Thursday, March 22, 2012

MALAM MINGGUAN


Created by @ri_Cigerendeng
      Kisah ini berawal ketika pada malam itu malam minggu yang ditunggu2 oleh semua orang yang mempunyai seorang kekasih. Ketika itu ada seorang pemuda yang meminta temannya untuk mengantarnya pergi ke tempat pacarnya karena tempanya itu memang jauh sekali dan melewati hutang yang gelap. Tapi demi pacarnya dia rela untuk menemuinya apapun yang terjadi dia harus datang, karena sudah lama sekali dia tidak menemui pacarnya itu. Karena dia sendiri bekerja jauh di Jakarta sedangkan pacarnya di tinggal di kampungnya.

Asep       : Din urang hayang papanggih euy jeung si Siti?
Didin      : Kunaon kitu geus kangen-nya?
Asep       : Urang geus teu nahan deui hayang pa2nggih.
Didin      : Sep,maneh teu nyaho kitu imah-na jauh.
Didin      : Urang mah sory coy takut bisi aya jurig.
Asep       : Hari gini maneh takut jurig kasihan deh lho.
Asep       : Pokoknamah urang nu arek ngalawanna oge.
Didin      : Montong kitu Sep,manehmah sompral pisan.
Asep       : Engke ku urang dija2nan bakso mang Ipin.
Didin      : Oke dech,tapi urang kudu milu kajero imahna.
Asep       : Berez coy,kitu atuh eta kakara frend Asep.

      Selama dalam perjalanan keduanya saling mengobrol dan mereka saling menanyakan kabar keduanya. Tak lama kemudian setelah mereka baru setengah jalan tiba2 motornya mati mendadak.

Asep       : Din? kumaha motor naha jadi mogok?
Didin      : Aduh kumaha euy,urang teu nyaho na2on Sep.
Asep       : Din? Menta bantuan batur atuh.
Didin      : Kasaha? Ini teh hutan.
Didin      : Mana poek dei,aduh urang takut euy Sep?
Asep       : Din,maneh tong nyingsieunan urang atuh!
Didin      : Lain,urang mah lain nyingsieunan maneh!
Didin      : Urang mah,aya beja ti batur sok loba jurig.
Asep       : Aduh,Din? Urang hayang modol nyeri beuteung.
Asep       : Tadi burit urang dahar sambel jeung jengkol.
Didin      : Emangna sabaraha hiji cengekna dina sambel?
Asep       : Teing euy anu buatna ema urang,lada pisan.
Didin      : Gues ayeunamah cuang neangan takus!
Asep       : Dimana aya takus di hutan kieumah?
Didin      : Bener oge Sep,Geus wae ngagali taneh wae!

      Sudah beberapa saat kemudian Asep dan Didin pun pergi kembali melanjutkan perjalanannya. Sesampainya disana, hati Asep berbinar2 karena sudah lama tidak menemui kekasihnya itu.

Asep       : Din,urang akhirnya bertemu oge jeung Siti.
Didin      : Kumaha ayeuna cuang asup wae ka imahna?
Asep       : Oke dech coy maju tak gentar.
Didin      : Tapi inget,urang kade poho suguhan?
Asep       : Din, maneh tong ngerakeun urang atuh!
Asep       : Lamun tidak ada-mah cai oge hade atuh!
Didin      : Sep,uarang teh lapar pisan hayang dahar!
Asep       : Kumaha engke wae saayana wae-nya!

      Tidak lama kemudian mereka mengetuk pintu rumahnya Siti dan yang menemuinya kebetulan seorang lelaki muda yang seumuran dengan kita tapi rada tua dikit. Asep bertanya2 siap laki2 ini, Siti-kan tidak mempunyai kakak laki2 dan masa sich ayahnya tidak mungkin banget sich.

Asep       : Assalamualaikum…?
Laki2            : Waalaikum salam.
Laki2            : Punteun bade kasaha-nya?
Asep       : Abdi Asep,bade ka Siti?
Laki2            : Oh… antosan hela-nya!
Didin      : Sep, saha eta teh ?
Asep       : Urang oge teu nyaho, jigana saudarana.
Siti        : Eh,Asep sareng saha kadie?
Asep       : Sareng Si Didin!
Siti        : Mangga atuh kalebeut, diluar-mah tiris.
Asep       : Hatur nuhun Siti.

      Tidak lama kemudian muncullah seorang laki2 yang tadi membuka pintu rumahnya Siti. Laki2 itu bersama dengan seorang anak kecil baru berumur kira2 1 Tahunan.

Asep       : Sit, saha eta the laki2 sareung budak leutik?
Siti        : Aduh hilapnnya heunteu memperkenalkeun.
Siti        : Ieu teh suami abdi namina Ujang Maman.
Siti        : Ieu putra abdi namina Enda.

      Betapa kagetnya hati Asep ketika mendengar bahwa pujaan hatinya yang selama ini dikaguminya telah mempunyai pendamping lain selain dirinya. Hatinya hacur lebur dan tak kuat lagi untuk berandai2 berdua dengannya. Tak lama kemudian mereka berdua berpamitan untuk pulang karena sudah malam. Asep pulang dengan perasaan yang kalah dalam perang.

Asep       : Din kumaha ieu teh Siti udah punya orang?
Didin      : Sabar wae Sep,awewe mah masih banyak.
Asep       : Hanasan urang ngabelaan peuting2 datang.
Asep       : Lamun nyaho kieu mah urang kajen teu datang.
Didin      : Sep, kumaha ayena kamana?
Asep       : Balik wae urang tunduh hayang sare.
Didin      : Kumaha bakso mang Ipin jadi heunte?
Asep       : Moal jadi, pokoknamah batal titik.
Didin      : Ah bener2 si Asep tega ka urang teh.
( TAMAT )

Tuesday, March 20, 2012

Mahasiswa Unigal Ciamis Kesurupan Saat Acara Inagurasi Di Baturraden


PURWOKERTO, Sabtu (1/11/2008), Kawasan Loka Wisata Baturraden terletak dekat Kota Purwokerto, kurang lebih 15 kilometer kearah utara kota. Berada dikaki Gunung Slamet, tak heran bila udara sejuk dan segar ikut menambah daya tarik tersendiri untuk dikunjungi selain pemandangan alam Kota Purwokerto yang bisa dinikmati dari ketinggian 673m. Selain itu, objek wisata ini memiliki beragam pesona wisata, sebutlah dari air terjun, pemandian air panas, kolam renang dengan papan luncurnya yang berliku-liku, arena mainan anak, hingga kebun/taman binatang yang berisi binatang-binatang aneh/langka. Terdapat beberapa air terjun pada objek wisata ini, dimana air yang mengalir cukup deras diantara bebatuan cadas sungai yang membelah kawasan ini. Salah satunya merupakan tempat favorit bagi pengunjung karena berada dilokasi terbuka dengan genangan/tampungan air yang tidak begitu dalam, sangat cocok untuk untuk bermain air bagi tua dan muda.
            Itu mungkin yang menjadi pertimbangan para mahasiswa Universitas Galuh khususnya Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan untuk melaksanakan kegiatan inagurasi tahun ini dilaksanakan di objek wisata Baturraden. Biasanya kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun ajaran baru. Nurul Mubin (21) ketua Himpunan Mahasiswa Prodi Bahasa Indonesia, menyatakan bahwa, “Tahun ini memang inagurasi akan dilaksanakan di Baturraden dan mahasiswa untuk tahun ini cukup banyak, sehingga kami dan seluruh panitia akan bekerja keras untuk mengsukseskan kegiatan ini, tegasnya”. Jadwalnya mereka berangkat dari kampus Unigal Ciamis pukul 08.00 WIB.
            Sabtu siang sekitar pukul 13.00 WIB, bus yang mengangkut rombongan mahasiswa Prodi Bahasa Indonesia disambut dengan guyuran hujan deras dan tiba di hotel Rosenda Baturraden. Rombongan peserta inagurasi pun keluar dari bus meskipun harus berhujan-hujanan, kemudian masuk ke kamar hotel didampingi oleh kakak pendamping. Siti (20) salah satu peserta inagurasi, mengatakan, “Alhamdullilah, saya baru kali ini menginjakan kaki di kaki Gunung Slamet dan baru kali ini melihat dengan mata kepala sendiri keindahan objek wisata Baturraden”. Dia menambahkan bahwa dirinya mengaku belum pernah menginap di hotel semewah ini, tapi dia menyayangkan bahwa setiap kamar dihuni dengan 4-5 orang. Padahal tegasnya kamar hotel ini kapasitasnya hanya untuk 2 orang.
            Kira-kira pukul 19.30 WIB, hujan yang mengguyur objek wisata Baturraden pun mulai menampakan belaskasihan kepada semua peserta kegiatan inagurasi ini. Kegiatan pun yang sempat tertunda dilaksanakan kembali. Malam itu semua peserta mendapatkan bimbingan dari ketua Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia yaitu Bapak Drs.H. Yaya Sunarya dan didampingi oleh dosen Bahasa Indonesia Bapak Drs.Ending, M.Pd. Ketua Prodi Bahasa Indonesia Drs.H. Yaya Sunarya mengatakan, “Anda semua mahasiswa Bahasa Indonesia sebagai calon tenaga kependidikan/Guru diharapkan dapat belajar dengan sungguh-sungguh, karena di masa yang akan datang profesi guru akan menjadi profesi yang diminati dan disegani, tegasnya”.
            Tidak lama setelah itu, menjelang pukul 20.00 WIB terjadilah suatu peristiwa yang membuat merinding semua peserta inagurasi. Di awali dengan pingsannya salah seorang peserta inagurasi sebut saja SN (19) dan disusul dengan peserta lainnya yaitu LY (18). Tidak lama setelah mereka pingsan mereka tebangun dan peristiwa kesurupan pun dimulai. Mereka yang menjadi korban kesurupan dibawa oleh panitia ke kamar yang letaknya tidak jauh dari tempat kejadian tepatnya berada dibawah aula. Panitia pun beramai-ramai menyadarkan korban kesurupan dan sebagian lainnya khususnya panitia perempuan menenangkan para peserta lainnya yang panic. Tidak lama setelah itu salah seorang panitia perempuan yang bernama Winda Wulandari (20) tingkat 2a semester 3 menjadi salah satu korban kebiadaban mahluk penghuni tempat itu. Dia dibawa oleh panitia lainnya ke kamar yang sama dengan korban-korban lainnya. Setidaknya kami mencatat ada lebih dari 3-6 orang kesurupan, kata Suparno (45) salah seorang petugas keamanan di hotel itu.
            Dheny (21) salah satu kerabat dekat korban kesurupan, mengatakan, “Winda (20) (salah satu korban kesurupan), adalah orang yang ceria, suka membantu teman dan enak diajak untuk berteman. Dia menambahkan sebelumnya Winda ini memang terguncang jiwanya karena habis putus dengan pujaan hatinya, tegasnya”. Keterangan ini diperkuat dengan pengakuan Soleha (20) salah satu panitia dan teman sekelasnya korban, melihat Winda sedang melamun sendirian di halaman belakang hotel. Sedangkan untuk kedua korban lainnya berhasil disembuhkan dengan mendatangkan seorang ahli (dukun), sebut saja Abah (65) yang tidak mau menyebutkan nama aslinya kepada kami. Abah (65) meyakini bahwa memang disini ada penunggunya dan seharusnya sebelum melaksanakan kegiatan di tempat ini harus minta izin dulu kepada penghuni tempat ini, katanya. Memang ketika kami datang ke TKP di hotel Rosenda. Tempat itu bagus tetapi banyak ornament-ornamen tempo dulu ketika zaman kerajaan, sebut saja Patung Ganesa, dll.
            Ketika kami konfirmasi kepada ketua HIMA yaitu Nurul Mubin (21), “Dia mengakui bahwa dirinya dan semua panitia kecolongan dengan terjadinya peristiwa ini. Dia berjanji tidak akan ada kejadian serupa, tegasnya.” Sementara itu nasib Winda (20) yang menjadi korban kesurupan berangsur-angsur sembuh. Ketika kami mewawancarai Winda (20) korban kesurupan dia mengatakan, “Dirinya tiba-tiba dimasuki sesosok mahluk besar, hitam dan mengajaknya untuk pergi bersamanya. Namun dirinya tidak mau sehingga dirinya berteriak-teriak sekeras-kerasnya untuk minta tolong, tegasnya”.
            Mungkin sebaiknya kejadian tersebut menjadi pelajaran bagi kita semua bahwa kita hidup di dunia jangan melupakan bahwa dunia kita berdekatan erat dengan dunia mereka (setan, jin, iblis dll) itu yang dikatan Ki Joko Bodo salah satu paranormal beken di Indonesia kepada kami via pesan singkat (SMS). Ini merupakan bukti bahwa kita ini harus saling toleransi antar mahluk ciptaan tuhan. . **(Ari Nugraha/AMJI) **

Saturday, March 17, 2012

KULIAH


Belajar itu tidak ada habisnya. Baru saja selesai 12 tahun wajib belajar, selanjutnya harus masuk kuliah. Memang untuk yang satu ini tidak wajib, tapi kalau kamu mau mengembangkan wawasan, mendapatkan pendidikan formal yang lebih terarah dan mencapai cita-cita kamu untuk menjadi insinyur atau dokter ataupun berbagai macam title Sarjana atau diploma lainnya, bangku kuliah merupakan salah satu cara untuk mendapatkannya. Untuk sebagain orang, kuliah memang langkah selanjutnya yang wajib ditempuh. Tetapi, ada juga beberapa orang yang harus berpikir panjang sebelum memutuskan apakah akan masuk kulaih atau tidak. Padahal, kuliah adalah justru proses pendewasaan, pengembanan tanggung jawab yang lebih tinggi, juga kemandirina dalam belajar.
Banyak memang yang harus dipertimbangkan. Mulai dari kampus, jurusan yang ingin diambil, biaya kuliah, tempat tinggal, biaya transportasi, kegiatan ekstrakulikuler kampus, dan masih banyak yang lainnya. Begitu banyak jumlah biaya yang harus dikeluarkan dan diperhitungkan, tetapi tentunya semua itu tidak sebanding dengan apa yang akan kamu dapatkan nantinya pada saat kuliah. Tidak hanya itu, suasana pergaulan di kampus yang berbeda pun menjadi suatu momen sendiri bagi para mahasiswanya, cerita tentang dosen-dosen “killer”, jurusan yang tidak disangka-sangka bakalan sesulit ini, kuis dan ujian dadakan, menulis tugas-tugas paper, UTS, UAS… Semua itu merupakan gunung yang harus ditaklukan, kalau kamu ingin meraih masa depan yang terbaik dalam hidup kamu.
Semua transisi dari SMA ke kuliah itu tentunya tidak mudah. Tetapi dengan segala kegigihan dan kemauan yang tinggi, hasil yang diraih pun akan bisa dijadikan modal untuk masuk ke dunia kerja, dunia yang lebih nyata dalam hidup kita semua. Oleh karena itu, saya ingin menyajikan berbagai informasi dan tips yang kamu perlukan untuk memasuki dunia Universitas. Mudah-mudahan dengan ini, kamu dapat menjadi a better, more informed decision maker. Tentunya masih banyak yang kurang dari edisi kuliah ini, tetapi setidaknya apa yang saya berikan di sini dapat membantu kamu untuk memberikan gambaran umum tentang bagaimana dunia seputar kampus.
Good luck…!

Thursday, March 15, 2012

Who is Women


Manusia adalah mahluk ciptaan Alloh SWT yang di turunkan di bumi ini untuk beribadah kepada Alloh SWT. Salah satu diantara manusia itu adalah laki2 dan perempuan. Yang akan kita bahas oleh penulis adalah wanita yang begitu indah seindah-indahnya perhiasan adalah wanita yang soleha.
Alloh SWT menciptakan wanita untuk mendampingi laki2 untuk beribadah kepada Alloh SWT. Wanita dan laki-laki diciptakan untuk memperpanjang keturunan agar tetap ada sampai akhir zaman untuk tetap beribadah kepada Alloh SWT. Wanita juga diciptakan untuk mendampingi laki-laki.
Wanita adalah inspirasi bagi para laki2 yang sering mengagumi ciptaan Alloh SWT. Terkadang keindahan yang di miliki wanita sering di salah artikan untuk mencari kenikmatan sesaat saja.
Kadang wanita menjadi salah satu masalah di dalam kehidupan ini, bayangkan saja laki2 rela melakukan apa saja untuk mendapatkan seorang wanita. Kadang kita berpikir apabila tidak ada wanita di dunia ini mungkin semua laki2 akan masuk surga.
Tapi kita semua mengerti tanpa seorang wanita mungkin dunia ini akan hampa tanpa kasih sayang mereka tanpa mereka mungkin manusia akan punah dan tidak akan ada keturunan.
Wanita dari ujung rambut sampai ujung kaki memang mempesona dan mereka itu punya daya tarik tersendiri. Dari rambut wanita di anugrahi rambut yang panjang dan indah. Bibir mereka merah merekah dan wanita selalu menggunakan lipstick untuk bibir mereka.
Kulit mereka lebih tipis dari kulit laki2 dan mereka itu sangat sensitive perasaan mereka. Yang paling indah mereka di anugrahi dada yang besar atau istilahnya payudara untuk menyusui anak mereka. Sungguh ciptaan Alloh SWT yang paling indah dari yang paling indah.

Tuesday, March 13, 2012

Hijau Untuk Indonesiaku


Suhu bumi pada millennium ke-2 ini semakin panas saja. Banyak para ahli mengatakan bahwa ini adalah fenomena alam yang terjadi akibat suhu dipermukaan bumi semakin panas. Sebenarnya fenomena alam ini sudah lama terjadi namun manusia belum menyadari betul dampak fenomena ini. Dunia menyebutnya fenomena ini adalah “Global Warning”. Yaitu peningkatan suhu permukaan bumi yang diakibatkan efek rumah kaca.
      Bila kita menyadari dari sejak dulu mungkin fenomena ini tidak akan terjadi. Kesadaran manusia terhadap bumi semakin berkurang saja. Mereka dengan sengaja membuang sampah sembarangan, menebang pohon sembarangan, banyak membuang limbah berbahaya ke laut.
      Kita sebenarnya bisa ikut berperan menjaga dan melestarikan bumi ini dengan melestariakn hutan dan menanam banyak agar terjaga dari banjir. Dengan menenam pohon kita memiliki banyak keuntungan yaitu lingkungan kita akan tetap asri dan segar.
      Ayo kita selaku generasi muda Indonesia bangkit dari keterpurukan ini. Kita dengan menanam satu pohon pada halam rumah kita masing-masing akan membantu terciptanya Indonesia yang hijau dan sebagai paru-parunya dunia. Kita sebagai orang Indonesia akan bangga karena kita adalah salah satu bangsa yang sadar akan lingkungan sekitar dan kita sebagai bangsa pengekspor oksigen.
      Dengan begitu kita akan tetap bisa melihat anak cucu kita menghirup udara segar, melihat pohon indah-indah. Jangan lupa kita harus menjaganya pula supaya pohon tersebut akan hidup terrus hidup samapai anak cucu kita melihatnya. Semoga ini terlaksana dengan baik dan mudah-mudahan ini menjadi tolak ukur bangkitnya bangsa ini amin.

Sunday, March 11, 2012

DI SANGKA MALING


Kisah berawal dari sebuah desa yang jauh dari kota. Ada sekelompok genk anak remaja yang pekerjaannya suka mengganggu orang2 desa. Ucup adalah ketua kelompok dari genk tersebut. Dia adalah anak yang paling kuat dan mempunyai kekuasaan diantara semua anak di desa tersebut. Anggota kelompok genk Ucup yang lainnya adalah Ujang, Romli, Rahmat mereka adalah anak baru gede. Sama seperti anak remaja2 lain mereka juga pada usianya sedang giat2nya mencari jati diri. Meskipun mereka berteman dekat tapi mereka sering bersaing memperebutkan seorang wanita. Kebetulan di desa tetannga mempunyai bunga desa yang cantiknya sudah tersohor ke desa tetanngga mereka. Siti Mutriani adalah bungan desa yang cantiknya sudah tidak bisa diragukan lagi. Siti adalah nama panggilan manisnya. Dia adalah anak kepala desa sebelah. Meskipun anak kepala sebelah yang sudah tersohor galaknya, tapi mereka tetap maju terus pantang mundur.
Suatu malam mereka berkumpul di pos ronda desa mereka. Ucup sebagai ketua genk tersebut mengumpulkan anak buahnya tersebut bukan tanpa alasan. Ucup membicaran kepada teman2nya bahwa ia menyukai gadis desa sebelah. Teman2nya pun mendukungnya,tetapi Ucup sendiri masih meragukan niatnya itu. Romli-pun mempunyai sebuah ide untuk meyakinkan Ucup bahwa niatnya itu bagus. Romli berkata “ Bos bagaimana kalau kita semua, nanti pada malam Minggu berkunjung ke rumahnya Siti ?” Rahmat dan Ujang menyambut gembira rencananya Romli. Tapi Ucup sendiri bingung, karena kata orang Bapaknya Siti itu galaknya minta ampun. Nyali Ucup yang tadinya berkobar2 untuk menemui pujaan hatinya menjadi ciut takut.Tema2nya pun memberi semangat kepada bosnya itu. Karena dukungan yang diberikan kepada dirinya Ucup kembali semangat perjuangan 45 untuk menemui pencuri hatinya itu. Rencana demi rencana mereka buat. Akhirnya mereka berhasil membuat sebuah rencana yang mereka buat sendiri.
Malam Minggu pun tiba mereka berkumpul kembali di pos ronda. Saat itu pun tiba mereka berempat pergi besama-sama. Mereka pergi dengan menggunakan sepeda motor karena jarak antara kedua desa itu jauh sekali apalagi melewati hutan yang gelap gulita. Selama dalam perjalanan Ucup berdoa semoga saja Siti mau menerimanya sebagai pujaan hatinya. Tidak lama kemudian baru setengah jalan tiba2 hujan deras. Mereka pun mencari tempat berteduh. Hujan pun kembali reda dan mereka melanjutkan perjalanan. Pada saat melewati hutan tiba2 motor yang dikendarai Ucup tiba2 mati mendadak. Ucup dan teman2nya pun berhenti sejenak untuk memperbaiki motor Ucup. Sungguh sial nasib Ucup malam itu. Setelah motor Ucup diperbaiki kemudian mereka melanjutkan perjalanannya. Akhirnya mereka tiba juga di desa sebelah. Mereka pun mencari rumah Siti. Mereka pun menemukan rumahnya itu, lalu mereka pun menjalankan rencana mereka. Ucup menemui rumah Siti sedangkan ketiga temannya menunggu di kandang sapi tepat disebelah rumahnya Siti. Ucup mengetuk pintu rumahnya Siti, tidak lama kemudian keluarlah dari pintu rumah Siti itu seorang laki2 berkumis, berrambut hitam agak keputih2han. Laki2 itu berkata “mau mencari siapa yach”? Ucup pun berkata “ oh saya Ucup, mau menemui Siti”. Laki2 itu pun mempersilahkan tamunya itu masuk ke dalam rumahnya. Siti pun dipanggilnya, kemudian laki2 itu memperkenalkan dirinya bahwa dia adalah ayah dari Siti. Ucup pun kaget dan terheran-heran katanya ayahnya Siti itu galak toh ternyata baik kok. Siti pun mengobrol dengan Ucup dengan diiringi dengan canda tawa.
Sementara itu ketiga temannya Ucup masih setia menunggu bosnya itu di kandang sapi. Mereka mencoba bertahan dari bau kotoran sapi dan nyamuk yang semakin banyak ditambah lagi rasa kantuk yang tidak bisa diajak kompromi. Tidak lama kemudian hujan pun turun dengan deras mereka pun tidak punya pilihan karena dingin mereka masuk ke kandangh sapi. Sialnya tidak lama kemudian datang pemilik sapi tersebut untuk memantau keadaan sapinya itu. Alangkah kagetnya ketika melihat ada tiga orang yang sedang menyantroni sapinya. Kemudian pemilik sapi tersebut berteriak maling...maling...maling kemudian orang2 pun mulai bangun dari bangunnya dan berkumpul. Ketiga temannya Ucup tidak curiga dengan banyaknya orang yang berkumpul mereka pun santai2 saja. Pemilik sapi tersebut meyuruh salah satu warga untuk memanggil kepala desa.
Ucup yang ketika itu sedang dirumahnya kepala desa kaget dan ikut dengan kepala desa menemui warga untuk menemui maling tersebut. Alangkah terkejutnya ketika tahu bahwa yang menjadi tersangkanya itu adalah teman2nya. Ucup pun menjelaskan kepada warga bahwa dia adalah tema2nya yang sedang menunggunya. Warga pun kecewa berat karena kalau benar saja maling warga pasti akan puas dengan memukulinya sampai babakbelur. Ucup dan ketiga temanya itu pun berpamitan untuk pulang.

TAMAT