Wednesday, January 9, 2013

EKSTRAKURIKULER JURNALISTIK SMK AL HUSNA CISAGA


PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG
Jurnalistik merupakan ilmu yang akrab dengan masyarakat sehari-hari. Ia ada di televisi, majalah, koran, radio dan internet.  Jurnalistik dengan kelenturannya juga bisa masuk di berbagai disiplin ilmu. Ia tidak hanya mengasah keterampilan menulis bagi orang yang mempelajari jurnalistik  namun lebih jauh mengajak orang untuk berfikir lebih dalam, bagi orang yang mempelajarinya.
Mengapa Ekstrakurikuler Jurnalistik?
Ekstrakulikuler Jurnalistik, dimaksudkan untuk membangun kelompok-kelompok jurnalistik di tingkat siswa. Hal ini merupakan upaya pensiasatan untuk kalangan siswa mengisi waktu senggangnya selepas kegiatan pendidikan wajib di sekolah. Upaya ini, juga berjalan beriringan dengan program pendidikan nasional, kurikulum berbasis kompetensi. Kompetensi yang ditawarkan dalam program ini adalah menulis. Ragam penulisan yang sedemikian banyak bisa menjadi pilihan para siswa untuk mengekspresikan dirinya. Membuat cerita pendek, puisi, tulisan berita dan novel. Di luar ekspresi-ekspresi yang telah menjadi paradigma para siswa “nongkrong di mall, nonton di bioskop, main playstation, bahkan tawuran”.
Biasanya, sekolah-sekolah memiliki media majalah dinding atau majalah sekolah. Yang dikelola bersama guru dan siswa. Hal ini merupakan kegiatan yang sangat positif. Namun, kegiatan jurnalistik tidak berhenti begitu saja seusai majalah dinding dikreasi atau majalah/ tabloid sekolah diterbitkan. Ada banyak pendalaman yang bisa dilakukan untuk lebih mengasah bakat dan kemampuan jurnalistik/ menulis seseorang.
Disini kami hadir untuk menjadi solusi bagi sekolah yang ingin membuat media cetak sebagai alat publikasi jurnalistik. Kami akan hadirkan sesuatu yang inovatif dan kreatif sehingga majalah/ tabloid sekolah yang dihasilkan dapat menjadi sebuah majalah yang menarik hati dan membuat orang nyaman ketika membacanya.
Dasar-dasar Jurnalistik
Pesatnya kemajuan media informasi dewasa ini cukup memberikan kemajuan yang signifikan. Media cetak maupun elektronik pun saling bersaing kecepatan sehingga tidak ayal bila si pemburu berita dituntut kreativitasnya dalam penyampaian informasi. Penguasaan dasar-dasar pengetahuan jurnalistik merupakan modal yang amat penting manakala kita terjun di dunia ini. Keberadaan media tidak lagi sebatas penyampai informasi yang aktual kepada masyarakat, tapi media juga mempunyai tanggung jawab yang berat dalam menampilkan fakta-fakta untuk selalu bertindak objektif dalam setiap pemberitaannya.
Apa Itu Jurnalistik?
Menurut Kris Budiman, jurnalistik (journalistiek, Belanda) bisa dibatasi secara singkat sebagai kegiatan penyiapan, penulisan, penyuntingan, dan penyampaian berita kepada khalayak melalui saluran media tertentu. Jurnalistik mencakup kegiatan dari peliputan sampai kepada penyebarannya kepada masyarakat. Sebelumnya, jurnalistik dalam pengertian sempit disebut juga dengan publikasi secara cetak. Dewasa ini pengertian tersebut tidak hanya sebatas melalui media cetak seperti surat kabar, majalah, dsb., namun meluas menjadi media elektronik seperti radio atau televisi. Berdasarkan media yang digunakan meliputi jurnalistik cetak (printjournalism), elektronik (electronicjournalism). Akhir-akhir ini juga telah berkembang jurnalistik secara tersambung (onlinejournalism).
Atas dasar tersebut, sudah selayaknya sebuah sekolah dalam hal ini SMK Al Husna sebagai sekolah rintisan/ baru mempunyai suatu kegiatan yang mendidik siswa-siswinya untuk bisa menulis khusunya menulis jurnalistik. Oleh karena itu kami mengusulkan eksrakulikuler jurnalistik sebagai ekstrakulikuler baru di SMK Al Husna.

B.    LANDASAN HUKUM
Adapun landasan hukum diselenggarakannya ekstrakulikuler jurnalistik ini adalah sebagai berikut.
1.     Undang-undang No. 20 Tahun 2003, Tentang Sistem Pendidikan Nasional.
2.     Peraturan Pemerintah No. 25 Tahun 1999, Tentang Pendidikan Menengah Kejuruan.
3.     Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 0450/U/1992, Tentang Sekolah Menengah Kejuruan.
  

C.    MAKSUD DAN TUJUAN
Adapun maksud dan tujuan diselenggarakannya ekstrakurikuler jurnalistik ini adalah sebagai berikut.
1.     Mempererat hubungan antara siswa-siswi SMK AL HUSNA.
2.     Memberi kesempatan untuk saling mengenal antara siswa.
3.     Sebagai media informasi dan promosi profil dan prestasi sekolah.
4.     Menampung kreatifitas masing-masing kelas yang ditampung dalam sebuah media cetak yaitu majalah/ tabloid sekolah.
5.  Menjadi wadah bagi siswa-siswi SMK AL HUSNA untuk menyalurkan bakat dan kemampuannya maupun kreatifitasnya di bidang seni menulis maupun fotografi.
6.     Menciptakan budaya kreatif, kritis dan inovatif di tingkat siswa.
7.     Menjadi sarana bagi para siswa SMK AL HUSNA untuk berlatih berorganisasi, bekerja sama dan bertanggung jawab.
8.     Sebagai media Independen yang mengkrtisi kebijakan sekolah melalui tulisan-tulisan/ opini.
9.     Memberikan informasi pada orangtua siswa mengenai kondisi terkini tentang sekolah.

D.    NAMA KEGIATAN
Ekstrakulikuler Jurnalistik

E.     ALAT YANG DIBUTUHKAN
Adapun alat yang dibutuhkan dalam ekstrakulikuler jurnalistik ini adalah sebagai berikut.
·         Kamera digital
·         HandyCame
·         Alat perekam suara
·         Laptop/ komputer
·         ATK
·         Kartu tanda anggota (untuk tugas peliputan)

F.     SASARAN KEGIATAN
Adapun sasaran yang akan di capai dari kegiatan ini adalah civitas akademika sekolah, terutama siswa supaya dapat menciptakan budaya kreatif, kritis dan inovatif dan pada akhirnya siswa dapat mengaplikasikan ilmunya ketika sudah terjun ke lapangan yang akan mengurangi angka pengangguran membuka lapangan kerja khususnya bagi lulusan muda. Selain itu  dengan adanya kegiatan ini dapat mengurangi angka tawuran, nongkrong, dan terjelembab di dunia narkoba. Ini juga membantu memecahkan permasalahan sekolah dalam mempromosikan sekolah kepada pihak luar.

G.    ANGGARAN BIAYA
Adapun anggran biaya yang dibutuhkan dalam ekstrakurikuler jurnalistik ini diambil dari :
·         Anggaran kegiatan kesiswaan.
·         Donatur.
·         Iuran wajib anggota (@ Rp. 2000,00/ Minggu)

H.    JADWAL & TEMPAT PELAKSANAAN KEGIATAN
Kegiatan dimulai pada semester 2 bulan Januari. Setiap hari Senin pada 14.30 WIB setelah kegiatan KBM. Berlokasi di ruang kelas farmasi atau keperawatan SMK Al Husna Cisaga.

I.     MATERI DAN PEMATERI
1.    Materi
Adapun materi yang dikaji/ diperdalam dalam ekstrakulikuler jurnalistik ini adalah sebagai berikut.
·         Pengertian dan sejarah singkat jurnalistik.
·         Kode etik jurnalistik, kode etik AJI, majelis kode etik.
·         Kilas balik wartawan Indonesia, profesi wartawan, kode etik wartawan Indonesia.
·         Dewan pers, tugas dewan pers.
·         Jurnalistik dan sastra.
·         Peliputan bermetode ilmiah.
·         Peliputan selidik beretika.
·         Peliputan selidik bersastra.
·         Cara menulis berita, teknik menulis artikel, teknik pengumpulan berita.
·       Cara penggunaan perangkat elektronik pendukung tugas jurnalistik (kamera digital, alat perekam suara, laptop/ komputer).
·         Cara penggunaan software pendukung tugas jurnalistik (Ms. Word, Adobe InDesign CS5 Portable, Adobe Photoshop CS5 Extended, CorelDraw X4, RonyaSoft Poster Designer (Poster Forge) V2.01, Scribus 1.4.0rc5, dll).
2.    Pembimbing & Pemateri
Adapun pembimbing dan pemateri dalam ekstrakulikuler jurnalistik ini adalah sebagai berikut.
·         Ari Nugraha, S.Pd., M.Pd.
Guru Bahasa dan Sastra Indonesia SMK Al Husna.
·         Maya Rismayati, S.Pd.
Guru Teknik Informasi dan Komunikasi (TIK)/ KKPI SMK Al Husna.
·         Wartawan Profesional (Pemateri Tamu)

J.     TARGET KINERJA
Dengan terwujudnya kegiatan ekstrakulikuler jurnalistik maka sekolah mempunyai suatu media penyampaian informasi berupa product majalah/ tabloid sekolah. Selain itu siswa-siswi mempunyai wadah tempat berekspresi, dan curhat. Insya Allah ini menjadi titik awal kemajuan SMK Al Husna di bidang jurnalistik.

Thursday, December 13, 2012

SURAT KETERANGAN JUAL BELI TANAH


SURAT PERNYATAAN
JUAL BELI TANAH


Yang bertanda tangan dibawah ini adalah :
Pihak pertama (Penjual)
Nama                         :  ------------------------
Umur                         :  ------------------------
Alamat                      :  ------------------------
Menjual  sebidang tanah ....................... kepada :
Pihak Kedua (Pembeli)
Nama                         :  -----------------------
Umur                         :  -----------------------
Alamat                      :  -----------------------

Yang bersangkutan diatas sebagai  pihak kedua telah membeli sebidang tanah ............. seluas ...... Ha dari pihak pertama seharaga Rp. xx.xxx.xxx,- (........................) dan kemudian pihak pertama (...............) meminta pembayaran  pertama  berjumlah Rp. xx.xxx.xxx,- (......................................... )  pada  tanggal  ...  ............  ...... .

Demikian surat pernyataan ini kami sepakati bersama dan dipergunakan sebagaimana mestinya.


                        ................. , ... .............. 20...

           Pihak Kedua,                      Pihak Pertama,


             ( ................. )                      ( ................ )           

Saksi – Saksi


( ......................................)

Mengetahui,
Kepala Desa/Lurah,



(.................................... )

Thursday, December 6, 2012

ANALISIS POTENSI DAN TANTANGAN SMK AL HUSNA CISAGA


A.      Potensi Internal dan Eksternal
Analisis potensi SMK AL-Husna merupakan gambaran dari proses pembelajaran yang dilaksanakan di SMK AL-HUSNA, Analisis potensi adalah cerminan kegiatan yang dilaksanakan di SMK AL-HUSNA dalam kurun waktu tertentu, dan tentunya Analisis potensi adalah merupakan acuan tindakan untuk mengarah pada hasil dan pelaksanaan yang lebih baik lagi, di masa yang akan datang.Dalam Analisis potensi ini digambarkan penurunan dari penjabaran Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran yang diinginkan oleh lembaga ke dalam Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran yang dilaksanakan oleh SMK AL-HUSNA, dalam Analisis potensi ini mencakup Potensi Internal dan Eksternal yang digambarkan dalam analisa SWOT

ASPEK MASUKAN
Aspek masukan meliputi: visi, misi, sasaran dan tujuan, kesiswaan, guru dan tenaga pendukung, kurikulum, sarana dan prasarana dan pendanaan:
1.      Kekuatan
a)    Peta lulusan Sekolah Menengah Pertama/MTs mempunyai potensi yang cukup baik untuk keberlanjutan SMK Al-Husna
b)   Visi, misi, sasaran dan tujuan telah dirumuskan cukup jelas dan sesuai dengan yang ditetapkan untuk landasan operasional SMK Al-Husna
c)    Sistem rekrutmen dan seleksi calon siswa, guru dan tenaga pendukung disesuaikan dengan kebutuhan program studi yang dilaksanakan.
d)   Pelayanan terhadap siswa, baik di bidang akademik, informasi, karir, maupun bimbingan pribadi dan sosial cukup memadai.
e)    Guru dan tenaga pendukung cukup memadai dari sisi jumlah dan kualifikasi serta pengalaman.
f)    Pengelolaan pembelajaran mengacu pada perangkat-parangkat yang telah ditetapkan (peraturan kepegawaian, kode etik, tatakrama pengajaran, dll).
g)   Kurikulum disusun berdasarkan kompetensi yang dibutuhkan oleh masyarakat terinstitusi, peraturan yang berlaku dan muatan lokal yang difokuskan pada kekhasan kompetensi keahlian dan institusi.
h)   Sarana dan prasarana terawat dan dikelola secara baik serta merupakan milik sendiri.
2.      Kelemahan
a)      Latar belakang sosio-ekonomi siswa pada umumnya berada pada lapisan bawah (golongan ekonomi menengah ke bawah).
b)      Karena keterbatasan-keterbatasan yang ada, pengembangan sumber daya manusia belum dapat dilakukan seperti yang diharapkan.
c)      Kondisi bangunan terawat dengan baik, akan tetapi terkesan jauh sehingga kurang menarik minat calon siswa.
d)     Pengembangan sarana laboratorium, perpustakaan dan lain-lain berjalan sesuai kemampuan.
e)      Kemampuan pendanaan institusi masih terbatas akibat belum terpenuhinya kuota jumlah siswa, sementara pemasukan dana dari luar masih terbatas pula.
3.      Peluang
a)      Rancangan kurikulum yang mendasarkan pada kebutuhan masyarakat merupakan peluang untuk dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
b)      Komitmen kerja staf yang tinggi dan kondisi kerja yang kondusif merupakan modal yang sangat berharga bagi keberlanjutan operasional institusi.
4.      Ancaman
a)      Dengan rendahnya minat calon siswa untuk melanjutkan belajar pada program studi ini, maka akan membahayakan sustainabilitas studi.
Langkah-langkah yang perlu ditempuh untuk pengembangan:
  1. Melakukan promosi program studi secara tepat, efektif dan efisien.
  2. Menciptakan karya kreatif dan inovatif yang menyentuh kebutuhan masyarakat sehingga diperoleh pengakuan dari masyarakat.
  3. Menciptakan unit laboratorium guna menunjang kemampuan pendanaan, khususnya untuk pengembangan sarana dan prasarana serta aktivitas lain yang diperlukan.


ASPEK PROSES
1.        Kekuatan
a)         Organisasi dan mekanisme kerja telah terdefinisi dengan baik dan jelas sehingga semua bagian/unit kerja memahami tugas dan fungsinya masing-masing.
b)        Sylabi dan RPP untuk setiap mata pelajaran telah dirumuskan cukup baik.
c)         Pelaksanaan operasional selalu dimonitor dan dievaluasi secara sistematis baik pada saat operasional sedang berjalan maupun setelah program selesai.
d)        Evaluasi kemajuan/prestasi siswa akan dilakukan secara progresif,obyektif dan transparan.
e)         Menciptakan lingkungan yang kondusif Interaksi antara guru-siswa, antara siswa-staf dan antara guru-staf harus terjalin dengan baik sehingga suasana akademik tercipta relatif baik.
2.        Kelemahan.
a)         Organisasi dan mekanisme kerja telah terdefinisi dengan baik dan jelas sehingga
b)        Kemampuan menjalin kerja sama dan kemitraan terbatas di Kecamatan Cisaga.
c)         Kemauan dan kemampuan meneliti atau kegiatan ilmiah lainnya masih harus ditingkatkan.
3.        Peluang
a)         Dengan proses yang baik akan menciptakan peluang untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas sehingga mampu berkompetisi dalam mencari pekerjaan dengan kompetitor lain atau berkemampuan menciptakan lapangan kerja/berwiraswasta.
b)        Dengan kualitas lulusan yang baik akan memperoleh pengakuan dari masyarakat sehingga keberadaan SMK Al-Husna dan institusi akan semakin meningkat.
4.        Ancaman
a)         Metoda pembelajaran dan sarana pembelajaran perlu disesuaikan dengan kemajuan di bidang kesehatan. Bila hal ini tidak dapat dilakukan, tujuan/kompetensi yang telah ditetapkan dalam kurikulum tidak dapat dicapai, yang berarti kualitas lulusan akan tidak seperti yang diharapkan.





Langkah-langkah perbaikan yang perlu dilakukan:
1.         Pengembangan metoda dan sarana pembelajaran sesuai dengan tuntutan dunia kesehatan
2.         Perlu adanya kontinyuitas dan peningkatan kegiatan pemantauan dan evaluasi yang telah ada, sehingga proses yang sedang berjalan ada pada kerangka kerja yang telah ditetapkan.
3.         Peningkatan kesadaran dan motivasi siswa bahwa keberhasilan studi dan pencapaian kompetensi yang digariskan tidak hanya tergantung pada guru dan sarana prasarana yang ada saja, tetapi tergantung pula kepada upaya siswa dalam proses pembelajarannya.

ASPEK KELUARAN/HASIL
Aspek keluaran/hasil merupakan aspek yang mengukur bagaimana lulusan yang dihasilkan
1.        Kekuatan
a)         Profil kompetensi lulusan disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja di bidang kesehatan
b)        Proses belajar mengajar termonitor dan dievaluasi secara intensif dan sistematis sehingga konvergensi materi pembelajaran kompetensi lulusan tetap terjaga.
c)         Adanya kemauan yang cukup tinggi dalam menghasilkan produk unggulan walaupun dengan kemampuan yang terbatas.
2.        Kelemahan
a)         Implementasi pelaksanaan praktek yang masih terbatas di lingkungan Kecamatan Cisaga.
3.        Peluang
a)         Terdapat banyak kesempatan untuk bekerja sama dengan masyarakat dalam bidang dunia kesehatan.
4.        Ancaman
a)         Semakin banyak SMK dengan kompetensi keahlian sejenis menimbulkan ancaman apabila kualitas tidak menjadi prioritas operasional pembelajaran




Langkah-langkah perbaikan yang perlu dilakukan:
  1. Meningkatkan mutu proses pembelajaran agar kualitas lulusan dapat ditingkatkan dan penerapan pemantapan laboratorium kesehatan
  2. Menjalin kerja sama dengan masyarakat dan institusi, khususnya di sekitar Kecamatan Cisaga Kabupaten Banjar
  3. Terdapat banyak peluang peningkatan kualitas pembelajaran dengan pemanfaatan sumber-sumber belajar melalui internet.
  4. Melakukan benchmarking secara bertahap baik dengan sejawat maupun secara lebih luas.

B.       Kompetensi Keahlian yang Dikembangkan
1.    Bidang Studi Keahlian                       : Kesehatan
Kompetensi Keahlian              : Keperawatan
2.    Bidang Studi Keahlian                       : Kesehatan
Kompetensi Keahlian              : Farmasi