Monday, April 25, 2016

MANAJEMEN PERPUSTAKAAN

1. Pengertian
Perpustakaan sebagai lembaga pendidikan dan lembaga penyedia informasi akan memiliki kinerja yang baik apabila didukung dengan manajemen yang memadai, sehingga seluruh aktivitas lembaga akan mengarah para upaya pencapaian tujuan yang telah dicanangkan.
Untuk mengelola sebuah perpustakaan diperlukan kemampuan manajemen yang baik, agar arah kegiatan sesuai dengan tujuan yang diinginkan. Kemampuan manajemen itu juga diperlukan untuk menjaga keseimbangan tujuan-tujuan yang berbeda dan mampu dilaksanakan secara efektif dan efisien. Pengetahuan dasar dalam mengelola perpustakaan agar berjalan dengan baik adalah ilmu manajemen, karena manajemen sangat diperlukan dalam berbagai kehidupan untuk mengatur langkah-langkah yang harus dilaksanakan oleh seluruh elemen dalam suatu perpustakaan. Oleh karena itu dalam proses manajemen diperlukan adanya proses perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), kepemimpinan (leadership), dan pengendalian (controlling). Di samping itu, manajemen juga dimaksudkan agar elemen yang terlibat dalam perpustakaan mampu melakukan tugas dan pekerjaannya dengan baik dan benar.
Manajemen adalah merupakan proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan, usaha-usaha para anggota organisasi dan penggunaan sumber daya organisasi lainnya untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan (Stoner). Oleh karena itu, apabila proses dan sistem perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan tidaka baik, maka proses manajemen secara keseluruhan tidak lancer, dan proses pencapaian tujuan akan terganggu dan mengalami kegagalan.
Dalam penerapannya di perpustakaan , Bryson (1990) menyatakan bahwa manajemen perpustakaan merupakan upaya pencapaian tujuan dengan memanfaatkan sumber daya manusia, informasi, sistem dan sumber dana dengan tetap memperhatikan fungsi manajemen, peran dan keahlian. Dari pengertian ini, ditekankan bahwa untuk mencapai tujuan, diperlukan sumber daya manusia, dan sumber-sumber nanmanusia yang berupa sumber dana, teknik atau sistem, fisik, perlengkapan, informasi, ide atau gagasan, dan teknologi. Elemen-elemen tersebut dikelola melalui proses manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian, yang diharapkan mampu mengahsilkan produk berupa barang atau jasa yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat pengguna.
2. Struktur Organisasi Perpustakaan
Struktur organisasi merupakan mekanisme formal dalam pengelolaan organisasi, yang didalamnya terdapat pembagian tugas, wewenang, dan tanggungjawab yang berbeda-beda. Oleh karena itu struktur organisasi yang baik akan mencakup unsure-unsur spesialisasi kerja, strukturisasi, sentralisasi, dan koordinasi.
Perpustakaan sebagai lembaga informasi dalam menyusun struktur organisasinya mencakup beberapa elemen antar lain : unsur pimpinan, unsur administrasi, unsur layanan, yang masing-masing mempunyai tugas dan wewenang yang berbeda namun mempunyai hubungan yang erat satu sama lain (satu komando).
1. Anggaran
Perpustakaan merupakan lembaga nirlaba yang kegiatannya semata-mata untuk kepentingan social menunjang kegiatan belajar mengajar, bukan untuk mencari keuntungan, sudah barang tentu merupakan unit yang selalu mengeluarkan uang bukannya unit yang menghasikan uang. Hal lain yang perlu diperhatikan, bahwa perpustakaan merupakan lembaga yang berkembang, baik koleksi, jasa dan manusianya, karena itu perpustakaan dari tahun ke tahun selalu memerlukan anggaran yang tidak sedikit. Untuk mencukupi kebutuhan anggaran, perpustakaan dapat meraihnya melalui berbagai sumber :
a. Anggaran dari lembaga induk
b. Anggaran DIP (daftar isian proyek) dari pemerintah pusat
c. Anggaran dari sponsor atau hibah bersaing
d. Uang iuran dari anggota
e. Penghasilan dari jasa informasi
f. Sumbangan dari pemerintah maupun swasta
g. Uang denda keterlambatan
h. Dan lain-lain
2. Pengolahan bahan pustaka
Perpustakaan memiliki fungsi sebagai lembaga pelayanan informasi (information service) bertindak sebagai penghubung antara dua dunia, yaitu masyarakat sebagai pengguna dan sumber-sumber informasi, baik cetak maupun non cetak. Oleh karena itu setiap bahan pustaka atau informasi yang dibutuhkan oleh pengguna sedapat mungkin harus disediakan oleh perpustakaan. Disamping itu perpustakaan harus mampu menjamin bahwa setiap informasi atau koleksi yang berbentuk apapun mudah diakses oleh semua masyarakat yang memerlukan.
Agar informasi atau bahan pustaka di perpustakaan dapat dimanfaatkan atau diketemukan kembali dengan mudah, maka dibutuhkan system pengelolaan dengan baik dan sistematis yang biasa disebut dengan kegiatan pengolahan (processing of library materials) atau pelayanan teknis (technical service). Kegiatan pengolahan bahan pustaka di perpustakaan biasanya mencakup beberapa kegiatan : Pembinaan dan pengembangan koleksi, Inventarisasi, Katalogisasi, Klasifikasi, dan Kelengkapan fisik buku.
  1. Pembinaan dan Pengembangan Koleksi
Pengembangan koleksi (Collection development) merupakan serangkaian proses atau kegiatan yang bertujuan mempertemukan kebutuhan pemakai dengan rekaman informasi dalam lingkungan perpustakaan yang mencakup kegiatan : penyusunan kebijakan pengembangan koleksi, pemilihan koleksi, pengadaan koleksi, penyiangan koleksi, serta evaluasi pendayagunaan koleksi.
  1. Inventarisasi
Bahan pustaka yang telah dimiliki oleh perpustakaan, baik yang diperoleh dengan cara pembelian, hadiah, hibah, tukar menukar atau pinjam meminjam, harus dicatat ke dalam buku induk atau buku inventarisasi perpustakaan, hal ini dimaksudkan untuk memudahkan dalam menyusun laporan mengenai perkembangan koleksi yang dimiliki oleh perpustakaan. Adapun kegiatan inventarisasi ini mencakup memasukkan ke buku induk, dan memberikan stempel kepemilikan (hak milik).
  1. Katalogisasi
Perpustakaan sebagai suatu system informasi berfungsi menyimpan pengetahuan dalam berbagai bentuk serta pengaturannya sedemikian rupa, sehingga informasi yang diperlukan dapat diketemukan kembali dengan cepat dan tepat. Untuk itu informasi yang ada diperpustakaan perlu diproses dengan system katalogisasi (cataloging).
Adapun system katalogisasi yang dikembangkan mengalami berbagai tahapan penyeragaman peraturan katalogisasi. perkembangan terakhir yang sampai sekarang masing digunakan untuk pedoman katalogisasi secara internasional adalah : Anglo American Cataloguing Ruler 2 : Revised ( 1988 )/ AACR2R.
Sedangkan perpustakaan mempunyai bentuk fisik catalog yang bermacam-macam: 1). Katalog Kartu (Card Catalog) ukuran 7,5cm x 12,5 cm ; 2). Katalog Berkas (Sheaf Catalog) ukuran 10 cm x 20 cm. ; 3). Katalog Cetak atau Katalog Buku (Printed Catalog) ; 4). Katalog OPAC (Online Public Access Catalog). Sedangkan untuk jenis catalog perpustakaan ada beberapa jenis : 1). Katalog Shelflist ; 2) Katalog Pengarang ; 3) Katalog Judul ; dan 4). Katalog Subyek.
  1. Klasifikasi
Koleksi perpustakaan akan tampak rapi dan mudah diketemukan apabila dikelompokkan menurut sistem tertentu, pengelompokan dapat berdasarkan pada jenis, ukuran (tinggi, pendek, besar, dan kecil), warna, abjad judul, abjad pengarang (klasifikasi artificial) dan bisa juga menggunakan sistem pengelompokan berdasarkan subyek ( klasifikasi fundamental). Sebagian besar perpustakaan dalam mengelompokkan bahan pustakanya menggunakan system klasifikasi fundamental, dimana dengan istem ini koleksi akan mengelompok sesuai dengan disiplin ilmu pengetahuan, dan dengan system ini akan memudahkan penemuan kembali bahan pustaka yang dibutuhkan.
Adapun system klasifikasi yang digunakan oleh perpustakaan pada umumnya adalah DDC (Dewey Decimal Classification) dan UDC (Universal Decimal Classification).
1. DDC ( Dewey Decimal Classification )
DDC mencakup keseluruhan ilmu pengetahuan yang dibuat dalam susunan yang sistematis dan teratur. Pembagian ilmu pengetahuan dimulai dari yang bersifat umum ke yang bersifat khusus, dengan demikian DDC pembagiannya terdiri dari 10 kelas utama, 100 divisi, 1000 seksi, dan 10.000 sub seksi.
Berikut pembagian subyek dalam system DDC :
000 = Karya Umum
100 = Filsafat
200 = Agama
300 = Ilmu Sosial
400 = Bahasa
500 = Ilmu Murni
600 = Ilmu Terapan
700 = Seni dan Olah Raga
800 = Kesusasteraan
900 = Sejarah dan Geografi
2. UDC (Universal Decimal Classification)
Sistem ini meerupakan penyederhanaan dan perluasan system DDC. Sistem ini juga mencakup semua cabang ilmu pengetahuan yang dibagi menjadi sepuluh cabang. Berikut pembagian cabang dalam UDC :
0 = Karya Umum
1 = Filsafat, metafisika, logika
2 = Agama
3 = Ilmu Sosial
4 = Bahasa/Filologi
5 = Ilmu Murni
6 = Ilmu Terapan
7 = Seni , Olah Raga dan arsitektur
8 = Kesusasteraan
9 = Sejarah , Geografi, dan biografi
Selain pembagian cabang ini, system UDC masih dibantu dengan symbol-simbol pembantu mislanya : + , : , =, (0…).
  1. Kelengkapan Fisik Buku
Bahan pustaka yang telah melalui proses invertarisasi, katalogisasi dan klasifikasi, langkah selanjutnya perlu dibuatkan perlengkapan fisik buku, hal ini dimaksudkan agar bahan pustaka yang disajikan dapat ditata di rak sedemikian rupa, sehingga dapat dimanfaatkan dengan mudah dan baik. Adapun jenis perlengkapan fisik buku antara lain : 1). Label Buku , ditempel di punggung buku bagian bawah, dengan ukuran 3 cm x 4 cm ; 2). Lembar Tanggal Kembali (date due slip), ditempel pada halaman terakhir ; 3). Kartu Buku, diletakkan pada halaman terakhir atau bagian dalam sampul buku ; 4). Kantong Kartu Buku, ditempel dibagian akhir halaman buku untuk menempatkan kartu buku.
3. Pelayanan Pemakai
Pelayanan pemakai merupakan kegiatan memberikan layanan informasi kepada pengguna perpustakaan dengan menggunakan prinsip-prinsip dasar sebagai berikut :
a. Pelayanan bersifat Universal, layanan tidak hanya diberikan kepada individu-individu tertentu, tetapi diberikan kepada pengguna secara umum.
b. Pelayanan berorientasi pada pengguna, dalam arti untuk kepentingan para pengguna, bukan kepentingan pengelola.
c. Menggunakan disiplin, untuk menjamin keamanan dan kenyamanan dalam memanfaatkan perpustakaan.
d. System yang dikembangkan mudah, cepat, dan tepat.
Sedangkan jenis Pelayanan Pemakai meliputi berbagai kegiatan, yang antara lain :
  1. Pelayanan Sirkulasi
  2. Pelayanan Referensi
  3. Pelayanan Pendidikan Pemakai
  4. Pelayanan Penelusuran Informasi dan Penyebarluasan Informasi
A. Pelayanan Sirkulasi
Pelayanan sirkulasi merupakan salah satu jasa perpustakaan yang pertama kali berhubungan lansung dengan pengguna perpustakaan. Aktivitas bagian sirkulasi menyangkut masalah citra perpustakaan , baik tidaknya perpustakaan berkaitan erat dengan bagaimana pelayanan sirkulasi diberikan kepada pemakai. Kegiatan sirkulasi sering dianggap sebagai ujung tombak atau tolok ukur keberhasilan perpustakaan, karena bagian ini rutinitas kegiatannya berhubungan dengan pemakai.
· Jenis pekerjaan bagian Pelayanan Sirkulasi sebagai berikut :
    1. Pendaftaran anggota
    2. Peminjaman
    3. Pengembalian
    4. Perpanjangan
    5. Penagihan
    6. Pemungutan denda
    7. Pemberian Sanksi
    8. Statistik
    9. Bebas Perpustakaan
    10. Peraturan Perpustakaan
· Sistem penyelenggaraan kegiatan layanan sirkulasi ada dua yaitu :
1. Sistem terbuka (Open Access), memungkinkan pengguna memilih dan mengambil koleksi di rak secara bebas tanpa melalui petugas.
2. Sistem tertutup (Close Access), pengguna didalam memanfaatkan koleksi di rak harus melalui petugas.
· Jenis Koleksi yang di sirkulasikan
1. Koleksi umum
2. Kolekesi Referensi
3. Koleksi Cadangan
4. Koleksi berkala/Majalah/Jurnal/Surak Kabar
5. Koleksi Penerbitan Pemerintah
6. Koleksi Audio Visual
B. Pelayanan Referensi
Pelayanan Referensi merupakan kegiatan layanan pemakai dengan cara memberikan informasi secara langsung maupun tidak langsung kepada pengguna, dengan mengacu atau menunjuk kepada suatu koleksi atau sumber infomasi yang ada dan dapat menjawab pertanyaan yang disampaikan oleh pengguna perpustakaan.
Macam-macam Koleksi Referensi :
1. Kamus
2. Ensiklopedi
3. Direktori
4. Indeks dan Abstrak
5. Sumber Geogarfi
6. Biografi
7. Buku Tahunan (Year book)
8. Buku Pegangan/pedoman ( Handbook)
9. Bibliografi
10. Terbitan Pemerintah (UU, PP)
C. Pelayanan Pendidikan Pemakai
Pelayanan Pendidikan Pemakai merupakan kegiatan layanan pemakai dengan cara memberikan bimbingan kepada pemakai tentang bagaimana cara memanfaatkan fasilitas perpustakaan dengan baik dan benar. Hal lain yang diharapkan dari pengelola perpustakaan adalah optimalisasi pemanfaatan fasilitas dan layanan perpustakaan. Adapun bentuk dan cara menyampaikan pendidikan pemakai, ada beberapa bentuk dan cara :
1. Ceramah Umum
2. Bimbingan kelompok
3. Brosur/leaflet/buku petunjuk
4. CD-interaktif
5. Tour de Library
Kemudian waktu pelaksanaan pendidikan pemakai, ada beberapa pilihan :
1. Periodik (terjadwal), setiap bulan, setiap semester, setiap tahun.
2. Insidental (spontanitas), disesuaikan dengan permintaan
D. Pelayanan Penelusuran Informasi atau Penyebarluasan Informasi
Pelayanan Penelusuran Informasi atau Penyebarluasan Informasi merupakan kegiatan Pelayanan Pemakai dengan cara memberitahukan kepada khalayak perihal fasilitas atau berbagai macam informasi yang dimiliki oleh perpustakaan. Dimaksudkan agar informasi atau fasilitas yang ada si perpustakaan dapat diketahui oleh pengguna dan dimanfaatkan secara oftimal. Adapun media yang dapat dijadikan alat penyebarluasan informasi antara lain :
· Daftar Tambahan Buku
· Bibliografi
· Indeks dan Abstrak
· Brosur/leaflet
· Email
· Website
6. Penutup
Demikian makalah yang dapat kami sampaikan, karena keterbatasan pengetahuan kami, sehingga makalah ini masih sangat kurang dari kesempurnaan, untuk itu kritik dan saran sangat kami harapkan dari berbagai pihak yang membaca makalah ini, untuk perbaikan dimasa-masa mendatang. Walaupun makalah ini masih sangat kurang dari kesempurnaan, harapan kami semoga bermanfaat bagi para pembaca.
7. Daftar Bacaan
1. SIREGAR, A. Ridwan. Perpustakaan Energi Pembangunan Bangsa. Medan : USU Press, 2004.
2. KOSWARA, E. Dinamika Informasi dalam Era Global. Bandung : Remadja Rosdakarya, 1998.
3. QALYUBI, Syihabuddin. Dasar-dasar Ilmu Perpustakaan dan Informasi. Yogyakarta : IAIN Sunan Kalijaga, 2003.
4. BASUKI, Sulistyo. Pengantar Ilmu Perpustakaan. Jakarta : Gramedia, 1991.
5. LASA Hs. (dkk). Pengaruh Model Kepemimpinan dan Manajemen terhadap Kinerja Perpustakaan Perguruan Tinggi. Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi. Vol. I, Nomor 2, 2004.

INVENTARISASI PADA PENGOLAHAN BAHAN PUSTAKA

Bahan-bahan pustaka yang telah dimiliki oleh perpustakaan, baik yang diperoleh dengan cara pembelian, hadiah, wakaf, tukar menukar, pinjam-meminjam, maupun dengan cara lain, harus dicatat dalam buku induk. Pencatatan bahan pustaka yang dimiliki perpustakaan ke dalam buku induk ini dinamakan dengan inventarisasi bahan pustaka.
Inventarisasi merupakan tahap paling awal dalam pengolahan bahan pustaka. Manfaat dari kegiatan inventarisasi ini antara lain:
  1. Memudahkan pustakawan dalam merencanakan pengadaan koleksi pada tahun-tahun berikutnya.
  2. Memudahkan pustakawan melakukan pengawasan terhadap koleksi yang dimiliki.
  3. Memudahkan pustakawan dalam menyusun laporan tahunan tentang perkembangan koleksi yang dimiliki.
Selain itu, menurut Qalyubi (2007), dengan membuat buku inventaris yang baik serta pengisian data yang tepat maka perpustakaan akan mudah dalam membuat statistik dan laporan tentang beberapa hal yaitu :
  1. jumlah bahan pustaka yg dimiliki perpustakaan,
  2. jumlah judul dan eksemplarnya,
  3. jumlah judul dan eksemplarnya berdasarkan bahasa,
  4. jumlah buku fiksi, buku teks, buku referensi, dan lain-lain,
  5. jumlah penambahan bahan  pustaka setiap tahun, dan
  6. jumlah anggaran yang dikeluarkan”.
Untuk inventarisasi pustaka dapat dipilih bentuk buku, kartu, maupun dengan komputer. Adapun kolom inventarisasi dapat dipilih sebagai berikut:
  1. Nomor urut
  2. Tanggal: diisikan tanggal kapan buku bahan pustaka tersebut diterima dan menjadi milik perpustakaan.
  3. Nomor inventaris: kegiatan memberikan penomoran buku berdasarkn urutan penerimaannya. Nomor inventaris disebut juga dengan nomor induk buku yang merepresentasikan bahwa buku tersebut merupakan koleksi ke… (sekian) yang dimiliki perpustakaan. Sebuah Setiap eksemplar bahan pustaka memiliki nomor induk yang berbeda meskipun judul, pengerang, penerbit, dan tahun terbitnya sama. Apabila bahan pustaka hilang kemudian diganti buku yang sama dengan cetakan yang sama maka nomor induk yang digunakan sesuai dengan nomor induk dari buku yang hilang. Nomor inventaris buku dapat merepresentasikan jumlah keseluruhan bahan pustaka yang dimiliki perpustakaan. Ada 2 macam cara pemberian nomor induk : 001, 002, 003… dan seterusnya atau 0001/09, 0002/09,0003/09 … dan seterusnya.
  4. Asal: keterangan biasanya diisi dengan simbol sesuai dengan cara pengadaannya. Misalnya : Pembelian (B), pemberian/hadiah/hibah (H), Penggandaan (C).keterangan biasanya diisi dengan simbol sesuai dengan cara pengadaannya. Misalnya : Pembelian (B), pemberian/hadiah/hibah (H), Penggandaan (C).
  5. Pengarang
  6. Judul
  7. Impresium
  8. Sandi pustaka
Beberapa kegiatan atau pekerjaan dalam inventarisasi adalah sebagai berikut:
  1. Pemeriksaan. Pemeriksaan bahan pustaka dapat dimulai dari memeriksa kondisi bentuk fisiknya apakah baik atau cacat, kesesuaian antara jumlah judul dan eksemplar yang dipesan dengan yang diterima, serta kelengkapan isinya apakah ada halaman yang kosong dan apakah kualitas pencetakannya sudah sesuai.
  2. Pengelompokkan. Pengelompokkan dilakukan dengan mengelompokkan bahan pustaka yang telah diperiksa tadi ke dalam bidang-bidang umum, misalnya dikelompokkan berdasarkan judul. Hal ini bertujuan agar memudahkan pekerjaan selanjutnya, seperti penelusuran sementara ataupun pengontrolan.
  3. Pengecapan. Pengecapan stempel kepemilikan dan stempel inventaris dilakukan atas bahan pustaka yang dikelompokkan tadi, pada halaman atau bagian tertentu dari bahan pustaka tersebut. Pada umumnya, minimal tiga cap kepemilikan dibubuhkan pada setiap bahan pustaka. Misalnya pada halaman judul, halaman tertentu di tengah-tengah (contohnya dicap di halaman 17 atau 27 pada bahan pustaka), dan halaman terakhir. Sedangkan, satu cap inventaris dibubuhkan pada setiap halaman judul.
  4. Pencatatan. Semua bahan pustaka yang masuk ke perpustakaan atau yang telah diputuskan menjadi milik perpustakaan harus dicatat pada buku, baik itu buku induk atau langsung dicatat di komputer. Pencatatan ini dapat dipisahkan menurut jenis bahan informasinya. Sebagai contoh, inventaris buku paket, buku fiksi/non fiksi, majalah, CD, referensi, jurnal, peta/atlas, dan sebagainya. Informasi-informasi pada bahan pustaka yang harus dicatat pada buku induk atau komputer minimal terdiri dari nomor urut, tanggal pencatatan, nomor inventaris, asal bahan pustaka, pengarang, judul, impresum, dan keterangan tambahan.
Sumber:
Lasa HS. 2002. Membina Perpustakaan Madrasah dan Sekolah Islam. Yogyakarta: Adi Cita.
SismaLib. Pengolahan Bahan Pustaka: Inventarisasi, Klasifikasi, Katalogisasi, dan Shelving. http://sismalib.wordpress.com/2012/07/08/pengolahan-bahan-pustaka-inventarisasi-klasifikasi-katalogisasi-dan-shelving/
Qalyubi, Syihabuddin dkk. 2007. Dasar-Dasar Ilmu Perpustakaan dan Informasi. Yogyakarta: Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi (IPI) Fakultas Adab UIN Sunan Kalijaga.

Wednesday, April 13, 2016

CARA MEMBUAT NPWP ONLINE GRATIS

Pada artikel Bagaimana Cara Membuat NPWP Online dengan E-Registration sudah saya jelaskan apa itu pendaftaran NPWP secara online. Namun ternyata dalam prakteknya banyak yang masih kurang paham langkah-langkah yang harus dilakukan, untuk itu saya akan bantu untuk mengilustrasikannya. Silahkan simak ulasan berikut.

Langkah-langkah Pembuatan NPWP Online

1. Daftar Akun

Pada step ini, Anda diharuskan untuk mendaftar akun terlebih dahulu di sini:
Saran saya, gunakan koneksi internet yang cepat dan stabil, karena sering terjadi gagal konek atau kode capcha yang tidak muncul 
pajak efiling menu daftar

pajak efiling menu formulir pendaftaran
 Isi semua kolom dengan benar. Dan pastikan email Anda tidak bermasalah.

2. Log in Akun

pajak efiling menu log in 
Setelah daftar, silahkan Anda cek email terlebih dahulu sebelum log in untuk proses aktivasi akun. Jika akun Anda belum teraktivasi maka akan muncul tampilan seperti ini:

pajak efiling belum aktivasi
Klik link aktivasi yang disedikan
pajak efiling aktivasi email


3. Isi Formulir Pendaftaran elektronik

Isi seperti petunjuk gambar di bawah ini
  • Untuk bagian kategori, jika Anda seorang Pria (menikah atau belum) serta Wanita single (belum menikah) maka pilih persis seperti gambar di bawah ini.
  • Jika Anda seorang wanita, dan mau men-cabang-kan NPWP suami Anda maka pada status pilih lah Cabang.
pajak efiling cara isi formulir


Bagian yang ada tanda bintang (*) wajib diisi.
 
pajak efiling cara isi formulir identitas

Untuk sumber penghasilan silahkan pilih salah satu
Ada tiga pilihan pekerjaan untuk NPWP orang pribadi yaitu:
  • Pekerjaan dalam hubungan kerja (maksudnya karyawan atau pegawai)
  • Kegiatan Usaha (pemilik usaha/wiraswasta)
  • Pekerjaan Bebas (Ahli di bidang tertentu: dokter, notaris)

pajak efiling cara isi formulir sumber penghasilan

Isi alamat tempat tinggal Anda sesuai dengan data KTP yang masih berlaku.
PENTING!!! Aplikasi NPWP Online akan secara otomatis memilihkan kantor pajak atas data KTP Anda (Misalkan untuk KTP Blitar maka akan dipilih KPP Pratama Blitar). Dan kartu NPWP akan dikirim sesuai dengan alamat yang tertera dalam KTP. Jadi pastikan alamat yang Anda masukkan benar dan jelas.


pajak efiling cara isi formulir alamt tempat tinggal domisili


Tinggal klik centang di tempat yang saya kasih tanda lingkar merah
pajak efiling cara isi formulir alamt tempat tinggal ktp


Alamat usaha bisa sama dengan data tempat tinggal atau bisa juga tidak sama, yang penting untuk data nomor telepon WAJIB DIISI, sebagai alternatif kolom ini bisa Anda isi no HP Anda. 
pajak efiling cara isi formulir alamat tempat usaha


pilih tanggungan dan penghasilan bulanan
pajak efiling cara isi formulir tanggungan dan besar penghasilan


Untuk step ini saya sarankan Anda memilih metode pengiriman "UNGGAH". Jadi siapkan scan KTP Anda (ukuran file usahakan kurang dari 200 kB) kemudian upload dengan klik menu "PILIH FILE"


pajak efiling cara isi formulir metode pengiriman berkas



Dann... Sampai lah kita di step terakhir. Setelah Anda upload scan KTP Anda, silahkan scroll ke bawah kemudian pilih "SETUJU" kemudian klik "SIMPAN DAN PROSES PERMOHONAN".
pajak efiling persetujuan

4.Mengirim Berkas Elektronik

Setelah selesai isi formulir, Anda akan diarahkan menuju "DASHBOARD". Di situ silahkan Anda klik tombol "TOKEN", tunggu sekitar 1 menit kemudiancek e-mail yang Anda gunakan saat mendaftar tadi. Jika belum muncul dalam 1 menit, silahkan klik kembali tombol token.

pajak efiling cara mengirim berkas


Kode Token akan muncul di inbox email Anda seperti ini
pajak efiling cara mengirim token email

Copy kode token kemudian Anda masuk lagi ke "DASHBOARD" dan klik kirim, sehingga muncul tampilan seperti ini:
pajak efiling cara memasukkan token kirim

Perhatikan yang saya lingkari di atas. Kemudian klik "KIRIM PERMOHONAN" hingga muncul tulisan seperti ini:


pajak efiling tanda sudah berhasil

Dan proses pendaftaran selesai.

PENUTUP

Sebagai informasi, proses pendaftaran online ini memakan waktu 14 hari. Bisa saja permohonan Anda langsung diproses, namun bisa juga permohonan Anda harus antri dengan permohonan online yang lain. Jika dalam jangka waktu 14 hari Anda tidak mendapat notifikasi nomor NPWP Anda di e-mail, maka permohonan Anda dianggap tidak memenuhi syarat atau ditolak. Untuk kartu NPWP dan SKT (surat keterangan terdaftar) akan dikirim sesuai dengan alamat tempat Anda tinggal.

Jika Anda butuh kartu NPWP dengan cepat, saya tidak menyarankan untuk mendaftar secara online. Anda bisa langsung ke kantor pajak terdekat untuk mendaftarkan diri Anda. Untuk pendaftaran langsung ke kantor pajak maksimal 1 hari kerja (Cara Membuat NPWP yang Cepat dan Benar), jadi Anda bisa langsung mendapat nomor NPWP Anda. Untuk persyaratannya bisa Anda baca di sini : Persyaratan NPWP Wajib Pajak Orang Pribadi

Update (20 Juni 2015)
Beberapa pekan ini saya sering mendapat telepon dari calon pendaftar NPWP. Dari beberapa percakapan tersebut, mereka menginginkan permohonan NPWP Online yang mereka ajukan untuk SEGERA di-approve. Untuk itu, saya akan berbagi tips agar permohonan NPWP Anda dapat di-approve lebih cepat. Yaitu dengan MENELEPON kantor pajak yang bersangkutan.

Ketika Anda sudah sampai ke proses akhir, Anda bisa melihat dimana kartu NPWP Anda akan terproses. Misalkan pada contoh gambar di atas, maka permohonan NPWP akan terproses di KPP Pratama Jakarta Setiabudi Dua. Anda cukup telepon ke kantor pajak tersebut dan meminta untuk menerima permohonan NPWP Anda. Untuk nomor telepon KPP Pratama Jakarta Setiabudi Dua bisa Anda cari di Google dengan mengetik "Nomor Telepon KPP Pratama Jakarta Setiabudi Dua".

Tambahan informasi
Ketika Anda telepon ke kantor pajak dan jaringan sedang sibuk, silahkan coba kembali keesokan harinya pada pagi hari (08.00-10.00) atau sore hari (14.00-16.00), karena biasanya pada jam tersebut tidak terlalu ramai. Dan jangan telepon pada jam istirahat (12.00-13.00) biasanya jarang diangkat. Semoga membantu.

SUMBER : 
http://www.pajakbro.com/2015/02/langkah-langkah-pembuatan-npwp-online-eregistration.html 

Monday, April 11, 2016

CONTOH SURAT LAMARAN PEKERJAAN UNTUK ASISTEN APOTEKER

Untuk melamar pekerjaan sebagai asisten apoteker, selain memiliki kualifikasi seperti yang dipersyaratkan oleh pihak yang membuka lowongan, juga harus ditunjang dengan kemahiran dalam membuat contoh surat lamaran kerja asisten apoteker. Sebab, dengan surat lamaran yang baik, maka kesempatan untuk mendapatkan sebuah pekerjaan tentu juga akan semakin besar.

Surat lamaran adalah hal pertama yang akan dibaca dan dinilai oleh tim Human Resource Development (HRD) suatu perusahaan. Jika surat lamaran yang dibuat menarik dan pelamar memiliki kualifikasi yang sesuai dengan yang dibutuhkan, maka kemungkinan untuk dapat lolos ke tahap selanjutnya akan semakin besar.


Contoh Surat Lamaran Kerja Asisten Apoteker

Namun jika sebaliknya, jika surat lamaran yang buat amburadul, acak acakan, tidak memakai kaidah bahasa yang benar, tidak menggunakan ejaan yang disempurnakan, tulisan disingkat singkat, tentu saja akan membuat orang orang di bagian HRD malas membaca dan memprosesnya. Sehingga kesempatan untuk meju ke tahap selanjutnya akan semakin kecil, dan bisa saja akan gagal.
Walaupun bisa jadi sebenarnya orang yang membuat surat lamaran kerja yang buruk tersebut memiliki kemampuan sebagai asisten apoteker yang lebih baik, namun ia tetap tidak akan bisa lolos karena tim HRD sudah enggan membaca berkas berkas lain yang ia lampirkan. Seperti inilah pentingnya contoh surat lamaran kerja asisten apoteker untuk dipelajari. Supaya tidak terjadi hal konyol yang membuat kesempatan kerja hilang begitu saja.

Surat Lamaran Kerja Asisten Apoteker

Yogyakarta, 27 Agustus 2015
Yth. Staf HRD PT K24 Tbk
di tempat
Dengan hormat,
Berdasarkan iklan lowongan pekerjaan yang dimuat pada Harian Kedaulatan Rakyat yang terbit pada hari Selasa 25 Agustus 2015 halaman 15 terkait penerimaan karyawan baru pada PT K24 Tbk, maka saya Aulia Naumirani, S.Far. bermaksud untuk mengajukan permohonan kerja pada posisi Asisten Apoteker. Berikut ini adalah sekilas tentang data diri saya yang saya kutip dari Curriculum Vitae,
Tempat, Tanggal Lahir : Klaten, 19 April 1994
Umur : 21 tahun
Pendidikan Terakhir : S1 Farmasi
No. Telepon : 089-219-271-171
Email : aulia_aulia@gmail.com
Alamat Rumah : Jl Perintis Kemerdekaan No 58 Gang 8 Yogyakarta
Untuk melengkapi  lamaran saya maka berikut ini saya lampirkan beberapa berkas administratif yang saya miliki,
1. Curriculum Vitae (CV) – 1 lembar
2. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) – 1 lembar
3. Fotokopi Ijazah Terakhir yang telah dilegalisir - 1 lembar
4. Fotokopi Transkrip Nilai yang telah dilegalisr - 1 lembar
5. Fotokopi Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang telah dilegalisir – 1 lembar
6. Fotokopi Surat Keterangan Dokter yang telah dilegalisir – 1 lembar
7. Fotokopi Sertifikat Pendidikan Apoteker
8. Pas Photo 4X6 – 1 lembar
Demikian surat lamaran kerja ini saya buat, atas perhatian dan pertimbangan Bapak/Ibu saya sampaikan terima kasih.
Hormat saya,

Aulia Naumirani, S.Far.
Jika anda adalah tipe orang yang memiliki niat tinggi untuk belajar, maka membuat surat lamaran kerja yang baik dan benar bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan. Bahkan tanpa harus belajar secara khusus pun ada bisa mempelajarinya. Cukup membuka buka browser handphone atau laptop anda, dan cari contoh contoh surat lamaran kerja, pasti anda akan menemukan banyak contoh di sana.

Lewat contoh contoh tersebutlah anda dapat belajar membuat surat lamaran kerja yang baik dan benar. Tinggal sedikit mengotak atik saja sudah jadi. Contoh surat lamaran kerja asisten apoteker pun tidak jauh berbeda dengan contoh surat surat yang bisa anda dapatkan di internet. Anda hanya perlu sedikit mengedit surat yang telah ada, mengganti tanggal, tujuan, informasi diri anda serta posisi yang anda lamar, maka surat lamaran kerja yang baru untuk menjadi asisten apoteker selesai dibuat.

KUMPULAN SOAL UN SMP TAHUN 2016

Kumpulan Soal Ujian Nasional SMP untuk mata pelajaran Matematika, IPA, Bahasa Inggris, dan Bahasa Indonesia mulai dari tahun 2008 sampai 2014, lengkap beserta dengan video pembahasannya ! 
Kamu juga bisa dapetin SOAL-SOAL PREDIKSI UAN yang bisa kamu kerjain dan udah kita bantu sesuaikan dgn Standar Kompetensi Kelulusan (SKL / kisi-kisi) resmi dari Pemerintah.

Selain itu, terdapat juga soal-soal prediksi UAN yang bisa kamu kerjain dan liat juga pembahasannya melalui video dengan memasukan kode konten ke kolom kiri atas homepage zenius.net
Selain itu, terdapat juga soal-soal prediksi UAN yang bisa kamu kerjain dan liat juga pembahasannya melalui video dengan memasukan kode konten ke kolom kiri atas homepage zenius.net

Selain itu, terdapat juga soal-soal prediksi UAN yang bisa kamu kerjain dan liat juga pembahasannya melalui video dengan memasukan kode konten ke kolom kiri atas homepage zenius.net

Selain itu, terdapat juga soal-soal prediksi UAN yang bisa kamu kerjain dan liat juga pembahasannya melalui video dengan memasukan kode konten ke kolom kiri atas homepage zenius.net

Wednesday, March 23, 2016

DOWNLOAD SOAL LATIHAN SBMPTN 2016

DOWNLOAD SOAL LATIHAN SBMPTN GRATIS. Buat adik-adik yang akan mengikuti ujian tulis SBMPTN Tahun 2016/2017, baik itu SBMPTN Saintek (IPA), SBMPTN Soshum (IPS), maupun SBMPTN Campuran (IPC) Sangat baik untuk mempersiapkan diri sedini mungkin, agar nantinya bisa lulus di Perguruan tinggi Favorit Adik-adik. Caranya ?? Bekali diri Adik-adik dengan soal-soal latihan SBMPTN, baca materi-materi soal yang sering muncul pada ujian SBMPTN dan jika adik-adik memiliki sedikit dana, sisihkan untuk memesan Soal Prediksi SBMPTN 2016 yang kami sediakan. Soal Prediksi yang kami ciptakan ini akan membantu Adik-adik menuju PTN Favorit yang diimpikan. Untuk mendapatkannya silahkan Klik Disini
Selain versi yang berbayar yang tentunya lebih lengkap, admin juga menyediakan soal soal SBMPTN yang sifatnya gratis untuk membantu Adik-adik dalam menghadapi ujian SBMPTN 2016 nanti. Silahkan Download Soal-Soal SBMPTN di bawah ini:

KLIK >> CARA DOWNLOAD SOAL SBMPTN 


SOAL SOAL SBMPTN 2014/2015
SOAL SBMPTN TKPA
SOAL SBMPTN TKD SAINTEK (IPA)
SOAL SBMPTN TKD SOSHUM (IPS)
KLIK >> DOWNLOAD SOAL TKD SOSHUM SBMPTN 2014 KODE 773 & KUNCI JAWABAN
SOAL SOAL SBMPTN 2013
SOAL TKDU 
KLIK >> SOAL TKDU SBMPTN 2014 & KUNCI JAWABAN KODE SOAL 127
KLIK >> SOAL TKDU SBMPTN 2014 & KUNCI JAWABAN KODE SOAL 322
KLIK >> SOAL TKDU SBMPTN 2013 KODE 327 & KUNCI JAWABAN
KLIK >> SOAL TKDU SBMPTN 2013 KODE 422 & KUNCI JAWABAN
KLIK >> SOAL TKDU SBMPTN 2013 KODE 427 & KUNCI JAWABAN

SOAL TPA
KLIK >> SOAL TPA SBMPTN 2013 KODE 417 & KUNCI JAWABAN
KLIK >> DOWNLOAD SOAL TPA SBMPTN 2013 KODE 112 DAN JAWABAN

SOAL SAINTEK
KLIK >> DOWNLOAD SOAL TKD SAINTEK SBMPTN 2013 KODE 432 & KUNCI JAWABAN
KLIK >> DOWNLOAD SOAL SBMPTN SAINTEK KODE 237 & JAWABAN
KLIK >> DOWNLOAD SOAL SBMPTN 2013 TKD SAINTEK ( Matematika, Fisika, Biologi, Kimia) KODE 232 & KUNCI JAWABAN
KLIK >> Download Soal SBMPTN Tkd Saintek Kode 132 dan jawaban
KLIK >> DOWNLOAD SOAL TKD SAINTEK SBMPTN 2013 KODE 337 & KUNCI JAWABAN
KLIK >> DOWNLOAD SOAL SBMPTN TKD SAINTEK 2013 KODE 332 & KUNCI JAWABAN
KLIK >> DOWNLOAD SOAL SBMPTN TKD SAINTEK 2013 ( Matematika, Fisika, Biologi, Kimia) KODE 137 & KUNCI JAWABAN

SOAL SOSHUM
KLIK >> Download Soal SBMPTN Tkd Soshum dan Kunci Jawaban Kode 147
KLIK >> DOWNLOAD SOAL SOSHUM SBMPTN 2013 KODE 242 & JAWABAN
KLIK >> DOWNLOAD SOAL SBMPTN 2013 TKD SOSHUM ( Ekonomi, Sosiologi, Sejarah, Geografi ) KODE 347 & KUNCI JAWABAN
KLIK >> SOAL SBMPTN TKD SOSHUM 2013 ( Ekonomi, Geografi, Sejarah, Sosiologi) KODE 447 & KUNCI JAWABAN

SOAL-SOAL SNMPTN 2012
Soal Tes Bidang Studi IPA
KLIK >> DOWNLOAD SOAL SNMPTN 2012 TBS IPA KODE 431
1.Latihan Soal Tes Potensi Akademik ( TPA ) SBMPTN
Download Soal & Pembahasan SBMPTN TPA
2. Latihan Soal Tes Kemampuan Dasar Umum (TKDU) SBMPTN
Download Soal & Pembahasan SBMPTN Matematika Dasar
Download Soal & Pembahasan SBMPTN Bahasa Indonesia
Download Soal & Pembahasan SBMPTN Bahasa Inggris

3. Latuhan Soal Tes Kemampuan Dasar (TKD) SBMPTN SAINTEK Jurusan IPA
Download Soal & Pembahasan SBMPTN Matematika IPA
Download Soal & Pembahasan SBMPTN Fisika
Download Soal & Pembahasan SBMPTN Kimia
Download Soal & Pembahasan SBMPTN Biologi

4. Latihan Soal Tes Kemampuan Dasar (TKD) SBMPTN SOSHUM Jurusan IPS
Download Soal & Pembahasan SBMPTN Ekonomi
Download Soal & Pembahasan SBMPTN Sosiologi
Download Soal & Pembahasan SBMPTN Geografi
Download Soal & Pembahasan SBMPTN Sejarah
5. Latihan Soal Tes Kemampuan Campuran (IPC)
Anda Bisa Mendownload Pada Soal SBMPTN SOSHUM DAN SAINTEK

Monday, March 21, 2016

KUMPULAN SOAL-SOAL UTS SD KELAS 1 S/D 6

UTS merupakan Ulangan Tengah Semester dilaksanakan setelah 3 bulan pembelajaran biasa disebut juga mid semester, UTS pada semester 1 disebut UTS Genap atau MID semester 1 atau UTS Semester 1 tetapi untuk semester 2 disebut UTS Genap atau MID Semester 1 atau UTS Semester 2.

Nah kalau MID ? Mid adalah kependekan dari Middle ( B. Inggris ) artinya Tengah.

Berikut adalah  bank soal uts kelas 1, bank soal uts kelas 2, bank soal uts kelas 3, bank soal uts kelas 4, bank soal uts kelas 5 dan bank soal uts kelas 6 semester 2 semuanya terangkum dalam kumpulan soal soal uts SD semester 2.


soal uts genap kelas 2 ktsp

Bank Soal UTS Kelas 1

soal uts ktsp kelas 2 genap

Bank Soal UTS Kelas 2

soal uts kelas 3 semester 2

Bank Soal UTS Kelas 3
  • Soal UTS Kelas 3 Mapel PAI ( Pendidikan Agama Islam ) Semester 2
  • Soal UTS Kelas 3 Mapel PPkN semester 2
  • Soal UTS Kelas 3 Mapel Matematika semester 2
  • Soal UTS Kelas 3 Mapel IPA semester 2
  • Soal UTS Kelas 3 Mapel IPS semester 2
  • Soal UTS Kelas 3 Mapel B. Indonesia semester 2
  • Soal UTS Kelas 3 Mapel B. Inggris semester 2
soal soal uts kelas 4 semester 2

Bank Soal UTS Kelas 4
  • Soal UTS Kelas 4 Mapel PAI ( Pendidikan Agama Islam ) Semester 2
  • Soal UTS Kelas 4 Mapel PPkN semester 2
  • Soal UTS Kelas 4 Mapel Matematika semester 2
  • Soal UTS Kelas 4 Mapel IPA semester 2
  • Soal UTS Kelas 4 Mapel IPS semester 2
  • Soal UTS Kelas 4 Mapel B. Indonesia semester 2
  • Soal UTS Kelas 4 Mapel B. Inggris semester 2

Bank Soal UTS Kelas 5

soal uts kelas 6 smst 2

Bank Soal UTS Kelas 6

 Demikianlah suguhan special hari ini tentang kumpulan #soal uts sd kelas 1 2 3 4 5 6 semester 2/genap. Semoga memberikan secercah harapan bagi pelajar Indonesia untuk bisa meraih nilai bagus dengan jalan mengerjakan soal soal latihan uts genap diatas. Semoga.
 
SUMBER  : http://www.tersatu.com/2015/02/soal-uts-ktsp-sd-kelas-1-2-3-4-5-6.html

Thursday, March 17, 2016

CARA PENDAFTARAN BPJS KETENAGAKERJAAN

Setelah sebelumnya Masbroo membahas cara mendaftar BPJS Kesehatan online kali ini kita akan melanjutkan membahas topik terkait BPJS. Kali ini kita akan membahas bagaimana cara daftar BPJS Ketenagakerjaan secara online. Seperti apa yang masbroo jelaskan sebelumnya bahwasanya BPJS Kesehatan merupakan pembaharuan dan transformasi dari ASKES, demikian pulan dengan BPJS Ketenagakerjaan yang asalnya kita kenal sebagai JAMSOSTEK. Keduanya termasuk program JKN (Jaminan Kesehatan Nasional).
Kabar gembiranya mendaftar BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) kini sudah bisa dilakukan secara online. Hal ini ditujukan agar proses pendaftaran lebih mudah dilakukan dan lebih cepat.  Apabila fokus dari BPJS Kesehatan adalah untuk pelayanan kesehatan seluruh warga Indonesia tanpa kecuali, maka fokus dari BPJS Ketenagakerjaan lebih spesifik ditujukan bagi bagi tenaga kerja dan semua pegawai, baik itu pegawai sipil maupun swasta.
Cara daftar BPJS Ketenagakerjaan
Karena sebelumnya masbroo telah membahas tentang BPJS Kesehatan maka kali ini kita akan fokus membahas cara daftar BPJS Ketenagakerjaan. perlu diketahui bahwa BPJS Ketenagakerjaan dibagi menjadi dua jenis keanggotaan yaitu:
1. Peserta Tenaga Kerja Dalam Hubungan Kerja 
  • Beranggotakan pekerja sektor formal non-mandiri seperti PNS, TNI/POLRI, Pensiunan PNS/TNI/POLRI, BUMN, BUMD, Swasta, Yayasan, Joint Venture, Veteran, dan Perintis Kemerdekaan.
  • Pendaftaran dilakukan oleh pemberi Kerja/ instansi/ perusahaan dimana mereka mendaftarkan pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan.
2. Peserta Tenaga Kerja Luar Hubungan Kerja
  • Beranggotakan pekerja sektor informal maupun pekerja mandiri.
  • Pendaftaran dilakukan oleh pekerja yang telah membentuk wadah/organisasi dimana terdiri dari minimal 10 orang dan mendaftar ke BPJS Ketenagakerjaan.
Masih penasaran bagaimana cara daftar BPJS Ketenagakerjaan online?. Baiklah masbroo lanjutkan pembahasannya serta langkah-langkah yang dilakukan. Bukan hanya itu saja, kita juga akan mempersiapkan syarat-syarat apa saja yang harus ada sebelum melakukan pendaftaran baik secara online maupun offline.
Syarat-Syarat Pendaftaran Yang Harus Disiapkan
1. Syarat-Syarat Peserta BPJS Tenaga Kerja Dalam Hubungan Kerja
(a) Fotokopi dan aslinya SIUP (Surat izin usaha perdagangan)
(b) Fotokopi dan aslinya NPWP Perusahaan
(c) Fotokopi dan aslinya Akta Perdagangan Perusahaan
(d) Fotokopi KTP (Kartu tanda penduduk) masing-masing karyawan,
(e) Fotokopi KK (Kartu keluarga) karyawan/pekerja yang akan di daftar,
(f) Pas Foto berwarna Karyawan/pekerja ukuran 2×3 1 Lembar.
2. Syarat-Syarat Peserta BPJS Tenaga Kerja Luar Hubungan Kerja:
(a) Surat izin usaha dari RT/RW/Kelurahan setempat
(b) Fotokopi KTP Pekerja
(c) Fotokopi KK masing-masing Pekerja
(d) Pas Foto berwarna masing-masing Pekerja ukuran

CARA PENDAFTARAN BPJS KESEHATAN

Cara Daftar BPJS Kesehatan – Sejak JKN mulai diberlakukan per 1 Januari 2014 masyarakat mulai berbondong-bondong melakukan pendaftaran di kantor BPJS. Seperti biasa yang namanya pendaftaran pastinya tidak asing lagi dengan yang namanya antrian, apalagi pada masa awal-awal launchingnya. Maka tidak heran jika masih banyak masyarakat yang belum melakukan pendaftaran dikarenakan alasan antrian panjang  yang menyita banyak waktu dan tenaga. Lantas apakah ada solusi cara daftar BPJS kesehatan yang lebih mudah? yang bisa menghemat waktu?. Tentu saja ada, anda tidak perlu khawatir karena pendaftaran BPJS bisa dilakukan secara online.
Namun sebelum membahas langkah demi langkah pendaftarannya Masbroo akan memberikan sedikit penjelasan mengenai JKN dan BPJS dikarenakan masih banyak yang tidak paham. Apa itu JKN? apa itu BPJS? apakah ada bedanya? lantas apa hubunganya dengan cara daftar BPJS nantinya?. Nah pertanyaan tersebut kadang masih sering kita dengar. Agar lebih memahami kedua istilah tersebut mari kita bahas satu persatu.
Cara daftar BPJS Online
JKN dan BPJS
JKN merupakan kependekan dari Jaminan Kesehatan Nasional yang merupakan program pelayanan kesehatan dari pemerintah dengan mengusung sisem asuransi. Dengan demikian natinya rakyat Indonesia yang terdaftar sebagai anggota diwajibkan untuk menyisihkan sebagian uang mereka dalam bentuk asuransi yang menjamin kesehatan mereka dimasa mendatang.
Lantas bagaimana nasib masyarakat yang tidak mampu alias miskin? jangankan untuk menyisihkan uang, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja sulit. Tak usah khawatir, bagi mereka akan dikelompokkan dalam PBI (Penerima Bantuan Iuran) akan ditanggung oleh pemerintah. Maka tidak ada lagi alasan mereka yang susah tidak memeriksakan kesehatannya.
Sedangkan BPJS merupakan kependekan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial yang mana terdapat dua jenis yaitu BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. BPJS kesehatan ini bukan sesuatu yang baru sebenarnya, sebelumnya kita sudah mengenalnya yaitu PT ASKES dan BPJS Ketenagakerjaan sendiri adalah perubahan dari Jamsostek (Jaminan Sosial Tenaga Kerja).
Apakah ada perbedaan antara JKN dan BPJS? jawabannya tentu saja ada bedanya. JKN adalah nama program yang diselengarakan, sedangkan BPJS adalah badan penyelenggaranya dimana nanti kinerja mereka akan diawasi oleh DJSN (Dewan Jaminan Sosial Nasional).
Sejauh ini mungkin para pembaca yang budiman mulai mendapat gambaran dari penjelasan diatas. Baiklah setelah memahaminya kini kita kembali ke pembahasan semula yaitu cara mendaftar BPJS secara online.
Cara Daftar BPJS Online
Agar bisa mendaftar BPJS ada dua cara yang bisa ditempuh yaitu secara konvesional (offline) dan online. Jika secara offline pastinya anda harus pergi ke kantor BPJS terdekat yang ada di kota anda dengan konseuensi anda harus siap mengantri. Nah cara kedua bisa dilakukan secara online dimana anda mendaftar secara langsung melalui situs resminya.
Syarat-Syarat  Yang Harus disiapkan
Persyaratan daftar BPJS antara yang langsung ke kantor dengan yang online tidak berbeda jauh. Berikut ini adalah persyaratannya:
  1. KK (kartu keluarga)
  2. KTP (kartu tanda penduduk) yang masih belaku
  3. Kartu NPWP
  4. Alamat Email dan No HP anda
  5. Nomor Rekening Penanggung yang digunakan untuk pembayaran Iuran
Mulai Cara Daftar BPJS  Secara Online
Jika semua persyaratan yang disebut diatas telah anda persiapkan maka selanjutnya anda bisa memulai daftar bpjs secara online. berikut ini adalah langkah-langkah pendaftaran secara online:
  1. Persiapkan semua berkas dan alat tempur (laptop/tablet/smartphone + koneksi internet).
  2. Buka alamat situs resminya di http://bpjs-kesehatan.go.id
  3. Cari menu Pendaftaran Online e-Registration yang ada di pojok kiri atas kemudian klik.
  4. Setelah itu anda akan dihadapkan pada halaman dimana akan dijelaskan persyaratan yang harus disiapkan jika semua sudah lengkap klik tombol “Pendaftaran”.
  5. Kemudia akan muncul form pendaftaran yang harus anda isi dengan data diri sesuai KTP maupun data-data anda.  Adapun form yang harus anda isi diantaranya adalah  alamat, tempat tanggal lahir, nomor handphone, alamat email, dan kantor cabang BPJS terdekat di kota anda dimana nanti anda akan mengambil kartu BPJS saat sudah jadi.
Catatan:
Dalam memilih kelas perlu diketahui terutama bagi yang Non-PBI (Bukan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan)
Kelas 1/ orang = Rp 59.500/bulan
Kelas 2/ orang = Rp 42.500/bulan
Kelas 3/ orang = Rp 25.500/bulan
TIPS
  • Sebaiknya lakukan pendaftaran di awal bulan, karena jika di akhir bulan maka ketika masuk awal bulan anda sudah dikenakan biaya iuran.
  • Pembayaran iuran paling lambat tanggal 10 setiap bulannya, apabila terjadi keterlambatan maka dikenakan denda sebesar 2%.
  • Tidak ada perbedaan pada pelayanan medis di kelas I, kelas II, maupun kelas III. Jenis obat, kualitas obat, penanganan medis, semuanya sama rata.
  • Perbedaan hanya terdapat pada pelayanan non-medis, seperti kelas untuk ruang inap. Kelas I dirawat di ruang inap kelas I, kelas II di ruang inap kelas II, kelas III di ruang inap kelas III.
  • Jika ingin ganti kelas rawat inap maka ada biaya tambahan. Contoh:  Si A mendaftar di kelas I dengan biaya tagihan sebesar 7 Juta rupiah dan ingin pindah naik ke kelas VIP dengan biaya tagihan 10 Juta, maka penghitungan biaya pembayarannya adalah sebagai berikut: harga kelas I yaitu 10 juta di kurangi tarif INA-CBGs Rp 5 juta, bukan harga VIP dikurangi harga kelas I.