tersebut dengan kenyataan sosial dan faktor yang mempengaruhi dengan lebih menyeluruh.
  • Terkadang ada analisis kondisi yang berfungsi untuk mempersiapkan masyarakat akan kemungkinan yang bisa terjadi.
  • Meneruskan penilaian moral mengenai berita tersebut.

Ciri-Ciri Teks Editorial :

  1. Topik tulisan teks editorial selalu hangat (sedang berkembang dan dibicarakan secara luas oleh masyarakat), bersifat aktual dan faktual.
  2. Teks editorial bersifat sistematis dan logis.
  3. Teks editorial merupakan sebuah opini / pendapat yang bersifat argumentative.
  4. Teks editorial menarik untuk dibaca, karena ditulis dengan  menggunakan kalimat yang singkat, padat dan jelas.

Struktur Teks Editorial

Terdapat 3 struktur yang menyusun teks editorial/opini, yaitu:
  1. Pernyataan pendapat (tesis), bagian yang berisi sudut pandang penulis tentang masalah yang dibahas, biasanya berisi sebuah teori yang akan diperkuat oleh argumen.
  2. Argumentasi, merupakan alasan atau bukti yang digunakan guna memperkuat pernyataan dalam tesis. Argumentasi yang diberikan dapat berupa pertanyaan umum/data hasil penelitian, pernyataan para ahli, maupun fakta-fakta berdasarkan referensi yang bisa dipercaya.
  3. Pernyataan/Penegasan ulang pendapat (Reiteration), merupakan bagian yang berisi penegasan ulang pendapat yang didukung oleh fakta di bagian argumentasi guna memperkuat/menegaskan. Penegasan ulang berada di bagian akhir teks.

Kaidah Kebahasaan Teks Editorial

Kaidah kebahasaan yang digunakan dalam tek editorial tidak berbeda jauh dengan teks prosedur kompleks yaitu menggunakan verba material.
  • Adverbia, bertujuan agar pembaca meyakini teks yang dibahas dengan menggunakan kata keterangan seperti selalu, sering, biasanya, kadang-kadang, jarang dan lain sebagainya.
  • Konjungsi yaitu kata penghubung pada teks, seperti bahkan dan lain sebagainya.
  • Verba material yaitu verba yang menunjukan perbuatan fisik atau peristiwa.
  • Verba rasional yaitu verba yang menunjukan hubungan intensitas(Pengertian B adalah C) dan milik (Mengandung pengertian B memiliki C)
  • Verba mental yaitu verba yang menunjukan persepsi (melihat, dan lainnya), afeksi (khawatir dan lainnya), dan kognisi (mengerti dan lainnya). Pada verba mental ada partisi[am pengindra dan fenomena.

Jenis jenis Teks Editorial

  • Interpretaive editorial, editorial ini bertujuan untuk menjelaskan isu dengan menyajikan fakta dan figur untuk memberikan pengetahuan.
  • Controversial editorial, editorial bertujuan untuk meyakinkan pembaca pada keinginan atau menumbuhkan kepercayaan pembaca terhadap suatu isu. Dalam editorial ini biasanya pendapat yang berlawanan akan digambarkan lebih buruk.
  • Explantory editorial, editorial ini menyajikan masalah atau suatu isu agar dinilai oleh pembaca. Biasanya teks editorial ini bertujuan untuk mengeidentifikasi suatu masalah dan membuka mata masayarakat untuk memperhatikan suatu isu.

Contoh Teks Editorial Dalam Surat Kabar

Sedia Mitigasi Sebelum Bencana

Tim Redaksi Lampung Post 09 Aug 2018 – 1:30 199
SEDIA payung sebelum hujan, menjadi ungkapan yang diajarkan nenek moyang dan menjadi patokan untuk mengantisipasi setiap problem yang akan datang. Untuk itulah pemerintah menggaungkan program mitigasi untuk setiap daerah yang rawan bencana.
Sudah sepatutnya pemerintah menggelar berbagai upaya pencegahan, kesiapsiagaan, peringatan dini, antisipasi, dan mitigasi hingga penanggulangan becana. UU No 24/2007 tentang Penanggulangan Bencana, Pasal 5 menyebutkan pemerintah dan pemerintah daerah menjadi penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana.

Tolok ukur kesiapsiagaan dan mitigasi yang dilakukan pemerintah itu tecermin dari gempa dua kali di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB). Gempa pertama terjadi pada 28 Juli 2018 dengan kekuatan 6,4 skala Richter (SR) dan tidak ada korban jiwa. Selain itu, juga tidak terjadi tsunami di sepanjang pantai Lombok Utara itu.
Dan sepekan kemudian, pada 5 Agustus 2018 gempa kembali mengguncang Lombok Utara, saat warga sedang menunaikan salat magrib. Kali ini gempa berkekuatan makin dahsyat, yakni 7 SR. Walau tidak terjadi tsunami, korban jiwa jatuh sangat banyak. Ratusan warga meninggal dunia terkena reruntuhan bangunan saat gempa itu.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebagian besar korban meninggal akibat tertimpa bangunan roboh. Sementara Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berteori bahwa gempa pertama merupakan pendahuluan, sementara gempa utamanya atau main earthquake pada 5 Agustus dengan kekuatan 7 SR. Selanjutnya gempa susulan dengan kekuatan yang relatif lebih kecil.

Jika disimak dari penjelasan dua badan pemerintah yang dipercaya untuk menanggulangi bencana itu, berarti sudah ada prediksi bahwa Lombok Utara adalah daerah rawan gempa. Sebab, daerah itu berada di atas patahan lempeng bumi, sehingga jauh hari mestinya sudah bisa dilakukan mitigasi bencana.
Pengertian mitigasi sendiri sesuai dengan UU 24/2007 itu adalah upaya mengurangi risiko bencana bagi masyarakat yang berada pada kawasan rawan bencana. Hal itu berarti di daerah Lombok Utara semestinya sudah dilakukan upaya itu, setidaknya sosialisasi kepada masyarakat menghadapi gempa. Sosialisasi konstruksi bangunan antigempa dan jalur-jalur evakuasi sudah disiapkan.

Kini Lampung juga merupakan daerah rawan bencana gempa bumi, terkait posisi Bumi Ruwa Jurai di atas patahan lempeng Eurasia dan Indo-Australia. Sehingga akan ada ancaman korban jiwa, jika pemerintah lalai untuk menyediakan mitigasi sebelum bencana itu datang, penderitaan bagi masyarakat banyak akan menjadi pemandangan tragis yang tidak dapat terelakkan lagi.
Jangan sampai akibat kurangnya mitigasi, bencana yang datang akan memakan banyak korban. Apalagi jika mitigasi dan penanggulangan bencana hanya dijadikan proyek. Maka, korban yang sudah sangat terluka justru makin menjerit pada dalamnya sakit. Sedia mitigasi sebelum bencana datang menerjang adalah keharusan.

MATERI NOVEL

Pengertian novel

Novel menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), diartikan sebagai ‘karangan prosa yang panjang, mengandung rangkaian cerita kehidupan seseorang dengan orang di sekelilingnya dengan menonjolkan watak dan sifat setiap pelaku’

Novel juga bisa didefinisikan sebagai sebuah karya fiksi prosa yang yang tertulis dan naratif. Umumnya sebuah novel bercerita tentang tentang tokoh-tokoh dan kelakuan mereka dalam kehidupan sehari-hari, dengan menitik beratkan pada sisi-sisi yang aneh dari naratif tersebut. Kata novel berasal dari bahasa Italia, novella yang berarti “sebuah kisah, sepotong berita” dan novel memiliki cerita yang lebih kompleks dari cerpen.

Sedangkan karya fiksi adalah cerita rekaan buatan yang dibuat pengarang, dimana cerita di dalamnya menjadi bermakna dikarenakan daya khayal, angan-angan atau fantasi olah fikir ide kreativitas si penulis.

Unsur Instrinsik Novel

Sebuah karya sastra biasanya selain tersusun dari unsur ektrinsik juga memiliki unsur intrinsik, unsur intrinsik adalah  unsur yang membangun karya sastra dari dalam karya sastra itu sendiri. unsur intrinsik untuk teks novel terdiri dari tema, alur atau plot, tokoh, latar, sudut pandang, diksi dan amanah, seperti yang di uraikan di bawah ini:

1. Tema
Tema merupakan suatu gagasan pokok atau ide pikiran tentang suatu hal, salah satunya dalam membuat suatu tulisan. Di setiap tulisan pastilah mempunyai sebuah tema, karena dalam sebuah penulisan dianjurkan harus memikirkan tema apa yang akan dibuat

2. Alur (plot), merupakan rangkaian peristiwa yang terjadi berdasarkan urutan waktu kejadian. Tahap alur meliputi pengenalan, penampilan masalah, pemunculan konflik, puncak ketegangan (klimaks), peleraian (antiklimaks), dan penyelesaian (konklusi).

3. Tokoh (perwatakan)
Tokoh adalah pelaku yang dikisahkan pemain dalam cerita. Tokoh dalam sebuah novel bisa berupa tokoh jahat atau tokoh baik. Sedangkan penokohan adalah sifat, watak atau kaakter yang dimiliki oleh para tokoh di dalam cerita. Penggambaran penokohan dapat berupa uraian langsung dan tidak langsung. Contoh : baik, sombong, jujur, dll
4. Latar
Latar adalah unsur yang merujuk pada tempat, waktu dan suasana yang melatarbelakangi peristiwa dalam cerita terjadi. Latar dibedakan menjadi tiga, yaitu 1) latar tempat, 2) latar waktu, dan 3) latar suasana. Contoh : Di Sekolah, pagi hari, menyenangkan

5. Sudut pandang, adalah cara pengarang dalam menyajikan peristiwa dan tokoh-tokoh yang ada dalam sebuah cerita. Sudut pandang berkaitan dengan gaya pengisahan seorang pengarang terhadap ceritanya. Sudut pandang ada dua, yaitu sudut pandang orang pertama “aku” dan sudut pandang orang ketiga “dia”

6. Amanat, adalah pesan yang terkadung dalam sebuah cerita. Amanat dalam novel pada umumnya disampaikan pengarang kepada pembaca melalui dua cara, yaitu secara tersurat (dapat dilihat langsung) dan tersirat (dipahami dari balik cerita)

Struktur teks cerita fiksi novel

Struktur teks adalah bagian-bagian terpisah yang menusun sebuah teks hingga menjadi sebuah teks yang utuh. Adapun struktur teks pada teks novel meliputi abstract, orientasi, komplikasi, evaluasi, resolusi dan koda. 

Untuk memahami lebih dalam tentang cerita fiksi atau teks novel maka yang harus diketahui adalah struktur teks dari novel tersebut, sebagai berikut:

1. Abstract (Gambaran atau ringkasan awal cerita)
2. Orientasi (Bagian awal teks cerita atau teks pembuka yang biasanya berisi pengenalan tokoh)
3. Komplikasi (masalah mulai muncul)
4. Evaluasi (masalah mulai memuncak)
5. Resolusi (penyelesaian masalah)
6. Koda atau pesan penulis

Ciri atau Kaidah Kebahasaan Teks Novel

Sedangkan kaidah kebahasaan atau ciri atau aturan bahasa yang digunakan dalam teks novel adalah sebagai berikut:
  • Berusaha menghidupkan perasaan atau menggugah emosi pembacanya. 
  • Biasanya berbentuk tulisan ilmiah dan ilmiah populer, laporan, artikel, feature, skripsi, tesis, disertasi, makalah, dan sebagainya. 
  • Dipengaruhi oleh subjektivitas pengarangnya. 
  • Karangan nonfiksi berusaha mencapai taraf obyektivitas yang tinggi, berusaha menarik dan menggugah nalar (pikiran) pembaca. 
  • Bahasa bermakna denotatif (yaitu makna sebenarnya) juga konotatif, asosiatif (yaitu makna tidak sebenarnya), ekspresif (yaitu memberi bayangan suasana pribadi pengarang), sugestif (yaitu bersifat mempengaruhi pembaca), dan plastis (yaitu bersifat indah untuk menggugah perasaan pembaca). 
  • Bahasa bersifat denotatif dan menunjuk pada pengertian yang sudah terbatas sehingga tidak bermakna ganda.
  • Melibatkan gaya bahasa ironi atau sindirian, yang dikatakan kebalikan dari apa yang sebenarnya,contoh: Lekas betul abang pulang baru saja sudah jam 1 malam
  • Melibatkan gaya bahasa sinisme, sindiran yang lebih kasar dari ironi untuk mencemooh, contoh:  Bersih benar badanmu nak, kata ibu kepada anaknya yang baru main seharian
  • Melibatkan gaya bahasa sarkasme, Sindiran yang sangat tajam dan kasar hingga kadang-kadang menyakitkan hati, contoh: Hai binatang enyah kau dari sini.


Sunday, October 13, 2019

PENILAIAN HARIAN BAHASA INDONESIA

SOAL PENILAIAN HARIAN BAB TEKS EDITORIAL
UNTUK KELAS XII SMA/ MA/ SMK SEMUA JURUSAN

SILAHKAN KLIK LINK INI   PENILAIAN HARIAN BAB TEKS EDITORIAL

TERIMA KASIH TELAH BERBUAT JUJUR

Tuesday, October 1, 2019

Donwload Soal Latihan PPG

7 Link PPG Paling Populer Tahun 2020
1. Modul Pedagogik Terlengkap 2019 - http://bit.ly/2nGr9NQ
2. Soal Pretest PPG Pedagogik Dengan Jawaban - http://bit.ly/2VC7sSE
3. Kumpulan Soal-Soal Modul 1-6 Materi Pedagogik - http://bit.ly/2nBJGuY
4. Soal dan Jawaban Pretest PPG - http://bit.ly/2nI57dy
5. Kumpulan Materi Pretest Mapel PPG - http://bit.ly/2HwR1n7
6. 50 Soal PPG dengan Jawabannya - http://bit.ly/2mQ7qeB
7. Kumpulan Modul PPG 2019 - bit.ly/filejalurppg
Silahkan di share, agar lebih bermanfaat.

Friday, September 27, 2019

Tuesday, September 10, 2019

MENGKONTRUKSI INFORMASI DALAM TEKS EKSPLANASI

Pada pembahasan sebelumnya, kamu telah memahami bagaimana mengenali teks eksplanasi yang memuat pengetahuan dan urutan kejadiannya. Pada pembahasan ini, kamu harus mampu menyusun dan menyajikan teks eksplanasi. Yuk simak materinya dalam tema Mengonstruksi Informasi dalam Teks Eksplanasi di bawah ini.

Kegiatan 1

Menyusun Bagian-Bagian Pokok Teks Eksplanasi

Sebenarnya tidak ada perbedaan istilah antara struktur teks eksplanasi dengan bagian-bagian pokok teks eksplanasi. Kita ingat kembali ciri-ciri teks eksplanasi.

Strukturnya terdiri atas pernyataan umum (gambaran awal tentang apa yang disampaikan), deretan penjelas (inti penjelasan apa yang disampaikan), dan interpretasi (pandangan atau simpulan).Memuat informasi berdasarkan fakta (faktual).Faktualnya memuat informasi yang bersifat keilmuan, misalnya tentang sains. Jadi, bagian-bagian teks eksplanasi adalah pernyataan umum, deretan penjelas, dan interpretasi.

Perhatikan contoh berikut!

Banjir merupakan fenomena alam yang biasa terjadi di suatu kawasan yang banyak dialiri oleh aliran sungai. Secara sederhana, banjir dapat didefinisikan sebagai hadirnya air di suatu kawasan luas sehingga menutupi permukaan bumi kawasan tersebut. Dalam pengertian yang luas, banjir dapat diartikan sebagai suatu bagian dari siklus hidrologi, yaitu pada bagian air di permukaan bumi yang bergerak ke laut. Dalam siklus hidrologi kita dapat melihat bahwa volume air yang mengalir di permukaan bumi dominan ditentukan oleh tingkat curah hujan, dan tingkat peresapan air ke dalam tanah. Air hujan sampai di permukaan bumi dan mengalir di permukaan bumi, bergerak menuju ke laut dengan membentuk alur-alur sungai. Alur-alur sungai ini dimulai di daerah yang tertinggi di suatu kawasan, bisa daerah pegunungan, gunung atau perbukitan, dan berakhir di tepi pantai ketika aliran air masuk ke laut. Secara sederhana, segmen aliran sungai itu dapat kita bedakan menjadi daerah hulu, tengah, dan hilir. Di daerah hulu yang biasanya terdapat di daerah pegunungan, gunung, atau perbukitan. Lembah sungai sempit dan potongan melintangnya berbentuk huruf “V”. Di dalam alur sungai banyak batu yang berukuran besar (bongkah) dari runtuhan tebing, dan aliran air sungai mengalir di sela-sela batu-batu tersebut. Air sungai relatif sedikit. Tebing sungai sangat tinggi. Terjadi erosi pada arah vertikal yang dominan oleh aliran air sungai.

Di daerah tengah, umumnya merupakan daerah kaki pegunungan, kaki gunung, atau kaki bukit. Alur sungai melebar dan potongan melintangnya berbentuk huruf “U”. Tebing sungai tinggi. Terjadi erosi pada arah horizontal, mengerosi batuan induk. Dasar alur sungai melebar, dan di dasar alur sungai terdapat endapan sungai yang berukuran butir kasar. Apabila debit air meningkat, aliran air dapat naik dan menutupi endapan sungai yang di dalam alur, tetapi air sungai tidak melewati tebing sungai dan keluar dari alur sungai.

Di daerah hilir, umumnya merupakan daerah dataran. Alur sungailebar dan bisa sangat lebar dengan tebing sungai yang relatif sangat rendah dibandingkan lebar alur. Alur sungai dapat berkelok-kelok seperti huruf “S” yang dikenal sebagai “meander”. Di kiri dan kanan alur terdapat dataran yang secara teratur akan tergenang oleh air sungai yang meluap sehingga dikenal sebagai “dataran banjir”. Di segmen ini terjadi pengendapan di kiri dan kanan alur sungai pada saat banjir yang menghasilkan dataran banjir. Terjadi erosi horizontal yang mengerosi endapan sungai itu sendiri yang diendapkan sebelumnya.

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa banjir merupakan peristiwa yang terjadi ketika aliran air yang berlebihan merendam daratan. Banjir juga dapat terjadi di sungai, ketika alirannya melebihi kapasitas saluran air, terutama di selokan sungai. Akibatnya, mampu merendam dan merusak jalan raya, jembatan, mobil, bangunan, sistem selokan bawah tanah, dan kanal. Kerugian dari segi harta dan jiwa manusia merupakan dampak lain dari terjadinya banjir.

Paragraf pertama teks di atas merupakan bagian-bagian pernyataan umum. Paragraf kedua merupakan bagian deretan penjelas, dan paragraf terakhir merupakan bagian interpretasi.

Tugas

1. Bacalah teks berikut ini dengan saksama!

Gempa Aceh

Gempa dahsyat pernah terjadi di Aceh, 26 Desember 2004, pada pukul 07.58 WIB. Pusat gempa terletak di sebelah barat Aceh dengan kedalaman 10 km. Bencana ini merupakan gempa bumi terdahsyat dalam kurun waktu 40 tahun terakhir. Dampak kerusakannya meliputi Aceh, Sumatra Utara, Pantai Barat Semenanjung Malaysia, Thailand, Pantai Timur India, Sri Lanka, bahkan sampai Pantai Timur Afrika.

Gempa ini juga mengakibatkan gelombang laut setinggi 9 meter. Bencana ini merupakan kematian terbesar sepanjang sejarah. Indonesia, Sri Langka, India, dan Thailand merupakan negara dengan jumlah kematian terbesar. Kekuatan gempa pada penghujung tahun 2004 itu mencapai 9.0 richter dengan korban tewas mencapai 283.100, 14.000 orang hilang dan 1,126,900 kehilangan tempat tinggal. Gempa bumi yang disertai gelombang tsunami itu merupakan bencana yang mengakibatkan kematian terbesar sepanjang sejarah. Indonesia, Sri Langka, India, dan Thailand merupakan negara dengan jumlah kematian terbesar.

Di Indonesia, gempa menelan lebih dari 126.000 korban jiwa. Puluhan gedung hancur oleh gempa utama, terutama di Meulaboh dan Banda Aceh di ujung Sumatra. Di Banda Aceh, sekitar 50% dari semua bangunan rusak terkena tsunami. Namun, kebanyakan korban disebabkan oleh tsunami yang menghantam pantai Barat Aceh dan Sumatra Utara.

Di Sri Lanka dikonfirmasikan 45.000 korban jiwa jatuh dan lebih dari 1 juta jiwa penduduk negara ini terkena dampak gempa secara langsung. Di India, termasuk Kepulauan Andaman dan Nicobar diperkirakan menelan lebih dari 12.000 korban jiwa.

Di Thailand banyak pula wisatawan asing terkena bencana, terutama di daerah Phuket diperkirakan ada sekitar 4.500 korban jiwa. Bhumi Jensen, cucu Raja Rama IX atau lebih dikenal dengan nama Bhumibol Adulyadej juga termasuk salah satu korban. Bhumi Jensen baru berusia 21 tahun. Bahkan di Somalia, di benua Afrika ribuan kilometer dari Indonesia, dilaporkan jatuh lebih dari 100 korban jiwa. Akan tetapi, sebagian besar atau mungkin hampir semua dari mereka adalah para nelayan.

Gempa Bumi dan Tsunami Aceh yang juga menghantam Thailand. Selain menempati posisi gempa berkekuatan terbesar kedua setelah gempa Chili 1960 yang mencapai 9.5 skala richter, gempa Aceh menempati peringkat pertama sebagai gempa dengan waktu (durasi) penyesaran yang paling lama, yaitu sekitar 10 menit. Gempa ini cukup besar untuk membuat seluruh bola bumi ikut bergetar.

2. Ikutilah instruksi di bawah ini!

a. Tentukanlah mana yang merupakan pernyataan umum, deretan penjelas, dan interpretasi.

b. Carilah kalimat-kalimat yang memuat informasi berdasarkan fakta (faktual).

Contoh Jawaban

Setiap jawaban tidak mengikat. Artinya, peserta didik dibenarkan dengan jawaban berbeda selama substansinya benar.

Menentukan pernyataan umum, deretan penjelas, dan interpretasi, serta mencari kalimat-kalimat fakta dari teks berjudul “Gempa Aceh”. Pernyataan umum merupakan bagian pertama dari teks eksplanasi yang isinya mengenai penyampaian topik atau permasalahan yang dibahas. Bagian ini berisi gambaran mengenai apa dan mengapa fenomena tersebut bisa terjadi. Penulisan dari pernyataan umum ini harus menarik agar pembaca mau membaca teks eksplanasi tersebut hingga selesai. Deretan penjelas merupakan bagian yang sering juga disebut sebagai urutan sebab akibat dari suatu fenomena. Pada bagian ini, terdapat penjelasan yang detail dari suatu fenomena yang dibahas secara mendalam dan berdasarkan urutan waktu. Interpretasi merupakan bagian akhir atau penutup dari teks eksplanasi yang berisi inti sari atau simpulan dari topik atau proses yang dibahas. Informasi faktual merupakan pernyataan yang berisi peristiwa berdasarkan kenyataan atau kejadian yang sebenarnya bisa ditandai dengan adanya waktu atau tempat. Informasi faktual dalam teks berjudul “Gempa Aceh” antara lain Gempa dahsyat pernah terjadi di Aceh, 26 Desember 2004, pada pukul 07.58 WIB; Dampak kerusakannya meliputi Aceh, Sumatra Utara, Pantai Barat Semenanjung Malaysia, Thailand, Pantai Timur India, Srilangka, bahkan sampai Pantai Timur Afrika.

Semoga materi pembelajaran tentang Mengonstruksi Informasi dalam Teks Eksplanasi bermanfaat dan dijadikan sebagai bahan materi pembelajaran siswa/i SMK khususnya dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Demikianlah penjelasan materi mengenai Mengonstruksi Informasi dalam Teks Eksplanasi yang diperlukan dalam proses pembelajaran dalam bidang pekerjaan. Semoga artikel ini bermanfaat. Terkait dengan soal-soal dan pembahasan klik link disini.

Sunday, September 8, 2019

DONWLOAD BUKU PELAJARAN GRATIS

Silahkan klik link di bawah ini !

Buku Sekolah Elektronik

Try Out Online

Komik Seru Sekolah

Komik Anti Korupsi

Video Pendidikan

Donwload Buku Bahasa Inggris SMK

Buku siswa Bahasa Inggris Kelas 10 Kurikulum 2013 Revisi 2017 UNDUH

Buku siswa Bahasa Inggris Kelas 11 Kurikulum 2013 Revisi 2017 UNDUH

Buku siswa Bahasa Inggris Kelas 12 Kurikulum 2013 Revisi 2017  UNDUH

DONWLOAD BUKU ISLAM GRATIS

Download GRATIS buku-buku islam ada 138 buku dalam format pdf (hibah dari Rumah Fiqih). Silahkan di download, semoga bermanfaat :
Klik link ini :   https://t.co/NUEnSGMq7a
Note :
1. Buku pdf ini diformat untuk nyaman dibaca pakai HP, meski tetap bisa dengan laptop, desktop atau tablet.
2. Buku ini waqaf dari pengarangnya. Doakan agar beliau-beliau selalu mendapatkan kebaikan di dunia dan akhirat. Aamiin.

DONWLOAD BUKU SISWA KELAS 10,11,12 TINGKAT SMA/MA/SMK REVISI 207

Berikut dibawah ini silahkan anda unduh buku pdf kelas X edisi revisi 2017 secara gratis.

Buku Guru K13 Kelas X Revisi 2017

Buku Guru MAMA Kurikulum 2013 Revisi 2017 UNDUH
Buku Guru Bahasa Indonesia Kurikulum 2013 Revisi 2017 UNDUH
Buku Guru Bahasa Inggris Kurikulum 2013 Revisi 2017 UNDUH
Buku Guru Sejarah Indonesia Kurikulum 2013 Revisi 2017 UNDUH
Buku Guru PPKn Kurikulum 2013 Revisi 2017 UNDUH
Buku Guru PJOK Kurikulum 2013 Revisi 2017 UNDUH
Buku Guru Seni Budaya Kurikulum 2013 Revisi 2017 UNDUH
Buku Guru Prakarya dan Kewirausahann Kurikulum 2013 Revisi 2017 UNDUH
Buku Guru PAI Kurikulum 2013 Revisi 2017 UNDUH

Buku siswa K13 Kelas X Revisi 2017

Buku siswa MAMA Kurikulum 2013 Revisi 2017 UNDUH
Buku siswa Bahasa Indonesia Kurikulum 2013 Revisi 2017 UNDUH
Buku siswa Bahasa Inggris Kurikulum 2013 Revisi 2017 UNDUH
Buku siswa Sejarah Indonesia Kurikulum 2013 Revisi 2017 UNDUH
Buku siswa PPKn Kurikulum 2013 Revisi 2017 UNDUH
Buku siswa PJOK Kurikulum 2013 Revisi 2017 UNDUH
Buku siswa Seni Budaya Kurikulum 2013 Revisi 2017 UNDUH
Buku siswa Prakarya dan Kewirausahann Kurikulum 2013 Revisi 2017 UNDUH
Buku siswa PAI Kurikulum 2013 Revisi 2017 UNDUH

Buku Kurikulum 2013 kelas XI Edisi Revisi 2017 siswa dan guru

Buku K13 kelas XI Edisi 2017- rekan-rekan guru dimana saja berada, telah kita ketahui bersama bahwa membaca adalah membuka jendela dunia, jika kita rajin membaca maka wawasan dan pengetahuan kita akan bertambah. Oleh sebab itulah sebagai seorang pelajar memiliki buku paket untuk semua pelajaran adalah sangat penting guys. Buku teks pelajaran akhir-akhir ini sangat banyak dibutuhkan adalah buku kurikulum 2013 revisi 2017.

Buku K13 kelas XI Edisi revisi 2013 siswa dan guru - dengan kemajuan teknologi saat ini buku teks pelajaran tidak hanya dalam bentuk cetakan namun juga bisa dalam bentuk digital atau pdf. Dan pada kali ini kami akan membagikan buku paket semua mata pelajaran kelas XI baik SMA maupun SMK yang tentu berdasarkan Kemendikbud k13 telah direvisi dalam bentuk pdf.

Berikut dibawah ini silahkan anda unduh buku pdf kelas XI edisi revisi 2017 secara gratis.

Buku Guru K13 Kelas XI Revisi 2017

Buku Guru MAMA Kurikulum 2013 Revisi 2017 UNDUH
Buku Guru Bahasa Indonesia Kurikulum 2013 Revisi 2017 UNDUH
Buku Guru Bahasa Inggris Kurikulum 2013 Revisi 2017 UNDUH
Buku Guru Sejarah Indonesia Kurikulum 2013 Revisi 2017 UNDUH
Buku Guru PPKn Kurikulum 2013 Revisi 2017 UNDUH
Buku Guru PJOK Kurikulum 2013 Revisi 2017 UNDUH
Buku Guru Seni Budaya Kurikulum 2013 Revisi 2017 UNDUH
Buku Guru Prakarya dan Kewirausahann Kurikulum 2013 Revisi 2017 UNDUH
Buku Guru PAI Kurikulum 2013 Revisi 2017 UNDUH

Buku siswa K13 Kelas XI Revisi 2017

Buku siswa MAMA Kurikulum 2013 Revisi 2017 UNDUH
Buku siswa Bahasa Indonesia Kurikulum 2013 Revisi 2017 UNDUH
Buku siswa Bahasa Inggris Kurikulum 2013 Revisi 2017 UNDUH
Buku siswa Sejarah Indonesia Kurikulum 2013 Revisi 2017 UNDUH
Buku siswa PPKn Kurikulum 2013 Revisi 2017 UNDUH

Buku siswa PJOK Kurikulum 2013 Revisi 2017 UNDUH
Buku siswa Seni Budaya Kurikulum 2013 Revisi 2017 UNDUH
Buku siswa Prakarya dan Kewirausahann Kurikulum 2013 Revisi 2017 UNDUH
Buku siswa PAI Kurikulum 2013 Revisi 2017 UNDUH

Buku Kurikulum 2013 kelas XII Edisi Revisi 2017  siswa dan guru

Buku K13 kelas XII Edisi 2017  - rekan-rekan guru dimana saja berada, telah kita ketahui bersama bahwa membaca adalah mebuka jendela dunia, jika kita rajin membaca maka wawasan dan pengetahuan kita akan bertambah. Oleh sebab itulah sebagai seorang pelajar memiliki buku paket untuk semua pelajaran adalah sangat penting guys. Buku teks pelajaran akhir-akhir ini sangat banyak dibutuhkan adalah buku kurikulum 2013 revisi 2017  .

Buku K13 kelas XII Edisi revisi 2017 siswa dan guru - dengan kemajuan teknologi saat ini buku teks pelajaran tidak hanya dalambentuk cetakan namun juga bisa dalam bentuk digital atau pdf. Dan pada kali ini kami akan membagikan buku paket semua mata pelajarn kelas XII baik SMA maupun SMK yang tentu berdasarkan Kemendikbud k13 telahdirevisi dalm bentuk pdf.

Berikut dibawah ini silahkan anda unduh buku pdf kelas XII edisi revisi 2017  secara gratis.

Buku Guru K13 Kelas XII Revisi 2017  

Buku Guru MAMA Kurikulum 2013 Revisi 2017  UNDUH
Buku Guru Bahasa Indonesia Kurikulum 2013 Revisi 2017  UNDUH
Buku Guru Bahasa Inggris Kurikulum 2013 Revisi 2017  UNDUH
Buku Guru Sejarah Indonesia Kurikulum 2013 Revisi 2017  UNDUH
Buku Guru PPKn Kurikulum 2013 Revisi 2017  UNDUH
Buku Guru PJOK Kurikulum 2013 Revisi 2017  UNDUH
Buku Guru Seni Budaya Kurikulum 2013 Revisi 2017  UNDUH
Buku Guru Prakarya dan Kewirausahann Kurikulum 2013 Revisi 2017  UNDUH
Buku Guru PAI Kurikulum 2013 Revisi 2017  UNDUH

Buku siswa K13 Kelas XII Revisi 2017  

Buku siswa MAMA Kurikulum 2013 Revisi 2017  UNDUH
Buku siswa Bahasa Indonesia Kurikulum 2013 Revisi 2017  UNDUH
Buku siswa Bahasa Inggris Kurikulum 2013 Revisi 2017  UNDUH
Buku siswa Sejarah Indonesia Kurikulum 2013 Revisi 2017  UNDUH
Buku siswa PPKn Kurikulum 2013 Revisi 2017  UNDUH
Buku siswa PJOK Kurikulum 2013 Revisi 2017  UNDUH
Buku siswa Seni Budaya Kurikulum 2013 Revisi 2017  UNDUH
Buku siswa Prakarya dan Kewirausahann Kurikulum 2013 Revisi 2017  UNDUH
Buku siswa PAI Kurikulum 2013 Revisi 2017  UNDUH

Friday, August 30, 2019

TEKS CERITA SEJARAH

Pengertian Teks Sejarah

Teks Sejarah adalah sebuah teks dimana isinya menjelaskan atau menceritakan mengenai hal tentang fakta ataupun kejadian masa lalu, yang menjadi asal mula sesuatu sehingga tersirat sebuah nilai sejarah didalamnya.

Ciri – Ciri Teks Sejarah

Setelah mengetahui apa itu teks sejarah, berikut merupakan ciri-ciri yang terdapat didalamnya :

Teks sejarah dijabarkan secara kronologis maupun urutan peristiwa atau urutan kejadian didalamnya.Bentuk teks tersebut rekon atau dikenal teks cerita ulangStruktur teks ialah orientasi, urutan peristiwa, serta reorientasi.Umumnya sering menggunakan konjungsi temporal.Berisikan sebuah fakta yang terjadi.

Struktur Teks Sejarah

Didalam teks sejarah terdapat struktur yang menyusunnya, ialah sebagai berikut ini :

1. Orientasi

Orientasi adalah suatu bagian pengenalan ataupun pembuka dari teks cerita sejarah tersebut.

2. Urutan Peristiwa 

Merupakan rekaman peristiwa sejarah yang terjadi, yang umumnya akan disampaikan dalam bentuk urutan kronologis yang terjadi.

3. Reorientasi

Biasanya berisikan sebuah komentar pribadi sang penulis terhadap peristiwa atau kejadian sejarah yang ingin diceritakan. Bagian ini merupakan tahapan yang bersifat pilihan, artinya boleh saja bagian ini tidak disajikan oleh penulis teks cerita sejarah.

Kaidah Kebahasaan Teks Sejarah

Nah selanjutnya beberapa kaidah kebahasan yang perlu diperhatikan pada teks sejarah, ialah sebagai berikut :

1. Pronomina

Pronomina (kata ganti) biasanya kata yang digunakan untuk menggantikan benda serta menamai seseorang atau sesuatu secara tidak langsung.

2. Frasa adverbial 

Sebuah kata dimana menunjukan suatu kejadian atau peristiwa berupa waktu atau tempat.

3. Verba Material 

Kata yang berfungsi untuk menunjukan aktivitas atau perbuatan nyata yang dilakukan oleh partisipan. Kata kerja material ini menunjukan sebuah perbuatan fisik ataupun peristiwa, seperti : membaca, menulis, ataupun menyapu.

Baca Juga : Struktur Teks Deskripsi

4. Konjungsi Temporal

Agar berguna untuk menata urutan-urutan sebuah peristiwa yang ingin diceritakan, teks cerita sejarah hanya memanfaatkan suatu konjungsi / kata penghubung temporal (kata sambung waktu).

Jenis – Jenis Teks Sejarah

Nah ternyata teks sejarah ini dapat dibedakan beberapa jenis, berikut dibawah ini penjabarannya :

1. Sejarah Fiksi 

Pada jenis teks sejarah fiksi dapat dibedakan menjadi 4, yaitu sebagai berikut :

A. Novel 

Novel adalah salah satu karya fiksi prosa yang ditulis secara naratif, dimana biasanya dalam bentuk cerita. Penulis novel disebut novelis, serta kata novel berasal dari bahasa Italia novella yang artinya “sebuah kisah ataupun sepotong berita”.

B. Cerpen

Cerpen atau cerita pendek merupakan suatu bentuk prosa naratif fiktif. Biasanya cerita pendek cenderung padat serta langsung terhadap tujuannya dibandingkan karya-karya fiksi lain yang begitu panjang.

C. Legenda

Cerita prosa mengenai rakyat dimana dianggap oleh yang memiliki cerita sebagai sesuatu yang benar-benar terjadi.

D. Roman

Merupakan sejenis karya sastra dimana dalam bentuk prosa atau gancaran, yang isinya menggambarkan perbuatan pelakunya menurut sifat atau watak serta isi jiwa masing-masing. Namun roman dapat memiliki arti yaitu “kisah percintaan”

2. Sejarah Non-Fiksi 

Nah pada sejarah non-fiksi dapat dibedakan juga menjadi 4, yaitu sebagai berikut :

A. Biografi

Biografi merupakan kisah ataupun keterangan mengenai kehidupan seseorang dimana ditulis oleh orang lain.

B. Autobiografi

Kisah maupun keterangan tentang kehidupan seseorang yang ditulis oleh orang itu sendiri yang mengalaminya.

C. Cerita Perjalanan

Merupakan sebuah teks yang didalamnya menceritakan tentang perjalanan.

D. Catatan Sejarah

Merupakan teks yang didalamnya menjelaskan atau menceritakan mengenai tentang fakta atau kejadian dimasa lalu yang nantinya akan menjadi asal mula, dimana nantinya memiliki nilai sejarah.

Perbedaan Sejarah Fiksi & Non-Fiksi

Di bawah ini terdapat beberapa perbedaaan sejarah fiksi dan non-fiksi, berikut penjelasannya :

Baca Juga : Struktur Teks Negosiasi

1. Sejarah Fiksi 

Jalan pengisahan disusun berdasarkan dunia nyata maupun menurunkan pengisahanya langsung dari dunia nyata.Penggambaran kehidupan batin seorang tokoh lebih mendalam.Pengembangan karakter tokoh tidak diungkapkan seluruhnya.Menyajikan kehidupan sesuai dengan pandangan pribadi pengarang.

2. Sejarah Non-Fiksi

Disusun bedasarkan data atau fakta yang objektif.Penggambaran tokoh ditulis lengkap menurut fakta.Menyajikan kehidupan sesuai dengan data maupun fakta.

Langkah Mengabstraksi Teks Sejarah

Berikut ialah sebuah langkah-langkah dalam mengabstraksikan teks sejarah, yaitu :

Membaca teks secara lengkap.Menentukan ide pokok.Menentukan kalimat utama.Menentukan kata kunci.Membuat kalimat bedasarkan kata kunci.Menyusun teks menjadi sebuah abstraksi.

Langkah Menganalisis Teks Sejarah

Terdapat beberapa cara menganalisis pada teks sejarah, antara lain sebagai berikut:

Menentukan sebuah ide pokok paragraf.Mengindentifikasi struktur serta kaidahnya.

Contoh Teks Sejarah

Untuk lebih memahami teks sejarah tersebut, disini telah dijabarkan contoh lengkap beserta dengan analisanya :

Menganalisis Hari Buruh :

Paragraf 1 (Tahap Orientasi)
Peristiwa tersebut telah diidentifikasikan ialah Hari Buruh. Pelaku dalam peristiwa tersebut adalah kaum buruh. Peristiwa yang dimaksud ini umumnya terjadi pada setiap Mei. Peristiwa tersebut terjadi di beberapa jumlah negara. Peristiwa itu terjadi karena menuntut pemberlakuan 8 jam kerja. Peristiwa itu berawal dari usaha gerakan serikat buruh agar merayakan keberhasilan ekonomi dan sosial kaum buruh.

Paragraf 2 (Tahap Urutan Peristiwa 1)
Peristiwa yang digambarkan adalah tuntutan kaum buruh. Pelaku dalam peristiwa tersebut ialah kelas pekerja. Peristiwa tersebut terjadi pada awal abad ke-19. Peristiwa tersebut terjadi pertama di Amerika Serikat. Peristiwa itu terjadi dimulai karena pengetatan disiplin jam kerja, minimnya upah, serta buruhnya kondisi kerja. Peritiwa itu berawal dari pemogokan kelas pekerja Amerika Serikat.

Paragraf 3 ( Tahap Urutan Peristiwa 2 )
Peristiwa yang diidentifikasikan adalah demontrasi. Pelakunya ialah buruh kulit hitam ataupun putih. demontrasi itu terjadi di berbagai kota di Amerika Serikat pada April 1886. Peristiwa itu mempersatukan buruh kulit hitam serta kulit putih.

Paragraf 4 (Tahap Urutan Peristiwa 3 )
Peristiwa yang diidentifikasi tentang suatu adanya reaksi pengusaha serta pejabat terhadap sebuah demontrasi kaum buruh tersebut.

Paragraf 5 (Tahap Urutan Peristiwa 4)
Peristiwa yang diidentifikasikan adalah meledaknya bom. Pelakunya adalah kaum buruh. peristiwa terjadi 3 Mei 1886. Akibat dari peritiwa itu polisi melarang demontrasi kaum buruh.

Paragraf 6 (Tahap Urutan Peristiwa 5)
Peristiwa yang diidentifikasikan merupakan sebuah rangkaian demontrasi kaum buruh dimana pada Amerika Serikat serta selanjutnya melaju di Eropa demi menuntut sebuah pengurangan jam kerja.

Pargaraf 7 (Tahap Urutan Peristiwa 6)
Peristiwa yang diidentifikasikan mengenai hal Kongres Buruh Internasional pada tahun 1889. Kongres tersebut memutuskan sebuah pemogokan umum 1 Mei 1890 kemudian menjadikan tanggal 1 Mei sebagai Hari Buruh se-Dunia.

Paragraf 8 (Tahap Reorientasi)
Yang didentifikasikan ialah standar perburuhan internasional, yaitu dalam jangka 8 jam kerja / hari atau 40 jam / minggu.

Baca Juga : Teks Eksposisi

Nilai-nilai apa yang terdapat dalam teks sejarah?

Nilai-nilai yang terdapat didalam teks sejarah tersebut tergantung atau berdasarkan tema yang diangkat didalamnya, seperti didalam teks tersebut menceritakan kegigihan seorang pejuang negara indonesia, maka disitu terdapat nilai politik demi mempertahankan dan memerdekakan negara.

Apakah fungsi dari teks sejarah tersebut?

Teks Sejarah ini mempunyai fungsi untuk menceritakan ataupun menjelaskan mengenai sebuah kejadian ataupun peristiwa sejarah yang terjadi dimasa lampau atau masa lalu yang berkaitan asal-muasal peristiwa.

Apa yang dimaksud teks sejarah fiksi dan non fiksi?

Teks Sejarah Fiksi adalah sebuah teks yang dibuat berdasarkan sebuah khayalan atau imajinasi si penulis. Sebaliknya Sejarah Non Fiksi adalah sebuah teks yang dibuat berdasarkan kenyataan yang dialami.

Jadi, jika adik adik siswa/i khususnya masih dalam jenjang pendidikan yang masih binggung tentang struktur teks sejarah artikel dan lain lain, Maka makalah teks sejarah ini sudah cukup mewakili jawaban untuk adik adik semua.

Demikianlah pembahasan artikel struktur teks sejarah, semoga bermanfaat dan menjadi ilmu pengetahuan baru bagi para pembaca.

TEKS EKSPLANASI

Pengertian Teks Eksplanasi

Teks eksplanasi adalah teks yang berisi tentang proses mengapa dan bagaimana suatu peristiwa alam, ilmu pengetahuan, sosial, budaya, dan juga lainnya bisa terjadi. Sebuah peristiwa baik peristiwa alam maupun sosial yang terjadi disekitar kita, selalu memiliki hubungan sebab akibat serta juga proses.

Kejadian atau peristiwa yang terjadi disekitar kita pantas nya tidak hanya kita amati serta dirasakan saja, tetapi sekaligus digunakan sebagai pembelajaran. Mengapa kejadian itu bisa terjadi serta juga bagaimana bisa terjadi peristiwa atau kejadian seperti itu.

Tujuan Teks eksplanasi

Setelah mengerti mengenai pengertian dari teks eksplanasi ini, lantas apa tujuan dari teks eksplanasi ini. Dibawah ini merupakan tujuan dari Teks eksplanasi diantaranya sebagai berikut ::

Menjelaskan fenomena yang terjadiMenjelaskan sebab-akibat suatu peristiwa

Ciri-Ciri Teks Eksplanasi

untuk membedakan teks eksplanasi dengan jenis teks lain ini cukup mudah.  Dikarenakan teks eksplanasi ini mempunyai ciri-ciri yang sangat khusus. Ciri-cirinya diantaranya sebagai berikut:

Strukturnya itu terdiri dari penyataan umum, urutan sebab akibat, serta juga interpretasi.Informasi yang dimuat itu dengan berdasarkan fakta (faktual).Faktual tersebut memuat informasi yang sifatanya itu ilmiah/keilmuan, contohnya seperti sains.Sifatnya itu informatif serta tidak berusaha untuk mempengaruhi pembaca untuk bisaa percaya terhadap hal yang dibahas.Memiliki / menggunakan sequence markers. contohnya pertama, kedua, ketiga, dan sebagainya. Bisa juga dengan menggunakan: pertama, berikutnya, terakhir.Artikel pendukung: Contoh seperti Teks Eksplanasi Sosial Beserta Strukturnya.

Struktur Teks Eksplanasi

Seperti yang menjadi ciri daari teks eksplanasi yang dijelaskan diataass, teks ini mempunyai 3 struktur yang membentuk supaya menjadi satu kesatuan yang utuh. Strukturnya teks eksplanasi diantaranya sebagai berikut:

Pernyataan umum
berisikan pernyataan umum mengenai/tentang topik yang akan dijelaskan pada proses proses terjadinya/proses keberadaan.Urutan Sebab Akibat
berisi mengenai atau tentang detail penjelasan proses terjadinya yang disajikan dengan secara urut atau bertahap dari yang paling awal sampai akhir.Interpretasi
berisi tentang atau mengenai kesimpulan dari  topik yang telah dijelaskan.

Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi

Di dalam teks eksplanasi ini biasanya mengandung ciri kaidah kebahasaan diantaranya sebagai berikut:

Fokus pada hal umum (generic), bukan berfokus partisipan manusia (nonhuman participants). Contoh seperti: tsunami, banjir, gempa bumi, hujan, serta juga udara.Dimungkinkan untuk menggunakan istilah ilmiah.Lebih banyak menggunakan verba material serta juga verba relasional (kata kerja aktif).Menggunakan konjungsi waktu serta juga kausal. Contohnya seperti: sehingga, pertama, jika, bila, sebelum, dan kemudian.Menggunakan kalimat pasif.Eksplanasi itu ditulis untuk membuat justifikasi bahwa sesuatu yang diterangkan itu dengan secara kausal itu benar adanya.

Contoh Teks Eksplanasi

Berikut ini contoh teks eksplanasi singkat mengenai gerhana bulan lengkap dengan struktur nya.

Judul: Pelangi

1. Pernyataan Umum (Pembuka)

Pelangi, Bahasa Inggrisnya “Rainbow” merupakan suatu peristiwa optik atau meterologi berwujud cahaya yang bermacam-macam warna paralel satu dengan yang lainnya di langit atau juga media yang lain. Pada saat terjadi hujan ringan dilangit terlihat pelangi itu seperti bercahaya yang mana cahaya tersebut menuju cakrawala. Selain daari itu di sekitar air terjun kita dapat juga melihat Pelangi yang indah.

2. Deretan Penjelas (Isi)

Terciptanya pelangi di cakrawala itu melalui empat siklus. Di antaranya yaitu pembiasan sinar matahari. Sebab terciptanya pelangi itu disebabkan terjadinya pembiasan cahaya atau sinar matahari yang setelah itu dibelokkan menuju arah lain dari satu medium menuju ke medium yang lain oleh tetesan air yang terdapat di atmosfer.

Setelah itu tetesan air tersebut dilewati oleh sinar matahari. Pada saat tetesan air tersebut dilewati oleh cahaya matahari, maka cahaya tersebut akan dibiaskan sehingga dapat menciptakan warna-warna indah yang terpisah dengan secara sendiri-sendiri.

Pembelokan cahaya. Masing-masing dari tiap-tiap warna pelangi tersebut akan dibelokkan dengan sudut yang berbeda. Sehingga dari pembelokan cahaya itulah bisa menghasilkkan warna-warni yang memukau pada pelangi.

Terciptanya warna pelangi. Warna ungu itu warna yang pertama kali dibelokkan, sementara warna merah merupakan warna yang terakhir dibelokkkan. Setelah itu disusul dengan aneka warna pelangi yang lain. Seperti pada warna kuning, jingga, hijau, biru serta juga nila. Dari fenomena tersebut makanya kita dapat mengamati warna pelangi yang lengkap disebabakan karena adanya geometri optik pada saat proses penguraian warna.

3. Penutup (Interpretasi)

Disaat hujan ringan bersamaan dengan munculnya sinar matahari itu kita dapat melihat fenomena pelangi. Namun haruslah dari arah yang berlawanan dengan kita. Keberadaan kita itu harus ada di antara tetesan air serta matahari yang mana posisi matahari berada itu di belakang kita. Pusat busur pelangi serta juga mata kita harus berada pada satu gais lurus.

Sekian dan Terima kasih sudah membaca mengenai Teks Eksplanasi : Pengertian, Tujuan, Ciri, Struktur, Kaidah, dan Contohnya, semoga apa yang dipaparkan diatas bermanfaat untuk anda.

TEKS EKSPOSISI

Apabila kamu dalam hal ini pernah menemukan teks yang didalamnya berisi ajakan kepada seseorang, singkat padat dan jelas mungkin itu adalah teks eksposisi. Karena ciri teks ini menjawab pertanyaan apa, siapa, kapan, dimana, mengapa dan bagaimana.

Struktur yang menyusun teks eksposisi sama dengan struktur penyusun teks editorial/opini, yang dimana didalamnya ada 3 struktur yaitu pernyataan pendapat “tesis”, argumentasi, penyataan/penegasan ulang.

Lihat Daftar Inti Pelajaran :

Pengertian Teks Eksposisi

Teks eksposisi adalah sebuah paragraf atau karangan yang terkandung di dalamnya sejumlah informasi yang mana isinya ditulis dengan tujuan untuk menjelaskan atau memberikan pengertian dengan gaya penulisan yang singkat, padat dan akurat.

Tujuan Teks Eksposisi

Untuk menjelaskan informasi tertentu supaya dapat menambah ilmu pengetahuan pembaca, sehingga dengan membaca teks eksposisi maka pembaca akan mendapatkan pengetahuan secara rinci dari suatu hal atau kejadian.

Ciri-Ciri Teks Eksposisi

Adapun ciri-ciri teks eksposisi yang diantaranya yaitu:

Gaya informasi yang mengajak.Penyampaian teksnya secara lugas dan menggunakan bahasa yang baku.Menjelaskan informasi-informasi pengetahuan.Tidak memihak berarti tidak memaksakan kemauan dari penulis terhadap pembacanya.Teks eksposisi bersifat objektif dan netral.Penjelasannya disertai data-data yang akurat.Fakta digunakan sebagai alat konkritasi dan kontribusi.

Struktur Teks Eksposisi

Adapun struktur teks eksposisi yang diantaranya yaitu:

Pernyataan pendapat “tesis”, gagasan utama tentang salah satu permasalahan berdasarkan fakta.Argumentasi, penjelasan secara mendalam tentang pernyataan pendapat dan pengungkapan fakta sebagai penjelasan dari argumen si penulis.Penegasan ulang pendapat, salah satu penguat dari pendapat serta argumen yang ditunjang oleh fakta.

Jenis-Jenis Teks Eksposisi

Adapun jensi-jenis teks eksposisi yang diantaranya yaitu:

Eksposisi defini yaitu suatu paragraf eksposisi yang memaparkan definisi suatu topik tertentu.Eksposisi proses yaitu langkah-langkah atau cara-cara untuk melakukan sesuatu dari awal hingga akhir.Eksposisi ilustrasi yaitu teks yang memaparkan informasi atau penjelasan-penjelasan tertentu dengan caranya memberikan gambaran yang sederhana mengenai suatu topik dengan topik lainnya yang memiliki kesamaan sifat atau kemiripan dalam hal-hal tertentu.Eksposisi laporan yaitu paragraf eksposisi yang mengemukakan laporan dari sebuah berita atau penelitian tertentu.Eksposisi perbandingan yaitu eksposisi yang gagasan utamanya disajikan dengan cara membandingkan dengan yang lain.Eksposisi pertentangan yaitu eksposisi ini berisi tentang hal pertentangan akan suatu hal dengan hal lainnya.

Unsur Kaidah Kebahasaan Teks Eksposisi

Unsur kebahasaan merupakan bagian-bagian yang membangun teks eksposisi, unsur kebahasan yang ada pada teks eksposisi ialah pronomina, konjungsi dan kata leksikal.

Pronominan

Pronomina merupakan kata ganti orang yang dapat digunakan terutama pada saat pernyataan pendapat pribadi diungkapkan. Pronomina dapat diklasifikasikan menjadi dua macam yaitu:

Pronominan persona “kata ganti orang” yaitu persona tunggal, contohnya; ia, dia, anda, kamu, aku, saudara, -nya, -mu, -ku, si dan pesona jamak contohnya seperti; kita, kami, kalian, mereka, hadirin, para.Pronomina nonpersona “kata ganti bukan orang” yaitu pronomina penunjuk, contohnya ialah; ini, itu, sini, sana, dan pronomina penanya contohnya; apa, mana, siapa.

Konjungsi

Konjungsi atau kata penghubung digunakan dalam teks eksposisi untuk memperkuat argumentasi, berikut ini ialah jenis konjungsi yang dapat ditemukan pada teks eksposisi seperti:

Konjungsi waktu yaitu sesudah, setelah, lalu, sebelum, setelah itu, kemudian.Konjungsi gabungan yaitu serta , dan, dengan.Konjungsi pembatasan yaitu asal, kecuali, selain.Konjungsi tujuan yaitu untuk, supaya, agar.Konjungsi persyaratan yaitu jika, jikalau, apabila, bila, asalkan, bilamana, apabila.Konjungsi perincian, adalah, yaitu, ialah, antara lain, yakni.Konjungsi sebab-akibat, sehingga, karena, sebab, akibat, akibatnya.Konjungsi pertentangan, akan tetapi, tetapi, namun, melainkan, sedangkan.Konjungsi pilihan, atau.Konjungsi penegasan/penguatan, apalagi, bahkan, hanya, lagi pula, itu pun.Konjungsi penjelasan, bahwa.Konjungsi perbandingan, bagai, seperti, serupa, ibarat.Konjungsi penyimpulan, oleh sebab itu, oleh karena itu, jadi, dengan demikian.

Kata Leksikal

Adapun kata leksikal yang diantaranya yaitu:

Nomina yaitu kata yang mengacu pada benda, baik nyata ataupun abstrak.Verba yaitu kata yang mengandung makna dasar perbuatan, proses atau keadaan yang bukan sifat.Adjektiv yaitu kata yang dipakai untuk mengungkapkan sifat atau keadaan orang, benda dan binatang.Adverbia yaitu kata yang melengkapi atau memberikan informasi berupa keterangan tempat, waktu, suasana, alat, cara dan lain-lain.

Contoh Teks Eksposisi Beserta Strukturnya

Realita Hukum Di Indonesia

Tesis :

Dalam hal ini sebenarnya hukum yang ada di Indonesia sebagaimana yang telah diatur pada undang-undang telah secara tegas mengatur hukuman berbagai pelaku tindak kejahatan. Namun, realitanya seringkali terjadi ketidakadilan hukum yang merugikan banyak orang. Hukum boleh saja tegas, namun menjadi tumpul di hadapan koruptor.

Argumentasi:

Bukan rahasia umum lagi bahwa para koruptor di Indonesia mendapatkan hukuman yang tingkatannya masih tergolong ringan, bahkan ada koruptor yang menerima fasilitas mewah padahal sudah merugiakan bangsa. Seringkali kita menonton berita bahwa seorang maling dihajar masa hingga tewas. Namun belum pernah ada koruptor di Indonesia dikeroyok masa sampai tewas.

Penegasan Ulang:

Hukum di Indonesia itu bisa dikatakan hanya tegas di hadapan rakyat kecil. Sebut saja kasus yang pernah menimpa nenek asyani, kasusnya hanya karena diduga mencuri kayu, beliau terancam hukuman selam lima tahun penjara. Sungguh tidak adil memang jika dibandingkan dengan hukuman yang akan diterima koruptor.

Contoh Teks Eksposisi Tentang Berita

Kemacetan dan Masa Depan Kota
By: Novi Ermawati

Tesis :
Transportasi didefinisikan oleh para ahli sebagai kebutuhan turunan dari berbagai kegiatan ekonomi maupun sosial (lihat misalnya Morlock, 1985). Tipe kegiatan sosial ekonomi yang berbeda akan memiliki dampak kegiatan transportasi yang berbeda pula.

Argumentasi :
Kegiatan transportasi harian relatif menimbulkan pergerakan yang bersifat berulang, misalnya yang terjadi pada para pekerja dan mereka yang menempuh pendidikan di sekolah. Di Yogyakarta, kota kita tercinta ini, kemacetan terjadi setiap hari pada titik-titik yang menjadi jalur pergerakan para pekerja dan siswa dari tempat tinggal menuju lokasi kerja dan sekolah.

Kemacetan yang berulang pada jangka lebih panjang cenderung terjadi pada musim liburan maupun lebaran. Pada tahap kedatangan dan kepulangan, kemacetan parah akan terjadi pada jalan-jalan arah luar kota (misalnya Jalan Magelang, Jalan Solo, Jalan Palagan dan Jalan Wates). Pada rentang di antara masa tersebut, kemacetan dapat dirasakan di pusat kota sebagai lokasi menginap dan tujuan wisata (seperti Malioboro, Prawirotaman), serta jalan-jalan menuju objek wisata, seperti Jalan Parangtritis.

Pengegasan Ulang :
Kemacetan harian yang dominan ditimbulkan oleh aktivitas masyarakat dalam lingkup internal. Kemacetan yang berulang setiap hari merupakan ekses dari pola tempat tinggal, bekerja dan bersekolah. Upaya mendekatkan lokasi tempat tinggal dengan lokasi kegiatan merupakan salah satu solusi yang dapat dilakukan. Bentuknya dapat berupa pemberian insentif tempat tinggal berupa rumah susun sewa maupun milik yang cukup nyaman untuk beraktivitas. Selama ini sepertinya belum ada upaya pengaturan pola berkegiatan yang sistematis.